Ketika keluarganya hancur dihantam utang dan kehancuran finansial, Lin Fan tidak sengaja menemukan gulungan lontar tua milik leluhurnya yang tersembunyi di sudut rumahnya di desa terpencil. Gulungan itu membuka akses ke sebuah ritual terlarang yang membangkitkan entitas misterius bernama [Sistem Pagar Iblis], sebuah kekuatan kuno yang menuntut bayaran mahal untuk setiap keuntungan finansial dan perlindungan yang ditawarkannya. Demi menyelamatkan keluarganya dari ancaman orang-orang licik di sekitarnya, Lin Fan terpaksa melangkah ke dalam kegelapan, tanpa menyadari bahwa setiap keputusan yang ia ambil mulai mengubah dirinya dan membahayakan nyawa orang-orang yang berusaha ia lindungi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sugesti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23: Jebakan di Balik Uang Cepat
Malam merayap makin sunyi di Desa Sungai Hitam, namun keheningan itu menyimpan kebusukan yang pekat.
Angin malam berembus membawa bau tengik minyak tanah dan bau hanyir cairan misterius. Di halaman samping rumah tua keluarga Lin, sesosok bayangan manusia membungkuk gemetar di balik keremangan semak belukar.
Itu adalah Paman Zhang.
Kedua tangannya yang kasar memegang erat botol kaca berisi cairan darah cemar. Di dalam saku jaket lusuhnya, koper berisi lima ratus ribu Yuan tunai—uang muka pengkhianatan dari perwakilan konsorsium kota—terasa begitu berat, menekan paha dan nuraninya secara bersamaan.
"Satu juta Yuan... Satu juta Yuan..." bisik Paman Zhang berkali-kali pada dirinya sendiri, mencoba membenarkan tindakan kejam yang sedang ia lakukan.
"Aku tidak punya pilihan lain. Lin Fan sudah gila dengan ilmu hitamnya. Kalau rumah ini hancur dan dia pergi, desa ini akan aman dan aku bisa kaya raya!"
Paman Zhang merangkak perlahan mendekati tiang pondasi utama di sudut timur rumah Lin Fan.
Sfx: Kriiet...
Ia membakar jimat hitam berukir minyak tengkorak menggunakan pemantik api. Api berwarna hijau kusam membakar kertas jimat tersebut, memancarkan asap hitam berbau busuk yang merayap menempel pada kayu pondasi rumah.
Sfx: Ssssssh!
Begitu asap hitam itu menyentuh struktur kayu, cahaya keemasan pasif dari [Pagar Perlindungan Rumah Tahap 2] yang biasanya memancar kuat mendadak berkedip rapuh dan meredup tajam!
[Peringatan Pagar Utama: Kontaminasi Darah Cemar Terdeteksi!]
[Integritas Segel Rumah Menurun: 15% -> 8% -> 2%]
[Perlindungan Otomatis Terhadap Serangan Fisik Ditingkat Lokal Mengalami Kegagalan Total!]
Melihat cahaya keemasan di sekeliling dinding rumah itu memudar, mata Paman Zhang menyala oleh rasa serakah yang liar. Ia membuka tutup botol kaca dan menyiramkan cairan darah cemar itu tepat ke pangkal tiang pondasi kayu.
Sfx: CRACK!
Sebuah retakan ghaib meledak dari tiang pondasi, menyebar cepat ke empat sudut rumah! Kubah pelindung transparan yang selama ini menjaga ibu dan adik Lin Fan pecah berkeping-keping di udara malam bagaikan kaca yang dihantam palu besi!
"Berhasil! Hahahahaha! Berhasil!" gelak Paman Zhang kegirangan setengah berbisik.
Namun, kegembiraan Paman Zhang hanya bertahan selama tiga detik.
Sfx: WUUUUUUSSSSSHHH!
Sebuah tekanan ghaib yang luar biasa dingin dan pekat mendadak jatuh dari atas langit halaman rumah! Udara di sekitar Paman Zhang seketika terasa membeku, memadatkan oksigen hingga membuatnya tersedak dan jatuh berlutut di atas tanah basah.
Tanah cadas di sekelilingnya berguncang hebat.
Dari balik kegelapan jalan setapak, sosok Lin Fan melangkah keluar dengan kecepatan yang menyeramkan. Di belakangnya, Chen Meng berlari dengan wajah penuh amarah dan rasa tidak percaya.
