"Aku memang wanita bodoh yg telah mencintaimu dan memberikan segalanya kepadamu" Juwita
"Maafkan aku yg melakukan semua ini hanya untuk membalaskan semua rasa sakit hatiku" Arka
"Aku akan selalu ada disampingmu dan berusaha memberikan semuanya supaya kamu bahagia disampingku karena aku mencintaimu" Hikmal
Seorang gadis yg harus menderita karena kesalahan masa lalunya karena mencintaimu adalah kesalahan terbodohku. Sampai dia merelakan sesuatu yang berharga dalam dirinya diberikan pada laki laki itu. Tapi laki laki tersebut malah mencampakkannya. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Dia harus membesarkan dan merawat anaknya seorang diri. Pada akhirnya dia bertemu dengan seorang laki laki yang tulus mencintainya. Yang membalut setiap luka dihatinya.
Apakah yg akan terjadi selanjutnya?
Apakah dia akan melanjutkan hidupnya menerima laki laki yang tulus mencintainya atau masih terjebak dengan laki laki masa lalunya?
Apakah masih ada kebahagiaan untuknya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wita_alfin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menceritakan semua
Setelah mengetahui tentang kehamilan wita dari dokter langsung wita pun bingung harus bagaimana. Apakah yang akan wita perbuat sekarang??. Dokter yang tadi habis memeriksa wita pun sudah berada ditempat duduknya lagi dan sedang menulis sesuatu. Wita pun bangun dan berjalan kearah kursi dan duduk disamping reno.
" nona dijaga ya kandungannya trimester pertama kehamilan memang rawan tapi kondisi calon anak nona juga cukup kuat dan berkembang dengan baik. Jangan stress dan capek. Makanlah makanan yang sehat dan bergizi nona supaya janinnya tumbuh didalam dengan sehat. Ini saya resepkan obat pereda mual dan vitamin ya nona" pesan dokter sambil memberikan secarik kertas kearah mereka berdua.
"terima kasih dokter kalo begitu saya pamit dulu permisi" ucap reno sambil mengambil kertas resep itu dan berdiri lalu berjalan kearah pintu diikuti oleh wita.
Mereka sekarang sedang menunggu obat tak ada pembicaraan diantara mereka berdua. Mereka sedang berkutat dengan pemikiran mereka masing masih. Reno marah, kecewa dan takut kepada wita dengan apa yang terjadi. Marah kenapa wita bisa sampai hamil. Kecewa karena ternyata wita tidak mendengarkan apa yang reno sampaikan berulang kali. Reno sudah sering memperingatkan wita tetang menjaga batasan dalam berhubungan tapi kenapa wita melanggarnya. Takut karena reno ga yakin apa ayah dari janin yang ada dikandungan wita akan bertanggung jawab kalo sampai dia tidak mau bertanggung jawab bagaimana nasib wita selanjutnya. Pasti wita akan stress dan takut terjadi sesuatu pada wita.
Setelah obat sudah diterima oleh reno. Reno dan wita pun pergi meninggalkan rumah sakit. Reno membawa wita ke taman yang biasa mereka datangi. Reno ingin menanyakan perihal masalahkehamilan wwit dan siapa orang yang menghamilinya. Sampai ditaman mereka berjalan kearah bangku yang ada diarea taman itu lalu mereka duduk disana.
"hufft (reno menghembuskan nafasnya dengan kasar meredam gejolak dalam hatinya) Wita jujur abang kecewa banget dengan apa yang terjadi sekarang abang ga nyangka kamu tega ngelakuin ini sama kami ta. Apa yang akan abang bilang ke ayah sama bunda ta dan bagaimana perasaan mereka ta" ucap reno dengan merasakan sesak di dadanya.
" maafin wita bang wita tau wita salah wita khilaf bang" jawab wita dengan wajah memelas dan matanya berkaca kaca.
"wita ceritain sama abang yang sejelas jelasnya dan sejujur jujurnya kenapa bisa kamu hamil dan siapa ayahnya?" tanya reno.
