NovelToon NovelToon
Sistem Kebal Hukum

Sistem Kebal Hukum

Status: tamat
Genre:Action / Mafia / System / Sistem / Mengubah Takdir / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: SiPemula

Difitnah mencuri HP milik guru di kelasnya membuat dirinya harus terperangkap di dalam penjara dan mendapat siksaan supaya mengakui perbuatan yang tidak pernah dia lakukan.

Kehilangan kesadaran setelah mendapat berbagai macam siksaat, dirinya mulai mendengar suara-suara aneh di dalam pikirannya, dan sejak suara aneh itu terdengar tak lagi ada hukum yang mampu menjebloskanya ke dalam penjara.

“Aku memang memiliki kekebalan terhadap hukum, tapi aku bukan manusia abadi yang tidak bisa mati. Pada akhirnya aku memang harus mati, tapi siapapun yang menginginkan kematianku, merekalah yang lebih dulu mati di tanganku!”

Penasaran dengan ceritanya? Silahkan baca Novel berjudul “Sistem Kebal Hukum”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24. Mantan Kekasih

“Ini kali kedua kita melakukannya dan aku harus mengakui kekuatanku seorang diri tidak cukup untuk mengalahkan kekuatanmu. Setidaknya aku harus berkumpul dengan yang lainnya untuk benar-benar bisa mengalahkanmu.” Pagi ini Erina kesulitan berjalan setelah semalam berburu kenikmatan bersama Reinar.

“Mungkin karena itu aku ditakdirkan memiliki lebih dari satu istri, dan kamu adalah salah satunya.” Reinar memberi kecupan singkat di kening Erina kemudian mereka keluar dari kamar yang sudah kembali rapi setelah sebelumnya acak-acakan.

Reinar sendiri yang membersihkan dan merapikan kamar. Sedangkan Erina, sejak bangun tidur dia lebih banyak menghabiskan waktunya duduk manis di atas sofa. Bukannya dia tidak ingin membantu, tapi tubuhnya masih belum bertenaga setelah semalaman dia mencoba menaklukkan keperkasaan Reinar.

“Bukannya misi kamu telah terselesaikan, bagaimana kalau hari ini juga kita pulang? Cuaca dingin di negara ini benar-benar tidak cocok denganku yang lebih menyukai cuaca hangat.” Pagi ini cuaca cukup dingin, dan Reinar tidak menyukainya.

“Misi menangkap orang itu memang sudah terselesaikan, tapi aku masih memiliki satu lagi misi yang harus diselesaikan hari ini juga.” Erina menjelaskan tentang misi pengawalan putra Presiden yang hari ini dijadwalkan berkunjung ke negeri China.

Sebenarnya sudah ada tim khusus yang melakukan pengawalan untuk pria itu, tapi pria itu secara khusu meminta tim Erina bergabung dalam tim pengawalan, yang mengawal dirinya.

“Karena tidak mungkin bagiku kembali tanpa dirimu, sebaiknya masukkan aku kedalam tim yang kamu pimpin! Dengan berada didalam tim yang sama, aku bisa senantiasa memberi bantuan padamu.” Reinar tidak ingin pulang ke Indonesia tanpa Erina, oleh karena itu dia memutuskan membantu misi wanita itu.

“Seperti yang kamu inginkan, aku sudah memasukkan namamu dalam daftar nama anggota tim yang berada di bawah kepemimpinanku.” Tak perlu berpikir panjang, Erina langsung saja memasukkan nama Reinar kedalam timnya.

“Kita masih memiliki waktu tiga jam sebelum pesawat yang membawa pria itu mendarat di bandara. Sebaiknya kita memanfaatkan waktu yang ada untuk mengisi perut.” Sejak kedatangannya di Kota Beijing Reinar belum mengisi perutnya, dan dia mulai merasakan lapar.

“Kebentulan aku juga lapar, dan aku tahu tempat yang menyediakan makanan enak tak begitu jauh dari tempat ini.” Erina sudah cukup mengenal lingkungan sekitar, dan dia tahu restoran yang menyediakan makanan paling enak untuk lidahnya.

Reinar hanya mengikuti kemauan Erina, dan setelah pamit pada anggota tim Erina yang masih berada di kamar mereka. Keduanya pergi meninggalkan gedung yang disewa oleh Liona khusus untuk mengawasi misi putrinya.

Tiga wanita yang ditugaskan Liona mengawasi Erina, diam-diam mereka mengikuti kemanapun perginya Erina dan Reinar. Ketiganya sengaja menjaga jarak dari Erina dan Reinar karena mereka tidak ingin mengganggu waktu kebersamaan dua orang yang sedang menikmati waktu berdua.

