NovelToon NovelToon
Permaisuri Kecilku Yang Kejam

Permaisuri Kecilku Yang Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Baekhyun_G

Akankah hidupku berakhir seperti ini? Setelah apa yang aku pertaruhkan dan korbankan, akankah semuanya berakhir seperti ini?

Mengapa, mengapa hidup begitu kejam dan tak adil untukku, mengapa?

Aku telah memberikan dan mengorbankan segalanya, aku bahkan dengan teganya membuang dan mengkhianati orang tuaku hanya demi pria yang kini duduk disinggasana kerajaan Zhang-ku dengan angkuhnya.

Ah.. betapa bodohnya aku, aku telah dimanfaatkan oleh pria tersebut. Cinta yang selama ini aku agung - agungkan hanyalah kebohongan dan ke palsuan, kenyatanya pria itu hanya menjadikanku sebuah pion untuk menaklukan kerajaanku.

Kini semuanya telah hancur. Keluargaku telah musnah karena kesalahanku, aku yang telah dibutakan oleh cinta dan kepalsuan pria itu telah berhasil merampas segala milikku. Andai saja aku bisa memutar kembali waktu, aku tak akan mengulang kesalahan yang sama.

Jika langit mengizinkan dan mendengar pintaku, aku ingin menebus dosa yang telah aku perbuat. Jika langit masih memberiku kesempatan, aku berharap semua yang kualami kini hanyalah sebuah mimpi buruk. Lantas akankah takdir mendengar pintaku, ataukah aku akan tetap berakhir mati ditangan pria pujaannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Baekhyun_G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Kejadian itu sangat cepat, bahkan para prajurit khusus Shi Rong yang menyaksikan hal itu cukup terkejut saat mengetahui Ah Ke terlempar dengan tubuh babak belur hingga tak sadarkan diri tidak jauh dari putri Mu Lan. Tak berselang lama mereka terkejut dengan kekalahan Ah Ke, suara benda jatuh menghantam permukaan rumput dan tanah yang kasar menyentak mereka dari lamunan. Sosok Bo Qing yang merupakan lawan perkelahian dan pertarung yang baru saja berakhir mengejutkan pun jatuh tak sadarkan diri setelah mengalahkan Ah Ke.

"Apa yang kalian lakukan, cepat bawa keduanya ke Guang Bai untuk mendapat pengobatan" perintah putra mahkota Liang yang langsung di patuhi para prajurit Shi Rong.

Selepas dari kepergian mereka, putra mahkota Liang lantas berbalik dan menghampiri tangan kanan sekaligus sahabatnya dan berkata "Feng, nampaknya aku akan merepotkanmu"

Gui Feng hanya membalasnya dengan kekehan, ia lalu menepuk pundak kiri putra mahkota Liang dan berkata "Kapan kau tidak pernah membuat ulah dan merepotkanku?" tanya Gui Feng balik pada putra mahkota "Kau terlalu sering Liang, hingga keseringanmu itu membuatku terbiasa. Jadi kau santai saja, yang perlu kau lakukan menenangkan mei meimu" tambah Gui Feng tak lupa menunjuk putri Zhang Mu Lan dengan dagunya dimana gadis itu masih nampak terkejut dengan kejadian barusan ditempatnya.

Putra mahkota Liang mengangguk lalu meninggalkan Gui Feng yang saat ini bergumam "yang mulia putri Mu Lan sungguh menemukan sebuah bakat" katanya sambil lalu.

Putra mahkota Liang tiba di tempat adiknya, nampak dari samping saudarinya itu masih sangat terkejut dengan kejadian yang berlangsung begitu cepat. Bahkan ia dan sahabatnya Feng juga cukup terkejut dengan perlawanan balik Bo Qing yang hanya menghitung beberapa menit lantas berhasil mengalahkan Ah Ke.

Kekuatan yang di miliki Bo Qing sangat besar, jika saja ia tak mampu mengontrol dan mengendalikannya dengan baik, tentu saja ia bisa membunuh Ah Ke saat ini juga. Beruntungnya kondisi Bo Qing tak memungkinkan menggunakan seluruh kekuatannya terlebih sebagian tenaganya ia gunakan untuk proses penyembuhan.

