NovelToon NovelToon
Ritual Gunung Kawi

Ritual Gunung Kawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Matabatin / Tumbal / Hantu / Iblis
Popularitas:165.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rahman adalah pemuda biasa yatim piatu yang sejak kecil ikut dengan Pakde nya, hingga suatu hari dia di ajak menemani pakde pergi kegunung Kawi.

di gunung itu lah dia menyaksikan hal yang sangat tidak dia duga, bahkan menjadikan trauma panjang karena dari ritual itu dia harus sering berhadapan dengan sesuatu yang mengerikan.

Untung nya Rahman punya teman bernama Arya, sehingga pemuda itu bisa membantu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Perdebatan batin

"Tumbalkan saja dia bila sudah tidak bisa untuk di atur lagi." suara Mbah Bedu terdengar di telinga Parto.

"Tapi dia keponakan ku dan sudah ku anggap sebagai anak sendiri." sahut Parto.

"Apa kau pernah mendengar pesugihan tumbal jiwo? itu yang dia tumbalkan adalah anak sendiri agar bisa hidup kaya raya." ujar Mbah Bedu.

"Kapan aku harus memberikan tumbal lagi, Mbah?" tanya Parto masih cemas.

"Setiap bulan, nanti dia akan mengambil pada bocah yang sudah kau setujui." jawab Mbah Bedu.

"Tapi aku rasa jangan Rahman karena aku tidak tega bila itu dia." cemas Parto.

"Aku tidak menjamin dia akan selamat, bila dia terus ribut saja maka nanti iblis itu akan punya kemarahan sendiri dan dia akan mengambil Rahman." jelas Mbah Bedu.

Parti terdiam dalam ketakutan yang sangat besar karena dia juga masih belum memiliki rasa tega untuk menumbalkan Rahman, kalau Rahman bukan anak kandung dia sendiri tapi dia sudah merawat Rahman sejak kecil.

Sehingga kasih sayang yang secara tulus mulai tumbuh di dalam hati pria ini dan dia juga masih tidak sanggup bila sampai mengorbankan bocah itu hanya demi kemakmuran yang sedang dia puja, biar orang lain yang akan menjadi tumbal dan itu sudah di putuskan sejak pertama kali datang ke Gunung Kawi.

Ini sekarang masalah satu persatu mulai timbul karena istri juga mulai curiga dengan kelakuan atau yang ada di ruang kerja saat itu, belum lagi Rahman yang memang sudah merasa ada sesuatu karena dia yang di ajak menuju Gunung Kawi saat baru akan memulai ritual pemujaan oleh Pakde Parto kala itu.

Mungkin saja bila sejak awal Rahman sudah di beritahu bahwa akan ada tumbal yang akan di ambil maka pemuda itu bisa sedikit tenang dan menerima kenyataan bila memang hati Rahman dingin seperti Parto, ini Rahman saat ada di Gunung Kawi hanya diberi sedikit ancaman oleh Mbah Bedu untuk menutup mulut.

Jadi sekarang perlahan mulai timbul rasa tidak enak di hati Rahman dan juga rasa ketakutan karena Arman yang menjadi tumbal juga mulai gentayangan ke sana kemari, hanya saja Rahman tidak punya tempat untuk bercerita sehingga dia memendam perasaan takut dan juga rasa curiga itu di dalam hati tanpa bisa bercerita.

Bila saja Rahman tidak takut dengan ancaman Mbah Bedu maka sudah pasti Rahman akan bercerita kepada para teman agar mereka bisa memberikan solusi, yang dia tuju adalah Arya karena dia tahu bahwa pemuda itu memiliki kemampuan tentang dunia gaib tapi ternyata Arya tidak ada memberikan sifat welcome sehingga Rahman merasa takut sendiri.

"Mana mungkin dia yang akan aku tumbal kan." Parto memegang kepala yang terasa sakit.

Droooon.

"Mau kemana lagi dia malam malam begini?" Parto mendengar suara motor Rahman.

"Man mau kemana?" Parto cepat keluar dari kamar.

"Tidur di rumah teman, di sini aku hanya akan di hantui Arman." jawab Rahman segera pergi.

"Astaga bocah ini, dia semakin keterlaluan saja." kesal Parto.

Rahman semakin jauh menghilang dari pandangan Parto karena memang dia tidak ingin tidur di rumah Pakde Parto malam ini, rasa yang sungguh tidak nyaman membuat Rahman memutuskan untuk pergi saja dari rumah dan menginap di rumah Edo karena dia ingin menceritakan apa yang telah terjadi kepada pemuda itu.

"Jangan membuat ku nekat untuk meninggalkan mu, Man." geram Parto kesal sendiri.

"Assalamualaikum, mau antar baju Pak Kades." Arya berhenti di depan rumah Parto.

"Oh baju ya, terima kasih sudah di antar." Parto segera merubah raut wajah nya.

"Tadi belum sempat di bayar sama Ibu, Pak." jelas Arya.

