NovelToon NovelToon
MENCINTAI ANAK MAJIKAN IBU KU

MENCINTAI ANAK MAJIKAN IBU KU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Terlarang
Popularitas:916
Nilai: 5
Nama Author: Lembayung Senjaku

Intan adalah gadis yang lugu dan baik hati, dia selalu membantu ibunya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di sebuah rumah mewah. Intan bersama ibunya hanya orang biasa yang tidak memiliki keluarga dan beruntung mereka bertemu dengan bu Ratna yang membawa mereka kerumah nya dan bekerja di sana.

Ratna yang berusia 18 tahun itu nampak cekatan membantu ibunya. Sikap sopan dan paruhnya membantu Ratna dan suami Agung begitu menyukai Intan, 5 tahun sudah berlalu kini intan sudah beranjak menjadi gadis dewasa.
Di mana kisah yang tidak pernah dia bayangkan akan terjadi, kisah pencinta dan tanpa restu akan terlibat dalam kehidupan nya.

Saat pertemuan nya dengan anak tunggal keluarga Wicana yang sudah menampung nya dan ibunya selamat bertahun-tahun lama nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lembayung Senjaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kupu kupu

Mahendra yang lelah memutuskan untuk membersihkan tubuh nya di kamar nya yang sudah lama tak ia sentuh, membuka kamar yang nampak tidak pernah berubah itu dengan senyuman tipis.

" Dulu kamar ini bescame paling aman, hemz gimana kabarnya mereka sekarang?. " Mahendra melepas kaos putih panjang nya dan melemparkan nya ke sembari tempat.

Di sana nampak ada tato kupu kupu hitam di balik dada bidang nya. Tubuh nya benar-benar sempurna dengan tubuh dan wajahnya yang tampan tentu saja dia bisa memilh gadis mana pun yang dia inginkan.

Mahendra menghempas kan tubuh nya diatas kasur yang empuk memejamkan matanya sekilas sebelum hidup nya mencium sesuatu yang familiar. Mahendra memiringkan tubuh nya mengendus selimut tebal yang beraroma vanila khas seorang gadis.

" Aroma ini seperti parfum gadis itu, apa dia tidur di kasur ku?. " Batin Mahendra mengingat dengan jelas aroma tubuh Intan yang harum vanila seperti bayi.

Sedangkan di kamarnya Intan gelisah dia takut jika dia meninggalkan aroma tubuh nya di atas tempat tidur Mahendra, ini pertemuan pertama mereka apa mungkin itu akan jadi image yang buruk untuk Mahendra tentang dirinya.

Bagaimana seorang gadis tidur di atas ranjang seseorang.

" Bagaimana ini, kebiasaan itu emang sulit di rubah Intan. Bagaimana jika dia bertanya akan aroma tubuh nya yang menempel di kasurnya pada nyonya.. Astagaa Intan bodoh nya kamu ini... " Intan terus saja mengumpat kebodohan dan keteledoran dirinya sendiri.

Gadis itu terus saja mondar mandir sembari mengingit kuku kuku pendek nya. Hatinya terus saja gelisah dengan pikiran pikiran yang tidak tentu sedangkan Mahendra hanya tersenyum tipis kemudian memilih untuk tidak terlalu memikirkan hal itu.

Ting

Sayang, apa kamu sudah sampai?.

Senyum tipis terhias di wajah tampan nya.

" Lili.. " Gumamnya segera menghubungi gadis itu untuk memberitahu jika dia sudah berada di rumah nya sekarang.

Hubungan Mahendra dan Lili sudah terjalin selama 3 tahun lamanya. Lili adalah seorang model profesional yang cukup sibuk dengan jadwal nya di berbagi negeri untuk pemotretan.

Mahendra mengenal Lili saat gadis itu ada di perusahaan yang dia kelola dan menjadi salah satu model di perushaan itu dan hubungan mereka pun kian deket hingga terjalin lah sebuah hubungan asmara di antar mereka.

***

Pukul 05.30 pagi

Mahendra sudah siap dengan pakaian santainya untuk pergi keliling komplek dan taman di sana. Menghirup udara segar sebelum rutinitas manusia mulai menyibukkan udara.

Bruk

Mahendra tak sengaja menabrak tubuh mungil Intan dan langsung membuat gadis itu terjatuh ke lantai dan meringis kesakitan.

" Ya ampun Intan, maaf aku gak sengaja.. " Mahendra berlutut menyeimbangkan tubuh besar nya dengan Intan yang masih belum sadar akan kehadiran Mahendra.

" Gak papa kan?. " Ucap Mahendra lagi saat gadis itu belum sadar akan dirinya.

" Ha.. " Intan mengangkat kepalanya dan terdiam menatap mata hitam Mahendra yang menatap nya. Sesaat mereka saling bertatapan sebelum Intan sadar dan membuang wajahnya.

