Setelah menerima donor mata dari kakak nya, Kanaya terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi kakak ipar nya sendiri, karena sang kakak meningal akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh nya.
Kanaya adalah seorang gadis buta yang berusia dua puluh dua tahun, sejak kecil dia hanya tinggal dengan ibu dan kakak nya, "Aurel" sementara ayah nya sudah meninggal sejak Kanaya masih kecil.
Aurel yang seminggu lagi hendak melangsungkan pernikahan malah meningal karena menyelamatkan Kanaya adik nya yang hampir tertabrak mobil saat hendak menyebrang jalan.
Samuel yang kecewa terpaksa menikahi Kanaya atas permintaan terakhir Aurel, meskipun dia cukup membenci Kanaya karena Kanaya adalah penyebab meningal nya Aurel.
Bagaimana kisah Kanaya dan Samuel yang menikah karena unsur keterpaksaan? Bagaimana perlakuan Samuel kepada Kanaya wanita yang sangat dia benci ini? Ayo baca kisah mereka di sini bersama author Nadia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
01
"Kau pembunuh! Pembunuh! Sejak kecil kau selalu menyusahkanku, kau menghancurkan keluarga bahagia ku!" ucap seorang wanita paruh baya kepada seorang gadis muda cantik, wajahnya pucat pasi dengan tatapan kosong menatap sekeliling ruangan bernuansa putih itu.
Wanita paruh baya itu terus-menerus memukul tubuh si gadis, melampiaskan amarahnya dengan air mata yang terus mengalir di wajah yang sudah sedikit keriput.
"Sudah nyonya, sudah jangan memukuli pasien dia baru saja bangun dari koma dan seharusnya kau bersyukur dia masih hidup," pinta dokter yang sedikit terkejut dengan pemandangan tak bisa di ruang rawat rumah sakit nya.
Kanaya menatap wajah ibunya dengan tatapan sedih, dia tidak menyangka bisa melihat wajah ibunya kembali, setelah sebelas tahun tidak bisa melihat keindahan dunia atau wajah orang-orang yang di cintai oleh nya.
Namun bisa melihat bukan lah kebahagiaan bagi Kanaya karena kini Kanaya menjadi penyebab utama hilang nya nyawa seseorang ya itu kakak perempuan satu-satunya, tak hanya itu, mata sang kakak juga di donor kan kepada Kanaya, iya yakin setelah ini akan ada banyak orang yang membenci dirinya.
Seperti ibunya saat ini.
Kanaya adalah seorang gadis cantik yang kalau di lihat sekilas seperti orang normal pada umumnya, tapi kenyataannya tidak begitu, Kanaya adalah gadis tunanetra.
Kondisi fisiknya yang demikian bukan lah dia dapatkan sejak lahir, melainkan karena kecelakaan yang terjadi sebelas tahun yang lalu.
Sebelas tahun lalu Kanaya dan ayah nya yang hendak pergi ke sekolah mengalami kecelakaan sepeda motor,ayah nya meningal dan Kanaya terluka parah, sampai ia kehilangan pengelihatan nya, sejak saat itu ibu nya sangat membenci Kanaya.
Meskipun hidup dengan kebencian sang ibu Kanya memiliki seorang kakak perempuan yang selalu menyayangi dirinya apapun dan bagaimanapun kondisinya Kanaya, dia adalah Aurel, sayangnya kini sang kakak juga telah pergi meninggalkan Kanaya, dan lagi-lagi Kanaya lah yang menyebabkan semua ini.
Sungguh tidak ada alasan bagi Kanaya untuk tidak membeci dirinya sendiri dia kehilangan dua orang yang sangat ia cintai dan semua itu selalu terjadi karena Kanaya.
Pantas jika sang ibu membencinya, itu lah yang ada dalam pikiran Kanaya saat ini di tambah lagi ibunya yang selalu mengatakan jika dirinya adalah anak pembawa sial.
"Permisi, buk Rona, ada yang ingin saya bicarakan kepada anda, bisa kita keluar sebentar?" tanya seorang wanita yang berpakaian rapi, mewah dan juga terlihat sangat elegan.
Suasana yang awalnya terlihat kacau seketika berubah menjadi hening, Kanaya yang masih syok akan kejadian seminggu lalu hanya bisa melihat dan menikmati suasana pilu yang meremukkan isi hatinya.
Bu Rona, yang melihat wanita tersebut pun sontak kaget dan buru-buru menjauhi Kanaya dan kemudian berjalan cepat menghampiri wanita tersebut.
"Bisa bicara sebentar?" tanya perempuan itu kembali mengulang pertanyaan nya.
"Ah, iya nyonya bisa, ayo silahkan," ucap Rona yang kemudian berjalan keluar dari ruang rawat tersebut.
"Dokter, kenapa ibuku di panggil?" tanya Kanaya menatap wajah sang dokter dengan tatapan sendu.
"Nona, maaf aku tidak tau soal itu, sebaiknya sekarang kau istirahat kau baru saja pulih jadi jangan banyak gerak," jelas sang dokter kepada Kanaya.
