NovelToon NovelToon
Pewaris Makam Para Raja 2

Pewaris Makam Para Raja 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Beranjak dari takhtanya sebagai penguasa berdarah di perbatasan selatan.

Lin Xiao kini melangkahkan kaki ke dalam pusaran konspirasi mematikan Kota Awan Suci, tempat di mana eksistensi Jiwa Murni berkeliaran layaknya prajurit biasa dan Empat Sekte Suci mengendalikan langit.

Di musim kedua ini, tirai misteri Makam Para Raja perlahan ditarik lebih lebar melalui sebuah ekspedisi menegangkan ke dalam reruntuhan dimensi kuno yang tidak hanya menguji batas kekuatannya untuk menembus ranah Jiwa Murni, tetapi juga menguak luka, penyesalan, serta masa lalu dari para roh kaisar yang bersemayam di dalam tubuhnya.

Ditemani oleh Xue Mingyue, raksasa setia Meng Shan, dan seorang gadis bercadar misterius yang menyimpan rahasia terdalam dari pusat benua, Lin Xiao harus menyeimbangkan ambisi penaklukannya dengan ikatan emosional yang semakin kuat, membuktikan bahwa di balik arogansi dan kekejaman seorang Kaisar Bayangan, terdapat jiwa manusiawi yang terus berjuang mendobrak takdir para dewa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Mereka berdua duduk di sofa empuk di dalam balkon VIP nomor tujuh, sebuah ruangan yang memiliki pelindung privasi sehingga orang luar tidak bisa melihat atau mendengar aktivitas di dalamnya.

Dari atas balkon, Lin Xiao bisa melihat dengan jelas setiap sudut ruangan lelang tersebut.

"Gunakan Mata Visi Jiwamu, Lin Xiao. Bisakah kau melihat di mana target kita duduk?" tanya Xue Mingyue menuangkan secangkir anggur merah.

Lin Xiao menyipitkan matanya di balik topeng rubah, mengaktifkan kemampuan dari Kaisar Roh Kematian untuk melihat fluktuasi aura di dalam ruangan.

Sring.

Pandangan Lin Xiao menembus tirai privasi di setiap balkon VIP, mencari energi api murni yang paling kuat.

Matanya akhirnya terkunci pada balkon nomor satu yang berada tepat di tengah-tengah lantai dua, tempat duduk paling bergengsi di tempat itu.

Di dalam balkon tersebut, seorang pemuda berambut merah menyala sedang duduk bersandar dengan kedua kaki diangkat ke atas meja.

Pemuda itu tidak memakai topeng, memamerkan wajah arogannya dan jubah mewah bersulam api emas yang melambangkan statusnya.

"Dia ada di balkon nomor satu." lapor Lin Xiao menonaktifkan matanya dan tersenyum miring.

"Aura apinya berada di tahap puncak Inti Emas, sedikit lagi menyentuh batas Jiwa Murni." nilai Lin Xiao dengan santai.

"Untuk ukuran Tuan Muda Pertama dari sekte suci, kultivasinya cukup mengecewakan."

Xue Mingyue menyesap anggurnya dan memberikan informasi tambahan mengenai target mereka tersebut.

"Namanya Yan Huo. Dia memang belum mencapai Jiwa Murni, tapi dia memiliki nyala api abadi yang diwariskan langsung oleh ketua sektenya." jelas gadis es itu memperingatkan.

"Dia terkenal sangat kejam dan suka membakar musuh-musuhnya hidup-hidup hanya untuk bersenang-senang."

"Sifat yang sangat cocok dengan kriteria mayat yang biasanya kupotong menjadi dua." balas Lin Xiao tanpa sedikit pun rasa takut.

Tiba-tiba, suara lonceng yang sangat merdu bergema ke seluruh penjuru ruangan, membuat semua tamu undangan seketika terdiam.

Teng. Teng.

Seorang wanita cantik dengan pakaian yang sangat menggoda berjalan ke tengah panggung pualam, diiringi oleh dua pengawal kekar yang membawa sebuah kotak kaca.

"Selamat datang di Balai Lelang Bintang Emas, para tamu yang terhormat!" sapa wanita itu dengan suara yang sengaja dilembutkan menggunakan sihir pengeras suara.

"Malam ini, kita akan langsung membuka acara dengan barang utama yang paling ditunggu-tunggu oleh kalian semua!"

Dua pengawal itu membuka kain beludru hitam yang menutupi kotak kaca tersebut.

Wush.

Sebuah teratai yang terbuat dari kristal merah menyala memancarkan hawa panas yang luar biasa pekat hingga membuat udara di sekitar panggung sedikit terdistorsi.

Pusaka Teratai Api Seribu Tahun itu terlihat sangat hidup, energi di dalamnya berdenyut layaknya jantung manusia.

"Ini adalah Teratai Api Seribu Tahun, pusaka alam yang terbentuk di pusat gunung berapi suci!" promosi sang pelelang wanita dengan antusias.

