NovelToon NovelToon
Restu Untuk Pengkhianat

Restu Untuk Pengkhianat

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:598.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Linda manik

Indah berpikir jika rumah tangganya baik baik saja. Ternyata tidak. Sikap manis suaminya hanya untuk menutupi watak aslinya yang sudah mendua di belakang Indah.
Yang membuat Indah sangat sakit hati. Ternyata perselingkuhan Rama didukung keluarganya. Dan wanita selingkuhan itu juga sudah hamil.

Cerai adalah jalan terbaik tapi kehidupan Indah tidak tenang sampai disitu. Keluarga Rama terus meneror Indah seakan tidak ingin melihat wanita itu bahagia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda manik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Drama Giska 2

Drama Giska berlanjut setelah Mirna dan sang supir pergi dari rumah itu. Giska merajuk tidak jelas. Tidak mau diajak berbicara dan tidak mau diajak makan. Sikap Giska benar benar kekanakkanakan membuat Rama kesal.

Bukan hanya Rama yang kesal. Ibu Yanti juga merasa kesal. Giska menunjukkan sikap yang tidak biasanya. Selama ini Giska adalah sosok wanita yang penurut, lembut dan juga rajin. Tapi itu, Giska mogok bicara dan mogok mengerjakan pekerjaan rumah.

Rama memijit keningnya melihat suasana rumah yang berantakan itu. Piring piring bekas makan siang menumpuk di wastafel. Dan melihat Giska tidak ada niat untuk mencuci piring itu akhirnya Rama berinisiatif mencuci peralatan makan itu. Rama masih berpikir jika sikap Giska itu karena hormon kehamilan.

Melihat Rama mencuci piring tentu saja ibu Yanti tidak terima. Wanita itu mempunyai prinsip jika pekerjaan rumah adalah pekerjaan seorang istri. Dan suami harus dilayani seperti raja di rumah nya sendiri. Tapi untuk kali ini, ibu Yanti masih bisa menahan diri untuk tidak memperingatkan calon menantu nya itu. Dia membenci Indah karena memperkerjakan seorang pembantu dan menganggap Indah sebagai wanita pemalas. Maka Ibu Yanti juga tidak akan terima jika sikap Giska itu berkelanjutan.

Rama semakin bingung melihat drama Giska tidak sekedar mogok makan dan mogok bekerja. Kini wanita itu menangis sesunggukkan di ruang tamu seperti anak kecil yang baru dipukul.

Satu hal yang tidak diketahui oleh Giska tentang sikap Rama. Rama paling tidak suka melihat wanita yang merajuk. Hal yang paling tidak disukai oleh Rama adalah membujuk wanita yang merajuk tidak jelas seperti itu.

Rama bersikap cuek dan masuk ke kamar tanpa memperdulikan Giska dengan tangisannya.

"Mas, apa kamu tidak mempunyai perasaan sedikit pun?" tanya Giska sangat kesal. Melihat calon suaminya tidak berniat membujuk dirinya akhirnya Giska mengikuti Rama masuk ke dalam kamar.

"Jangan memperpanjang masalah Giska. Jangan memposisikan dirimu seperti korban. Indah saja yang kita sakiti tidak seperti kamu itu yang menangis karena sesuatu yang tidak jelas."

"Siapa bilang aku menangis tidak jelas mas. Hatiku sakit melihat sikap kamu memperlakukan aku dengan mantan istrimu itu. Kamu tidak perhitungan kepada Indah. Sedangkan aku kamu jatah hanya dengan uang lima juta satu bulan. Bisa beli apa aku dengan uang itu?"

"Apa katamu Gis?. Lima juta sebulan?. Apa kamu berpikir uang lima juta itu masih sedikit. Apa aku kurang baik memberikan uang sebanyak itu padahal kamu jelas jelas bukan tanggung jawabku."

"Kamu tega mengatakan aku bukan tanggung jawab mu mas. Aku sudah memberikan semuanya kepada kamu. Kita sudah seperti suami istri hanya ikatan saja yang belum ada. Dan didalam sini ada anak kamu mas. Kamu masih mengatakan aku bukan tanggung jawab mu?" tanya Giska dengan suara yang kencang. Tidak bisa dipungkiri jika selama ini. Giska sangat senang mendapatkan jatah lima juta setiap bulannya dari Rama. Sebagai mahasiswa yang tidak ngekost dan tidak bayar makan tentu saja uang lima juta itu lebih dari cukup untuk dirinya.

