NovelToon NovelToon
SUPIR KU SEORANG MAFIA

SUPIR KU SEORANG MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Selingkuh / Cinta Terlarang / Cerai / Tamat
Popularitas:178.1k
Nilai: 5
Nama Author: Yulianti Oktana

Pernikahan Amora yang tiba-tiba menjadi awal sebuah neraka baginya. Alih-alih menikmati bulan madunya yang romantis malah membuat dia menemukan fakta tak terduga jika sang suaminya yang bernama Martin Antonio Candelaz adalah seorang lelaki Impoten dan suka menyiksa sampai akhirnya dia bertemu seorang supir pribadinya yang bernama Pelix. Dengan di dasari rasa kesepian akhirnya mereka menjalin kasih secara diam-diam. Tetapi mantan kekasih Pelix yang bernama Marini tak akan membiarkan mereka bersatu. Akankah perselingkuhan mereka di ketahui Martin? Ataukah Marini akan menyerah mengejar cinta Pelix kembali?. Cinta segi empat yang rumit di dasari balas dendam akan mewarnai cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulianti Oktana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Martin Mode On

"Maafkan aku atas semuanya Rin! Aku memang pengecut" lirih Pelix.

"Rasanya mama tak pernah bicarakan masalah ini dengan ku" ucapnya.

"Bisa tanyakan sendiri kepada beliau. Aku sangat mencintaimu tapi aku tak mungkin menganggu istri orang" ucap Pelix.

"Asal kamu tahu Pel, aku sampai saat ini belum menikah. Aku menutup hati bagi laki-laki manapun" ucap Marini.

"Kenapa?" tanya Pelix.

Kemudian Marini memandang wajah Pelix dan menangkup wajahnya.

"Karena aku menunggumu Pel, Aku mencarimu, aku hanya mau kamu. Kau tahu dari kejadian saat kamu ninggalin aku di posisi terhina malam dulu, aku janji pada diriku sendiri bahwa aku tak akan mencintai siapapun kecuali kamu. Kamu berhutang penjelasan~~~ Hikhikhik" tangis Marini kembali pecah.

"Tenang lah" ucap Pelix sembari mengusap air matanya Marini masih menangis.

"Tatap aku Rin!" seru Pelix.

Namun Marini enggan melakukannya. Pandangannya masih melihat sekeliling ruangan.

"Tatap aku Rin!" seru Pelix sekali lagi.

Marini pun menatap lekat wajah tampan Pelix.

"Apakah kamu masih mencintaiku Rin?“ tanya Pelix penuh ketegasan.

" A a aku~~~"jawab Marini tak bisa melanjutkan kata-katanya.

"Jawab Rin!" tegas Pelix sembari menangkup kedua pipi Marini dan menatap nya secara dalam.

"Aku sangat mencintamu Pel. Aku~~~Arrggghhh" ucap Marini prustasi.

"Jawab yang jujur sesuai isi hatimu" ucap Pelix.

"Aku sangat mencintaimu apel ku" tegas Marini.

"Siap jalin lagi kebersaaman yang sempat tertunda?“ tanya Pelix.

" Aku masih takut seperti dulu! Memangnya kamu masih mencintaiku apel?"( Apel panggilan kesayangan untuk Pelix dari Marini).

"Yes honey. Aku masih sangat mencintaimu" ucap Pelix penuh keyakinan.

Mereka pun berpelukan sangat erat dengan keharuan yang membuncah dan Pelix mendaratkan beribu-ribu ciuman pada Marini.

"Jangan tinggalin aku seperti waktu itu" rengek Marini.

"Tak akan cintaku" balas Pelix.

¥

The fullerton hotel singapore menjadi tempat menginap Martin dan Amora.

"Bagaimana senang?" ucap Martin pada Amora.

"Aku senang mas" jawab nya.

"Waktu satu minggu apakah cukup untuk kita bersenang-senang disini istriku?" tanya Martin.

"Asal dengan mu aku selalu cukup" jawabnya.

Di sela senda gurau mereka, tiba-tiba terdengar suara perut Amora yang berkecubuk.