Sepasang mata Lin Fan tidak lagi berwarna hitam biasa. Manik matanya membara oleh warna merah keemasan yang memancarkan pendar api spiritual yang membakar kegelapan!
[Mata Iblis: Mengunci Target Pengkhianat]
[Nama: Zhang Baosheng (Paman Zhang)]
[Tingkat Niat Buruk: 100% (Pengkhianatan Demi Uang / Sabotase Segel Utama)]
[Status Segel Rumah: Rusak Parah (Sistem Membutuhkan Integrasi Bahan Segera)]
"Paman Zhang..." suara Lin Fan terdengar sangat tenang, namun bergema di dalam rongga dada Paman Zhang seperti dentuman lonceng kematian.
Paman Zhang gemetar hebat. Botol kaca kosong di tangannya terlepas dan jatuh berkeping-keping di atas batu. Ia berusaha merangkak mundur, namun kedua kakinya terasa lumpuh total akibat tekanan ghaib yang dipancarkan oleh Lin Fan.
"Lin... Lin Fan... Aku... aku cuma..." gagap Paman Zhang dengan bibir yang membiru ketakutan.
"Kamu menjual keselamatan rumahku demi uang kertas dari kota?" potong Lin Fan seraya melangkah mendekat, berhenti tepat satu meter di depan Paman Zhang.
Chen Meng melangkah maju, menunjuk Paman Zhang dengan pandangan jijik.
"Paman Zhang! Ibu Lin Fan selalu bersikap baik padamu! Kakek Lin Fan dulu bahkan pernah menyelamatkan keluargamu dari kelaparan! Bagaimana bisa Paman tega melakukan perbuatan sebejat ini?!" jerit Chen Meng emosional.
Paman Zhang menangis histeris, mencengkeram koper berisi uang tunai di samping tubuhnya.
"Aku butuh uang itu! Aku bosan miskin di desa reot ini!" teriak Paman Zhang memberi alasan dalam keputusasaannya. "Orang-orang kota itu memberiku satu juta Yuan! Lin Fan, ampuni aku! Aku akan bagikan uang ini padamu! Ambil setengahnya!"
Lin Fan menatap koper berisi uang lima ratus ribu Yuan tersebut dengan pandangan penuh penghinaan.
"Jebakan di balik uang cepat," kata Lin Fan dingin. "Orang-orang kota itu memanfaatkan keserakahanmu untuk menghancurkan rumah ini dari dalam. Apakah kamu benar-benar berpikir mereka akan membiarkanmu menikmati uang ini setelah tugasmu selesai?"
Sfx: Bzzzzzt!
Lin Fan mengangkat tangan kanannya. Lambang *Batu Inti Delapan Arah*, *Darah Serigala Kuno*, dan *Kayu Lontar Penjalin* yang ada di dalam penyimpanan sistem bereaksi secara bersamaan.
"Atas nama Pagar Iblis... Menerima Balasan atas Pengkhianatan!" seru Lin Fan.
Sfx: DUUUUUMMM!
Sebuah rantai cahaya keemasan meluncur keluar dari telapak tangan Lin Fan, merayap cepat membelit koper uang milik Paman Zhang!
Sfx: CRAAASH!
Koper kulit itu meledak hancur! Tumpukan uang kertas Yuan bernilai ratusan ribu tersebut terbakar habis oleh [Api Spiritual]dalam hitungan detik, berubah menjadi abu hitam yang berhamburan diterbangkan angin malam di depan mata Paman Zhang sendiri!
"UANGKU! UANGKU!" jerit Paman Zhang histeris, mencoba meraih abu-abu terbakar itu dengan tangannya yang gila.
"Ini hukuman pertamamu," ucap Lin Fan tanpa belas kasihan.
Lin Fan mengarahkan jarinya ke dahi Paman Zhang. Sebuah tanda ukiran penjelak ghaib terpatri otomatis di kulit dahi pria paruh baya itu.
[Menerapkan 'Kutukan Penolak Rezeki ghaib']
[Efek: Target Tidak Akan Pernah Bisa Menyimpan Harta Hasil Kejahatan / Mengalami Kebangkrutan Mutlak]
Paman Zhang melengking kesakitan saat tanda itu membakar kulit dahinya. Ia jatuh pingsan tergeletak di atas tanah halaman, dengan wajah penuh penyesalan dan ketakutan yang tak terhapuskan.
