NovelToon NovelToon
Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah

Status: tamat
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:573k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

🏆 JUARA FAVORIT PEMBACA LOMBA "PENGKHIANATAN" SEASON 2 🏆

Qiana dan Emir sudah menjalin hubungan selama 12 tahun dan rencana mereka akan menikah tahun depan. Namun, betapa terkejutnya dia saat mendatangi pernikahan Zeline, sahabat baiknya. Ternyata yang menjadi mempelai laki-laki adalah Emir.
Dunia Qiana terasa hancur saat tahu kalau dirinya sedang hamil anak Emir. Sementara laki-laki itu tidak mau mengakuinya. Akibat kejadian itu sang ibu meninggal karena gagal jantung.
Di tengah keterpurukan itu datang penolong yang selalu memberikan penyemangat, yaitu Keenan seorang office boy. Pemuda ini sering membantu Qinan secara diam-diam. Apalagi saat Emir ingin kembali merebut hati Qiana dan Zeline ingin selalu berusaha menghancurkan kehidupannya.
Siapakah Keenan itu?
Apakah Qiana akan mendapatkan kebahagiaan setelah datang banyak cobaan yang menderanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Pertemuan

Bab 24

Keenan datang ke Restoran Berlian, di sana terlihat ibunya sedang berbicara dengan ibunya Seruni. Pemuda itu memasang wajah datar, menandakan jika dia dalam keadaan mood buruk.

"Hai, Ken. Kamu mau pesan apa?" tanya Rosalin dengan ramah.

Terlihat jelas kalau wanita ini ingin mencuri hati calon menantunya. Tadi Karin bilang jangan terlalu memaksa atau menekan Keenan. (Aku ganti nama mamanya Keenan, karena hampir sama dengan nama mamanya Zeline. Biar tidak tertukar. Maaf untuk ketidak nyamanan ini).

"Terima kasih, Tante. Aku sudah makan siang tadi bersama kekasihku," jawab Keenan dengan sopan.

Ketiga orang lainnya sangat terkejut mendengar ucapan Keenan barusan. Mereka saling melirik satu sama lain. Muka Karin mendadak berubah menahan emosi. Berbeda dengan Seruni yang sejak awal memang sudah pucat karena lapar, sekarang wajah itu semakin pucat pasi seakan tidak ada darah di muka dia. Rosalin pun mengusap punggung putrinya mencoba menenangkan.

"Sabar," ucap Rosalin tanpa bersuara dan Seruni pun mengangguk.

Suasana restoran yang sudah tidak ramai seperti tadi, karena sudah lewat jam makan siang. Membuat Keenan bisa melihat dengan jelas orang yang dikenal.

'Zeline?' batin Keenan.

Pemuda itu lebih tertarik melihat Zeline dari kejauhan dari pada melihat Seruni yang duduk di depannya. Entah kenapa dia ingin tahu apa yang sedang dilakukan oleh mantan sahabat Qiana di sana bersama seorang laki-laki. 

'Jelas orang itu bukan Emir. Masa itu rekan bisnisnya? Tapi, tidak terlihat seperti seorang pengusaha,' batin Keenan bertanya-tanya.

Karin merasa kesal dengan tingkah putranya. Lalu, dia pun menggoyangkan lengan sang anak agar sadar kalau saat ini mereka sedang bersama orang lain.

"Kamu sudah punya kekasih, Ken?" tanya Rosalin.

"Iya, Tante. Kami sudah lama menjalin hubungan. Hanya saja aku belum mengenal kepada papa dan mama, karena kita semua sedang sibuk," jawab Keenan.

Seruni memainkan ujung bajunya di bawah meja. Saat ini dia sedang merasakan patah hati. Air mata yang yang sudah menggenang di pelupuk netra itu dia tahan agar tidak meluncur ke pipi mulusnya.

"Siapa dia? Dari keluarga mana? Apa jabatan dia? Apakah dia putri dari pengusaha salah satu rekan bisnis keluarga kita?" tanya Karin memberondong karena ini tahu wanita yang disukai oleh anak semata wayangnya.

Lidah Keenan terasa Kelu saat mendengar pertanyaan dari ibunya. Jangankah putri rekan bisnis, Qiana sendiri tidak punya perusahaan, hanya punya usaha jual produk secara online.

"Dia bukan putri dari seorang pengusaha. Dia juga tidak punya perusahaan. Tetapi dia tahu bagaimana cara mendapatkan uang yang benar untuk memenuhi segala kebutuhan keluarganya," balas Keenan.

Lagi-lagi ketiga orang itu menganga karena tidak menyangka kalau perempuan yang disukai oleh Keenan bukan berasal dari golongan mereka.

"Kamu tidak sedang bercanda, 'kan?" tanya Karin dengan mata memicing.

"Tentu saja tidak. Kita saling mencintai dan tidak memandang harta atau jabatan," balas Keenan.

Karin menarik napas sambil memalingkan muka. Wanita itu sungguh kesal kepada putranya. Sebagai orang tua, tentu saja dia ingin yang terbaik bagi putranya.

"Siapa nama dia? Apa mama mengenalnya?" tanya Karin dan Rosalin pun mengangguk karena dia juga merasa penasaran.

"Sepertinya tahu, tapi aku tidak yakin," balas Keenan dan membuat Karin semakin dikuasai oleh rasa penasaran.

"Pertemukan mama dengannya!" titah Karin.

***

Qiana terlihat sangat bahagia sekali setelah mendengar pernyataan cinta dari Keenan dan kini mereka telah resmi berpacaran. Seperti dulu saat dia pertama kali pacaran dengan Emir, wanita itu tidak bisa menyembunyikan senyum bahagianya. Sampai-sampai Bara yang baru pulang kerja untuk hari terakhir mengajar di sekolah, dibuat heran oleh tingkah putrinya.

