NovelToon NovelToon
LULA, SI PUTRI KECIL KESAYANGAN EMPAT CEO

LULA, SI PUTRI KECIL KESAYANGAN EMPAT CEO

Status: tamat
Genre:Anak Genius / CEO / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:176k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Lula, bocah 5 tahun yang hidup luntang-lantung di kerasnya jalanan Jakarta, mendadak jadi putri bungsu kesayangan keluarga konglomerat Ayodhya setelah kekuatan supernya menyelamatkan nyawa sang istri CEO. Kini, dengan kemampuannya berbicara dengan hewan dan melihat kabut nasib buruk, Lula bukan cuma jadi jimat penyelamat Grup Lentera, tapi juga pusat dunia bagi empat kakak laki-lakinya yang kelewat protektif.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Adrian akhirnya diperbolehkan pulang dari rumah sakit hari ini.

Kondisinya sudah sangat sehat seolah dia tidak pernah mengalami kecelakaan maut itu.

Rumah keluarga Ayodhya dihias dengan banyak balon dan lampu warna-warni.

Baskoro sengaja mengadakan pesta kecil-kecilan untuk merayakan kesembuhan putra sulungnya.

Sekaligus sebagai momen untuk memperkenalkan Lula secara resmi kepada kerabat terdekat.

Aroma daging panggang dan kue cokelat memenuhi seluruh ruangan rumah mewah itu.

"Lula jangan lari-lari, nanti gaunmu kotor terkena saus," tegur Arini lembut.

Lula tertawa girang sambil berlari menghindari tangkapan Cakra di ruang tengah.

"Ayo tangkap aku kalau bisa Kak Cakra!" tantang Lula riang.

Cakra sengaja memelankan larinya agar adiknya itu merasa menang.

Hap!

Tiba-tiba sebuah tangan panjang menangkap tubuh kecil Lula dari arah depan.

Lula mendongak dan melihat Adrian menatapnya dengan raut wajah datar.

"Sudah kubilang jangan berlarian di dekat meja makan cerewet," omel Adrian pelan.

Lula hanya cengengesan dan memeluk kaki Adrian dengan erat.

"Maaf Kak Adrian, habisnya Kak Cakra mengejar Lula terus," adu Lula mencari pembelaan.

Adrian menatap tajam ke arah Cakra yang sedang nyengir tanpa dosa.

"Cakra, kau ini sudah SMA tapi kelakuanmu sama seperti bocah lima tahun," sindir Adrian.

"Biarin saja, yang penting Lula senang dan tertawa," balas Cakra santai.

Dewa berjalan mendekat membawa sepiring kecil potongan buah melon.

"Ini makan buah dulu, jangan makan yang manis-manis terus," perintah Dewa sambil menyodorkan garpu kecil.

Lula membuka mulutnya lebar-lebar menerima suapan buah dari Dewa.

"Melonnya manis sekali Kak Dewa," puji Lula dengan mulut penuh.

Bastian yang baru turun dari lantai dua tersenyum melihat interaksi saudara-saudaranya.

Keluarga ini benar-benar berubah drastis sejak kedatangan gadis kecil itu.

Ting tong.

Suara bel pintu utama berbunyi menandakan tamu pertama sudah datang.

Pelayan segera membukakan pintu dan mempersilakan tamu itu masuk ke ruang tengah.

Seorang wanita paruh baya dengan pakaian mencolok dan perhiasan emas berlebihan berjalan masuk.

Di sebelahnya ada seorang anak laki-laki gemuk yang asyik bermain ponsel.

Itu adalah Rika, sepupu jauh dari keluarga Baskoro yang terkenal sangat suka ikut campur.

"Halo semuanya! Wah pestanya meriah sekali ya," sapa Rika dengan suara melengking.

Baskoro dan Arini langsung memasang senyum formal menyambut kerabat mereka itu.

"Selamat datang Rika, silakan nikmati hidangannya," balas Baskoro sopan.

Mata Rika langsung tertuju pada Lula yang sedang digendong oleh Adrian.

Wajah Rika seketika berubah sinis meski dia mencoba menutupinya dengan senyuman palsu.

"Jadi ini anak jalanan yang kalian pungut itu?" tanya Rika dengan nada merendahkan.

"Kudengar kalian sampai mau mengadopsinya secara resmi."

Suasana hangat di ruangan itu mendadak menjadi tegang.

Adrian langsung mengeratkan pelukannya pada tubuh Lula.

"Jaga ucapan Tante, dia bukan anak pungutan, namanya Lula Ayodhya," balas Adrian sangat dingin.

