Di Benua Mendalam, seni bela diri telah mencapai puncak kejayaannya. Xiao Xuan, leluhur tua Keluarga Xiao, memiliki sebuah cheat yang mampu mereplikasi segala sesuatu tanpa batas. Dengan kekuatan ini, dia memimpin keluarganya mendominasi seluruh langit berbintang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wusan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
tamparan dari jauh
Keesokan harinya, Xiao Yan dan Xiao Dong berangkat dari dunia Klan Xiao pergi ke Prefektur Tian Che. Melintasi langit, menembus kehampaan.
——
Sementara itu, di sebuah rumah Nalan Yanran, di Wilayah Dong Hai, di Prefektur Ling. Di prefektur ini, Klan Nalan meningkat drastis jadi klan dengan kekuatan kelas 5—memiliki Leluhur Bela Diri. Nalan Tianba, berkat sumber daya sekte kelas 4 yang awal, sekte Nalan Yanran putrinya, dia meningkat juga.
Terlebih lagi kali ini, Klan Nalan mereka seperti mendapat hadiah surga. Sosok perkasa dari kekuatan kelas 1 di Benua Tengah menerima putrinya menjadi murid dan Gadis Suci kekuatan tersebut. Dia mendengar Aula Yuan Hua yang ketenarannya tersebar juga di seluruh benua. Berbeda dari kekuatan kelas 1 biasa.
Kini statusnya naik drastis.
——
Di aula Klan Nalan, 2 sosok wanita cantik—satu muda, satu dewasa. Kecantikan mereka memukau surga dan lekuk tubuhnya lumayan seksi.
Yang muda dengan gaun biru dan rambut kuncir kuda. Wajah indahnya penuh semangat dan kepahlawanan. Dia adalah Nalan Yanran—mantan tunangan Xiao Yan. Kultivasinya berada di alam Raja Bela Diri.
Di sampingnya adalah sosok gurunya, Permaisuri Yun Ling. Permaisuri kuno di Aula Yuan Hua, dan seorang leluhur hebat dari aula tersebut. Sosok seksi dan lembut dengan cadar di wajahnya menyembunyikan kecantikannya. Kultivasinya Kesengsaraan kaisar tingkat 7.
Ada seorang pria muda dengan jubah mewah di samping mereka. Wajahnya tampan dengan ukiran giok, dan wajahnya sombong. Tapi dia sangat hebat dan auranya meluap-luap. Kultivasinya di alam Penguasa Bela Diri. Dia lah Putra Suci Aula Yuan Hua—Dong Yuan. Juga dari keluarga kekaisaran kelas 1, keluarga Dong.
Dengan latar belakangnya, wajar dia sombong. Terlebih lagi dia punya Fisik Api Terbakar Langit—fisik suci yang sangat kuat.
Dia menatap Nalan Yanran dengan lembut dan penuh keinginan. Dia ingin adik junior cantik ini menjadi wanitanya. Gadis Suci dan Putra Suci—sungguh serasi.
Yun Ling menatap Nalan Yanran dengan lembut. "Jadi, murid, apakah kau ikut dengan guru pergi ke Benua Tengah? Di sana kultivasimu akan meningkat dan sumber dayanya akan didistribusikan ke kamu."
Nalan Yanran menjawab setuju, namun agak ragu. "Guru, saya ingin ikut, cuman sekitar satu setengah tahun lagi ada perjanjian yang harus saya tuntaskan."
Dia teringat perjanjian 3 tahun dengan seorang anak muda.
"Hmm... perjanjian?"
Yun Ling dan Dong Yuan mengerutkan keningnya.
"Begini, Guru..."
Nalan Yanran menceritakan pertunangan yang diputuskan oleh kakek mereka saat sebelum lahir, lalu bagaimana dia datang ke Klan Xiao membatalkan pertunangan secara memalukan Klan Xiao dan pergi. Xiao Yan menciptakan perjanjian 3 tahun melawan dirinya, disaksikan sumpah Dao Surgawi.
"Hmp... lancang."
Yun Ling berkata dengan dingin. Aura Kaisarnya membuat beberapa wilayah gemetar. Banyak kekuatan kelas 2 merasakan ini, mereka menggigil.
"Kalau sudah lemah dan tak berguna, ya udah menerima nasibnya. Membuat perjanjian 3 tahun ini, apakah dia berpikir ingin mengalahkanmu? Membuatmu menyesal? Terlalu bermimpi. Klan Xiao, klan kecil, sungguh lancang."
Mata Yun Ling mendingin.
Dong Yuan juga marah dan mendengus sombong. "Hanya seorang anak tak berguna, bermimpi membuat perjanjian 3 tahun. Apakah dia berpikir bisa membalikkan keadaan? Huh, sampah. Seharusnya sudah menjadi sampah."
Dong Yuan dari kecil sudah diberi sendok emas, tak peduli nasib orang lemah. Dia tak membiarkan adik perempuan ini mengalami apa yang disebut perjanjian 3 tahun.
"Murid, keluarkan perjanjian itu. Guru akan merobeknya."
Yun Ling berkata acuh tak acuh.
"Tapi Guru, kami sudah membuat sumpah Dao, dan nanti jika dibatalkan akan ada hukuman langit."
"Hmp... takut? Aula Yuan Hua kami pernah mendominasi benua. Apa yang perlu ditakuti? Sini, guru robek."
Nalan Yanran mengangguk, mengeluarkan kertas perjanjian mereka.
