NovelToon NovelToon
Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Nikahmuda / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: JE270608

Aaron Malverich merupakan seorang CEO tampan dan sukses, berusia 28 tahun, dan akibat radiasi yang ditimbulkan oleh sebuah meteor jatuh saat kelahirannya menyebabkan dia memiliki kekuatan super, dimana dia bisa berteleportasi dan mampu bergerak secepat cahaya, juga memiliki kekuatan seperti superman.

Selama ini Aaron begitu berhati-hati dalam bertindak agar rahasianya sebagai manusia dengan kekuatan super tidak diketahui oleh siapapun, untuk menghindari kejaran dari suatu organisasi yang memang sengaja mengumpulkan orang-orang dengan kekuatan super dengan tujuan untuk menguasai dunia.

Awalnya Aaron menikahi Chiara Indarto yang usianya terpaut lebih muda 12 tahun dengannya karena merasa kasihan melihat bagaimana keluarga Chiara berusaha menindas dan merebut usaha peninggalan dari kedua orangtuanya yang sudah meninggal karena sebuah kecelakaan maut.

Semula pernikahan itu hanyalah sebuah kontrak kerjasama dimana mereka berdua harus menyembunyikannya dari semua orang, dan dalam perjanjian itu disebutkan bahwa mereka tidak akan menjalani kehidupan sebagai suami istri yang sebenarnya, sehingga setelah menikah Aaron memilih untuk pergi mengurus bisnisnya di luar negeri.

Dalam perjanjian itu menyebutkan, bahwa Aaron dan Chiara akan menikah sampai Chiara berusia 20 tahun, setelah dia siap dan mampu untuk memegang perusahaan peninggalan orangtuanya. Setelah itu mereka akan bercerai dan menjalani kehidupan mereka masing-masing.

Namun, Chiara yang sejak awal jatuh cinta kepada Aaron berusaha keras untuk meluluhkan hati Aaron, laki-laki pendiam dan dingin yang hanya menganggap Chiara sebagai gadis kecil karena perbedaan usia dan karakter mereka yang begitu jauh.

Sedang Aaron dengan rahasia besarnya membuat dia tidak pernah ingin memiliki hubungan dekat dengan orang lain, yang baginya justru akan membuat musuh-musuhnya menjadikan itu sebagai kelemahannya.

Bagaimana akhir dari kisah cinta mereka? Akankah mereka pada akhirnya tetap akan bersama dan hidup bahagia?

Cerita ini cuma fiksi maaf jika ada kesamaan nama, tokoh, dan kejadian. Kali ini Author hanya ingin menulis cerita fiksi, drama, romantis. Semoga suka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JE270608, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

OBROLAN BERSAMA SAHABAT

"Aist, suara perutmu sudah seperti orang yang tidak makan selama seminggu. Apa kamu sebegitunya kelaparan?" Jaka berkata sambil merogoh kantong celananya, lalu menyodorkan sebungkus wafer bersalut coklat pada Chiara yang matanya langsung terlihat berbinar saat melihat wafer di tangan Jaka.

Grace yang melihat itu langsung tersenyum geli, karena dibandingkan dengan dia dan Chiara yang anak perempuan, Jaka selalu saja menyimpan makanan ringan di kantong celananya, kemanapun dia pergi.

Dan lucunya, seringkali yang menghabiskan snack yang dibawa Jaka justru Chiara atau Grace, yang seringkali dengan sengaja merampok snack milik Jaka, dengna berbagai alasan.

Seperti saat ini, mendengar suara merdu dari perut Chiara, Jaka lagi-lagi merasa tidak tega dan harus merelakan snack yang ada di sakunya untuk Chiara.

"Cih... aku kira kalian akan membiarkanku membeli makanan di kantin terlebih dahulu sebelum menculikku kesini." Chiara berkata sambil meraih sebungkus wafer dari tangan Jaka, membukanya, dan langsung menikmatinya.