" Maaaf kak, Intan gak sengaja. " Gadis itu langsung berdiri membuat Mahendra juga berdiri dengan menatap gadis itu yang menunduk.

Tubuh Intan benar-benar mungil jika bersanding langsung dengan Mahendra. Tubuh nya hanya sebatas dada pemuda itu jika Mahendra berdiri otomatis Intan akan cukup sulit menatap mata hitam nya.

" Aku yang minta maaf jalan gak liat jalan, apa ada yang sakit?. " Tanya Mahendra lembut.

" Jantung ku berdetak sangat kencang, seakan-akan hendak meloncat dari tempat nya. Bagaimana jika kak Mahen mendengar nya... " Batin Intan tak jelas.

Mahendra mengibaskan tangannya di depan wajah Intan yang menunduk, Mahendra sedikit menunduk untuk melihat kenapa gadis itu diam saja setelah tertabrak oleh nya.

" Hello.. " Gumam Mahendra mendekat kan wajahnya langsung pada wajah Intan. Bahkan deru nafas hangatnya begitu terasa di wajah cantik Intan.

Intan yang kaget hanya diam memperhatikan wajah pemuda itu yang berada di depan dengan posisi yang cukup dekat.

" Wajahnya benar-benar sempurna, ini kali pertama nya aku melihat lawan jenis ku sekagum ini. " Batin Intan.

" Ah, gadis ini mulai melamun lagi. Ayoo ikut aku jogging keliling mumpung masih asri ni udaranya.. " Mahendra yang kesal dengan ekpresi Intan langsung menarik tangan gadis itu berjalan bersama dengan nya.

Intan nampak syok tapi dia tetap mengikuti langkah besar Mahendra yang berjalan. Dengan baju pendek dan celana panjang yang melekat di tubuh mungil nya nampak begitu indah di pandang. Tubuh mungil nya yang indah dengan lekukan tubuh yang ranum membuat Mahendra semakin terpesona.

Mereka berjalan pelan meninggalkan rumah keluarga Cendana berkeliling jalanan yang sepi dengan udara sedikit dingin menusuk tubuh mereka, sepanjang jalan mereka nampak saling diam dan bingung harus membicarakan apa.

" Kamu udah punya pacar?. " Entah lah pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Mahendra membuat nya sendiri merasa aneh dengan ucapan nya sendiri.

" Belum kak, aku masih memikirkan masa depan ku dan ibu kalau nanti kami sudah bisa berdiri sendiri mugkin aku akan memikirkan arah sana. " Ucap Intan pelan.

" Bagus pemikiran mu, kamu lulusan SMA mana?. "

" Aku lulusan SMP kak, dulu sih pernah SMA tapi karena terkendala biaya jadinya aku berhenti dan ada masalah yang membuat aku dan ibu harus pergi jauh dari desa itu. "

" Astaga kasihan sekali gadis ini, padahal dia terlihat cukup pintar. " Batin Mahendra.

" Tapi gak papa, karena masalah itu aku ketemu sama nyonya Ratna dan aku bekerja di sini aku di perlakuan selayaknya manusia... " Ucap Intan dengan sedikit ketawa getir yang membuat Mahendra semakin penasaran dengan kisah hidup nya.

" Aku dan ibu memutuskan untuk buka usaha sih kak, yang kerja kita sudah lebih cukup untuk memulai hidup baru. Mengingat ibu sudah tua dan gak mungkin kami terus di sini.. "

Mahendra diam ada perasaan tak rela saat Intan berbicara jika dia akan pergi dari rumah nya. Diam diam Mahendra memperhatikan gadis itu setiap tutur kata lembut nya yang mengetarkan hatinya.

Mahendra berjalan pelan memperhatikan Intan yang nampak tersenyum dengan leluasa nya menyapa setiap tanaman yang bermekaran di pinggir jalan. Senyum itu benar-benar indah dan menentramkan mata sayu yang indah dan wajahnya yang cantik.

" Kenapa aku selalu ingin melihat nya, melihat senyum manis itu lagi dan lagi. Melihat tatapan mata sayu nya yang indah dan bibir merah muda yang mungil yang selalu memanggil ku. " Batin Mahendra.

Tak teras kini Mahendra yang berjalan pelan mengikuti langsung mungil gadis itu.

" Kamu gak pernah keluar rumah?. " Ucapan Mahendra menghentikan langkah Intan yang bersemangat.

" Sering, tapi ini kali pertama Intan keluar sepagi ini kak. Melihat bintang yang masih nampak terlihat menghirup udara segar dan melihat penampakan bunga bunga yang bermekaran... " Ucap Intan tak terasa berputar putar seperti seorang anak kecil yang begitu bahagia di ajak jalan jalan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!