NovelToon NovelToon
You Are Mine

You Are Mine

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / TimeTravel / Sci-Fi / Mafia / Reinkarnasi / CEO / Time Travel / Tamat
Popularitas:760k
Nilai: 4.9
Nama Author: Biru Samudera

Disarankan untuk membaca "Pengantin Pengganti untuk Tuan Muda" dan "Remember Me, Baby" lebih dulu agar bisa memahami alur ceritanya. Terima kasih.


Raymond Dawson: "Jangan menangis lagi ... aku yang salah ... tolong maafkan aku. Kali ini, izinkan aku untuk mencintai dan menjagamu dengan benar."


Lorie: "Aku hanya ingin kehidupan yang biasa saja. Ingin mencintai pria yang sederhana, yang bisa membantuku mencuci piring dan mengurus anak."

Setelah melewati masalah yang rumit, akhirnya Raymond dan Lorie berkencan. Akankah hubungan itu mulus hingga ke jenjang pernikahan?

Lalu, bagaimana dengan Daniel Hill yang menginginkan cinta Dokter Ana? Apakah dia akan berhasil mematahkan teori cinta wanita itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Biru Samudera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24

“Daniel ingin mendekati Ana, dia menggunakan kerja sama dengan Jotuns Corps untuk memuluskan rencananya itu,” ujar Lorie tiba-tiba. Ia ingin mengetahui pendapat Raymond mengenai masalah ini.

Raymond mengangkat alisnya dan menatap Lorie seolah kekasihnya itu baru saja mengatakan sesuatu yang tidak masuk akal. Jelas-jelas Daniel Hill itu seorang penipu ulung, seorang don juan yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

“Pria itu bajingan, kenapa kamu menyetujuinya?” Raymond menggerutu pelan. “Memangnya kamu rela Ana mendapatkan pasangan seperti itu?”

Lorie menarik napas dalam-dalam. Alex mengatakan hal yang sama kepadanya kemarin. Apakah Daniel memang terlihat sebrengsek itu di hadapan keluarga dan kekasihnya? Kalau begitu, apakah peluangnya untuk mendapatkan Ana juga mustahil.

“Apa dia seburuk itu di matamu?” tanya Lorie dengan ekspresi tak berdaya.

“Sangat buruk hingga aku ingin mematahkan lehernya!”

Lorie terkekeh dan bertanya lagi, “Apa kamu masih dendam karena dia mengaku sebagai ayah bayimu?”

“Tentu saja! Dia bahkan belum meminta maaf secara resmi kepadaku!”

Raymond meliriknya dengan kesal, lalu menyuap potongan cinamon rolls ke dalam mulut, mengunyahnya dengan keras ... mungkin sedang membayangkan wajah Daniel ketika menggigit habis makanan itu.

Lorie tidak bisa menahan dan tertawa semakin keras. Apakah pria di hadapannya ini adalah seorang pria dewasa? Mengapa begitu kekanakkan dan sangat pendendam?

Setelah puas menertawai raymond, Lorie berkata, “Oh, ya ampun, Sayangku ... kamu seperti anak kecil. Dia melakukan hal itu karena saat itu kami sedang berkencan ... dan aku tidak ingin bertemu denganmu, jadi itu bukan sepenuhnya salahnya.”

Alih-alih merasa tenang, Raymond justru merasa semakin kesal mendengar ucapan Lorie. Ia bangun dari kursinya dan berjalan cepat ke arah Lorie. Sebelum wanita itu sempat merespon atau pulih dari keterkejutannya, Raymond sudah menjepit dagunya dan mencium bibirnya dengan kasar.

Itu adalah ciuman yang sangat intens.

Lorie melotot dan memukul bahu Raymond, tapi pria itu tidak peduli dan menggigit bibirnya dengan keras. Dia seolah sedang menghukum Lorie dengan ciumannya itu.

“Raymond Dawson, kamu sudah gila, ya?!” teriak Lorie setelah berhasil mendorong Raymond menjauh. Ia mendesis dan menjilat sudut bibirnya yang perih dan bengkak. Ia sangat ingin mengangkat tangan dan menampar pria itu sekuat tenaga. Benar-benar seperti perampok!

“Lain kali kalau kamu berani membela pria lain di depanku, aku tidak segan untuk mengingatkanmu bahwa kamu adalah milikku. Hanya milikku. Tidak boleh membicarakan, mengungkit, atau membela pria lain di depanku,” ucap Raymond tak kalah sengit.

Lorie tertegun melihat reaksi pria itu. Sekarang ia tidak tahu harus membalas apa. Ia sama sekali tidak menyangka Raymond akan bertindak impulsif seperti ini hanya karena ia sedikit membela Daniel.