Yun Ling mengambil dan mulai terbang ke langit. Dia melempar kertas itu ke langit dan berbicara keras. Suaranya menyebar ke seluruh Benua Timur.
"Siapa pun Anda, Xiao Yan. Perjanjian 3 tahun Anda berakhir di sini. Klan Xiao Anda akan dimusnahkan, karena Anda berani menyinggung seseorang dari Aula Yuan Hua."
Lalu dia menampar langit. Kertas perjanjian itu hancur lebur.
Lalu langit bergemuruh. Petir langit menderu di balik awan, menampakkan diri ingin menyerang siapa yang menghancurkan perjanjian di bawah nama Dao Surgawi.
Yun Ling tidak takut. Dia hanya menatap dengan dingin.
"Kenapa? Aula Yuan Hua kami akan memaksa membatalkan perjanjian tak berguna."
"Grrr..."
Dao Surgawi tampak mengenali Aula Yuan Hua dan hanya menggeram. Lalu awan di langit menghilang dan seluruh cuaca kembali seperti biasa.
——
Banyak kekuatan mulai bertanya-tanya. Siapa kah Klan Xiao ini? Berani menyinggung kekuatan kelas 1 yang memengaruhi seluruh benua, Aula Yuan Hua?
"Cepat, cepat cari Klan Xiao ini. Hancurkan dia. Kita bisa menunjukkan kebaikan pada Aula Yuan Hua, mendapat beberapa keuntungan."
"Hehe... Klan Xiao, tamatlah kalian. Jangan salahkan kami, kalian menyinggung seseorang tak seharusnya kalian singgung."
Banyak kekuatan kelas 1 bahkan di bawahnya mencari-cari Klan Xiao ini. Mereka membalikkan seluruh Benua Timur.
——
Di dunia Klan Xiao.
Saat itu juga, sebuah ledakan berguncang di seluruh Tanah Leluhur. Mereka yang di alam Kaisar merasakan bahwa Dao Surgawi mengarah ke Klan Xiao mereka.
"Hmp... sepertinya seseorang menghancurkan perjanjian Putra Mandat Surgawi kita."
Suara serak bergema.
Xiao Xuan juga merasakannya. Dia hanya tanpa emosi menyuruh Xiao Dao.
"Adik kedua, pergilah. Biarkan saatnya dunia luar mengetahui bahwa nama Klan Xiao kita tak bisa dihina. Siapa pun kekuatannya."
Xiao Dao sudah penuh energi hitam abu-abu yang bahkan setitik energi membawa korosi mematikan seluruh kosmos.
"Ya, Kak."
Dia melesat dengan satu langkah melintas beberapa wilayah.
——
Yun Ling turun dari langit, menatap Nalan Yanran dengan santai. "Murid, sekarang perjanjianmu sudah selesai. Kamu bisa pergi dengan tenang."
Nalan Yanran hanya merasa emosi rumit. Dia hanya ingin membatalkan pertunangan, tapi kebawa emosi dan mempermalukan Klan Xiao. Dia sebenarnya tidak ingin ini terjadi.
Tapi sudah lah. Ini lah benua yang didasari dimana kekuatan terkuatlah yang berbicara. Aula Yuan Hua sangat kuat sehingga memengaruhi seluruh benua.
"Baik, Guru. Murid mengerti."
Yun Ling mengangguk lembut. Dong Yuan mulai ingin berada di samping calon adik perempuannya.
——
Tiba-tiba, Yun Ling merasa tak beres.
"Celaka!"
Dia mendongak ke langit.
Tiba-tiba Wilayah Dong Hai—ukuran 3 miliar mil—itu menggelap. Sebuah telapak tangan hitam mengerikan menutupi seluruh langit. Membuat seluruh Wilayah Dong Hai menghitam dan seperti tidak ada cahaya matahari. Telapak itu tidak mengandung dao, seperti kosong tanpa akhir.
"Siapa?"
"Kamu berani—!"
Beberapa seruan terdengar.
Wilayah Dong Hai sebagai wilayah yang kekuatan kelas 1-nya banyak. Ada 10 aura Kaisar melonjak keluar dan mereka berdiri di langit seperti spanduk kuno membentang zaman, menatap ke telapak mengerikan itu dengan marah.
Mereka menyerang dengan teknik kekaisaran mereka:
· Palm Guntur Ilahi
· Gelombang Laut Surga
· Pedang Penghancur Bintang
· Tinju Pembelah Langit
· Cakar Naga Abadi
· Cahaya Pemusnah qiankun
· Bayangan Kekosongan Tak Terbatas
· Api Penghakiman Dunia
· Telapak Pencabut Kehidupan
· Jeritan Jiwa Para Dewa
Berbagai jenis serangan Kaisar mengerikan seluas sistem bintang menyebar dan menghantam telapak mengerikan itu.
Namun—
DONG!
Tekanan telapak itu seperti kehendak surga. Membuat 10 serangan itu mencair seperti tahu. Dan menekan ke bawah.
PUFF—!
Sepuluh Kaisar terkena dampaknya. Mereka terjatuh dan menghantam tanah dengan keras, membuat getaran mengerikan. Mereka sangat menyedihkan—darah mengalir ke tujuh lubang mereka, menderita luka mengerikan.
Telapak itu seperti menampar ke arah rumah Nalan Yanran.
"Siapa itu?"
Akhirnya Yun Ling meledak. Melancarkan serangan. Dia sudah tahu bahwa ini ditargetkan ke rumah muridnya.