"Berapa semua jadi total nya?" Parto meraba saku celana namun dompet dia ketinggalan di dalam.

"Empat puluh lima ribu, Pak." jawab Arya sambil melihat nota.

"Tunggu sebentar ya, dompet nya di dalam jadi mau di ambil dulu." pamit Parto sambil tertawa.

Arya mengangguk dan dia menunggu di depan pintu sambil menatap ke sana kemari, hingga pandangan pemuda ini mengarah pada sofa yang ada di dalam rumah dan dia melihat kepala dari luar namun kepala itu tidak seperti kepala manusia biasa sehingga Arya merasa ada yang tidak beres dengan kepala tersebut.

"Tidak mungkin, aku pasti salah lihat." Arya cepat membuang muka.

"Tapi tadi dia punya tanduk, itu jenis iblis yang sangat jahat dan haus darah manusia." batin Arya kembali.

"Ni Ar uang nya." Parto memberikan selembar kertas warna biru.

"Tunggu kembalian nya ya, Pak." Arya merogoh saku karena ada kembalian lima ribu.

"Udah enggak usah, ambil saja buat beli es." tolak Parto sambil tertawa.

"Terima kasih banyak, Pak." Arya mengangguk dan segera pergi dengan motor dia.

Parto masih memperhatikan punggung Arya karena dia merasa pemuda itu sangat tampan dan juga sangat sopan, emang Arya begitu tampan sehingga banyak yang menyukai pemuda tersebut dan salah satunya adalah gadis yang bernama Sari, mereka begitu kerap membicarakan ketampanan Arya.

"Dia bagus juga bila untuk tumbal, pasti aku akan sangat puas." bisik sebuah suara.

"Jangan yang itu lah, dia anak dari wanita yang paham hal ghaib." tolak Parto langsung.

"Aku ingin itu pokok nya, dia juga bukan manusia biasa." tegas iblis.

"Nanti aku pasti akan mencarikan yang lebih bagus, tapi tolong jangan yang itu karena nanti masalah kita bisa terbongkar." Parto tetap menolak.

"Aku tunggu janjimu bila memang kau tidak ingin mengorbankan pemuda itu, bila aku tidak puas maka aku akan mencari sendiri." ancam iblis.

Parto hanya bisa mengangguk pasrah karena sekarang dia sudah hidup di bawah kuasa iblis, dia tidak bisa menolak atau bahkan menyangkal bila sudah di beri ketentuan seperti ini karena memang seperti itu yang sudah Mbah Bedu katakan ketika mereka sedang melakukan ritual di Gunung Kawi kala itu sehingga Parto hanya bisa pasrah.

"Bisa habis aku bila sampai mengorbankan Arya karena Laras pasti tidak akan pernah tinggal diam." cemas Parto sendiri.

"Aku tau Arya bukan anak biasa karena dia datang pun sudah cukup besar seperti itu, jadi mana mungkin bisa untuk di tumbalkan. nanti yang ada malah semua perbuatan ku terbongkar!" cemas Parto.

Takut juga di dalam hati pria ini karena dia nanti malah akan di ketahui oleh banyak orang bahwa telah memuja sesuatu yang tidak biasa, daripada ketahuan oleh semua orang maka lebih baik dia mencari pemuda lain yang bisa untuk di jadikan tumbal karena yang menjadi tumbal bukan hanya dari kalangan pemuda saja.

1
Bivendra
dasar maul🤣🤣🤣🤣
FiaNasa
hiiii...bau Pesing Lo azka😄😄
FiaNasa
ayo bahas babat aja semua nya
Mat Rachmadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
buseeeeet, sudah deg"n malahan di kagetin sama mb'Sri🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
Bagas gituuuu... mana mau dia mendengar puja'an di di ghibahin 🤭🤭
Raffaza Direzky87
nah rasain itu,punya mulut makanya di jaga, baru juga selesai ngomong,langsung nggelinding itu kepala
neni nuraeni
😀😀😀 kocak
MiilaaManurung
😂😂😂😂😂😂😂
moerni🍉🍉
si azka kok yo mbok kerjain t thorr😅😅
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
ya Allah babang zidan sampe keseret gegara maul😂😂
Raffaza Direzky87
Rahman mungkin,dia menangis karena merasa kesakitan
Endang Sulis
Bagaskara ternyata dari dulu sudah keren pantas menjadi panglima ular
NoviTa jungkook: selalu di tuh
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah bagus tuh kaya Bagas langsung babet aja ...duh cinta mu Pur harus kandas untuk Bagas demi kedamaian hidup mu ...untung Bagas mengerti ya kalo tidak jadi iblis sejati kalian 🤭
Cindy
lanjut kak
Eli Rahma
keren gas..
Safitra
lanjut kak
nara
wih bagas langsung tebas kepala gendruwo tanpa ba bi bu 😄😄
NoviTa jungkook: crash aja🤣
total 1 replies
Nurr Tika
keren bagaskara
Itel A70 4/128
Sore thor
NoviTa jungkook: 🥰 🥰 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!