NovelToon NovelToon
Aku Antagonis?, Ok

Aku Antagonis?, Ok

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Teen School/College / Romantis / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cintapertama
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HELENA KANAYA ATMAJAYA gadis enam belas tahun yang masih duduk di bangku sekolah, sejak kecil Helena sudah di jodohkan dengan anak teman mendiang Ibunya, yang bernama RAVELO TRIAN ADITAMA yang sama sama masih duduk di bangku sekolah, kebetulan Helena dan Velo masih satu sekolah namun beda kelas.
Dari dulu Helena memang sudah menyukai Velo, dan saat tahu kalau keduanya di jodohkan Helena semakin menempel pada Velo, membuat Velo terkadang merasa risih sendiri.
Helena sebenarnya gadis yang baik, hanya saja dia memiliki sifat posesive pada sesuatu yang memang sudah jelas jelas miliknya termasuk pada Velo. Helena tahu kalau Velo dekat dengan gadis satu kelasnya yang bernama HANA LARASATI, jadi Helena selalu berusaha menjauhkan Hana dan Velo.

Dan sikap Helena yang seperti itu, membuat semua murid di sekolahnya mengecap Helena sebagai gadis Antagonist, awalnya Helena tidak terima dirinya di anggap Antagonist, namun pada akhirnya Helan benar benar memerankan sosok Antagonist yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Di tengah lapangan basket, terlihat Hana menatap remeh Helen, dia merasa kalau dirinya sudah pasti menang dari Helen, secara siswi di kelas dua belas yang terkenal jago main basket hanya dirinya.

Sedangkan Helen dia terlihat santai, sembari mengikat rambut panjangnya seperti ekor kuda.

Pritttt

Wasit langsung melemparkan bolanya ke atas, dan kedua gadis itu langsung sama sama loncat untuk menangkap bolanya, dan ternyata Hana yang berhasil mengambil bola itu.

Di pinggir lapangan Exel dan Rania menatap khawatir takut Helen kalah, karna melihat betapa lincahnya Hana saat bermain basket, namun tidak dengan Velo, dia tersenyum saat mengamti pergerakan Helen yang terlihat sangat santai.

''Hel, ayo Hel semangat!'' seru Rania.

''Helen, semangat!'' Exel juga tak mau kalah dari Rania untuk memberi semangat pada Helen, pria pendiam itu tiba tiba berubah heboh sendiri.

Melihat Velo yang diam saja, Exel langsung menyenggol lengannya dengan keras.

''Vel, lo kok diem saja, semangatin Helen dong, agar dia bisa menang dari si Hana'' ujar Exel.

Velo terkekeh sembari menepuk pundak Exel.

''Tenang saja calon istri gue, gak akan semudah itu di kalahkan'' ucapnya yakin.

Bukan hanya Exel dan Rania saja yang heboh, semua yang ada di lapangan basket juga berteriak heboh, apa lagi saat Hana berhasil memasukkan bolanya ke dalam ring, maka semuanya akan berteriak sambil bertepuk tangan.

Mereka berdua di beri waktu tiga puluh menit untuk bertanding, dan kini waktu dua puluh menit sudah terlewat, dan selama itu Hana berhasil mencetak sepuluh point, sedangkan Helen belum mencetak point sama sekali, membuat Exel dan Rania putus asa dan pasrah.

''Hel, gimana? gue udah nyetak sepuluh point, apa lo mau nyerah sekarang'' tukas Hana menatap remeh Helen sembari memantulkan bolanya ke lantai.

''Masih tinggal sepuluh menit, jadi masih ada waktu'' sahut Helen sembari tersenyum devil.

''Ok kalau gitu, gue akan buktikan kalau lo tidak akan bisa menang melawan gue'' cetus Hana sombong.

Helen hanya tersenyum smirk.

Hana kembali melakukan dribbling, lalu melemparkan bola ke dalam ring, tapi dia kaget saat melihat Helen berhasil menangkis bolanya, dan akhirnya tidak jadi masuk ke dalam ring.

''Sialan'' decak Hana dengan nafas ngos ngosan.

Helen tersenyum. ''Sekarang giliran gue yang cetak point'' ucapnya.

