NovelToon NovelToon
Sistem Dewa

Sistem Dewa

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Petualangan / Barat / Tamat
Popularitas:6.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Red Moon

Di dunia dimana pedang dan sihir melambangkan kekuasaan.

Di dunia ini yang kuat yang bertahan, yang lemah hanya bisa binasa.

Ray adalah orang yang salah dibunuh oleh sang dewa, untuk menebus kesalahannya sang dewa membangkitkannya di dunia parallel dengan sistem overpower.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red Moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 23 - Percakapan dalam Kereta Kuda

Ray dan Elli keluar dari bar dan memasuki kereta kuda yang sudah berada di depan bar.

"Paman Fei, ayo berangkat." Elli bicara pada kusir kereta kuda.

"Ya, nona muda." Jawab kusir kereta.

Setelah berada di dalam kereta Ray dan Elli duduk berhadapan, dan Ray melepaskan topengnya. Tanpa sadar pandangan Elli terpaku pada wajah Ray, saat wajahnya sedikit memerah.

Ray melihat sikap Elli tersenyum kecil, berniat menggodanya lagi. "Nona kecil, kenapa kau terus melihat wajah ku? Jangan bilang kau jatuh cinta pada ku?" Ray menggoda Elli.

"Siapa yang jatuh cinta pada mu! Kita duduk berhadapan jadi aku melihat ke arah mu!" Elli mencoba menyembunyikan rasa malunya.

"Benarkah?" Ray mendekatkan wajahnya ke arah Elli yang wajahnya sudah semerah tomat.

Melihat gadis di depannya merasa malu membuat Ray berpikir "Perempuan ini hanya pura-pura terlihat kuat". Tanpa sadar wajahnya sudah sangat dekat Elli.

"K-kau apa yang lakukan? W-wajahmu terlalu dekat!" Elli semakin gelisah saat wajah Ray semakin dekat.

Suara malu Elli membangunkan Ray dari lamunannya. Saat Ray sadar wajah Elli sudah sangat merah. Elli mencoba menutupi rasa malunya sampai wajahnya hampir tenggelam di dalam dadanya. Melihat Elli menahan malu Ray justru tertawa lepas.

"Hahahaha... Elli kau benar-benar terlihat lucu saat malu. Sangat menyenangkan menggoda mu." Ray masih tertawa lepas melihat sikap Elli.

Mendengar ejekan Ray, Elli bertambah malu dan kesal. Dia melampiaskan kekesalannya dengan mencubit dan memelintir punggung tangan Ray. Ray yang tidak siap menjerit kesakitan.

Mengelus punggung tangannya yang masih terasa panas karena cubitan Elli. Ray mengubah topik pembicaraan mereka.

"Oh, ngomong-ngomong ini pesta ulang tahun siapa? Setahuku kau jarang membawa teman ke bar." Ray bertanya mengalihkan topik "cubitan gadis kecil ini cukup sakit" gumam Ray.

Mendengar pertanyaan Ray, Elli hanya diam saja seolah memikirkan sesuatu.

"Ini ulang tahun Yuri Charlton putri satu-satunya perdana menteri Richard Charlton." Elli menjawab dengan lesu.

"Ada apa Elli? Apa hubungan kalian berdua buruk?" Ray bertanya peduli.

"Tidak sebenarnya kami berteman sejak kecil dan hubungan kami sangat baik. Hanya saja keluarga ku hanya setingkat Baron dan dia anggota Keluarga Duke, jadi orang-orang mulai mengejek bebek mencoba jadi angsa."

"Jadi?" Ray hanya tersenyum mendengar penjelasan Elli.

"Seperti yang ku bilang, karena status kami berbeda jauh kadang aku merasa lebih rendah."

"Karena kau merasa rendah, mereka juga ikut merendahkan mu." Ray menggelengkan kepalanya pelan.

"Elli, dengarkan aku. Mereka tak menjalani hidup mu, jadi tahu apa mereka? Jika kau terus memikirkan ucapan mereka, bukankah kau akan lelah sampai mati?" Lanjut Ray.

Ucapan Ray membuat Elli sedikit linglung, ini pertama kalinya ada orang seumuranya yang menasehati dirinya. "Orang ini kadang bisa baik juga" pikir Elli.

"Iya, aku tak perlu memikirkan ucapan orang." Elli tersenyum lebar.

"Benar, tak perlu terlalu memikirkan ucapan orang lain. Kita menjalani hidup kita untuk diri sendiri dan bukan untuk memuaskan orang lain." Ray tertawa lepas.

"Iya, kita hidup untuk diri sendiri. Bukan untuk memuaskan orang lain." Elli ikut tertawa kecil.

"Kau terlihat lebih cantik saat tersenyum. Jadi kurangi marah-marah mu, meski menyenangkan melihat mu marah tapi kadang juga menyebalkan jika kau marah berlebihan." Ray masih tertawa lepas.

"Kau..." dahi Elli berkerut. "Aku baru saja berpikir kau pria yang baik, tapi berubah menjengkelkan lagi." Elli mengembungkan pipinya karena kesal.

Melihat Elli cemberut malah membuat Ray tertawa lebih keras.

1
Rahmat Shinichi
koq lama2 jd koki si MC,segala bisnis makanan pula
hadeehhhhh h..
Rahmat Shinichi
Bocah bommmm....
Rahmat Shinichi
anjay...ada bang RHOMA
Rahmat Shinichi
weisttt.. jgn sombong anak muda
AL
lagi rame ramenya
DIAN AZMI HADIANI
Luar biasa
spooky836
sampah lagi ada buat cerita bunuh semut baik ngetot ibu mu.
Eckho Mbahkokz
Luar biasa
Larik Tinta
endingnya gantung, ampas lah
Larik Tinta
yah, endingnya gantung banget, ampas lah kasi bintang 1 aja guys
Bernard Ginting Manik
Lumayan
Muh Nasar
Autornya wibu dan zoro tersesat lagi
Muh Nasar
saya setuju dengan kata² ini
Muh Nasar
Luar biasa
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
cocok 😆😆😆
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
duitnya tinggal dikit 😄😄😄
Jefferson Jepinos
Biasa
Jefferson Jepinos
Lumayan
uwa_botak
Luar biasa
Arjuna Singit
untuk apa punya sistem, perlu sumber daya aja mesti bli di luar 😇😇😇😇
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!