Rika sedikit terkejut melihat respon keras dari Adrian yang biasanya tidak peduli pada siapapun.

"Astaga Adrian, Tante kan cuma bertanya saja, jangan galak-galak begitu," kekeh Rika canggung.

Anak gemuk di sebelah Rika tiba-tiba menunjuk ke arah piring buah di tangan Dewa.

"Ma, aku mau buah melon itu," rengek anak gemuk itu kasar.

Dewa langsung menjauhkan piringnya dengan wajah kesal.

"Ini melon khusus untuk Lula, kau suruh saja pelayan mengambilkan yang baru di dapur," tolak Dewa mentah-mentah.

Wajah Rika memerah menahan marah karena merasa anaknya diperlakukan tidak adil demi anak angkat.

"Kalian ini kenapa jadi kasar begini pada keluarga sendiri demi anak tidak jelas ini?" protes Rika.

"Baskoro, kamu itu CEO besar, jangan sembarangan membawa anak yang bibit bebet bobotnya tidak jelas."

Baskoro menghela nafas panjang menahan emosinya agar tidak merusak pesta.

"Lula adalah anak kami sekarang Rika, aku harap kamu menghargai keputusanku," ucap Baskoro tegas.

Rika mendecih pelan lalu membuka tas mewahnya.

"Terserah kalian saja, untung aku ini orang baik yang membawakan hadiah selamat datang," kata Rika dengan senyum licik.

Rika mengeluarkan sebuah kotak kayu kecil berukiran aneh dari dalam tasnya.

Dia menyodorkan kotak itu ke arah Lula yang masih berada di gendongan Adrian.

"Ini jimat pelindung dari orang pintar kenalanku," jelas Rika.

"Katanya ini bisa menolak bala dan membawa keberuntungan, cocok untuk anak yang asal-usulnya tidak jelas."

Lula menatap kotak kayu itu dengan mata bulatnya yang melebar.

Bukannya melihat keberuntungan, Lula justru melihat asap abu-abu yang sangat pekat keluar dari celah kotak itu.

Asap abu-abu itu bergerak-gerak seperti ular yang ingin mematuk wajahnya.

"Tidak mau!" teriak Lula tiba-tiba sambil menyembunyikan wajahnya di dada Adrian.

"Kotak itu bau busuk, asap abu-abunya mau gigit Lula!" Rika melotot marah mendengar ucapan Lula yang menolak hadiahnya.

"Heh anak kecil, jangan kurang ajar ya! Ini barang mahal!" bentak Rika tidak terima.

Adrian langsung menepis tangan Rika yang menyodorkan kotak itu hingga terjatuh ke lantai.

Brak.

Kotak kayu itu terbuka dan isinya menggelinding keluar.

Bukan jimat pelindung yang keluar, melainkan sebuah boneka kayu kecil yang dililit rambut manusia dan paku karatan.

Bastian yang mengerti hal-hal berbau medis dan klenik langsung pucat melihat benda itu.

"Tante Rika, apa-apaan benda ini?!" bentak Bastian marah.

"Ini bukan jimat pelindung, ini benda kutukan yang sering dipakai orang jahat untuk membuat orang sakit!"

Arini menutup mulutnya karena kaget melihat benda mengerikan itu berada di rumahnya.

Baskoro melangkah maju dengan wajah sangat murka.

"Apa maksudmu membawa benda sampah ini ke rumahku Rika?!" teriak Baskoro menggelegar.

Rika langsung gemetar ketakutan karena kedoknya terbongkar begitu saja.

"A-aku tidak tahu Baskoro, orang pintar itu bilang ini jimat keberuntungan," elak Rika panik.

Lula menunjuk wajah Rika dengan tangan kecilnya dari balik pelukan Adrian.

"Tante bohong, Tante memang sengaja mau bikin Lula sakit perut dan muntah darah," ucap Lula polos namun menusuk.

"Tadi Tante bicara sendiri di luar pintu, Tante bilang biar anak pungut ini mati saja."

Semua orang di ruangan itu menatap Rika dengan pandangan jijik dan marah.