"Ada apa, sih? Kok, dari tadi kamu kamu kelihatan bahagia. Senyum-senyum sendiri … bernyanyi tiada henti. Katakan sama ayah, ada apa?" tanya Bara penasaran.

Qiana merasa malu karena sudah berbuat sesuatu yang bodoh. Dia mau bilang kalau sudah jadian dengan Keenan, tapi rasanya malu sekali karena kini dia bukan anak remaja lagi.

"Kamu itu ditanya sama ayah malah senyum-senyum nggak jelas," lanjut Bara sambil menggelengkan kepala.

"Ayah, jika ada seseorang yang ingin menjadikan Shaka sebagai putranya, bagaimana?" tanya Qiana ambigu bagi yang mendengar. Mungkin karena efek lagi kasmaran sampai bicara saja bikin salah paham.

"Apa? Jangan gila kamu! Jangan kamu berikan Shaka kepada orang lain!" bentak Bara dengan suara melengking.

Qiana terkejut mendengar suara Bara. Dia pun tidak mengerti kenapa ayahnya sampai seperti itu.

"Maksud ayah apa? Siapa yang mau memberikan Shaka kepada orang lain?" tanya Qiana dengan mata berkaca-kaca.

"Tadi kamu bilang ada yang ingin menjadikan Shaka sebagai anaknya. Kamu mau kasih anakmu sama orang lain?" balas Bara yang masih emosi tidak terima kalau cucunya dikasih sama orang lain, apalagi jika orang itu tidak dia kenal.

"Siapa yang mau memberikan Shaka kepada orang lain. Tapi Keenan ingin menjadi ayah bagi Shaka," jelas Qiana dengan ekspresi kesal.

"Maksudnya?" Suara Bara kini pelan.

"Katanya Keenan ingin menjadi ayah bagi Shaka. Dia ingin sama-sama membesarkan Shaka, menjaganya, dan mendidiknya. Selain itu Ken juga ingin melindungi aku dan Shaka dari Emir, Ayah," balas Qiana.

Qiana pun menceritakan semua kejadian yang terjadi kepadanya. Kedatangan Emir yang ingin melihat Shaka. Emir juga meminta untuk membesarkan Shaka. Lalu, dia dan Keenan yang memutuskan untuk merajut asmara dan ingin membangun masa depan bersama dalam sebuah keluarga.

Bara kesal saat mendengar apa yang sudah dilakukan oleh Emir kepada Qiana dan Shaka. Namun, dia merasa bahagia saat tahu Keenan dan putrinya menjalin hubungan. Laki-laki tua itu memberikan restu kepada keduanya.

"Lalu, kapan dia akan mengenalkan kamu kepada keluarganya?" tanya Bara.

Qiana terdiam, dia dan Keenan belum membicarakan hal ini. Tadi dia dan Keenan sudah saling meyakinkan akan perasaan mereka. Namun, untuk acara pertemuan keluarga belum mereka bicarakan.

"Jika dia memang serius dengan hubungan ini, maka dia akan saling mengenalkan kedua keluarga," lanjut Bara.

"Iya, Ayah. Nanti aku akan tanyakan hal ini kepada Ken," ucap Qiana.

***

Bagaimana reaksi kedua orang tua Keenan saat bertemu dengan Qiana? Apakah Qiana sudah tahu identitas asli Keenan? Ikuti terus kisah mereka, ya!

1
Ika Yanti Unyil
ceritanya bagus thor.hanya saja bahasanya masih kurang mak jleb dihati.jadi ketika sedih belum ikutan sedih.ketika tokohnya lagi bahagia blm ikutan feel bahagianya.kl lagi kesal jiga belum bis aikut geregetan.mungkin ke depannya bisa lebih bagus feelnya.
terus semangat berkarya thor ❤️❤️❤️❤️
🌸 Sunshine 🌸: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Asih S Yekti
ceritanya bagus tp cerita tokoh utamanya pas diakhir sedikit sekali banyak konflik ditengah
Evi Goenharto
tuh jan bener sprt dugaanku ..Keenan sang ahli waris
Evi Goenharto
jangan jangan Keenan yg pny perusahaan, tp nyamar 🤭
Siti Maulidah
ceritanya menarik
ayu cantik
bagus
Mama lilik Lilik
bagus ceritanya, terimakasih 🙏
selvysurya inten
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Ananda k Kesuma
gerem coo nenngok kisahnyaa ada ajaaa yg ganggu 🤣🤣🤣
kurnia rahayu
♥️♥️♥️👍👍👍💪💪💪🙏🙏🙏
Happy Kids
beda orang beda treatment kalii. apalagi caramu maksaa gt🤭 bukannya cinta yg ada malah benci dan ilfeel
Happy Kids
mana diporotin mokondo lagi 🤣🤣
Happy Kids
ko ak merasa zaline ini ga pinter yaa 😅 kenapa dia susah susah ngerebut emir kl ujungnya dia main sama raka 🤣 dari awal aja kali sama raka
Tira Aneri
suuukaaa
ika
yaAllah...
knapa yg musuhin Qiana jd 2 gini?
Qiana, kuat ya...
ika
karma berbalik ke zeline n Emir
tggu saja
Milah Milah
yaelaah, ngenes banget tuh nasib si Qiana
Patrick Khan
aku suka
Hariyanti
ceritanya bagus Thor 🥰 aku suka walaupun sebal dgn tokoh jahatnya 😩
🌸 Sunshine 🌸: terima kasih sudah baca karya aku
😁😁😁
total 1 replies
Hariyanti
tamat yaaaa 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!