21+
Sinara perempuan 24 tahun mendekati
seorang lelaki yang sudah beristri.
apa jadinya kelanjutan kisah percintaan
yang terlarang tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuyuwe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#23
Kenapa harus berada di situasi seperti
ini sih,menatap matanya saja aku tidak sanggup apa lagi mengatakan sesuatu
hal yang benar-benar aku sendiri tidak
yakin,.Karna memang aku mencintai dia,
juga mengiginkannya menjdai suami aku.
Tapi Jika mengingatkan dia sudah beristri
aku tidak sudi jika harus menjadi istri ke duanya.
"Cepatt Sinara katakan,, jika kamu
memang tidak mencintai aku,.!!
dan menolak menjadi istri aku,.!?" Aku
yakin kamu tidak akan pernah bisa
mengatakannya, karna memang kamu mencintai aku.heee,..bibirnya melengkung ke atas,tak sadar terlihat oleh sinara.
Sinara tersadar dari lamunannya. ada
apa dengan dia,!?senyum-senyum sendiri, kayak orang gila saja.
Kepalanya geleng-geleng tdak mengerti melihat tingkah Pak Erik yang menurutnya aneh..balik lagi gelisah.
Aku harus bagai mana ini,.!?.
"Cepat katakan Sinaraa,!?" Suara meninggi, membuat Sinara semakin gelisah
"Ihh kenapa sih ngomongnya harus kuat-
kuat,nggak bisa pelan sedikit apa!? "
Replek Sinara menyentuh kupingnya.
"Nggak bisa, cepat katakan,.!?
atau memang Kamu tidak bisa mengatakannya karna kamu memang Mencintai aku Iaa kan, ,!? " Percaya diri dan penuh penekanan.
"Ti tidak, aku tidak mencintai kamu Pak Erik yang terhormat,! "
"Tataf mata aku Sinara, ucapkan dengan lantang,,!?! "Kini kedua tangan Pak Erik memegang bahu Sknara agar menatap ke arahnya.
Sinara memang tidak melihat mata Pak Erik ketika ia mengatakaannya tadi. wajahnya hanya melihat ke lantai menunduk.
Kini Sinara mendongak matanya sudah terkunci dengan mata Pak Erik,membuatnya
Menciut.
"A aku tidak mencintai kamu, tidak megiginkan kamu menjadi suami aku,
Pak Erik yang terhormat,..sekarang puas!? "
Kini Sinara dengan sekuat tenaga melepaskan genggaman tangan Pak Erik dari tubuhnya,, ia hendak melangkah meniggalkan Pak Erik, tapi dengan cepat juga tangannya sudah terpaut kembali kembali dengan tangan Pak Erik,. Kini arah tubuh mereka hanya memunggungi satu sama lain,,.Air mata Sinara tanpa permisi sudah terjun bebas ke pipinya.
Kenapa harus sekarang sih keluarnya, tidak tau situasi apa ya,.!? Ia pun dengan kasar mengelap air matanya.
"Aku tahu kamu berbohong Sinara, aku tidak percaya, , kenapa kamu sekeras kepala begini, , ,?? Apa susahnya mengatakan kalo kamu juga mencintai aku.! Kenapa Sinara!?" kini Pak Erik memusingkan tubuhnya untuk
menatap Sinara, tapi Sinara masih memunggunginya.
Kenapa sih dia sekeras kepala begini,!?
apa dia nggak tahu aku sangat tersiksa dengan situasi seperti ini.
"Kenapa Sinara,,!?" kini Pak Erik
memusingkan Tubuh Sinara untuk menghadap kearahnya.
"Kamu nagis,.!?" Air mata Sinara semakin menjadi-jadi tanpa permisinya sudah mengalir di pipinya.
Pak Erik tidak sampai hati melihat Sinara mengeluarkan air matanya karna pertanyaannya itu.Kini ia memeluk Sinara, mengelus pundak Sinara, dan mencium pucuk kepala Sinara dengan sayang.
"Udah jangan nagis lagi ya,,,cup cupp
sayang,.!?" Sinara yang mendengar nada ucapan sayang dari Pak Erik membuat
hatinya terasa berbunga-bunga, sangat bahagia.Sinara yang berada di dalam
dekapan Pak Erik, kini tubuhnya sedikit merenggang ingin menatap wajah Pak
Erik, ia sedikit mendongak keatas, menatap wajah Pak Erik yang sangat tenag dan damai membuat hatinya merasa damai.
Kini perasaan sukanya kepada Pak Erik membuatnya tidak bisa lagi untuk di sembunyikan, kini hatinya berlomba-lomba ingin mengungkapkannya dengan lantang dan penuh percaya diri dan kebahaiaan.
Kini mata mereka sama-sama menatap, tangan kanan Pak Erik dengan penuh kelembutan mengelus-elus pipi Sinara membuat Sinara merinding.
"Aku, , , akuuu mencintai kamu,sangat mencintai kamu, "
Mata pak Erik membulat,terasa mau keluar dari tempatnya. Apa kuping ku tidak salah dengar apa yang barusan Snara katakan.!? Kini Pak Erik yang mulai bertanya tentang kupingnya,. Terlihat lucu ya mereka!??????
Like😘😘