Lalu Helen mulai bergerak, dan terlihat sangat lincah, bahkan Hana sama sekali kesulitan untuk merebut bolanya dari tangan Helen.

Exel dan Rania yang melihat itu mereka kembali berteriak untuk memberi Helen semangat, sedangkan Velo dia tersenyum, melihat Helen yang berhasil mengambil alih permainan.

''Taktiknya benar benar cemerlang'' gumam Velo.

Hana semakin tidak fokus, saat Helen sudah berhasil mencetak sepuluh point, bahkan lemparannya ke dalam ring tidak ada yang meleset satupun, membuat semua yang menontonnya takjub, bahkan para tim basket cowok juga kagum dengan kelincahan Helen.

''Gue gak akan biarin lo menang dari gue'' geram Hana dengan nafas naik turun.

''Coba saja'' timpal Helen tersenyum devil.

Lalu Hana kembali berusaha merebut bola dari Helen, namun dirinya tetap tidak bisa, hingga sampai batas waktu pertandingan habis, Helen berhasil mencetak dua puluh point, sedangkan Hana sepuluh point.

''Yeeahhhh'' teriak Rania bersorak.

Sedangkan Hana dia menopang tubuhnya dengan kedua lututnya, sembari menatap Helen dengan nafas ngos ngosan.

''Hel, lo pasti sengaja mempermainkan gue kan'' tuduh Hana, dia tidak terima jika dirinya di kalahkan oleh Helen.

''Mempermainkan lo?, memangnya selama pertandingan gue ngelakuin kecurangan?, tidak kan'' sahut Helen.

''Han, kalau kalah ya kalah aja, gak usah nuduh Helen ini dan itu'' sela Rania yang berjalan menghampiri Helen dan berdiri di sebelahnya, bukan hanya Rania saja, Velo dan Exel juga menghampiri Helen dan berdiri di sisinya.

''Hel, kamu sangat keren'' ucap Rania mengacungkan jempolnya.

''Tentu dong'' sahut Helen.

''Gimana Han, lo udah siap nerima hukuman dari Helen?'' tanya Exel menatap Hana dengan expresi meledek.

Hana mengepalkan tangannya, dia menyesal sudah memutuskan untuk taruhan dengan Helen.

''Siap, memangnya gue takut'' ucap Hana tanpa ragu.

Helen tersenyum menghampiri Hana dan berjalan mengitarinya, lalu berhenti di depannya.

''Gue mau, lo keliling lapangan basket sampai sepuluh putaran, dan pakai kalung yang bertuliskan GUE HANYA BENALU'' perintah Helen.

Sontak Hana membulatkan matanya. ''Lo jangan keterlaluan, gue bukan benalu!'' teriak Hana.

Ughh

Hana dan yang lainnya terkejut, saat melihat Velo tiba tiba mencekik leher Hana.

''Vel, lepas, lo mau bunuh Hana ha!'' sentak Maxim berusaha melepaskan tangan Velo dari leher Hana.

''Sekali lagi gue lihat lo bentak Helen, gue pastikan lo bisu selamanya'' ancam Velo dingin, lalu melepaskan cekikannya di leher Hana.

Uhuk

Uhuk

Uhuk

''Han, lo gak papa?'' tanya Maxim.

Hana hanya menggelengkan kepalanya, sembari meraup oksigen sebanyak banyaknya, lalu dia menatap sedih Velo.

''Vel, kenapa lo jahat banget?, gue salah sama apa sama lo'' tukas Helen dengan expresi sedih.

Velo semakin menatap tajam Hana. ''Lo pikir gue akan termakan muka sok polos lu itu lagi, ha!'' ucapnya dingin.

Hana seketika langsung meneguk ludahnya kasar.

''Vel, maksud lo apa bicara seperti itu?'' tanya Hana bingung.

Expresi Velo semakin dingin. '' Gue tahu selama ini lo selalu nyerang Helen, melalui pesan wahtsapp yang lo kirim padanya'' ungkapnya

Tubuh Hana seketika menegang.

''Bohong, Helen pasti yang fitnah gue'' sangkal Hana menggelengkan kepalanya.

''Cukup!'' bentak Velo suaranya menggelegar ke seluruh penjuru gedung lapangan basket.

