NovelToon NovelToon
Terjebak Di Dunia Kultivator

Terjebak Di Dunia Kultivator

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Petualangan / System / Fantasi Timur / Sistem / Solo Leveling / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:505.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: XERA

Seorang pemuda bernama Li Hao tiba-tiba saja dipindahkan ke daratan asing tanpa mengetahui alasan yang jelas.

Sebuah layar tiba-tiba saja muncul di hadapannya, dia diberikan sebuah System yang bisa membuatnya menjadi kuat dalam waktu singkat.

Namun, tidak ada satupun penjelasan yang menjelaskan alasan Li Hao dipindahkan. System yang diberikan padanya seperti sebuah program tanpa adanya kehidupan, dan ia harus menjelajahi daratan asing tersebut untuk bisa bertahan hidup.

Apakah Li Hao mampu bertahan hidup di daratan yang bukan dunianya lagi, dan mencari tau alasan kenapa dirinya dipindahkan?

Baca terus novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon XERA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluar dari kota Shaoyang

“Mengingat kejadian barusan membuat jantungku berdebar kencang,” Li Hao berkata dengan suara pelan. “Nascent Soul, ya? Haah... sungguh menakjubkan.”

Li Hao kemudian menatap langit yang cerah dan bergumam, “Aku tiba-tiba menjadi penasaran, siapa yang mengirimku ke dunia ini? Apa alasannya?”

“Kalau dari novel yang biasa aku baca, tokoh utama pasti diminta untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran,” gumam Li Hao kembali. “Tapi di beberapa cerita lainnya, aku pernah melihat kalau tokoh utama berusaha menghancurkan dunia ataupun mengubah dunia menjadi buruk.”

“Kalau begitu, di sisi mana aku sekarang? Baik, jahat? Atau tidak keduanya?” Li Hao melipat kedua tangan di depan dadanya, dan tidak lama setelah itu tertawa pelan. “Kenapa aku berpikir kalau aku adalah tokoh utamanya? Sialan, aku memikirkan sesuatu yang tidak berguna.”

Li Hao menggelengkan kepalanya sebelum kembali berjalan, ia tidak mau memikirkan apapun lagi dan fokus untuk mencari tempat makan yang mau membeli daging buruan miliknya.

...****************...

Waktu berlalu dengan cepat.

Li Hao keluar dari kota Shaoyang setelah ia berhasil menjual semua daging buruannya yang ada di inventory. Total koin emas yang ia miliki saat ini terbilang cukup banyak, yaitu 1.233 koin emas.

“Sekarang, aku harus ke mana? Mencari tempat untuk leveling?” Li Hao bertanya-tanya sembari menatap langit yang menjelang sore.

Di saat Li Hao sedang melamun, ia mendengar suara ledakan dari kejauhan. Matanya langsung mengarah ke sumber suara tersebut dan dirinya menemukan kepulan asap tipis yang mencakup ratusan meter.

“Pertempuran?”

Li Hao sedikit mengerutkan alis sebelum bergerak menuju ke lokasi kejadian, karena skala kepulan asapnya bisa dibilang cukup kecil jadi ia yakin itu hanya pertempuran di antara Qi Refinement saja.

Setelah Li Hao sudah berjarak kurang dari seribu meter, ia berhenti dan menemukan ada sepuluh pria paruh baya sedang menyerang sepihak pada seorang perempuan bertopeng hitam yang mempunyai rambut berwarna merah panjang.

“Sepuluh lawan satu? Sangat tidak adil,” Li Hao bergumam dengan tatapan mata yang tajam. “perempuan itu ada di tingkat Qi Refinement bintang tiga, empat lawannya juga berada di tingkat yang sama... sedangkan sisanya berada di tingkat Forging Qi.” Li Hao menganalisis basis kultivasi mereka semua.

Li Hao sebenarnya ingin membantu perempuan itu, akan tetapi dirinya akan menunggu sampai dia benar-benar membutuhkan pertolongannya.

Selama pertarungan berlangsung, alis Li Hao sedikit mengerut karena melihat perempuan itu tampak tidak kesulitan meskipun sedang berhadapan dengan sepuluh orang sekaligus.

