Alena tidak pernah menyangka akan dinikahi oleh Aditya Pradana, CEO dingin yang juga mantan kakak iparnya.
Tujuannya satu: menjadi ibu untuk Sean, anak tiri berandal yang membencinya setengah mati.
Sean melakukan segala cara untuk mengusir Alena.
Balapan liar, berkelahi, membolos.
Tapi Alena yang berjilbab ini tidak takut.
Ia lawan balik Sean di arena balap dan di lapangan futsal.
Hingga Sean diam-diam kagum dan berbisik, "Siapa sebenarnya kamu, Bunda?"
Di sisi lain, Aditya Pradana yang dibantu Rendra, mulai menyadari...
Adik iparnya yang dulu pendiam itu, kini menjadi wanita yang tidak bisa ia lepaskan.
Pernikahan kontrak ini, apakah akan berakhir dengan cinta?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atha Diyuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23
Rumah Pradana jam 19.00
Dua minggu setelah USG pertama detak jantung kedip-kedip 6 minggu di Pondok Indah Hospital.
Kandungan Alena sudah kini sudah masuk usia 8 minggu. Perut masih rata, tidak kelihatan sama sekali, masih bisa pakai daster bunga ketat, tapi mualnya sudah mulai berkurang. Nasi goreng spesial telur mata sapi bulat sempurnanya sudah bisa dimakan lagi, walau porsinya masih setengah.
Aditya jadi CEO paling siaga se-Jakarta. Jam 06.00 pagi dia sudah bangun duluan, bikinin Alena teh hangat jahe, sebelum Alena muntah. Jam 07.15 berangkat ke Pradana Tower, tapi jam 11.00 sudah video call, "Sayang sudah makan? Mual lagi gak?" Jam 16.00 sudah pulang, tidak pernah lembur lagi. Semua rapat 2 Triliun di-handle dari rumah.
Sean juga jadi calon kakak paling siaga. Sejak daftar UI Manajemen Bisnis dan diterima jalur undangan nilai 92,5, Sean tidak main game lagi di lantai 2. Tiap sore dia jadi supir pribadi Bunda, antar kontrol dokter, antar beli rujak mangga yang Alena ngidam, antar beli es krim vanilla jam 21.00 malam.
Semua orang tampak antusias dan selalu siaga menjaga bumil satu ini.
Hari ini, jam 17.00, ada acara kecil di taman belakang Pondok Indah.
Gender reveal.
Aditya yang punya ide itu padahal usia kandungan baru 8 minggu, belum bisa tau gender secara medis. Tapi Aditya bilang, "Kita reveal doa dulu sayang, bukan reveal gender medis. Kita doa bareng, mau baby boy atau baby girl, kita yang mau sambut."
Taman belakang dihias Bi Ijah sama Mbak Siti dengan hiasan simple tapi cantik. Lampu tumblr warm kuning, balon biru dan pink 20 biji, meja kecil ada kue 2 tingkat. Tingkat bawah biru, tingkat atas pink.
Hanya bertiga: Aditya, Alena, Sean. Tidak undang siapa-siapa. Karena Aditya trauma drama Clarissa, dia tidak mau orang luar tau Alena hamil dulu, takut diapa-apain lagi.
Jam 19.00, Aditya berdiri di tengah taman, pakai kemeja putih santai, tidak pakai jas, gandeng Alena yang pakai dress putih polos baju khas wanita hamil, perut masih rata, tapi wajah sangat-sangat menunjukkan bahwa dia wanita yang tengah hamil.
Sean pegang iPhone nya untuk merekam video.
Aditya pegang balon hitam besar. Di dalam balon hitam itu ada kertas confetti. Kalau biru berarti doa untuk baby boy, kalau pink berarti baby girl. Isi confettinya dirahasiakan, hanya Aditya yang tau, dia yang isi tadi siang di seraca kantor diam-diam.
"Oke, hitungan ketiga, kita tusuk balonnya ya sayang ya? Apapun warnanya, kita bersyukur, ini anugerah terbesar setelah Sean lulus 92,5," kata Aditya, dengan suara yang bergetar.
Alena mengangguk, tangannya memegang perutnya yang masih rata, Alena menangis haru ia tak menyangka suaminya yang kaku dan dingin seperti kutub Utara itu kini menjelma menjadi suami yang siaga,penyabar dan juga lembut.
Sean teriak, "SATU! DUA! TIGA! TUSUK BUNDA!"
Alena tusuk balon hitam itu pakai jarum pentul.
DUAR!
Confetti keluar...
BIRU DAN PINK CAMPUR! BIRU DAN PINK KELUAR BERSAMAAN, TERBANG DI TAMAN BELAKANG!
Sean kaget, "LOH BIRU SAMA PINK BUN? KEMBAR?!"