"Ayolah... cepat selesaikan makan wafermu." Grace berkata dengan sikap tidak sabaran, karena dilihatnya Chiara yang sedang menikmati wafer di tangannya terlihat sengaja memperlambat makannya, membuat Grace dan Jaka merasa semakin penasaran dengan apa yang sudah terjadi kemarin pada Chiara.

Sejak Chiara mematikan sambungan telepon mereka ketika Chiara melarikan diri dari acara pembicaraan dengan keluarga Romi kemarin siang, berkali-kali Grace mengirimkan pesan tapi belum ada satupun pesan yang dibalas oleh Chiara hingga pagi ini, karena Chiara sendiri hampir terlambat ke sekolah karena asyik dengan pikirannya tentang Aaron tadi pagi.

“Mmmm… tunggulah sebentar, aku masih menikmati makan pagiku hingga  kenyang. Supaya aku ada energi untuk bercerita.” Chiara menjawab pelan, dengan mulut mengunyah wafer yang sudah dirampoknya dari Jaka.

“Ist… Cuma satu biji wafer, mana bisa kamu kenyang.” Jaka langsung berkata menanggapi ucapan Chiara yang langsung memandang Jaka dengan senyum liciknya.

“Kalau begitu, beri aku satu lagi.” Chiara berkata sambil mengulurkan telapak tangannya ke arah Jaka dengan posisi menengadah, meminta jajanan lagi pada Jaka yang terlihat mencibirkan bibirnya.

“Sudah habis.” Jaka berkata singkat, sambil menggerakkan tubuhnya ke samping agar Chiara dan Grace tidak melihat di saku celananya masih ada lagi sebungkus wafer di sana.

"Ayolah Jaka... katanya kamu ingin mendengar ceritaku? Berikan aku snackmu agar ada tenaga tambahan." Chiara berkata dengan wajah memohon, sedang Grace dengan gerakan cepat langsung mendekat ke arah Jaka dan memegang saku celana Jaka yang langsung melompat ke belakang karena kaget.

"Aisttt!!! Bahaya Grace! Jangan pegang-pegang sembarangan dong!" Jaka berkata sambil salah satu tangannya memegang dadanya, sedang tangannya yang lain dengan cepat mengeluarkan wafernya kembali, dan melemparkannya ke arah Chiara yang kembali memakannya, tanpa perduli setelah ini pasti ada adu mulut antara Jaka dan Grace.

"Hah! Tidak perlu hiperbola dong Jaka! Aku tidak pegang yang macam-macam kok!" Grace langsung menanggapi perkataan Jaka yang baginya terlalu hiperbola.

(Hiperbola adalah sejenis bahasa kias yang mengandung kata-kata, frasa, maupun kalimat yang berlebih-lebihan dalam jumlahnya, ukurannya, atau sifatnya. Majas hiperbola bermaksud memberi penekanan pada suatu pernyataan atau situasi untuk memperhebat, meningkatkan kesan dan pengaruhnya).

"Kan bisa saja tanganmu meleset. Belum waktunya oiiii...." Jaka berkata sambil mengggerak-gerakkan tubuhnya, seperti gerakan tubuh orang yang sedang menggigil kedinginan.

"Hih! Amit-amit. Jangan berpikiran mesum kamu!" Grace berkata sambil mengepalkan tangannya ke arah Jaka.

"Lho, harusnya aku yang protes. Aku kan masih polos, dan juga perjaka ting-ting." Jaka membalas perkataan Grace dengan bibir manyunnya.

Chiara langsung tertawa kecil melihat tingkah kedua temannya itu.

"Sudah dong! Jadi mau dengar ceritaku tidak?" Chiara bertanya sambil melemparkan bungkus bekas wafer ke arah tempat sampah yang tidak jauh dari tempat duduknya.

Perkataan Chiara berhasil membuat Jaka dan Grace langsung menghentikan pertikaian mereka, dan dengan cepat bergegas mendekat ke arah Chiara.

