Kisah ini menceritakan seorang anak kecil yang harus menjadi korban ke egois san orang tua... dia bernama Vera Arsiana... bayi berumur 8 bulan, dia terpaksa harus di bawa oleh sang kakek untuk menjauhi Keluarga baru dari Mamah dan papahnya
Ada yang penasaran ngga dengan cerita ini yuk kita mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23
Vera terharu, dia menangis saat menerima uang yang dikumpulkan satu desa. bukan hanya desa tempat Vera, bahkan desa Anjuran pun memberikan tas yang berisi uang juga. walau tak sebanyak warga desa Vera, tapi mereka tetap memberikan nya
Vera dan kedua adiknya pun membungkuk, bukan hanya Vera tapi para pekerja pun ikut mengucapkan terima kasih karena sudah menyayangi majikan mereka
"Te terima kasih... tolong jaga kesehatan kalian, kalau ada apa-apa jangan sungkan meminta para paman yang tinggal disini, kami pergi sampai ketemu lagi" ucap Vera dengan nada gemetar
Vera masuk kedalam mobil, Vera sengaja memakai mobil. karena ingin menikmati perjalanan mereka, para warga pun mengantar mobil Vera sampai tugu desa mereka
"Sering-sering datang kedesa ini" teriak semua warga. Vera pun melambaikan tangan dia sudah berdiri di dalam mobil yang atapnya terbuka
"Tentu.... Vera tidak akan pernah melupakan kebaikan kalian... sampai jumpa" teriak Vera
"Semoga aku bisa membantu sesama saudara yang berada di kota Z, ini jalan takdir yang harus aku lakukan" gumam Vera.
...----------------...
Perjalanan menuju kota Z cukup memakan waktu sepuluh jam, Vera dan rombongannya juga sering istirahat dan makan atau apa, bahkan Vera juga membeli beberapa makanan khas kota C itu. dia memang bisa meminta Lily menyiapkan nya, tapi Vera takut membuat mang Hasan dan mang Tubi semakin curiga, mereka juga sudah bertanya-tanya masalah perusahaan dan tambang yang Vera miliki, kalau mereka tidak menanyakan langsung kepada Vera tapi dari raut wajah mereka bertanya-tanya
Saat memasuki gerbang utama kota Z, mereka sampai di tengah malam. dari gerbang itu menuju mansion nya cukup memakan waktu tiga puluh menit, Vera juga duduk sambil melihat bangunan bangunan tinggi yang ada di kota Z itu
Tak lama mereka pun sampai di perumahan mewah dan indah, bahkan mansion Vera di paling ujung, bukan karena mansion terkecil tapi mansion itu kelas VVIP, bahkan paling besar di antara mansion lain nya
Vera memberikan kartu ID nya, para security itu pun langsung menunduk hormat kepada Vera, mereka tahu nama yang tertera itu pemilik Grup perumahan mewah
"Salam datang Nona muda, maaf kami tidak menyambut kedatangan anda dan keluarga" ucap kepala security
Vera tersenyum dia cukup puas dengan perlakuan para pekerja di komplek itu, Vera pun langsung memberikan beberapa bingkisan untuk mereka berjaga
"Ini bagikan ke yang lain nya juga, kalian tidak perlu mengantar saya ke mansion, Saya sudah mengetahui tempat nya. ini juga untuk kalian membeli makanan saat sarapan" Vera. sambil memberikan beberapa lembar uang untuk mereka dibagi
"Terimakasih Nona bos" ucap kepala security itu dan Mang Hasan pun menjalankan mobil yang ditumpangi Vera agar cepat sampai di mansion. cukup kasihan dengan majikan kecil dan kedua adiknya itu
Saat sampai mereka cukup terpesona dengan keindahan mansion itu, sedangkan Vera cukup puas dengan tempat tinggal nya itu
Sedangkan Lily dia entah kemana karena pas mereka berangkat Lily hanya, komunikasi lewat telepati mereka berdua saja. Vera juga tidak mengganggu Lily ataupun menanyakan Lily sedang apa Vera yakin Lily akan terlihat lagi saat dia berada di mansion barunya
Banyak barisan Para bodyguard dan pelayan yang berkerja di mansion itu
"Ck ck ck.... Lily emang benar-benar tidak bisa di ragukan lagi, dia menyiapkan semuanya dengan baik?" gumam Vera
"Tentu saja.... Lily kan ingin melakukan yang terbaik untuk Queen" nah benarkan pikir Vera pun terjadi Lily muncul di mansion itu
"Kebiasaan kamu membuat ku kaget tau" ucap kesal Vera
"Hehehe... maaf Queen, Lily kan ingin memberikan surprise kepada Queen
TBC
Yuk simak cerita nya dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian guys agar tetap semangat untuk author menulisnya
ohya thor si vera gk ada asistennya sendri gtu selain mang hasan ma mang tubi
lanjut thor