Membuat semua orang yang ada di dalam sana langsung teridam, tak terkecuali kedua sahabatnya Exel dan Maxim, sedangkan Helen dia hanya menatap Velo, dia membiarkan Velo mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap gadis yang selama ini di anggapnya berhati malaikat.

''Lo tidak capek apa, selama ini fitnah Helen, jelekin nama Helen terus, ha'' ucap Velo menatap marah Hana.

''Tapi dia juga selalu ngerendahin gue'' sahut Hana membela diri.

''Itu karna lo duluan yang memulai!'' teriak Velo amarahnya yang ia tahan akhirnya meledak juga.

''Gue selama ini benar benar bodoh, sudah ngecewain Helen berkali kali, hanya untuk membela gadis bermuka dua sepeti lo'' ucap Velo nadanya sedikit menurun, namun tersirat jelas rasa kekecewaannya pada Hana.

Hana langsung berlutut dan mendongak menatap Velo dengan terisak. ''Vel, gue minta maaf, gue ngaku salah, gue ngelakuin itu karna gue gak terima kalau lo akan jadi milik Helen nantinya, gue suka sama lo Vel, gue cinta sama lo'' ucap Hana akhirnya mengakui semuanya.

Velo menundukkan kepalanya menatap datar Hana. ''Walaupun gue gak sama Helen, gue juga gak bakal sama lo'' tukas Velo dingin.

Hana langsung berdiri. ''Kenapa?'' tanyanya.

''Karna gue gak pernah punya perasaan apapun sama lo'' jawab Velo.

Hana membulatkan matanya. ''Tidak, lo pasti bohong, buktinya selama ini lo selalu berpihak sama gue, lo selalu ada untuk gue, apa itu kalau bukan suka, ha!'' teriak Hana tidak teriam.

Velo menggelengkan kepalanya dengan tersenyum miris. ''Andai selama ini gue tahu kalau lo sebusuk itu, gue juga gak akan berpihak sama lo'' ucapnya.

Lalu Velo menggenggam tangan Helen dan membawanya pergi meninggalkan lapangan basket.

''Velo, tunggu!!'' teriak Hana hendak mengejar Velo, namun Exel dengan cepat menahannya.

''Lo harus jalani hukuman dari Helen dulu, sesuai kesepakatan yang lo buat tadi'' ucap Exel sembari mengalungkan kardus yan di ikat dengan tali rafia ke leher Hana, dengan tulisan GUE HANYA BENALU, entah sejak kapan tulisan itu di buat, seakan akan memang sudah di siapkan dari tadi.

1
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 senjata makan tuan🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
walah kira" siapa yang kena sup
kaylla salsabella
ealah .. bukanya sadar malah makin menjadi deh
kaylla salsabella
om Antonio mungkin suka sama Helen
Adinda
Antonio sama Helen aja
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪
Sulati Cus
wah jgn jgn 🤔oom suka sm Helen berharap kembar 3 buat beli, Exel sm Antonio
Sribundanya Gifran: wah ternyata ad yg sepemikiran🤔🤔.
pertanyaaan buat author pernhkah antonio bersentuhan dgn helen?
total 1 replies
kaylla salsabella
si Exel suka sama rania🤭🤭🤭
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Tiara Bella
udh sadar km Maxim klu Hana itu nyebelin dan g suka sm kamu....
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 habis ini udah gak ada yang perduli sama kamu han🤣🤣
tinie
idiih gak nyadar masuk tim beasiswa
coba KLO dicabut apa kamu masih bisa sekolah disitu,
saat kamu dan ibumu di usir dari rumah majikan🤣🤣🤣
tinie
ini typo bukan sii
kan Hana yg keliling lapangan
bukan Hellen,,
Sribundanya Gifran
lanjut
Adinda
maxim sama rania aja, Axel sama velo biar rebutan Helen
Tiara Bella
meledak jg akhirnya velo....
tinie
mampus loo
kan malu sendiri udah nantangin masa dibatalin👊👊
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣
Adinda
Helen cocok sama Axel biarin aja velo menyesal
paijo londo
hel ayo jangan beri maaf ma velo biar kapok walaupun udah tau watak Hana yg pbb
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!