" Kejadiannya sekitar 2 bulan yang lalu bang itu terjadi pada saat aniversery hubungan wita sama kak arka. Kami melakukannya di apartemen kak arka itu yang pertama kali wita ngelakuin hubungan itu bang sama kak arka. Wita menyerahkan keperawanan wita sama kak arka" jelas wita sambil menunduk mengingat peristiwa itu dan air matanya juga sudah mulai menetes.
"Baj***an ternyata bener pikiranku arka yang melakukannya. Trus kenapa kamu mau ta?" tanya reno lagi sambil mengepalkan tangannya dan mukanya terlihat menahan amarahnya.
"wita juga ga tau bang kenapa wita bisa ngelakuin itu sama kak arka perasaan itu tiba tiba muncul saat kak arka mulai menyentuh wita bang" lirih wita sambil menangis.
"ta kamu tau kan itu salah abang udah berkali kali bilang sama kamu jaga ta jaga tapi kamu malah memberikannya sadar ga sih kamu ta" ucap reno sambil emosi dan mengguncang guncangkan tubuh wita.
"hiks... hikss... hikkss... maaf bang wita tau wita salah bang ampuni wita" ucap wita menangis dan menangkupkan kedua tangannya.
"terus gimana cara kamu kasih tau ke ayah dan bunda hah... Apakah kamu tega menyakiti hati ayah sama bunda ta. Dimana otak kamu sih ta ga mikir apa kalo udah gini semuanya kena dampaknya kan ta" tegas reno lagi.
"hiks...hiks...hikks..." wita ga bisa jawab karena wita juga bingung apa yang harus dia lakuin sekarang.
"kenapa ta ga bisa jawab makanya kalo mau berbuat tuh harus tau resikonya nyesel kan sekarang. Apakah arka tau tentang kehamilan kamu?" tanya reno.
"ga bang wita juga baru tau tadi. kak arka lagi dikota B bang ada kerjaan disana" jelas wita.
"Trus kalo arka tau apa dia mau tanggung jawab?" tanya reno lagi.
"pasti bang pasti kak arka mau tanggung jawab koq nikahin wita soalnya kak arka udah janji dia akan secepatnya bawa orang ruanya kerumah kita bang" ucap wita meyakinkan abang reno.
"semoga apa yang kamu katakan sama abang terjadi ya ta kalo arka mau tanggung jawab nikahin kamu" ucap reno ragu.
"iya bang wita yakin koq. Nanti wita akan ngomong sama kak arka tentang kehamilan wita kalo sudah sampe rumah" ucap wita yakin.
"jangan dulu ta kamu jangan ngomong dulu sama arka ya" ucap reno.
"loh kenapa bang, wita ga boleh ngomong kehamilan wita sama kak arka" ucap wita heran kenapa wita ga boleh ngomong.
"gini nanti malam minggu abang mau ngundang orang tuanya arka kerumah dan arka juga disitu baru kamu jelasin tentang kehamilan kamu supaya orang tua kita sama orang tuanya arka bertindak dan langsung menikahkan kamu" jelas reno karena reno ga mau arka kabur dan menghindar kalo dia udah tau kehamilan wita sekarang.
" ooowww gitu ya udah aku ikutin abang aja deh" ucap wita.
"janji ya ta jangan bilang arka dulu sekarang" pinta reno.
"iya bang wita janji. Makasih ya bang udah bantuin wita dan MAAF udah buat abang kecewa dengan apa yang terjadi dalam hidup wita" ucap wita tulus.
"iya. Udah yuk pulang udah siang nih" ajak reno.
Akhirnya mereka berdua pun pulang kerumah dan menyiapkan semua keperluan untu pertemuan dua keluarga nanti.
-----'''''------☆☆☆▪▪¤¤▪------""'--
jangan lupa vote ya...
Apakah yang akan terjadi nanti diacara pertemuan dua keluarga???
wita_alfin
👍👍👍 thor critanya