“Tempatnya memang tidak mewah dan letaknya cukup tersembunyi, tapi makanan serta minuman di tempat ini jauh lebih nikmat dibandingkan makanan ataupun minuman di tempat lain.” Erina dan Reinar telah sampai di restoran kecil yang menjual berbagai macam olahan mie, dan yang paling terkenal adalah olahan mie pedasnya.

Keduanya memesan makanan dan minuman yang paling banyak di pesan pelanggan restoran. Begitu makanan yang mereka pesan datang, keduanya cukup lahap memakan makanan mereka, dan tak butuh waktu lama seluruh makanan serta minuman yang dipesan habis tak bersisa.

Selesai makan dan membayar apa yang sudah mereka makan, keduanya langsung kembali ke bangunan tiga lantai tempat mereka bermalam. Tersisa dua jam sebelum kedatangan putra Presiden, yang artinya mereka harus bergegas pergi ke bandara.

Tim Erina sendiri terdiri dari empat orang yang semuanya wanita. Ditambah Reinar, kini mereka ada berlima, dan sosok Reinar adalah satu-satunya pria di tim Erina.

“Kita akan segera berangkat ke bandara, dan untuk misi kali ini dia akan menjadi bagian dari tim kita.” Erina menunjuk keberadaan Reinar. “Jika dalam misi ini dia bersikap genit pada kalian, segera laporkan padaku supaya aku bisa langsung memberi hukuman padanya!”

Reinar menghela napas panjang mendengar semua itu, sedangkan tiga wanita yang sudah lebih dulu menjadi anggota tim Erina, mereka hanya menunjukkan senyuman tipis sebelum masuk kedalam mobil.

Sebelumnya, satu anggota tim Erina diberi tugas menjaga markas mereka, dan baru kembali bergabung pagi ini setelah merapikan seluruh barang-barang di tempat yang selama ini dijadikan markas.

...----------------...

Sampai di bandara, Erina membawa timnya ke tempat penjemputan.

“Seperti biasa, dia sudah membawa cukup banyak pengawal, seolah dirinya adalah orang penting yang membutuhkan banyak pengawal.” Erina berkata setelah melihat banyaknya pengawal yang menunggu kedatangan Calvin, putra tunggal Presiden yang kedatangannya kali ini adalah untuk berlibur.

“Sepertinya kamu cukup mengenal pria itu!” Reinar tidak tahu ada hubungan apa antara Erina dan Calvin, tapi dia merasa Erina cukup mengenali pria itu.

“Bukan hanya sekedar kenal, bisa dikatakan aku cukup mengenalinya karena dulu dia adalah kekasihku.” Erina tidak ingin menutupi hubungan yang pernah terjalin antara dirinya dan Calvin dari Reinar. “Tapi itu semua hanyalah kenangan masa lalu, dan dia pantas untuk dilupakan.”

“Oh, apa telah terjadi sesuatu dalam hubungan kalian?” Reinar sangat penasaran dengan apa yang membuat hubungan diantara Erina dan Calvin harus berakhir.

“Semua harus berakhir karena sejak awal aku memang tidak pernah menyukainya.” Erina memang tidak pernah menyukai Calvin.

“Bagaimana kami dulu bisa berpacaran, itu semua cuma gara-gara kami saling membutuhkan pasangan untuk acara kelulusan akademi kemiliteran, tapi sayangnya dia terbawa suasana, dan mulai memaksakan kehendaknya padaku.” Calvin mulai menyukai Erina, tapi Erina sama sekali tidak tertarik padanya.

“Apa misi kali ini berhubungan dengan perasaannya padamu yang tak kunjung mendapatkan balasan darimu? Sepertinya aku akan memiliki hubungan buruk dengannya setelah dia tahu kamu adalah wanitaku!” Reinar merasa hidupnya tak akan setenang sebelumnya setelah tahu putra seorang Presiden mencintai salah satu wanitanya.

“Kamu tenang saja, dia tidak akan berani macam-macam pada hubungan kita. Lagi pula, sebentar lagi masa jabatan ayahnya berakhir, dan dia hanya akan menjadi putra mantan Presiden. Tanpa kekuasaan yang dimiliki ayahnya, dia bukanlah siapa-siapa di negeri kita.” Bagi Erina, Calvin hanyalah pria yang berdiri di atas nama besar ayahnya.

Saat keduanya sedang asik membicarakan Calvin, orang yang mereka bicarakan muncul, dan dengan langkah yang begitu cepat dia berjalan ke arah Erina. Akan tetapi, tiba-tiba pria itu mengerutkan kening saat melihat wanita yang dicintainya terlihat sangat akrab dengan pria di sebelahnya.