Melihat wajah Lorie yang tampak terkejut, syaraf-syaraf di tubuh Raymond mengendur. Pundaknya luruh seperti sepotong kain yang baru saja disiram air.

“Maaf, aku mengejutkanmu, ya?” gumamnya seraya meraih wajah Lorie dan membelainya dengan hati-hati. “Aku tidak bermaksud begitu ... aku hanya ... aku kesal karena kalian pernah berkencan. Aku—“

“Bukankah kamu juga pernah berkencan dengan Alice? Berapa lama? Tiga tahun, bukan? Aku hanya berkencan satu bulan dengan Daniel, itu pun sangat jarang bertemu. Kamu seperti ini ... benar-benar sangat egois,” tuduh Lorie dengan wajah masam.

“Bukankah kita sudah sepakat untuk tidak membicarakan dia lagi?”

“Kamu yang mulai.”

“Oke ... oke ... aku tahu aku salah. Maafkan aku, ya? Aku janji tidak akan seperti ini lagi ... asal kamu tidak bertemu dengan pria menjengkelkan itu lagi ....”

Lorie memelototi kekasihnya dengan sadis. Mana ada janji yang disertai dengan persyaratan? Bukankah itu tidak tulus?

“Raymond, aku tahu kamu kesal. Tapi antara aku dan Daniel, tidak pernah ada sesuatu yang spesial. Meski kami sempat berkencan, tapi hanya seperti teman biasa. Aku tidak pernah memiliki perasaan khusus untuknya. Jadi, bisakah kamu sedikit menekan rasa cemburumu yang tidak masuk akal itu?”

“Benarkah? Kamu tidak pernah menyukainya?”

Lorie menggeleng dengan tegas.

“Lalu apa kamu menyukaiku?”

“Kalau tidak, untuk apa aku berkencan denganmu, Bodoh?”

“Bukankah kamu tetap berkencan dengan Daniel meski tidak menyukainya?”

“Itu kasus yang berbeda. Kamu ini ....” Lorie menghela napas dan menggeleng putus asa.

“Lupakan. Aku akan tetap membiarkan dia mendekati Ana. Masalah dia akan berhasil atau tidak, biarkan Ana yang memutuskan,” imbuhnya lagi.

Raymond sungguh tidak peduli dengan urusan Daniel dan Ana, Lorie belum menjawab pertanyaannya.

“Katakan, kamu menyukaiku tidak?” desaknya

Ia mendekati wajah Lorie, tapi wanita itu hanya tersenyum lebar sambil menyumpal mulutnya dengan cinamon rolls.

Apa artinya? Apakah itu berarti dia menyukaiku?

***

1
Khendiz
kak...ini udah 2025
ayolaaaaah..akhiri ini semua😭😭😭
Khendiz
aku balik lagi
Renesme
Bagus dan seru, tapi mesti baca 2 novel pendahulunya 👍👍
Renesme
Laa kok ngga jadi berlanjut...ditunggu penutup ceritanya yang indah, bia pembaca gagal move on 😀
Renesme
Oo makanya mesti baca cerita Andrew Keiko dulu, korelasinya disini ternyata
Marhaban ya Nur17
waduh jd manusia cacing dong wkwkkw kian santang
Marhaban ya Nur17
keiko ama Andrew judul nya apa y ???
Namika: remember me, baby
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
gw klo pelajaran kimia dulu suka ngantuk di kelas wkwkw
Marhaban ya Nur17
satu lagi temene Justin siapa tuh ???
Marhaban ya Nur17
sabar dokter
Marhaban ya Nur17
😁🤭😁🤭
Marhaban ya Nur17
coba emaknya g di bikin metong thor wwkw
Marhaban ya Nur17
y ampuunnn thor ngapa visual nya pasukan subasa wkkwkw
Marhaban ya Nur17
wkwkwkw
Marhaban ya Nur17
cerita Daniel ama dokter ana di lapak baru apa thor ???
Rose Angle
Di tunggu lanjutannya kak Biru
Happy 3
aku ikut nangis baca part pertemuan
dengan Keiko. ingat cerita tentang Kinara Lee
Happy 3
yang baca saja tegang Thour...
Happy 3
novel yg penuh tantangan...
dari judul cerita yg sebelum-sebelumnya sama ...sangat menarik.
Happy 3
baru tahu author kembali hati ini..
dah berapa tahun yaa...? aku cari di sebelah gak ada. sampai akhirnya kangen kembali ke sini langsung cari lagi judul ini. eh..ketemu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!