NovelToon NovelToon
Menguji Takdir Pernikahan

Menguji Takdir Pernikahan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:531k
Nilai: 5
Nama Author: Mak Ee

sebagian dari kisah ini terinspirasi dari kejadian nyata..

Armala Anggun, ingin menguji takdir, sejauh mana takdir mempermainkan kehidupan cintanya.

Menikah dengan seseorang yang bahkan dia tidak tau namanya, apalagi rupanya. tapi dia berusaha menerima laki-laki asing itu sebagai suaminya.

Jemicko Putra Nawar, dan Gama Maziantara Gundala, sama-sama memendam perasaan
kepada Mala. keduanya terus berusaha mendekati Mala.

diantara mereka, siapakah suami Mala yang sebenarnya?

Follow
Ig ➡️ makee949
fb ➡️ Si (Mak Ee)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mak Ee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 22.

Udara dingin mulai menelusuri tengkuk Micko dan Gama. tapi kedua pria itu tetap berusaha untuk tenang. padahal bulu kuduk mereka sudah mulai berdiri.

Gama tidak menunjukkan ketakutannya, apalagi dihadapan Mala. untung saja di dalam rumah Hantu itu cahayanya dibuat setemaram mungkin, sehingga menambah kesan menyeramkan. dan itu sedikit membantu Gama menyembunyikan rasa takutnya.

mereka terus berjalan menyusuri tempat itu. sekarang terdengar tawa seorang perempuan. tawanya terdengar menyeramkan. sehingga membuat Micko menggenggam pinggiran bajunya dengan kuat karna terkejut.

tapi bagi Mala, tidak ada yang menyeramkan sama sekali. dia benar-benar sudah berhasil menguasai alam bawah sadarnya, sehingga ia tidak merasa takut. berbeda dengan Micko dan Gama. kedua pria itu berkali-kali menelan saliva menahan rasa takut yang mulai datang.

semakin masuk ke area dalam, suasana berubah semakin sunyi. dan tidak ada cahaya sama sekali. hanya cahaya merah yang ada dibeberapa titik untuk memudahkan para pengunjung menemukan jalan meluar.

Mala meraba-raba saku celananya, mencari ponsel dan menghidupkan lampu senter.

"aaa.!!!" seketika Gama dan Micko berteriak saat cahaya lampu dari ponsel Mala mengenai sebuah properti berupa hantu p****g dengan wajah yang sangat menyeramkan. keduanya langsung memeluk lengan Mala masing-masing. membuat Mala hampir terjatuh karna digelayuti dua pria di kanan kirinya.

"ya ampun.! jangan tiba-tiba berteriak.! tadi bilang tidak takut." protes Mala.

"hei.! apa kau tidak takut? wajahnya menyeramkan sekali." kata Gama dengan masih bergelayut di lengan Mala.

"itu cuma properti. nyatanya dia tidak bergerak. kalaupun dia bisa bergerak mungkin itu salah satu staf yang berdandan begitu. mana mungkin hantu sungguhan." jelas Mala.

"kau benar-benar tidak takut?" tanya micko lagi.

"mas Micko takut? jangan pingsan ya." ejek Mala.

"kau ini.!" hardik Micko. tapi ia juga masih bergelayut dilengan Mala.

Mala berusaha melepaskan kedua pria itu dari lengannya, tapi cengkeraman mereka lebih kuat. mereka tidak mau melepaskan lengan Mala.

hufh. Mala menghembuskan nafas dengan kesal. dia merasa seperti menjadi ibu dari dua balita yang ingin ikut pergi kepasar. ia tidak bisa melepaskan diri, jadi dengan terpaksa Mala membiarkan saja kedua tangannya di peluk oleh mereka.

mereka terus berjalan. kali ini sayup-sayup terdengar tembang jawa yang biasa dimainkan di film-film horor. menambah suasana jadi semakin menegangkan. Micko dan Gama semakin erat memeluk lengan Mala.

"jangan begitu.! aku jadi susah berjalan." bisik Mala. entah kenapa dia berbisik. seperti takut terdengar oleh orang lain.

"tapi aku tidak bisa melihat apapun." Micko balas berbisik.

"mas kan bawa ponsel. hidupkan senternya. Gama juga. biar tambah terang." Mala masih berbisik.

"berhenti sebentar." Gama juga berbisik. kemudian Micko dan Gama mengeluarkan ponsel dan menyalakan senter.