“Sepertinya dia menyembunyikan kekuatannya...” Li Hao berdecak kagum, dan terus memperhatikan pertarungan itu dengan saksama.

“Sialan! Padahal dia berada di tingkat yang sama seperti kita, tapi kenapa sulit sekali untuk melawannya?!” salah seorang yang berada di tingkat Qi Refinement berkata dengan nada kesal.

Teman-temannya yang mendengar juga berpikir sama tentang hal itu, mereka tidak menyangka kalau perempuan yang menjadi lawan mereka saat ini sangat sulit untuk dihadapi.

“Tidak ada salahnya jika aku menggunakan itu.”

Seseorang yang berada di tingkat Qi Refinement langsung keluar dari area pertempuran usai berkata demikian.

“Hei! Apa yang sedang kau lakukan?!” salah satu temannya yang melihat dia keluar langsung bertanya.

“Aku akan menggunakan racun pelumpuh! Kalian tahan dia supaya tidak kabur!” jawabnya cepat.

Mendengar hal itu, perempuan bertopeng hitam sedikit reaksi. Gerakannya kemudian berubah menjadi sangat tajam dan juga bertambah cepat.

Kesembilan orang yang sedang menghadapinya langsung terkejut saat menyaksikan hal tersebut, orang-orang yang berada di tingkat Forging Qi mulai terbunuh satu-persatu.

“Sialan! Ternyata dia tidak mengeluarkan semua kemampuannya!” salah seorang dari tingkat Qi Refinement mengumpat. “Hei, berapa lama lagi kau melapisi pedangmu dengan racun itu!”

“Sudah siap! Ayo serang dia bersamaan! Sekali saja dia kena goresan pedangku, kemenangan akan ada di tangan kita!” serunya dan kembali bergabung ke dalam pertempuran.

Ketujuh orang yang tersisa langsung menyerang perempuan bertopeng hitam itu dengan sangat agresif, beberapa ledakan mulai terjadi ketika jurus mereka saling berbenturan.

Di sisi lain, Li Hao yang menyaksikan semua itu merasa mau muntah, baru pertama kali dirinya melihat manusia dibunuh secara langsung.

“Keugh... aku tidak terbiasa melihatnya.” Li Hao menutup mulutnya seperti ingin muntah.

Li Hao memang sudah terbiasa melihat darah dan daging tetapi itu hanya sebatas hewan buas saja, beda cerita jika kasusnya adalah milik manusia.

Meskipun merasa ingin muntah tetapi Li Hao masih terus menyaksikan jalannya pertempuran, ia ingin terbiasa melihatnya karena cepat atau lambat dirinya pasti akan dihadapkan dengan situasi semacam itu

...----------------...

Perempuan bertopeng hitam mulai melemah ketika menghadapi empat Qi Refinement yang tersisa, kecepatan dan kekuatannya berkurang secara drastis. Dia menderita beberapa luka robek, untungnya ia tidak mendapatkan luka tersebut dari pedang yang sudah dioleskan racun.

“Dia sudah melemah, jangan berikan dia kesempatan untuk memulihkan diri!”

“Bajingan! Dia membunuh enam Forging Qi yang berada di bawah perintahku, aku pastikan kau tidak akan mati dengan mudah!”

“Sudahlah, mereka hanya orang-orang di tingkat Forging Qi. Jangan biarkan amarahmu mengacaukan alur pertempuran ini.”

“Kau bisa berbicara begitu karena yang mati bukan berasal dari orang-orangmu, sialan!”

“Berisik! Fokus pada pertarungan!”

Ketika orang itu berseru, dua orang yang tadinya berselisih langsung diam membisu. Mereka tidak bertengkar lebih jauh dikarenakan orang tersebut mempunyai posisi yang lebih tinggi.

Pertempuran berlangsung selama satu batang dupa terbakar, sampai akhirnya orang yang memakai pedang racun berhasil menorehkan luka pada lawannya.

Perempuan bertopeng hitam itu langsung mundur menjauh saat menyadarinya, kepalanya langsung berdengung kencang dan seluruh fungsi tubuhnya mulai melemah.