Kanaya terdiam dan kemudian memilih untuk berbaring kembali lalu mengalihkan pandangannya kepada jendela kamar rawat tersebut.
Sementara itu di luar.
"Semua perisapan sudah matang, tingal melakukan resepsi saja, aku harap kau bisa profesional, ini permintaan Samuel sendiri, dia ingin menikahi Naya dan aku juga tidak ingin putra ku menangung malu jika harus gagal nikah," ucap wanita tersebut dengan tatapan gundah.
"Nyonya Zena, aku mengerti atas apa yang terjadi, aku minta maaf dan semua ini terjadi karena Naya dan dia harus bertanggung jawab karena sudah membuat Aurel meningal, aku tau seberapa terpuruk nya Samuel saat ini, aku juga merasa bersalah," jelas Rona menuduk menahan malu berhadapan dengan Zena, yang ternyata adalah calon besan nya, ibu dari Samuel sekaligus calon mertua mendiang Aurel.
Seminggu yang lalu.
Flashback on
"Naya, tunggu di sini ya, kakak seperti nya lupa membeli sesuatu, kau tunggu sini oke, aku akan kembali dengan cepat," ucap Aurel yang saat itu berlari cepat meningal kan Naya di pinggir jalan karena dia kelupaan untuk membeli sesuatu.
Karena nama Kanaya sedikit belibet kita panggil Naya aja ya. Oke Nex.
"Baik kak, jangan lama-lama," ucap Naya singkat, dia menunggu kakak nya di pinggir jalan dengan tangan yang mengengam erat tongkat yang selalu di bawahnya kemana-mana.
Hari itu dua kakak beradik ini sedang keluar untuk membeli beberapa bahan makanan, karena nanti malam Samuel dan keluarga nya akan bertamu ke rumah mereka untuk membicarakan soal pernikahan Aurel dan Samuel yang akan di adakan seminggu lagi.
Namun Aurel menyadari sesuatu, dirinya lupa membeli salah satu bahan masakan, hal itu membuat nya kembali ke dalam mall dan meningal kan Naya yang buta di tepi jalan.
Namun takdir tetap lah takdir yang tidak bisa di ubah karena pencipta sudah mengkehendaki itu terjadi, Naya mendengar suara penjual makanan kesukaan nya di sebrang jalan, karena cuaca panas ia pun memutuskan untuk maju dan menyebrang jalan di saat beberapa mobil melaju ke arah nya.
Naya tidak pernah keluar sendiri sejak buta jadi dia tidak tau sama sekali kalau jalan raya adalah salah satu hal yang paling berbahaya untuk orang seperti nya sehingga ia main nyelonong saja.
Aurel yang baru keluar dari mall melihat itu sontak berteriak sekencang mungkin dan melemparkan barang-barang belanjaan nya ke sembarang tempat lalu berlari untuk menyelamatkan Naya.
"Naya awas!" teriak Aurel yang berlari cepat mendorong Naya ke pinggir dan akhirnya ia lah yang tertabrak, sementara Naya juga tertabrak meskipun sedikit dia juga sama-sama tak sadarkan diri pada saat itu.
Mereka berdua pun langsung di bawa ke rumah sakit terdekat oleh orang-orang, namun luka Aurel cukup parah sesampainya di rumah sakit dia hanya bisa bertahan dalam dua jam dan kemudian meninggal dunia sementara itu Naya mengalami koma.
Flashback off
"Ya, dia tentu harus bertanggung jawab karena sudah membuat Samuel trauma, putraku hampir gila karena kehilangan Aurel sepanjang hari dia hanya menatap foto Aurel," jelas Zena lagi.
"Baik nyonya aku paham, secepatnya pernikahan akan di langsung kan," jawab Rona sambil menahan takut dan juga amarah terhadap Naya.
Setelah lama mengobrol, Zena pun akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah sakit tersebut.
Sementara itu Rona, ia kembali masuk ke dalam ruang rawat Naya.
"Bangun kau," ucap Rona menarik selimut yang menutupi tubuh ringkih Naya, yang saat itu sedang istirahat.
Naya yang kaget pun sontak bangun dan menatap wajah sang ibu.
Next ....
benci nya loe sama Bina ya ada lah kata kata bijak bisa buat panutan jangan sableng tiap kata mengandung racun dunia haduuuhhh jadi bini loe rugi bandar Coyyyu suweerrr,,,salam waras muel,,
💪💪✌️
ga sekalian peluk nay si Aska 🤭
lama lagi pasti bisikin Naya pokonya kepedean loe ,,muel
ingat muel untuk menggeser kedudukan molen loe harus punya Anak dari wanita itu loe tau Nayla itu gadis baik,,,cuma saja sejak kecil tidak di perlakukan baik oleh orang tua nya apa mungkin Naya Anak tertukar ketika melahirkan atau Anak Adopsi,,, kenapa perbedaan nya jauh banget,,,Anak pertama di Anak mas kan tetapi Allah lebih paham keliatan nya maka cepat di ambil. tinggal lah Anak yang selalu di sisihkan sekarang punya suami rada sableng semoga muel berubah jadi satria baja hitam 😂😂😄😄gemes abis,,