Sfx: Brak!
Pintu rumah tua terbuka. Ibu Lin Fan dan Lin Mei keluar dengan wajah pucat pasi. Mereka melihat retakan-retakan pada dinding kayu rumah dan Paman Zhang yang tergeletak di halaman.
"Lin Fan! Apa yang terjadi, Nak?" tanya ibunya cemas sambil memeluk Lin Mei.
Lin Fan dengan cepat merubah ekspresi wajahnya menjadi hangat, memadamkan pendar [Mata Iblis]-nya.
"Tidak ada apa-apa, Bu. Paman Zhang mencoba merusak pondasi rumah kita karena disuruh orang kota, tapi aku sudah menghentikannya," kata Lin Fan lembut.
"Ibu dan Lin Mei masuklah ke dalam kamar. Malam ini, aku akan merenovasi total seluruh pondasi dan segel rumah kita agar tidak ada seorang pun yang bisa merusaknya lagi."
Ibu Lin Fan menatap anak laki-lakinya dengan rasa percaya yang mendalam, meskipun ia menyadari ada kekuatan besar yang kini bersemayam di dalam diri Lin Fan. Ibunya mengangguk pelan dan membimbing Lin Mei kembali masuk ke dalam rumah.
Setelah memastikan keluarga aman di dalam, Lin Fan berbalik menatap Chen Meng.
"Chen Meng, bantu aku menjaga area luar halaman. Aku akan mengintegrasikan tiga material kuno ini untuk mengaktifkan [Pagar Utama Tahap 3]," kata Lin Fan penuh keseriusan.
"Serahkan penjagaan luar padaku, Lin Fan!" tegas Chen Meng sambil memegang liontin *Batu Penjernih Jiwa*-nya.
Lin Fan melangkah ke tengah-tengah halaman rumah, tepat di titik pusat geometri geometri tanah keluarga Lin.
Ia merogoh tiga bahan yang telah dikumpulkannya dengan susah payah dari Hutan Terlarang dan Lembah Hitam:
Batu Inti Delapan Arah
1 Liter Darah Serigala Kuno
Kayu Lontar Penjalin
Sfx: Bzzzzzt!
Lin Fan meletakkan [Kayu Lontar Penjalin] di atas tanah, menyiramkan [Darah Serigala Kuno]di sepanjang batangnya, dan menancapkan *Batu Inti Delapan Arah* di pangkal utamanya.
"Atas Nama Kontrak Garis Darah Lin Zhen... Integrasi Pagar Utama Tahap 3: AKTIFKAN!" teriak Lin Fan menggelegar!
Sfx: DUUUUUUUUUUMMMMMMM!
Sebuah pilar cahaya keemasan bercampur merah pekat meledak membumbung tinggi menembus awan malam!
Getaran dahsyat merambat dari halaman rumah keluarga Lin ke seluruh penjuru Desa Sungai Hitam. Delapan pasak gaib raksasa berbentuk tiang cahaya membubung di delapan sudut mata angin desa, mengunci seluruh wilayah desa dalam sebuah benteng perlindungan ghaib tingkat mutlak!
[Integrasi Pagar Utama Tahap 3 Berhasil Sempurna!]
[Pagar Perlindungan Rumah Ditingkatkan Ke Level Mutlak (Tahan Serangan Fisik & Ghaib Tingkat Tinggi)]
[Membuka Fitur Sistem Baru: Resonansi Pasak Wilayah / Pemulihan Vitalitas Lingkungan]
[Batas Waktu Gerhana Bulan Merah: 12 Hari 10 Jam]
Dinding-dinding kayu rumah tua keluarga Lin yang tadinya retak dan lapuk secara ajaib memulih. Cahaya keemasan hangat meresap ke dalam setiap serat kayu, memancarkan aura kedamaian dan kesehatan yang luar biasa.
Lin Fan berdiri di tengah pendar cahaya keemasan tersebut, merasakan aliran energi ghaib yang maha dahsyat mengalir sempurna di dalam tubuhnya.
Pagar Utama telah terbangun. Namun jauh di kota besar, pasukan penyihir kegelapan dari Sekte Kegelapan dan investor kota baru saja menyelesaikan persiapan armada tempur ghaib mereka untuk meratakan Desa Sungai Hitam.