NovelToon NovelToon
Aku Hanya Istri Simpanan

Aku Hanya Istri Simpanan

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Meywh

Sarena Almaira adalah seorang wanita muda cantik yang hidup dalam penderitaan. Sejak usia 5 tahun, ia mengalami broken home setelah ayahnya menghilang entah ke mana. Kehidupannya pun menjadi sangat sulit dan penuh kesedihan. Setelah lulus SMA, Sarena memutuskan untuk bekerja sebagai pelayan restoran demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

Namun, hidupnya berubah drastis ketika sebuah kejadian tak terduga membuatnya terikat dalam pernikahan rahasia dengan seorang pengusaha muda yang kaya dan tampan.

Apakah Sarena akan menemukan kebahagiaan setelah bertemu dengan pria itu?

Baca yu!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meywh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab23

'Jauh di dalam hatiku, aku ingin menjadi pasangan yang normal dengannya. Namun, aku sadar diri. Siapa aku ini? Aku hanya akan membuatnya malu jika publik tahu bahwa kami telah menikah diam-diam. Sudah jelas namanya akan menjadi buruk,’ gumam Sarena dalam hati.

"Ibu," panggil Sarena.

"Sayang," jawab Nia.

"Nak, ternyata kamu benar-benar datang," sambung Biyan.

"Tentu saja, Paman. Bagaimanapun, Tasya juga adalah saudara sepupuku," ucap Sarena.

"Baguslah, Nak. Kamu memang anak yang baik," ucap Biyan.

"Sayang, salim sama Kakek dan Nenek," ujar Sarena kepada Albiru.

Albiru pun mencium tangan Biyan dan Nia.

"Oh, iya, ternyata kita sudah menjadi kakek dan nenek ya, Mah," ucap Biyan sambil tersenyum melihat Albiru yang terlihat gugup.

"Iya, namanya siapa, Nak?" tanya Nia.

"Albiru Putra," jawab Sarena.

"Hmm, nama itu sedikit mirip dengan nama calon kakak iparmu," sambung Biyan.

"Aku hanya menemukan nama itu di Google, Paman, Ibu," ucap Sarena.

"Ah, iya, nama seperti itu memang banyak digunakan orang," ucap Nia.

"Iya, benar juga," balas Biyan.

Sarena kemudian berniat untuk menemui Tasya dan Aldevaro.

"Tasya, selamat atas pertunanganmu," ucap Sarena sambil berjabat tangan dengan Tasya.

"Ya, terima kasih. Oh iya, di mana suamimu?" tanya Tasya.

Aldevaro yang mendengar pertanyaan itu langsung tersedak.

‘Uhuk, uhuk!’

"Sayang, kamu kenapa?" tanya Tasya.

"Tidak apa-apa," jawab Aldevaro.

"Oh, syukurlah. Oh ya, Sarena, kau belum menjawab pertanyaanku," ujar Tasya.

"Suamiku sibuk bekerja," jawab Sarena.

"Huh, suamimu pasti sudah tua dan mesum, sangat membosankan, bukan? Siapa suamimu itu, Sarena?" tanya Tasya.

"Ya, dia memang sudah tua dan sangat membosankan," jawab Sarena.

Jleb.

Hati Aldevaro terasa tertusuk ketika mendengar perkataan tersebut.

'Tasya, bagaimana jika kau tahu suamiku adalah orang yang saat ini sedang kau gandeng dan banggakan di depan semua orang? Suamiku, yang membuatku harus menutupi identitas anakku. Dia pria yang selama dua tahun menemaniku,' gumam Sarena.

"Tasya, kalau begitu, aku pamit dulu ya. Kasihan anakku terlalu lama di sini," ujar Sarena.

"Oh, baiklah."

Ketika meninggalkan tempat itu, Albiru sedikit memperlihatkan tatapan kecewa terhadap Aldevaro.

'Maafkan Papa, sayang. Kamu pasti sedikit mengerti, bukan?' gumam Aldevaro.

Di jalan menuju pintu keluar, Albiru tanpa sengaja menabrak seseorang.

Bruk!

"Aww!" ucap seorang wanita paruh baya.

"maaf nek acu Ndak aja(Maaf,nek!Aku tidak sengaja)," ucap Albiru sambil meminta maaf.

"Ah, Nak, kamu tak perlu minta maaf. nenek yakin kamu tidak sengaja," jawab wanita itu sambil membersihkan bajunya.

Betapa kagetnya wanita tersebut ketika melihat wajah Albiru.

'Ya Tuhan, apakah aku salah lihat? Mengapa anak ini sangat mirip dengan putraku, Aldevaro, saat kecil?' gumam wanita itu, Yunita, dalam hati.

"Tante, maafkan anak saya ya, dia tadi meleng," jelas Sarena.

"Tidak apa-apa, Nak. Namanya juga anak kecil," balas Yunita.

"Terima kasih, Tante, sudah memaafkan kami," ucap Sarena.

"Oh, iya, Nak, boleh saya bertanya?" ucap Yunita.

"Tanya apa ya, Tante?" balas Sarena.

"Emm, siapa nama ayah anakmu?" tanya Yunita.

Sarena tampak gugup.

"Nama suami saya..." ucap Sarena. Namun sebelum ia bisa melanjutkan, Yunita memotongnya.

"Ah, maaf, Nak. Tante jadi kepo. Soalnya wajah anakmu mirip sekali dengan anak Tante waktu kecil," jelas Yunita.

"Ah, iya, tidak apa-apa, Tante," balas Sarena.

'Jadi ini ibu Aldevaro,' gumam Sarena dalam hati.

---

1
itin
pernikahan KUA bukan nikah siri
banyak sekali typo nya ya
pdhal kalau rapi penulisannya dan lebih teliti lagi bisa jadi cerita yg bagus loh novel ini.
itin
sat set kayak sasetan kopi ceritanya flashzz banget. hehe. tapi tetep baca.

dan untuk anak 1thn 1bln pliss ya belum selancar itu bicara. masih panggilan sepenggal sepenggal dan blm bisa diajak bicara layaknya anak anak yang sudah mengerti bahasa orangtuanya 😄😁

begini ini nih kalau main angka angka pasti akan ada kesilapan
itin
koreksi ya ator. untuk angka angka mohon autornya jeli...
bab 12 ditulis #5 bulan kemudian usia kandungan serena yang mulai membesar
bab ini kenapa ditulis #9 bulan kemudia disesuaikan usia kandungannya

dikoreksi ya biar ga gagal paham bacanya
Innez Tampur
Luar biasa
Eemlaspanohan Ohan
lanjut
Eemlaspanohan Ohan
lanjut
Eemlaspanohan Ohan
batalkan saja pertunangannya
Eemlaspanohan Ohan
sakit banget hatiku sabar ya sarena pergilah bawaanakmu suamimu tak menginginkanmu
Sazmah Maa
pergi sarena
Sazmah Maa
dia lelaki yg bertanggunjawab sarena
Yanti Yanti
Luar biasa
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Nii
ok
Nurlaila Hasan
trnyata aku sdh baca👍👍🙏
ZARA WIJAYA
bagus
LadieSky 💫
teganya kau bu
Manah
semoga tetap abadi selamanya
Manah
semoga bahagia
An'ra Pattiwael
slbufu bcrx jelas dong thor
Ririn Nursisminingsih
ceo kok bego..sarena tinggalin aja pergi yg jauh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!