seorang CEO tampan yang bernama Stuart Hughes yang merasakan trauma karena saat kecil salah seorang pengasuh kepercayaan keluarganya hampir melkukan pelecehan seksual padanya membuat dirinya membenci yang namanya permepua selain Oma dan ibunya sehingga semua yang bekerja di dekatnya adalah pria hingga dia di juluki pria impoten oleh orang di luar sana
di sisi lain seorang wanita yang tomboy yang bernama Kikan memilih kabur dari kediaman orang tuanya karena di paksa menikahi dengan seseorang yang membuatnya harus menyamar menjadi pelayan pribadi pria di kediaman Stuart yang dia ketahui bahwa pria tersebut impoten
bagaimanakah kisah mereka dapatkan dapatkah Kikan menjadi wanita yang tepat untuk Stuart dan apa yang di lakukan Stuart saat mengetahui bahwa ternyata pelayan pribadinya adalah seorang wanita yang menyamar menjadi pria.
ayo baca hanya di novellton ........
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon liana aksara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24
kikan langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur tubuhnya terasa sangat letih karena seharian bekerja walaupun hanya melayani satu orang tapi tenaganya cukup terkuras apalagi di rumah utama Kikan jarang beristirahat karena padatnya jadwal pelajaran sehingga membuat Kikan langsung terlelap begitu saja
Di desa Diman Kikan berasal tampak Tejo dan Narti sedang bersiap untuk pergi ke kediaman Tuan Umar untuk melihat keadaan putrinya dan untuk meminta bantuan pada tuan Umar agar mereka bisa mendapatkan bantuan dalam mencari keberadaan Kikan
Sementara itu di kediaman Tuan Umar tampak Leni yang sekarang berada di meja makan bersama istri pertama dan istri kedua Tuan Umar Mereka makan bersama seperti kakak adik dengan tuan yang berada di kursi utama di meja makan tersebut
Setelah makan kini keempat orang tersebut duduk santai di ruang keluarga
Tak berselang lama terdengar ketukan pintu di luar tampak seorang pelayan langsung bergegas untuk melihat siapa yang saat ini sedang bertamu di kediaman tuannya setelah mengetahui bahwa kedua orang tersebut adalah orang tua istri ketiga tun Umar pelayan tersebut langsung menyuruh masuk untuk duduk di ruang tamu
Pelayan langsung masuk ke dalam di mana Tuan Umar dan para istrinya sedang bersantai "permisi tuan maaf di luar ada Ayah dan ibu Nyonya lenny mencari Tuan." ucap pelayan tersebut lalu menunduk hormat dan berbalik ke belakang
Mendengar kedua orang tuanya datang mata berbinar dia sangat menentukan kedua orang tuanya
Baiklah mari kita kedepan untuk bertemu dengan kedua orang tuamu ucap Tuan Umar lalu bangkit dan berjalan disusul oleh Leni sedangkan istri pertama dan kedua masih santai duduk di ruang tamu tak ingin ikut terlibat dalam urusan keluarga istri ketiga Sang suami
"Selamat pagi Tuan Umar maaf kami datang mengganggu pagi-pagi begini." ucap Tejo sopan walaupun yang ada dihadapannya saat ini adalah menantunya apalagi usia tuan Umar lebih tua darinya
Tuan Umar dan Leni yang sudah duduk di hadapan kedua orang tua Leni, tuan Umar hanya terdiam melihat apa yang menjadi keinginan Tejo dan Narti datang ke kediamannya
Sedangkan leni langsung berhambur memeluk kedua orang tuanya dia sangat merindukan orang tuanya biar bagaimanapun kedua orang tuanya adalah orang yang sangat menyayanginya melihat putrinya baik-baik saja Narti bernafas lega
Setelah melepaskan pelukan dari Ibu dan ayahnya Leni kembali duduk di samping suaminya
Tuan Umar yang sudah menunggu dari tadi apa yang diinginkan oleh kedua mertuanya tersebut menjadi bingung karena sejak tadi kedua orangtua istrinya hanya tertunduk tak mengatakan apapun
"Baiklah katakan padaku Kenapa kalian datang pagi-pagi ke kediaman ku." tanya tuan Umar datar
Tejo dan arti menelan Silvanya melihat wajah Umar yang tak berubah sedikitpun walaupun setelah menikahi anaknya sementara leni hanya tertunduk tak berani mengucapkan kata apapun Tuan Umar mendidik semua istrinya untuk patuh padanya dia takkan biarkan Leni manja atau berbuat seenaknya
Setelah menunggu sesaat kemudian memberanikan dirinya untuk mengutarakan niatnya kepada Tuan Umar "maafkan saya tuan saya ke sini untuk meminta tolong saya ingin ke kota untuk mencari kikan agar saya bisa membawanya kembali ke kampung ucap Tejo
"Kalian tidak usah mencari Kikan aku sudah mengutus orang-orang untuk mencari kikan ke kota ." ucap tuan Umar
Leni yang mendengar perkataan Tuhan Umar bahwa sudah menyuruh seseorang mencari Kikan merasa sangat sakit hati semenjak dia menikah sampai saat ini Tuan Umar tak pernah lagi menyentuhnya bahkan jika tidur bersama Leni Tuan Umar membelakangi Leni seolah-olah tak ada Leni di dalam kamar tersebut .
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
padahal dia ingin memastikan penyakitnya yang selalu muntah dan mual saat berdekatan dengan wanita