“Ugh! T-tidak boleh,” Perempuan bertopeng hitam itu berkata dengan suara pelan sebelum dirinya terjatuh ke tanah. “K-keparat!”

Meskipun perempuan itu jatuh ke tanah, namun dia masih dalam kondisi sadar dengan mata yang terbuka. Saat ini tubuhnya sama sekali tidak mau mendengarkan perintahnya, ia semakin melemah seiring berjalannya waktu.

“Kuahahaha~ akhirnya kau jatuh juga, sialan!”

Empat pria itu langsung berjalan mendekati perempuan yang terbaring di tanah, salah satu dari mereka jongkok lalu membuka topeng yang dikenakan oleh perempuan itu.

“Woaahh~” keempat pria itu melebarkan mata dengan sempurna saat melihat kecantikan yang dimiliki perempuan itu.

“Hoki sekali!!!”

“Kuahahaha~ sepertinya hari ini adalah hari keberuntungan kita!”

“Bukankah sayang sekali jika langsung membunuhnya?”

“Hehehehe... akhirnya kita mempunyai mainan baru.”

Keempat pria itu langsung memasang raut wajah yang menjijikan, mereka sama seperti predator buas yang sudah tidak sabar untuk menyantap hasil buruannya.

“Dasar gila.”

Suara terdengar dari arah belakang empat pria tersebut, membuat mereka langsung berbalik dengan perasaan yang terkejut.

Suasana hening sewaktu mereka berempat mendapati keberadaan seorang pemuda, yang sudah menggenggam sebilah pedang hitam panjang di tangan kanannya.

“Bocah, pergilah... jangan mengganggu kami!”

Li Hao mengangkat alisnya, lalu menghela napas panjang. “Baru datang sudah diusir? Kalian tidak punya sopan santun atau gimana?” sahutnya, lalu melirik ke sekelilingnya. “Pemandangan yang menjijikan disertai bau anyir seperti ini, rasanya seperti mau muntah.”

Li Hao sekali lagi menghela napas panjang sebelum kembali memandangi keempat pria paruh baya di depannya, dan mendapati mereka sedang menatapnya dengan tatapan marah.

“Grrr~ bocah, kau ingin pergi atau tidak?! Jangan menyia-nyiakan kesempatan terakhirmu!!!”

Li Hao mengangkat sudut bibirnya sebelum melesat dengan cepat ke arah empat pria paruh baya itu. “Mari kita lihat, siapa yang akan memberikan kesempatan terakhir di sini.”

Bersambung.....

LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

1
Shen shandian luo
tingkatin qi fan kultivasinya...masak staknan di situ trus...
Shen shandian luo
kalau ketemu perempuan jadi ampas alur ceritanya...
Shen shandian luo
fungsi level nya apa sih..kalau tingkatan kultivasinya buat patokan bertarung...mending kultivasinya yg di naikin..bukan level trus..karna walaupun level tinggi masih kalah sama musuh dalam hal kultivasinya..jadi level gak ada gunanya
Shen shandian luo
jurus tinju petirnya gak pernah di gunakan
Shen shandian luo
qi nya gak pernah di tambah
Shen shandian luo
pangen tau fungsi level.tingkatan kultivasinya dan qi nya..
Shen shandian luo
kapan kuatnya...jadi gak seru alurnya
Shen shandian luo
kultivator demam..hadew
WANG-zarr
emang nya ngk ada ya aliran netral
M aman Santoso
Luar biasa
Reza Aditiya
MC terlalu buang buang waktu,pas awal bab cerita masih menarik dan seru pas udah sampe bab ini jadi ga menarik dan membosan kan karna MC buang buang waktu buat Farming Xp padahal MC masih lemah
Reza Aditiya
nama Element udara ganti sama angin Thor biar ga aneh aja sih,soal nya gue baru denger
Zuchri Jalil
Luar biasa
Aiby kushina uzumaki 2
menarik
Mohd Ali Mohamad
Luar biasa
Jeme Merinem
fungsi nya buat apaan
Jeme Merinem
kok sma kyk gw🤣
Nrimo Ing pandum666
Luar biasa
SERAMBI KANDANG
kok ga perna ambil cincin penyimpanan koebanya yaa?padahal butuh/Tongue/
Erwin Syah
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!