Mungkin semua orang akan sangat terkejut dengan serangan Bo Qing yang begitu cepat, putra mahkota Liang juga akan mengakui itu jika saja kemampuannya masih sangat rendah atau setara dengan para prajurit Shi Ro tingkat rendah dan menengah. Namun kemampuannya dan Feng jelas berada di atas Bo Qing, begitupun dengan para prajurit tingkat atas seperti Ah Ke bisa melihat serangan Bo Qing dengan jelas.

Seketika putra mahkota Liang ingat percakapannya dengan mei meinya, saat itu ia bertanya mengenai kemampuan Bo Qing saat keduanya berada di perjalanan pulang menuju istana Zhang saat tak berhasil menemukan Bo Qing. Saat itu adiknya Zhang Mu Lan membanggakan kemampuan pemuda itu, hal itulah yang membuatnya lebih memilih Bo Qing dari pada mengambil salah satu prajurit Shi Rong.

Kini putra mahkota Liang paham, mengapa adiknya bersikukuh mencari pemuda itu bahkan menyelesaikan hukumannya dengan cepat bahkan tanpa roboh karna kekurangan tidur kala menyelesaikan 2 buku salinan peraturan kerajaan. Ternyata pemuda yang di carinya memiliki bakat istimewa, terlebih sejak awal baik putra mahkota Liang ataupun Feng tahu jika Bo Qing menahan semua serangan Ah Ke hanya sebagai pemanasan. Sebab kekuatannya baru saja akan keluar ketika respon otaknya memberi peringatan bahwa ia tersudut, atau tengah dalam bahaya.

"Mei mei.. apakah kau akan terus disitu?"

Pertanyaan putra mahkota Liang lantas menyentakku dari keterkejutan. Aku lantas mengumpulkan seluruh kesadaranku sebelum mengerjap beberapa kali dan beranjak bangun dari jongkokku. Saat aku berbalik, lapangan latihan para prajurit Shi Rong telah kosong. Mungkin karna aku terlalu lama termenung hingga tak menyadari jika mereka telah membubarkan diri dan beristirahat sebentar sebelum kembali berlatih malam harinya.

Aku menoleh kanan dan kiri seraya mencari sosok Bo Qing, namun sepanjang aku mencari dan menjelajahkan mataku di setiap sudut, aku tak menemukan sosok pengawal pribadiku.

"Gege, dimana Bo Qing?" tanyaku pada putra mahkota Liang

Bukannya menjawab pertanyaanku, putra mahkota Liang malah menarikku paksa meninggalakan tempatku. Aku berusaha lepas dari tarikan saudaraku dengan meronta, namun karna pada dasarnya kekuatan putra mahkota Liang sangat besar, alhasil yang kudapatkan dari meronta adalah kelelahan.

Putra mahkota Liang yang melihatku nampak lesu lantas terkekeh, ia lalu berkata "Kau hanya membuang - buang tenagamu mei - mei, padahal aku hanya ingin membawamu menemui Bo Qing yang tengah mendapat perawatan bersama dengan Ah Ke" jawab putra mahkota Liang yang berhasil membuatku kesal.

"Mengapa gege tak memberitahuku lebih awal? Andai gege memberitahuku, aku tak akan selemas ini!" Seruku dengan kesal.

.

.

.

Aku menatap Bo Qing yang tengah berbaring diatas sebuah kasur yang berada di ruangan pengobatan yang berada di bangunan utama Guang Bai. Ruangan pengobatan merupakan ruangan yang sangat akrab untuk Gui Feng. Selain merupakan seorang prajurit yang memiliki kemampuan di atas rata - rata, Gui Feng juga merupakan sarjanawan kedokteran yang ahli dalam obat - obatan.

Ku alihkan tatapanku menapat seluruh ruangan, hal yang kudapatkan hanyalah beberapa rak buku dan obat - obatan herbal yang tergantung ataupun tersusun dalam ruangan tersebut. Aroma herbal dari ramuan obat yang di rebut dalam ruangan menyapa indra penciumanku, aku lantas menghirup aroma manis bercampur dengan obat itu dalam - dalam seraya memejamkan mataku. Namun kegiatan yang kulakukan harus terhenti karna sebuah tepukan di pundakku yang membuat lantas membuka mata.