"nah, begini kan jadi lebih terang."

kenapa mereka berbicara dengan bisik-bisik sih?

ketiganya terus menyusuri ruangan demi ruangan. di masing-masing ruang terdapat karakter hantu yang berbeda-beda. yang semuanya diam tak bergerak. sepertinya mereka memang cuma properti saja.

"Gama.! kau menekan tanganku terlalu keras." teriak Mala dalam bisiknya.

plak.! sebuah pukulan mendarat di tangan Gama yang langsung meng aduh kesakitan.

"kenapa kau memukulku?" protes Gama pada Mala.

"bukan aku." jawab Mala. dan mereka masih berbisik.

"Mas Micko memukul Gama?"

"sudah diam. jangan berisik. kenapa ujungnya lama sekali sih?" Micko menggerutu dengan berbisik.

Gama kembali merangkul lengan Mala karna tadi sempat lepas karna pukulan dari Micko.

indra pendengaran Micko dan Gama naik menjadi sangat tajam dalam gelap. bahkan suara yang tidak didengar Mala mereka bisa mendengarnya. sedangkan yang didengar Mala hanya suara langkah kaki mereka saja.

"bisakah kalian tidak menggandengku seperti ini? ini membuatku sulit berjalan." rengek Mala berbisik.

"sudah diam.!" kali Ini Micko dan Gama menjawab secara bersamaan.

'ssttt,, kemari... sstt,, kemari'

sayup terdengar seseorang memanggil mereka. sontak mereka langsung mengedarkan pandangan keseluruh ruangan. tapi mereka tidak melihat siapapun. yang ada hanya tirai-tirai dengan lukisan hutan dan bambu.

'sstt,, kemari... sstt,, kemari. sebelah sini.' panggil suara itu lagi.

bulu kuduk Micko dan Gama sudah tidak bisa dikontrol lagi. mereka sudah berkeringat sampai baju mereka sedikit basah. mereka juga nampak gemetaran.

"itu dia ujungnya?" tanya Micko.

ketiganya langsung sumringah saat melihat sebuah tulisan 'keluar' yang nenyala hijau, yang ada diujung lorong. Gama dan Micko merasa sedikit lega. dalam hati mereka hampir bisa membanggakan diri karna ternyata tidak semenakutkan itu.

"wwhhhaaaaaa..!!!"

tiba-tiba ada dua orang yang muncul dari samping kanan dan kiri mereka. orang bepakaian serba hitam itu langsung memeluk Micko dan Gama.

"aaaaaaaaaaaaaaaa.!!!!!!!!!!"

Micko dan Gama berusaha melepaskan pelukan orang itu, dan langsung lari terbirit-birit menuju kearah pintu keluar. bahkan ponsel mereka pun terbang entah kemana.

dan tinggalan Mala yang sedang terbengong-bengong dengan tingkah dua pria itu.

1
Ita rahmawati
gila kyknya si mala 🙄
Ita rahmawati
nah mivko yg nyidam
Ita rahmawati
hamil kali tuh
Ita rahmawati
curiga sm dewi deh yg jd biang nya
Ita rahmawati
bner tuh kt dewi emg dasar mala nya aja gupek sendiri pdhal si micko juga udh ngajak terbuka aja sm hub mereka gk usah ngumpet² segala 🙄🙄
Ita rahmawati
micko sm mala sm aja,,hrus nya gk usah pake alesan ini itu tp lgsg bilang aja aku tidak menyukaimu gtu biar plong tuh mereka dn cpt move on walau mnyakitkan tp gk ngasih harapan secuilpun 🤣🤣
Ita rahmawati
nah kan dasar mala,,jd runyam deh
Ita rahmawati
si mala bknnya jujur malah diterusin diem² nya
Ita rahmawati
mala mala knp jd ribet sendiri 🤦‍♀️🤦‍♀️
Ita rahmawati
konyol sih
Ita rahmawati
kok bgtu
Ita rahmawati
ish knp sih kmu mala,,aneh 🙄🙄
Ita rahmawati
fix micko ini mah
Ita rahmawati
sok tau kmu mal
Ita rahmawati
rumah mertua nih kyknya
Ita rahmawati
eh gegara micko janjimu ke gama terlupakan mala mala 🤣🤣
Ita rahmawati
masih 50 50 🤣
Ita rahmawati
weeehh masa iya si gama yg nikah sm mala bkn nya gama di cerita sebelah,,apa aku yg ketuker 🤣
Ita rahmawati
byknya cwe di sekitar micko 🤦‍♀️
Ita rahmawati
ya cwo itu lioh mal suamimu 🤭
dia sengaja mungkin ngawal kamu tuh makanya ngikutin trus balik lg 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!