"Dan asal kamu tahu. Apa yang kita jalani selama ini adalah penyesalan bagiku. Aku kehilangan Indah hanya demi wanita ingusan seperti kamu. Seharusnya dengan kehilangan Indah. Aku mendapatkan wanita yang jauh melebihi Indah. Ini tidak. Aku justru mendapatkan wanita yang mudah menangis tanpa jelas," kata Rama juga dengan suara yang kencang. Sejak awal, dirinya hanya ingin menjadikan Giska simpanan dan yang utama tetap lah Indah. Tapi apa yang dia pikirkan itu tidak sesuai dengan kenyataan. Indah pergi. Dan Giska juga jauh dibawah Indah dalam hal apapun. Kecantikan, kesabaran bahkan Rama bisa merasakan Indah lebih mencintai dirinya dibandingkan dengan Giska. Indah selalu menjaga sikap di hadapannya dan tidak pernah meninggikan suara kepada dirinya.

Giska menatap Rama dengan tajam. Sungguh, dia tidak mengharapkan sikap seperti itu dari Rama. Dia ingin dimanja, di sayang dan terutama Rama bersedia menuruti keinginannya. Dia pernah berpikir jika mengandung Benih Rama. Laki laki itu akan tahkluk kepada dirinya. Ternyata tidak. Rama bukan seperti laki laki yang sangat bucin kepada selingkuhannya.

"Aku hanya ingin lebih cantik di acara pernikahan kita nanti. Apa aku salah?"

"Salah Giska. Kamu salah karena ingin cantik tapi menginginkan perhiasan Indah. Aku sudah memberikan lima belas juta untuk membeli perhiasan kamu. Tapi sepertinya kamu tidak puas dengan uang itu," kata Rama. Sepertinya laki laki itu terpengaruh dengan perkataan Mirna tadi. Melihat ambisi Giska memiliki perhiasan itu. Giska sudah minus di mata Rama. Hanya saja karena keberadaan janin itu. Rama tidak bisa meninggalkan Giska begitu saja.

"Aku menginginkan perhiasan itu karena aku belum membeli perhiasan itu mas. Aku sengaja menyimpannya untuk tabungan kita nanti. Kita belum menemukan tempat tinggal setelah keluar dari sini. Mengapa harus membeli kalau ada yang gratis mas. Aku hanya berniat membantu kamu mas. Tapi kamu melihat apa yang aku lakukan dari sisi negative saja."

Giska mengeluarkan kepintarannya bersilat lidah. Wanita itu sudah menyadari jika Rama tidak nyaman dengan sikapnya tadi. Giska takut, Rama membatalkan pernikahan mereka.

Di luar kamar, ibu Yanti merasa shock mendengar perdebatan calon pengantin baru itu. Ibu Yanti merasa shock karena mengetahui jatah bulanannya sama dengan Giska sama sama lima juta.

"Aku mendapatkan jatah bulanan lima juta dibagi untuk empat orang termasuk dibagi untuk Giska juga. Sedangkan Giska mendapatkan jatah bulanan lima juta untuk dirinya sendiri. Kurang ajar kamu Giska. Ternyata kamu tidak sepolos yang aku kira," kata ibu Yanti dalam hati. Andaikan kenyataan ini dia ketahui sebelum Giska mengandung. Bisa dipastikan dia akan memisahkan Rama dan Giska tidak perduli jika sebelumnya dia yang menginginkan mereka berhubungan.

Di tempat yang lain di jam yang sama. Indah duduk di sebuah kafe dengan Mirna. Di hadapan mereka ada Naya sahabat Indah. Setelah mengambil barang barang dari rumah Rama. Indah dan Mirna meluncur ke kafe ini karena sudah mempunyai janji dengan Naya.

"Apa kamu sudah memikirkan matang matang keputusan mu itu Indah?" tanya Naya. Mereka sudah bertukar cerita tentang diri masing masing termasuk tentang rumah tangga Indah dengan Rama.

Indah menyesap minumannya sebelum menjawab pertanyaan Naya. Indah tidak perlu berpikir matang matang untuk bercerai dari Rama karena memang hanya itu imbalan untuk pengkhianat.

"Bukankah kamu yang mengatakan selingkuh itu adalah penyakit. Jika saat ini sembuh sewaktu waktu akan bisa kambuh. Tidak ada jalan lain selain bercerai Nay."

"Aku mengerti perasaan mu Ndah. Tidak seharusnya aku meragukan kamu keputusan kamu Ndah. Maaf ya!. Sebenarnya aku merasa lega karena yang menjadi selingkuhan Rama bukan orang terdekat kamu," kata Naya. Dia melirik ke arah Mirna yang sibuk bermain ponsel.

Indah menganggukkan kepalanya. Dia juga seperti itu. Mirna sudah menjadi seperti adik bagi dirinya.

"Indah, apa kamu mempunyai bukti perselingkuhan Rama. Itu penting loh untuk bukti di persidangan nanti yang mempermudah perceraian kalian."

"Ada. Aku menyimpannya di ponsel."

