NovelToon NovelToon
CEO DINGIN PEMIKAT HATI

CEO DINGIN PEMIKAT HATI

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO / One Night Stand / Cinta pada Pandangan Pertama / Kaya Raya
Popularitas:117.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: @cece riri

Terjerat akan pesona CEO tampan di kantor nya membuat Amel pusing sendiri menghadapi tingkah laku bos nya yang berubah -rubah

" BOS, sadarrrr kita hanya berdua di siniii, saya tidak mau ada karyawan lain yang melihat dan salah sangka."

" untuk malam ini, saya tidak akan membiarkan mu lepas Amel."

bulu kuduk Amel seketika berdiri dan mulai berjalan mundur, namun dia terhenti karena ada meja yang menghalangi nya.

" ayoo Amel, aku sudah tak sabar."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @cece riri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab.23

Matahari telah memancarkan sinar nya, Amel dan nayla masih tertidur, dengan nayla yang memeluk nya.

Setelah beberapa menit kemudian, akhirnya Amel terbangun dan tersenyum melihat putri kecil nya yang masih tertidur pulas, dengan sangat hati-hati, Amel berjalan dan bersiap-siap kerja bagaimana pun kerja tetap kewajiban nya, karna itu tugas nya masalah pekerjaan tak ada sangkut pautnya dengan masalah pribadi itulah prinsip Amel.

Dia pergi setelah berpamitan kepada baby sitter Nayla dia tak berpamitan kepada Nayla karena dia masih tertidur.

Terlihat mata bengkak Amel, saat di kantor namun dia tak memperdulikan nya dan berkerja seperti biasa walaupun di hati nya, terlalu banyak tanda tanya, tentang berubah nya sikap bintang.

Amel, berlagak seperti biasa begitu pun dengan bintang walaupun dalam hati bintang sangat merindukan Amel, dan nayla namun bagaimana pun, Bintang sangat memegang janji baginya janji tetap lah janji.

" maafkan saya Amel." lirih Bintang dalam hati nya, karna melihat mata Amel yang bengkak.

Hari telah berganti hari, namun Amel tak kunjung menemukan petunjuk tentang berubah nya Bintang dan bintang masih saja bersikap dingin, kepada nya walaupun mereka berdua bersikap sama.

Amel mengikuti Bintang secara pelan-pelan " kok ke rumah sakit Siapa yang sakit." batin Amel bertanya dan dia terus mengikuti Bintang dan sampai lah ke ruangan yang penuh dengan bau obat, Amel melihat wajah wanita cantik namun berwajah sangat pucat terbaring lemah di sana.

" Kenapa sakit ya." batin Amel berkata melihat bintang yang sejak awal tiba langsung memegang dan mencium berkali-kali tangan gadis itu.

Amel memegang dada nya, yang terasa nyeri " ternyata sesakit ini, di patahkan sebelum ada ikatan apa pun." Amel memandang wajah itu dan terasa dia pernah bertemu dan benar dia pernah melihat wajah wanita itu di dalam laci meja Bintang.

Amel memejamkan mata nya sejenak dan menetralkan rasa sakit dalam hati nya.

" Maaf lebih baik saya pergi, karna saya tak mau merusak dan toh emang nya saya siapa, pergi pun mungkin anda tak perduli." lirih Amel pelan menatap ruangan itu, dan menghapus sisa air mata nya, Amel berlari kencang keluar melewati lorong rumah sakit dia tak peduli tatapan semua orang yang menatap nya heran.

Hingga Amel terjatuh di pinggir jalan , sambil menghapus air mata nya meraung semua rasa sakit ini.

Amel, pulang ke rumah dan mengemasi semua barang nya dan juga Nayla dan untungnya baby sister nayla sudah pulang ke rumah dan Amel menggendong Nayla kecil yang masih tertidur.

Dengan semua tekat dan keberanian nya Amel pergi dengan semua yang dia punya dan mengecup pipi nayla.

" maafin mami ya sayang kita harus pergi."

Hari telah sangat larut dan Amel sudah berada di dalam bus Amel telah menjual handphone nya supaya bintang tak bisa melacak nya namun sebelum dia menjual handphone nya dia mengirim kan pesan kepada langit.

" Hay upil maaf ganggu malam-malam ya gue cuma mau pamitan gue gak akan bunuh diri kok asal Lo jaga rahasia kalau gue pergi, dan gue pasti jagain nayla kok gue harap Lo ngerti dan gue mohon banget Lo harus tetap diam dan jangan pernah cari gue, gue cuma butuh ketenangan untuk sementara waktu gue pasti pulang kok dada."

setelah itu Amel, langsung menjual handphone nya, dan langsung pergi sejauh mungkin .

matahari telah memancarkan sinar nya, dan bintang'pun sudah siap dengan jas nya dan pergi ke kantor.

Bintang tak melihat ada nya Amel biasanya jam segini dia sudah ada di depan pintu mengganggu nya.

Bintang tak berpikir aneh mungkin saja Amel telat karna mengurusi Nayla.

Namun hari sudah siang dan bintang'pun tak melihat ada tanda-tanda Amel akan kerja.

Bintang menelpon nomor Amel Namun nomor nya tak aktif Sungguh bintang cemas dan segera pergi ke kosan Amel namun perjalanan nya terhenti setelah menerima telpon dari rumah sakit dia pun segera pergi ke sana.

hy smua nya makasih ya yg udah mampir like komen untuk author lain nya pasti mampir kok jangan lupa like sama vote ya mksh

1
ikhsan
halo kakak, ceritanya menarik aku suka🤗🥰
Elisabeth Ratna Susanti
tiga iklan untuk karya keren ini 😍
Elisabeth Ratna Susanti
wah aku berdebar-debar nih
Elisabeth Ratna Susanti
like plus iklan 👍
Elisabeth Ratna Susanti
wah panas nih
Elisabeth Ratna Susanti
like plus iklan 👍
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт
mampir satu bab lagi
5/Rose/
biar lama bacanya/Facepalm/
Elisabeth Ratna Susanti
wah bisa ngelucu juga y nih cewek 😀
Elisabeth Ratna Susanti
waduh tegas juga ya
Etty Sumaryanti
untung SM bintang coba klu SM cowok lain ,,Ayuk Bls bintang jgan diem j
Maryani Yani
lanjut kk
Maryani Yani
seru banget
Maryani Afrilia Sari
lanjut tor
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт
dua bab dulu ya
hehe.
kembang 2 sama kopi buat sarapan


eh emang kuntu/Facepalm//Facepalm/
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: tetap semangat
total 2 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт
Aku mampir
tapi ga bisa komentar banyak banyak ya/Sneer//Sneer/
Elisabeth Ratna Susanti
iya ih dasar bayi besar 😀
Elisabeth Ratna Susanti
keren banget 😍
Elisabeth Ratna Susanti
top markotop 👍
Elisabeth Ratna Susanti
keren banget 😍
Elisabeth Ratna Susanti
like plus iklan 👍
Salsabila: terimakasih banyak kk☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!