"Harga pembukaan dimulai dari lima ratus ribu batu spiritual tingkat tinggi!"

Hanya dalam hitungan detik, suasana di ruangan lelang itu langsung berubah menjadi sangat kacau oleh teriakan tawar-menawar.

"Enam ratus ribu!" teriak seorang pria gemuk dari lantai dasar.

"Tujuh ratus ribu!" sahut tamu bertopeng lain dari sudut ruangan.

Namun sebelum persaingan harga itu memanas, sebuah suara angkuh dan malas terdengar menggema dari balkon VIP nomor satu.

"Dua juta batu spiritual tingkat tinggi." ucap Yan Huo dengan nada suara yang sengaja diperbesar menggunakan energi apinya agar semua orang mendengarnya.

"Dan jika ada anjing rendahan yang berani menawar lebih tinggi dari harga itu, Sekte Api Nirwana akan memastikan keluarganya dibakar menjadi abu malam ini juga."

Ancaman terbuka yang sangat arogan itu langsung membungkam seluruh ruangan balai lelang seketika.

Tidak ada satu pun tamu undangan yang berani membuka mulut mereka lagi untuk melawan tawaran dari salah satu Empat Sekte Suci tersebut.

Wanita pelelang di atas panggung hanya bisa tersenyum canggung dengan keringat dingin bercucuran di dahinya.

"D-dua juta batu spiritual dari Tuan Muda Yan Huo di balkon nomor satu!" seru wanita itu dengan suara bergetar.

"Apakah ada penawaran l-lain...?" tanyanya sekadar menjalankan formalitas karena dia tahu tidak akan ada yang berani menjawab.

Di dalam balkon nomor satu, Yan Huo tertawa puas dan kembali menyandarkan tubuhnya, merasa bahwa dunia ini berputar hanya untuk melayaninya.

"Sekumpulan pengecut yang miskin." ejek pemuda berambut merah itu dengan lantang.

Di seberang ruangan, tepat di dalam balkon VIP nomor tujuh, Lin Xiao perlahan berdiri dari sofa empuknya dan meletakkan cangkir anggurnya.

"Sepertinya anak manja itu butuh sedikit pelajaran tentang cara berbelanja yang sopan di pasar bebas." bisik Lin Xiao meluruskan kerah jubah hitamnya.

"Kau mau melakukan apa, Lin Xiao? Ini bukan wilayah kekuasaan kita untuk membuat keributan terang-terangan!" panik Xue Mingyue mencoba menahan lengan pemuda itu.

Lin Xiao menepis tangan gadis itu dengan pelan dan menyunggingkan senyum psikopat di balik topeng rubah peraknya.

"Tenang saja, Xue'er, aku hanya akan berpartisipasi dalam lelang ini seperti tamu bangsawan lainnya." jawab Lin Xiao menekan tombol energi suara di balkonnya.

Tepat saat wanita pelelang itu hendak mengetuk palunya untuk ketiga kalinya, sebuah suara bariton yang luar biasa dominan dan tenang membelah keheningan ruangan.

"Dua juta dan satu keping batu spiritual rendah." ucap Lin Xiao dengan nada yang penuh ejekan murni.

Suara penawaran yang hanya selisih satu keping batu tingkat terendah itu meledak seperti bom atom di dalam balai lelang tersebut.

Ribuan pasang mata serentak menoleh ke arah balkon VIP nomor tujuh dengan tatapan ngeri, seolah mereka baru saja mendengar seseorang menggali kuburannya sendiri.

Di dalam balkon nomor satu, senyum arogan di wajah Yan Huo mendadak lenyap, digantikan oleh amarah yang membuat rambut merahnya menyala seperti api sungguhan.

Panggung konfrontasi pertama antara sang Kaisar Bayangan dan penguasa pusat benua akhirnya resmi dibuka dengan cara yang paling memalukan bagi sang Tuan Muda.

1
VirgoRaurus 31Smile
cincin kan di pakai di jari... kenapa Meng Shan pakai peluk mayat segala, kalau cuma mau ambil cincin....
VirgoRaurus 31Smile
emangnya orang koma itu pasti tubuhnya kaku ya ..
Muh, Manan
mc lemah banyak ngomong..
VirgoRaurus 31Smile
menikah dg siapa... bukankah calon pengantin pria sudah mati...?
Salafudin
lanjut....
Hironimus Dachi
cadassss
aliff mocet
bagusssss
sutrimo trimo
semangat thir lanjut💪💪💪💪
Hironimus Dachi
mantaps
Bambang Hartono
lanjut Thor... semangat
VirgoRaurus 31Smile
mati aja belum kok terbaring kaku... 🤭
VirgoRaurus 31Smile
mencabut pedang es nya ke arah leher MC... maksudnya gimana Thor...?
Ironside
Request tambahkan makam raja insect Kak /Smile/
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Han Boshalvaya
Busetttt, ditunggu insect nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!