"Untuk jaga jaga sebaiknya kamu menyimpan bukti itu di tempat yang lain Ndah. Kirimkan kepada ku Ndah. Jika terjadi apa apa dengan ponsel kamu. Bukti itu tetap ada."

"Tapi kamu janji, jangan disalahkan gunakan ya," kata Indah memperingatkan. Naya menganggukkan kepalanya. Dia tidak akan menyalah gunakan bukti itu karena niatnya hanya untuk membantu Indah.

"Video Ndah?" tanya Naya terkejut. Mirna yang penasaran akan video yang dikatakan oleh Naya itu berpindah duduk ke sebelah Naya. Mirna menutup mulutnya. Sebagai gadis perawan tentu saja dirinya jijik melihat tubuh polos Rama di video itu.

"Menjijikkan," kata Naya. Naya seakan tidak percaya jika laki laki yang berwibawa di kantor itu bisa melakukan perbuatan hina itu dengan selingkuhannya. Awalnya dia berpikir jika Indah menemukan bukti chat atau transferan ke rekening si wanita selingkuhan.

Naya menatap sahabatnya itu. Indah memang terlihat biasa saja saat ini. Naya bisa merasakan bagaimana hancur hati sahabatnya itu ketika melihat suaminya seperti itu dengan wanita lain.

"Aku akan membalaskan sakit hatimu itu Ndah. Percaya padaku," kata Naya.

"Tidak perlu Naya. Aku sudah merestui hubungan mereka."

"Tapi aku tidak Ndah. Kamu disakiti maka aku juga sakit Ndah. Akan aku buat dengan perselingkuhan ini. Rama akan kembali ke titik nol."

"Apa yang ingin kamu lakukan Nay. Sudah, biarkan mereka bahagia."

"Bahagia hanya enam bulan. Akan aku usahakan. Rama dan wanita itu mendapatkan karma lewat diriku Ndah."

Naya berkata serius. Selama ini Rama tidak menganggap dirinya ada di kantor karena persaingan mereka berdua untuk mendapatkan kedudukan di kantor yang dimiliki Rama saat ini. Jika dilihat dari nilai akademis, pengalaman kerja Dan prestasi di kantor sebenarnya Naya layak menjadi seorang manager.

Tapi pihak personalia memikirkan gender. Mempekerjakan laki laki jauh lebih berpotensi daripada mempekerjakan wanita. Laki laki akan full kerja tanpa adanya cuti menstuasi dan cuti melahirkan.

Dan lewat video itu. Naya akan membungkam kesombongan Rama. Dan lewat video itu. Naya akan menggeser kedudukan Rama.

1
Surati
bagus
Luchi Chipoedanz Sihite
Luar biasa
ros
kenapa x sambung thor
Putu Suciptawati
sebulan lbh nunggu kelanjutan cerita ini, mandeg ya kak thor😭
Syafira Putri
ntar kapan up nya ini
Putyy
next Thor
Yuki Oktayani Aritonang
lagian ni ya thor, jgn krna uda cerai masa gk bisa menjalin silahturahmi sma keluarga mantan,

banyak kok yg begitu thor
Yuki Oktayani Aritonang
kalau bisa ni thor buat siintan bisa bekerja,

atau ksh pekerjaan di tmpt orng tua indah thor kasian intannyaa dia gk prnh makan nangka tapi dia yg kena getahny , gk lucu kan thor
Isabell Serinah
up lagi banyak 2 plseeee 👍
Uthie
Salah satu ciri cerita yg bisa bikin saya langsung jatuh hati adalah saat awal mampir sy bisa langsung ngebut diujung penantian nya, dan cerita ini adalah salah satunya 👍👍👍
berarti kelanjutan nya juga menjadi yg sangat saya nantikan kehadiran nya 👍👍🤗
Uthie
Yaaa ampun.... ternyata ngebutnya saya baca cerita ini dari awal semalam sampai lanjut pas bangun tidur tadi, udah mentok aja di ujung penantian 😂😂👍

kalau sy ngebut baca kaya gini, berarti cerita ini sangat-sangat udah bikin saya tertarik banget bacanya 👍👍👍🤗

ditunggu kelanjutannya 👍😘💞💞💞
Uthie
puassssss dehh tuhhh
Uthie
sukurin 😝😝😝
Uthie
sukurin 😝
Uthie
Wah..wahhhh.. si Giska emang murahan banget 😏
Uthie
dasar manusia mata duitan
Uthie
bagus 👍😏
Uthie
Semua kehancuran si Rama emang si Giska... istri istri pembawa sial boleh tuhh di sematkan 😜😄
Uthie
Nice ☺️
Uthie
Apa rahasia yg dipegang tante Ellis itu adalah bahwa si Rama yg mandul 😜😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!