“Erina, apa kamu lupa dengan misimu?” Sosok Calvin sudah berdiri di depan Erina. “Untukmu, sebaiknya kamu segera pergi karena kamu bukanlah bagian dari tim yang aku minta melakukan penjagaan, selama aku berada di negara ini!” Calvin mengusir Reinar.

“Tuan Muda Calvin, dia adalah bagian dari timku, kalau Tuan Muda Calvin mengusirnya, itu sama saja Tuan Muda tidak menginginkan keberadaan timku, dan dengan senang hati aku membawa timku pergi dari tempat ini!” Erina tahu Calvin cemburu dengan keberadaan Reinar, tapi dirinya tidak peduli dengan kecemburuan pria itu.

“Baiklah, dia tidak pergi, tapi kamu tidak boleh berdekatan dengannya selama melakukan pengawalan terhadapku!” Calvin masih berusaha memisahkan Erina dengan pria yang harus dia akui kalau ketampanan pria itu jauh melampaui ketampanannya.

“Dalam misi yang diberikan padaku, tidak ada larangan aku berdekatan dengan anggota timku. Jadi sebaiknya Tuan Muda Calvin tidak membuat peraturan baru yang tidak mungkin aku patuhi.” Erina memberi balasan tegas, dan dia mulai kesal dengan sikap yang ditunjukkan Calvin.

“Kalau aku katakan tidak boleh, artinya kamu memang tidak boleh berdekatan dengannya, dan semua peraturan yang keluar dari mulutku bersifat wajib. Artinya semua orang harus menuruti perkataanku!” Calvin mencoba memegang tangan Erina, dan membawa wanita itu ke dalam pelukannya.

Akan tetapi tangannya di tepis oleh Erina, dan wanita itu segera menjaga jarak darinya.

“Tuan Muda bukanlah siapa-siapa, dan tidak ada hukum yang mendasari kebenaran dari apa yang Tuan Muda katakan. Sebenarnya dalam misi ini aku memiliki opsi menolak, dan sekarang aku memilih opsi menolak.” Erina langsung saja memegang tangan Reinar, dan pergi meninggalkan Calvin.

Tiga anggota tim Erina juga ikut pergi. Sedangkan Calvin yang mencoba mengejar Erina, langkahnya dihentikan tiga wanita yang mendapatkan tugas khusus dari Liona untuk melindungi Erina.

Mengetahui tidak bisa mengejar Erina, dan tahu adanya hubungan khusus antara Erina dengan pria yang bersamanya. Calvin hanya bisa berteriak marah.

“Erina hanya milikku, dan tidak ada pria lain yang dapat memilikinya selain diriku!”

...----------------...

Bersambung.

1
LEONARDO SMITH
cerita menarik , pesan untuk author , lanjutkan saja ceritanya kalau dalam hiatus , kasih keterangan dong , sekian dan terima kasih
Wyverin Cold
mokondo
Cucuun Cunadi
seru dan menghibur
....
Sang M
Skip.....cok
Sang M
Coookkkkk
Sang M
orang kayak Calvin ini harusnya dibunuh. bikin rusuh dunia ini
ラマSkuy
itu hadiahnya cuma 180 juta kurang 3 nolnya klo 180M😄😄
ラマSkuy
polisi dinovel ini sangat mirip dengan polisi disebuah negri yang makmur tapi kebanyakan rakyatnya tidak makmur
AzZai83
Maju terus thot....MANTAP!!!
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
hwaiting
Bayu Setiawan
banyak cerita yg gantung padahal lagi serunya🙄
Ardi Provision
benar2 mabok tuak penulis ini
Ardi Provision
tip asal aja, kesannya seperti main2 author nya gak serius nulis nya
Ardi Provision
jangan bilang waktu buat novel ini author lagi mabuk tuak 😂😂😂
jangan marah ya, 😁
Ardi Provision
mentang2 uang hanya khayalan author buat mc aneh untuk menghabiskan uang untuk makan seratus juta, apa mau dimakan sak kursi dan meja sekalian
Widya Swara: wkwkwwkwk lebay ya bro. makan sampai 100jt, dia makan piring sm sendok garpu sekalian kali wkwkwww
total 1 replies
Anonim
Ng jelas ..belum tamat ko bilang end!!!!
RMQ
The story is very interesting, but something makes me disappointed because there is no continuation, making me more and more curious.
Muhammad Arsyad
bucin si thor nie ama LEMPENG
Muhammad Arsyad
lin peng...selaaluu
lupa ngerubah nama tokob sblmnya
Thum Pang: begiru klo novel saduran cina
total 1 replies
Rusdi Bintang
harusnya pecahkan dulu ginjal polisi anjing itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!