1
Sri Wulandari
apa salahnya menurunkan ego mu sedikit Andrian qm lebih suka membuat dirimu terluka & membuat Lula terus²an sedih & menangis gara² kakaknya yg terus mengurung diri & menghindari smua klrgnya
Sri Wulandari
sikapmu yg overprotektif itu yg akan membuatmu d benci & musuhi oleh adik² mu sendiri Andrian bersikaplah bijak dlm bertindak qm punya klrg yg hangat diskusikan dg mereka smua & cari solusinya jg tanya pendapat Lula klu kalian mmng ingin Lula bahagia & punya banyak teman kalian jg harus tanya apa yg d inginkan Lula bkn mlh mengambil keputusan yg membuat Lula semakin sedih & tertekan karna Lula hanya ingin hidup normal sprti yg lainnya bkn penjagaan & perlindungan yg overprotektif dr kakak²nya smua yg sllu membuat orang takut dekat dg Lula
Sri Wulandari
sebagai guru harusnya menjadi memberikan pengertian & contoh yg baik sm murid²nya bkn mlh ikutan gara² mendengar cerita yg g benar justru anak yg sekecil Elvano yg lebih bijak dlm menilai sifat seseorang tanpa harus mendengarkan berita yg g benar
Novita Sari
ceritanya the best...
Novita Sari
hadir thor
kiyoe: Terimakasih kaka semoga senang dengan ceritanya xixixi
total 1 replies
Sri Wulandari
mereka orang² yg berpendidikan tp cara berpikirnya terlalu dangkal karna yg ada d pikiran mereka hanya bgmn cara mempertahankan status sosial & harta mereka
Sri Wulandari
waktu masih berjaya sj mengajari anaknya utk bersikap sombong & membulli teman sekelasnya skrng jatuh miskin memohon ampun... ternyata sikapmu benar² buruk Hermawan
kiyoe: heheh penyesalan datangnya belakangan kak 🤭
total 1 replies
Ita Xiaomi
Sport jantung Kepala Sekolah ama Bu Risa. Apalah Adrian nih pakai adegan tendang pintu pula.
Ita Xiaomi
Ndak sempat serangga nak gigit. Malah asyik diajak ngobrol ama Lula😁
Sri Wulandari
skrng qm merasakan gmn jd Lula...Manda d jauhi & g punya teman & skrng hanya Lula yg mau bicara & dekat sm qm sedangkan yg lainnya takut dekat² sm qm
Ita Xiaomi
Alhamdulillah ada Lula jd anggrek hitam ndak kesakitan lg😁
Sri Wulandari
klu qm terus diam g mau bicara sm teman sebangku mu yg ada qm akan terus d bulli sm mereka... sekali² qm harus melawan & bersikap tegas Lula... patuh sm kakakmu bkn berarti qm diam sj klu teman² mu terus bersikap buruk pd mu qm harus bs menjaga diri qm sendiri karna g selamanya kakak² mu akan sllu ada utk mu walaupun mereka mengirim pengawal bayangan tp ada area tertentu yg mn pengawal bayangan itu g sllu terus d dekat mu
Ita Xiaomi
Belikan aja boneka kelinci yg imut😁
Sri Wulandari
harusnya kalian sprti dulu melindungi Lula tanpa harus menyakiti atau mengekangnya karna justru pertengkaran kalian memberikan celah sm orang² yg membenci klrg kalian terutama lawan bisnis klrg Ayodya...
bersikap bijaklah Andrian apalagi qm kakak yg paling tua harusnya qm yg lebih bs menjadi contoh yg baik utk adik² mu bkn mlh membuat permusuh dg mereka hanya gara² beda pendapat & cara pandang dlm menjaga Lula adik kecil kalian
Sri Wulandari
biasanya anak SD pertama kali msk sklh d antar orang tuanya tp Lula d antar sm kakak² protektif nya😃
Sri Wulandari
knp g pkai bros sj d sematkan d baju yg d kasih alat pelacak sprti pin dulu waktu TK lagian Lula jg sdh pkai jam tangan dr Dewa yg ada tombol darurat nya
Sri Wulandari
itu yg d namakan kasih sayang yg sesungguhnya harta & kekayaan terbesar sebuah klrg🤗😍😍😍
Sri Wulandari
Ternyata papa Baskoro yg menyimpan rapi barang² putranya....mngkin barang² itu sangat special utk k 4 putranya makanya d simpan baik² sm papa Baskoro
Sri Wulandari
kak Andrian mmng yg paling gercep klu soal Lula... dia sllu bs mencari celah k 3 saudaranya ketika berdebat soal adik kecil mereka 🤗
Sri Wulandari
tentu sj Lula adalah harta Karun paling berharga karna kehadirannya rumah klrg Ayodya yg biasanya dingin & cuek dg ego & urusan masing-masing skrng menjadi hangat sejak kehadiran adik kecil mereka dg perdebatan² kecil yg lucu tp penuh kasih sayang itu...

bahagia sllu smua 😍😍😍🥰🥰🥰🥰🥰💐🎆


😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!