Grace duduk tepat di sebelah Chiara, sedangkan Jaka di depan kedua teman dekatnya itu.

"Ayo... ceritakan semuanya, jangan sampai ada satu peristiwapun yang tertinggal." Grace langsung berkata sambil menepuk-neluk pelan bahu Chiara yang tersenyum.

Akhirnya Chiara menceritakan bagaimana sepulangnya di rumah setelah sempat melarikan diri dari pertemuan dengan keluarga Romi, dia dimarahi oleh Mona.

Namun, sebentar kemudian dia harus membiarkan Revina mendadandani dirinya untuk bertemu dengan seseorang yang akan melamarnya malam ini.

Mendengar dalm satu hari ada 2 orang laki-laki yang melamar Chiara, sungguh membuat Jaka dan Grace saling berpandangan dengan tatapan wajah terlihat keheranan.

Apalagi setelah mereka mendengar bagaimana Chiara menceritakan bagaimana sosok Aaron yang tampan dan mengagumkan yang berusaha membantunya terlepas dari rencana Mona untuk menikahkannya dengan Romi, salah seorang casanova yang dikenal sebagai laki-laki tampan yang seringkali berganti pasangan dengan kehidupan bebasnya bersama para wanita.

"Tapi aku mohon, jangan sampai seorangpun tahu tentang rencana pernikahanku ya. Kalian berdua, adalah satu-satunya yang aku beritahu. Kalau sampai ada bocornya berita ini, kalian adalah orang pertama yang akan aku curigai. Dan lebih baik, kita tidak lagi berteman kalau sebagai sahabat kita tidak bisa saling menjaga rahasia." Chiara mengucapkan kata-katanya dengan serius, disertai ancaman.

Jaka dan Grace sendiri langsung mengangguk-anggukkan kepalanya begitu mendapatkan peringatan dari Chiara.

"Tenang saja Chiara. Kami pasti mendukungmu! Apalagi tante Monamu itu benar-benar licik. Aku senang akhirnya kamu menemukan cara untuk keluar dari rumah itu." Jaka berkata sambil mengingat bagaimana Mona yang seringkali memarahi Chiara, membentak-bentaknya, menindasnya, apalagi dalam hal keuangan.

1
RC
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Anonim
koq visualnya blm muncul-muncul ya
Anonim
wahhhh jebatnya aaron, semua2 bisa dilakukan untuk menyenangkan hati chiara
JE270608: heheheh. cinta matinya aaron ke chiara
total 1 replies
Anonim
kok visualnya blm muncul ya???
JE270608: mohon maaf kakak. semua novel ku gak ada visualnya🙏🙏🙏
total 1 replies
Anonim
aaron adalah laki2 yg sangat romantis
JE270608: betulllllll
total 1 replies
Anonim
serakahnya mona sdh tinngkat dewa
JE270608: 😁😁😁😁😁😁
total 1 replies
Anonim
oohhhh....krn sebuah janji rupanya
JE270608: betulllllll
total 1 replies
Anonim
diego jahil
JE270608: jahil bangettt😁
total 1 replies
Anonim
diego...diego, ternyata oh ternyata ada udang dibalik bakwan 😄😄😄
JE270608: betulllllll
total 1 replies
Anonim
penasaran dgn visualnya thor
JE270608: maaf kak. novel2ku gak ada visualnya 🙂
total 1 replies
Anonim
hahahhaha....sokab (sok akrab) dgn calon suami sendiri
JE270608: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Anonim
makin seruu
Anonim
pertemuan yg unik
G Use
Super Hero pengecut...
Febri Ana
sukses dan semangat teruss thor
Febri Ana
mantaapp thor
JE270608: makasih pujiannya kakak🥰
total 1 replies
Febri Ana
lanjuutt thor mantaappp
Pinka 77
rame euj seru
Pinka 77
Jang saya derik sejenis ular yg mematikan di Amrik sana
Pinka 77
raksa tipe takut istri ya mona
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!