Aditya tertawa Hahahaah Aditnya lantas memeluk Alena, "Bukan kembar sean. Ayah sengaja isi biru dan pink dicampur. Artinya, boy atau girl, kita terima, kita sayang sama besar. Yang penting sehat. Boy oke, girl oke. Kalau Tuhan kasih biru pink, Ayah terima dua-duanya."
Alena nangis sekaligus tertawa sembari memeluk Aditya, confetti biru pink nempel di rambutnya.
Malam itu mereka bertiga potong kue biru pink, makan di taman belakang keluarga kecil itu tampak begitu bahagia.
Sean upload momen tersebut diInstastory, tapi dengan tidak sengaja.
Dia upload video confetti biru pink itu, dengan caption: _"Gender Reveal Doa! Bunda hamil 8 minggu! akhirnya jadi kakak! Bismillah adik sehat! #JadiKakak #BabyPradana"_
Di video itu kelihatan jelas perut Alena masih rata tapi muka glowing, Aditya memeluk Alena dari belakang, dan terdapat confetti berwarna biru dan pink.
Sean lupa, Instagramnya tidak di-private. Followersnya 5.000 anak SMA se-Jakarta. Dan salah satu followersnya adalah akun second account Clarissa. Akun fake @claire.london.92 yang follow Sean sejak lama untuk stalking.
Jam 21.30, di apartemen mewah Senopati, Clarissa yang lagi sibuk maskeran, Clarissa mengenakan dress sutra hitam sangat terlihat cantik dan anggun,sembari menunggu maskernya Clarissa menyempatkan untuk scroll Instagram.
Muncul Instastory Sean.
Clarissa langsung duduk tegak dan maskernya hampir saja jatuh.
"WHAT?! ALENA HAMIL?! 8 MINGGU?!"
Mata Clarissa langsung memerah lagi, bukan merah karena menangis, tapi merah iri, merah dendam. Tangannya terasa gemetar dan tubuhnya mendadak berkeringat suhu dikamar Clarissa mendadak terasa panas.
"Gak bisa... gak bisa kalau Alena beneran hamil... Adit harusnya punya anak sama aku... bukan sama perempuan kampung yang bisanya cuman masak nasi goreng doang itu..."
Clarissa yang sudah gagal 3 kali: gagal tinggal dirumah pradana sampai diusir dari gerbang rumah Pradana gagal fitnah buket 100 tangkai berinisial R, gagal dengan jebakan bule palsu investor 2 Triliun Robert Smith di Hotel Mulia Sky Suite 45...
Sekarang dapat info baru: Alena hamil 8 minggu.
Otak liciknya bekerja keras lagi memikirkan cara.
Jam 22.00, Clarissa menlepon seseorang.
"Halo, Dokter Kevin? Iya ini Clarissa. Kamu yang dulu praktek di London kan? Sekarang di Pondok Indah Hospital kan? Saya mau tanya, ada pasien atas nama Alena Pradana dia hamil 8 minggu... iya saya keluarganya... saya mau tau jadwal kontrolnya kapan..."
Sementara dirumah pradana tepat jam 22.00, Alena sudah tidur di ranjang king size, dipeluk Aditya dari belakang, perutnya yang masih rata dipegang Aditya dengan pelan.
Sean yang masih terjaga juga sudah menghapus Instastory-nya karena Aditya menyuruh Sean hapus unggahan tersebut.
"Sean, Bunda lagi hamil muda, jangan disebarkan dulu kabar bahagia ini, Ayah takut ada yang iseng lagi kayak Tante Clarissa kemarin."
Sean langsungpun langsung menhhapusnya setelah mendapat mandat dari sang ayah."Siap Ayah! Sorry Yah!"
Tapi sudah terlambat 15 menit. 15 menit itu cukup untuk Clarissa screenshot video confetti biru pink itu.Wanita licik itu pasti sedang kebakaran jenggot. Ucap Aditya saat itu.
Malam itu Aditya berbisik di telinga Alena yang sudah tidur, tangan masih menempel di perut rata Alena.
"Sayang tidur yang nyenyak ya, Mas jagain kamu sama baby biru pink kita, Mas gak bakal biarin Clarissa atau siapapun ganggu kebahagiaan kita lagi..."
Lampu warm temaram kamar utama dimatikan.
Di luar gerbang Pondok Indah, satpam Rudi dapat WhatsApp dari nomor tidak dikenal, foto taman belakang Pondok Indah dengan confetti biru pink.
Isinya: "Rudi, besok kalau ada ibu hamil kontrol di Pondok Indah Hospital, kabarin saya ya, ada imbalan 5 juta."
Rudi langsung blokir nomor itu dan lapor Aditya jam 22.15.
Aditya yang membaca laporan Rudi, tesenyum dingin, langsung menelepon manajer RS.
"Ganti semua jadwal kontrol istri saya jadi VIP private, jangan ada yang bisa akses data kami!" titahnya.
Drama baru mau mulai lagi nih 🤭
Tapi kali ini bukan drama mantan, melainkan drama baby biru pink.
Bersambung....