"Kamu lapar?" tanya Martin.

"HeheSepertinya begitu mas"

"Ayo kita makan sambil berjalan-jalan melihat pandangan disini" ucap Martin sembari menggandeng Amora keluar dari kamar hotel.

Mereka berjalan-jalan dan membeli makan treet food.

"Mas aku sudah kenyang! Pulang yuk" ucap Amora.

"Ayolah" jawab Martin.

Mereka pun segera menuju hotel lagi.

Sampailah di kamar lalu Amora pun merebahkan diri di kasur yang very very empuck itu dan Martin menyusulnya.

"Jangan langsung tidur, mandilah dulu atau mau ku mandikan?" ucap Martin dengan seringai nackal nya.

"Ikh mas mesum deh kamu. Ku bisa mandi sendiri" jawab Amora.

Dia pun segera masuk ke kamar mandi dan tak lama selesai lalu keluar dengan mengunakan Bathrobes nya. Tampak tubuh amora yang sangat menggoda terbungkus balutan bathrobes dengan kaki jenjang dan lekuk pinggul yang aduhai membuat sang suami melenguh menahan sesuatu.

"Giliran kamu mas mandinya" ucap Amora.

Martin pun berlalu dan memasuki kamar mandinya.

Amora yang saat ini bingung harus pake baju tidur yang mana membuat dia mengobrak abrik semua isi koper. Alangkah terkejutnya ketika membuka koper terakhir dia menemukan banyak sekali lingerings yang sangat aneh potongannya. Yang membuat dia heran ada lingerin tokoh cat woman beserta bando bentuk telinga kucing, ada yang berbentuk seperti tokoh rabit dengan bando kelinci dan stoking panjangnya. dan jangan lupakan ada lingerings berbentuk baju sekolah dari anak SMA beserta tas sekolah mininya, dan lingerin tipis lainnya.

"What~Apa ku harus sekali memakai baju lucnut ini?" tanya Amora dalam hati.

"Dan siapa juga yang memasukan baju itu kedalam koper ku kurang ajar lancang sekalu" gumamnya kesal.

Tak lama akhinya Martin keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang membalut bagian bawah tubuhnya. Terlihat perutnya yang kotak-kotak dengan rambut yang kelimis menambah kesan seksi di tubuhnya. Amora yang melihat dari pantulan cermin meja rias hanya bisa menahan salivanya melihat pemandangan yang begitu menyegarkan.

"Kenapa kamu melihat ku seperti ini?" tanya Martin yang sedari tadi memperhatikan sang istri.

"Hmmmmm~~Tidak kok mas" jawabnya singkat.

Martin pun melangkah menuju Amora dan sampailah di hadapannya.

"Sayang kamu sangat cantik malam ini" ucap Martin sembari mengangkat tubuh sang istri dari duduknya.

Amora hanya tersenyum kala mendapat pujian dari sang suami.

"Mas kenapa gak pakai baju? Nanti masuk angin loh" ucap Amora gugup kala mata keduanya saling memandang.

"Malas akh nanti juga di buka lagi" kekeh Martin.

Amora langsung mengernyitkan dahi mendengar kelakar sang suami yang mulai menjurus ke hal-hal 21+.

"Siap jadi istri seutuhnya?" tanya Martin.

"Bukannya aku sudah menjadi istrimu mas?" tanya Amora.

"Memang kita sudah menikah, tapi kita belum melakukan itu!" ucap Martin dengan alis terangkat.

"Mas kan~~" ucap Amora yang tidak jadi melanjutkan kata-katanya.

"Aku sudah normal" ucap Martin.

Amora merasa senang berbinar mendengar ucapan Martin tetapi tidak dengan hatinya. Ketika saat ini dia sedang berjauhan dengan Pelix membuat rasa kekosongan hadir dalam hatinya tetapi dia buru-buru menampik rasa semua itu dia tidak ingin mengecewakan sang suami dengan berfikiran pria lain dalam otaknya.

"Apa yang kamu pikirkan Amor?" tanya Martin.

