Kisah Santi dan Vino adalah ke dua Kakak beradik yang saling menyayangi.
Ayah dan Ibu meninggalkan Mereka di usia yang sangat muda.
Maka dari itu Vino sebagai Kakak harus bekerja keras untuk menghidupi kebutuhan Adik semata wayangnya.
Dan banyak misteri ke hidupan masa lalu Vino yang belum terungkap.
Sehingga Vino sebagai Kakak sekaligus CEO di perusahaan yang di bangunnya sendiri dengan Sekretaris Yun.
Rela menikahi Aulia,wanita yatim piatu dari panti asuhan.
Demi ke bahagian Santi,Adik semata wayangnya.
Bagaimana kisah cinta Vino Dan Aulia,Yuk ikuti kisahnya di Cinta dan kasih sayang CEO Vino.
pameran pertama
Vino
Santi
Aulia
Risya
Sekretaris Yun
pameran pendukung
Rima
Doni
Anisa
Jangan lupa Komen dan Vote juga ya Kakak
Terima kasih😊😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riski iki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24
Mendengar ucapan Risya,sikap Mamanya pun melunak.
"Ya sudah, sana pergi ke kamarmu,jangan lupa mandi, dan ganti pakaian mu,setelah itu makan malam, dan jangan lupa, temui Mama sama Papa di ruang keluarga,"ucap Mama Meli kepada Risya.
"Iya...Mah," ucap Risya.
"Kenapa Bibik, tidak mengabari ku, kalau Papa dan Mama pulang hari ini."
"Klo Aku tau, Aku akan pulang lebih cepat,"ucap Risya yang mengoceh dalam hati.
Sambil berjalan menuju kamarnya.
*******
Kita tinggalin dulu ya, cerita Santi dan Risya😊kita masuk ke kisah cinta Vino dan Aulia dulu...
Hayoooo... Siapa yang kangen dengan tokoh Aulia dan Vino.
Udah lama juga ya🤔author tidak menyinggung kisah cinta mereka😅😅😅
Cokodot lah😆😆😆
******
Setelah makan malam selesai, Vino langsung pamit pada Santi dan juga Bibik.
"Dek, Kakak mau ke kamar, perasaan hari ini Kakak cukup lelah,"ucap Vino.
Memberi alasan pada Santi, padahal Dirinya mau cepet - cepat masuk kamar hanya ingin menelpon Aulia, yang sudah beberapa hari ini tidak menghubunginya.
Santi yang mendengar perkataan Kakaknya, hanya berpikir dalam hati.
"Kenapa Kakak habis makan malam,langsung ke kamar tidak biasanya,"Ucap Santi.
Santi pun terdiam, tanpa mengucap kan sepatah kata pun.
Vino pun melihat Santi lagi,dan mengulangi ucapannya tadi.
"Dek..." ucap Vino.
Sambil menepuk pundak Santi,yang sedang terlihat memikirkan sesuatu itu.
Santi yang di tepuk pundaknya, oleh Vino pun terlihat gugup.
"Ehhh...ehhh...iiiya Kak,"ucap Santi dengan cepat.
"Ya sudah...Kakak masuk kamar duluan,"ucap Vino.
Yang langsung berjalan menaiki tangga dan dan menghilang di balik pintu kamarnya.😅😅
Di dalam kamar, Vino langsung mengeluarkan Ponsel dari saku celananya, dan menghubungi nomor Aulia yang langsung tersambung.
"Hallo..."ucap Aulia dari sebrang sana yang langsung terhubung.
(Dari sebrang mana ya, ahhh...nggak tau ah...pokonya dari sebrang sana az, ucap author.)😅😅😅
Vino yang mendengar suara Aulia,agak sedikit merasa lega, soalnya beberapa hari ini Vino terus ke pikiran dengan Aulia, yang semenjak ke jadian itu, Aulia tidak pernah mengirim pesan ataupun menghubunginya.
"Hallo...ini Aku,"ucap Vino.
"Ohhh...kamu Vin."
Ada apa malam - malam begini menghubungiku, apa terjadi sesuatu pada Santi, ucap Aulia.
Vino yang mendengar perkataan Aulia,agak sedikit kesal.
"Maaf..."ucap Vino pelan tetapi masih terdengar oleh Aulia.
Aulia yang mendengar, kata Maaf dari Vino pun,mulai menyadari kata -katanya yang agak sedikit menyinggung perasaan Vino.
" Bukan begitu Vin,"ucap Aulia dengan cepat.
"Aku hanya mengkhawatirkan Santi saja,"ucap Aulia.
"Oohh...gitu ya," apakah Kamu menghawatir kan Santi saja...? dan Kamu tidak menghawatir kan Aku juga, ucap Vino agak sedikit di kesal - kesalin.
"Dalam hati,Vino yang mendengar perkataan Aulia yang menghawatir kan Santi, merasa terharu, dan perasaannya mengatakan kalau Dia sangat bersyukur, sudah menemukan Seseorang yang begitu baik, dan menyayangi Adik satu - satunya, Santi.Dan Vino juga akan belajar mencintai Aulia dan melupakan mantan Kekasihnya Rima."
"Bukan begitu,"ucap aulia memberi alasan.
"Tidak apa - apa,"ucap Vino.
"Malahan Aku sangat bersyukur bisa kenal sama Kamu, udah cantik, baik, dan sangat penyayang lagi,"ucap Vino memuji Aulia.
Aulia yang mendengar,pujian dari Vino, hanya tersipu malu, dan senyum - senyum Sendiri, di dalam kamarnya.
(Untung Aulia ada di dalam kamar, coba klo di luar, trus ada Orang lihat, di sangka Orang apa Hayooo...😅😅)
*****
Maaf Author hanya mengigat kan klo ke
mana - mana jangan lupa pake masker dan bawa hand sanitizer
soalnya covid-19/ corona, sekarang lagi
meraja lela.
mudah - mudahan kita selalu dalam lindungan allah SWT.aminn
Dan mudah - mudahan si corona/ si covid-19 cepat cepat pergi dari Negara kita tercinta ini.
amiinn...amiinn... aminnn.
tks likenya