Aku menoleh menatap orang yang mengganggu waktuku dengan kesal, namun rasa kesalku perlahan lenyap saat menemukan sosok Gui Feng yang menatapku waspada.

"Kakak Feng kau mengangguku!" keluhku

"Aku tidak akan mengganggu anda yang mulia putri jika bukan atas perintah Liang" jawab Gui Feng tak lupa menunjuk putra mahkota Liang yang entah sejak kapan berdiri di belakangku.

Sejak ia mengerjaiku tadi, aku masih mendiaminya. Mungkin saudaraku itu tau jika suasana hatiku akan dirinya masih buruk, ia lantas meminta bantuan Gui Feng untuk menggangguku.

"Kakak Feng katakan pada gege Liang bahwa aku tak akan memaafkannya" kataku pada Gui Feng

Belum sempat Gui Feng mengatakan pesan putri Zhang Mu Lan yang masih marah pada sahabatnya, putra mahkota Liang yang jelas mendengar perkataan adiknya lantas memotong lebih dulu ucapan yang nyaris ia suarakan.

"Feng, katakan pada mei meiku, jika aku tak datang kemari untuk meminta maaf" kata putra mahkota Liang yang tentu saja di dengar jelas olehku

"Kakak Feng katakan pada gege Liang jika ia tak datang meminta maaf, maka suruh ia pergi saja, aku tak ingin melihat batang hidungnya!" tegasku

Gui Feng yang melihat tingkah kekanakan keduanya hanya mampu memijit keningnya yang berdenyut, ia pusing menoleh kanan dan kiri namun tak ada satupun perkataan yang bisa ia ucapkan. Pada akhirnya, Gui Feng yang di landa kesal mulai melerai dengan berkata "Bisakah kalian berhenti? Suara kalian yang berisik akan mengganggu waktu istirahat mereka!" kata Gui Feng dengan nada kesal namun berhasil membuat putra mahkota Liang ataupun putri Mu Lan menurut

"Baiklah" jawab keduanya serempak.

.

.

.

.

.

**TBC

Rabu, 3 Juni 2020**

1
Atoen Bumz Bums
lagi2 dpt cerita gantung
Uda 6 tahun pulak
Atoen Bumz Bums
kenapa tidak menyuruh pengawal bayangan mengikuti tiap hari pergerakan perdana menteri dan anaknya jadi tahu apa rencana orang itu
Atoen Bumz Bums
bisa gak karyamu yg baru gak usa byk pnjelasan byk melamun jd buat critani hilang feelnya
Atoen Bumz Bums
pertama mulai bosan karena mulan kebanyakan melamun giliran terakhir baru lucu
Atoen Bumz Bums
kn bisa nyari pemuda itu nyuruh pengawal bayangan
Karin aarin
kak kalau mau baca kelanjutannya dimana ya??
Patrisia Seli
jd akhirnya bgt?
Patrisia Seli
Luar biasa
Erni Andi Arifuddin
judul PERMAISURI KECIK YG KEJAM nyatanya sp habis belum jadi permaisuri nanti part berikut mungkin😇
Erni Andi Arifuddin
bagus sih tapi anggap masukan dan kritikan pembaca jalan untuk lebih memperbaiki dsn bukan dianggap ketidak sukaan pembaca
BlackRosse: jujur sampai sekarang cerita ini bagus-bagus aja..
cuman bagi yang bukan penikmat cerita seperti ini pasti bingung..
namun bagi ku ini udh bagus kok
total 2 replies
Erni Andi Arifuddin
Lumayan sih cuma ceritanya selalu di ulang ulang terus jadi terasa berat bacanya 🙏🏻
Erni Andi Arifuddin
sampai agak bosan bacanya panjang amat yg di bahas itu itu terus berulang ulang
Erni Andi Arifuddin
terlalu panjang alur tentang hukuman putri
Asiana Tyas
Luar biasa
Siti S
Luar biasa
Ari Peny
agak bertele2 critanya dan putrinya kurang gercep
Ari Peny
insting yg kuat tp kok ketipu wajah cantik putra dan putri yg lembek
Ari Peny
gmn kelanjutan memata2i kluarga ma apa yg putra mahkota lakukan
Ari Peny
Luar biasa
Ari Peny
baca lagi hhhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!