"Ehmm tidak mas, tidak ada yang aku pikirkan. Aku hanya memikirkan kamu malam ini dan anehnya kamu sangat tampan" Kekeh Amora menggoda.

"Aku akan meminta hak ku sekarang apa kamu mengijinkannya?“ tanya Martin lembut sembari memegang kedua bahu Amora.

" Aku izinkan mas karena kamu suami ku" jawabnya.

Martin yang sudah menahan gejolak sedari tadi langsung memburu sang istri. Spontan tangannya merobek lingerings yang di kenakan sang istri.

"Mas ini kan baru?" ucap Amora.

"Tak apa. Kita beli lagi yang baru. Aku sangat menyukai ini, ini, dan ini" ucap Martin sembari menunjuk bibir ranun sang istri, lalu dua gunung himalaya , serta yang bersembunyi di selah paha sang istri membuat Amora kelonjotan.

Suara decapan bibir menghiasi seluruh kamar hotel itu. Mereka saling pagut saling patuk dan saling membelit. (Ular kali akh membelit) 🤣🤣. Ada yang keras tapi bukan batu. Ada yang tegak tapi bukan keadilan, ada yang menyempit tetapi berat badan, dan ada yang mengembang tapi bukan balon.

Ketika Martin hendak memulai aksinya Amora pun menjerit dan mencengkram bahu sang suami hingga meninggalkan bekas luka tetapi Martin tak peduli.

"Tahan ya sayang" ucap Martin dengan nafas terengah.

"Sakit akhhhh mas sudah hentikan" lirih Amora.

"Sakit nya hanya sekali nanti juga enggak. Tahan ya"

Tak lama akhirnya Martin dapat menjebol gawang Amora dengan sekali hentakan.

Goll Goll Goll

Asik kini Martin sudah lulus menjadi pria seutuhnya.

Semakin lama gerakan itu semakin bertambah kecepatannya dan berganti suara ******* yang merdu saling bersahutan dan sesudah satu jam berolahraga riang akhirnya Martin Ambruk di atas Amora.

"Terimaksih ya sayang sudah memberikan dan menjaganya untukku" ucap Martin dengan nafas terengah sambil membelai pipi sang istri.

"Sama-sama mas. Kamu berhak mendapatkannya karena kamu suamiku" jawab Amora.

Mereka pun langsung tertidur dan terbangun di kala malam hari. Tidak sampai disitu Martin yang sudah mode on mengulang kembali terus dan terus hingga sang istri tak sanggup berjalan.

"Sudah ya mas aku sudah cape. Rasanya badanku remuk semua. Kamu manusia atau banteng sih tenanga nya kuat banget" ketus Amora.

"Hehehe maklum sayang lima tahun dede gemez ku berpuasa sekarang sudah on kembali" kekeh Martin.

Mereka pun mandi bersama dan di kamar mandipun Martin bermain lagi sampai Amora benar-benar lemas.

1
Taviadewi Dewi
secinta apa pun kita bila tak jodoh tak boleh 😭
Taviadewi Dewi
🤣🤪enak kan
Taviadewi Dewi
😭sakit x lah
Taviadewi Dewi
🤣kasihan
Taviadewi Dewi
baru baca sudah 🤪gemas antara kesal.
Safitri Agus
terimakasih Thor 🙏
Lembayung Senja: sama-sama.. terimakasih sudah membaca novelku.

.🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 2 replies
Safitri Agus
Wiro sableng
falea sezi
mana enak bgtbsusan pelakor bahagia
Ney Maniez
masa lalu blm slsai
Ney Maniez
semangat
Ney Maniez
begooo ahh
Ney Maniez
selamat
Ney Maniez
pel suka yg mn
Ney Maniez
🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Ney Maniez
ishh gk bgt jd cwo
Ney Maniez
msh ngarepin yg lain
Risna Tanjung
/Joyful//Joyful//Joyful/
Ney Maniez
waduhh ema2
Ney Maniez
waduhhh
Ney Maniez
wahh 50 jt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!