NovelToon NovelToon
My Shit Boss

My Shit Boss

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: ikesweetdevil

Menurut Tina, memiliki bos seperti Alfan itu menyebalkan. Sifat dan kepribadiannya yang aneh, sering kali membuat Tina ingin menyerah meski pada akhirnya ia tetap tidak bisa. Banyak hal yang mengharuskannya tetap bertahan, termasuk keinginannya untuk membahagiakan papanya.

Lalu apa jadinya bila Alfan menyuruh Tina untuk datang ke rumahnya di hari pertunangan adiknya, dan dengan entengnya mengatakan bila Tina adalah calon istrinya di depan seluruh undangan dan keluarganya.

Tentu saja, Tina merasa kesal dan marah, ia ingin bosnya menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Namun bosnya itu justru mengajukan perjanjian, menyatukan mereka ke dalam kesepakatan.

Mulai hari itu, mereka semakin dekat, hingga hari itu tiba, di mana Satria datang menghancurkan segalanya. Satria adalah cinta pertama Tina, namun juga luka untuk Alfan yang belum melupakan semuanya.

Ketiganya terjalin di sebuah takdir masa lalu, sanggupkah mereka bertahan dan bahagia atau justru berakhir sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ikesweetdevil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 23

Part 23

Diandra mengepalkan tangannya, matanya menyorot tak terima ke arah Tina, hatinya memanas hanya dengan membayangkan wanita itu akan menjadi istri Alfan. 

Alfan adalah lelaki yang sudah Diandra cintai sejak kecil, saking cintanya ia sampai mengajukan diri menjadi istrinya dalam jalan perjodohan, namun Alfan menolak dengan alasan bila dia hanya menganggapnya sebagai adik.

Diandra tidak bisa terima, ia pikir Alfan menyukainya selama ini, karena lelaki itu tidak pernah terlihat dekat dengan wanita lain selain dirinya. Namun sekarang, Diandra harus melihat Alfan bersama dengan calon istrinya, di mana wanita itu adalah anak kandung dari Mama tirinya. Itu berarti wanita yang sudah merebut Alfan adalah saudara tirinya, Diandra benar-benar kecewa, matanya menangis penuh luka.

"Apa? Kak Alfan enggak boleh nikah sama dia! Aku yang mencintai Kak Alfan selama ini, tapi kenapa malah wanita ini yang menjadi calon istri Kakak? KENAPA?" Diandra berteriak marah, membuat semua orang bertanya-tanya dengan maksud dari ucapannya.

Ya, tentu saja pikiran semua orang dibuat penasaran, sedangkan yang mereka tahu Diandra akan bertunangan dengan seorang pria, lalu apa yang sedang Diandra coba katakan.

"Berhenti membicarakan perasaanmu, Diandra. Aku muak mendengarnya, apalagi kamu juga akan menikah, jadi berhenti menuntut apapun dariku. Karena aku juga akan menikah dengan Tina dan aku bahagia bersamanya, aku harap kamu juga akan seperti itu dengan pilihanmu sekarang." Alfan merangkul pundak Tina, ia merasa tidak bisa berlama-lama di sana, terlebih lagi saat melihat Tina terus menangis saat menatap Ratna.

"Enggak. Aku enggak akan bisa bahagia melihat Kak Alfan menikah dengan wanita lain, aku juga bertunangan bukan karena kemauanku, aku terpaksa melakukan ini." Diandra menjawab marah, matanya menangis seolah sudah tidak peduli lagi dengan hubungan antara Mama tirinya dan Tina, karena yang ia pedulikan sekarang cuma satu, Alfan tidak boleh dimiliki siapapun.

"Aku enggak peduli," jawab Alfan tegas sembari merangkul tubuh Tina untuk segera pergi dari sana. Tentu saja hal itu tidak bisa Diandra terima, dengan cepat ia menarik rambut Tina untuk menahannya tetap di sana.

"WANITA MURAHAN, BISA-BISANYA KAMU MENGGODA KAK ALFAN?" teriak Diandra marah, sedangkan Tina langsung terjatuh di lantai, air matanya terus mengalir tanpa mau peduli dengan apa yang sudah Diandra lakukan. Cuma satu yang ada di pikirannya sekarang, kenapa mamanya begitu tega meninggalkannya dan membuat papanya menderita, sedangkan hidupnya sendiri penuh dengan kemewahan dan kebahagiaan. Memikirkan itu seperti tidak bisa membuat Tina mengerti apapun itu alasannya, ia juga ingin bahagia, ia juga mau membahagiakan papanya namun kenyataan selalu mengatakan sebaliknya.

"DIANDRA," sentak Alfan geram sembari mendorong tubuh wanita itu ke arah tunangannya, saking marahnya Alfan melihat Tina diperlakukan buruk olehnya.

"Jaga tindakan kamu atau aku akan membunuhmu," ujar Alfan menunjuk ke arah Diandra yang terdiam, merasa tak percaya dengan ucapan Alfan yang mengerikan, belum lagi tatapan tajamnya seolah mengartikan bila dia sedang berada diambang batas kemarahan total.

"Kak Alfan," gumam Diandra tak percaya, bagaimana mungkin lelaki yang selalu bisa menghiburnya itu berbicara hal mengerikan.

"Ayo pergi dari sini." Alfan membantu Tina untuk bangun lalu berjalan keluar tanpa mau memedulikan tatapan semua orang, karena yang lebih penting sekarang adalah Tina, wanita itu harus segera ditenangkan, meskipun Alfan sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya sudah terjadi pada Tina selama ini.

"AARGH, semuanya kacau." Harris menjambak rambutnya begitu frustrasi, bagaimana mungkin semua ini terjadi di hari pertunangan putrinya.

"Diandra, bisa-bisanya kamu berbicara seperti itu ke Alfan di hadapan para tamu undangan dan juga di depan calon suami kamu dan keluarganya?" tanya Harris tak percaya, ia sudah hampir kehilangan akalnya sekarang.

"Aku sudah enggak peduli lagi dengan pertunangan ini, Pa." Diandra menjawab tegas lalu berlari menjauh dari para tamu yang datang termasuk calon suaminya yang sedari tadi hanya terdiam tanpa bisa berbuat apa-apa.

"Lihat Diandra, ini semua karena didikan Mama kan? Dia jadi wanita ambisius yang enggak bisa terima kenyataan," ujar Harris kali ini ke arah istrinya.

"Kok jadi Mama sih, Pa? Diandranya aja yang kekanak-kanakan." Ratna menjawab angkuh, merasa tidak terima disalahkan.

"Gara-gara Mama, hubungan kerja sama perusahaan kita dengan perusahaan Alfan hancur. Puas kan Mama sekarang?"

"Baguslah, jadi kita enggak usah berhubungan lagi dengan mereka. Mama enggak suka dengan Alfan, dia sudah menolak Diandra, lelaki pengecut yang enggak punya perasaan." Ratna menjawab sinis yang membuat suaminya muak melihat sikapnya. Secara tak langsung, sikap istrinya yang menuntun Diandra menjadi wanita yang harus memiliki apapun yang dia inginkan tak terkecuali lelaki, itulah kenapa Harris lebih memilih menjodohkannya dengan lelaki lain.

1
Renjana
aku pun ikut kaget,🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!