NovelToon NovelToon
Li Xuan

Li Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Iblis / Mengubah Takdir
Popularitas:73.7k
Nilai: 5
Nama Author: Anggara

"Kalian tidak membiarkanku mati tapi juga tidak memberikanku ruang untuk hidup. Maka dari itu aku akan menunjukan kepada kalian apa artinya menjadi sombong _!" Li Xuan menarik pedang dari sarungnya dan membuat langit berubah warna bak lautan darah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makanan

Saat Li Xuan meninggalkan taman bunga, langit sudah mulai gelap

Secara kebetulan, pada saat pemuda tersebut berjalan menuju kamar ibunya

Ia bertemu dengan seorang perawat yang berjalan sambil membawa makanan

Li Xuan mengenali perawat tersebut begitu pun sebaliknya

Li Xuan mengenali perawat itu sebagai orang yang merawat dan memantau kondisi ibunya sejak hari pertama mereka tiba di aula obat Yu

Disisi lain, perawat tersebut mengenali Li Xuan sebagai orang yang sangat dekat dengan pemilik Aula Obat Yu

Karena itu, saat keduanya bertemu secara tidak sengaja, keduanya pun saling menyapa tanpa ekspresi canggung

Setelah mengetahui bahwa perawat tersebut berniat menuju kamar ibunya untuk mengantarkan makan malam

Li Xuan kemudian dengan sigap mengambil alih makanan itu dan berterima kasih kepada perawat tersebut

Perawat juga tidak sungkan, setelah bertukar salam, keduanya kemudian berpisah dan Li Xuan melanjutkan perjalanannya

Saat pemuda tersebut memasuki kamar, ia menemukan bahwa ibunya sudah terjaga dan menyambut dengan senyum lembut

Li Xuan pertama-tama menanyakan kondisi ibunya

Setelah Li Yueru menjawab bahwa tubuhnya semakin baik

Pemuda tersebut kemudian mengambil kursi duduk dan mulai menyuapi ibunya dengan lembut

Pada awalnya Li Yueru menolak tindakan tersebut

Setelah darahnya dibersihkan dari racun secara menyeluruh, pada dasarnya Li Yueru tidak berbeda dengan orang normal

Karena itu, Li Yueru merasa malu dan kasihan untuk terus merepotkan putranya itu

Namun meskipun demikian, dengan sifat keras kepala Li Xuan

Wanita paruh baya tersebut pada akhirnya menyerah dan membiarkan Li Xuan menyuapinya

Setelah menyuapi ibunya, pasangan ibu dan anak itu berbincang sejenak sebelum kemudian Li Xuan tiba-tiba mengantuk dan mengakhiri percakapan

Meskipun dia tertidur atau lebih tepatnya pingsan cukup lama setelah bertarung dengan Zhou Yu

Namun untuk beberapa alasan, pemuda tersebut sangat mengantuk dan kelelahan seolah dirinya telah bekerja keras sepanjang hari

Melihat ekspresi kelelahan putranya itu, Li Yueru tidak bertanya

Ia hanya mengusap kepala Li Xuan dengan lembut supaya putranya itu segera jatuh ke dalam mimpi indah

Dengan kelelahan dan usapan lembut Li Yueru, Li Xuan segera bernafas lembut dan tertidur

Seperti kata pepatah, rasa kantuk itu menular

Karenanya tidak berselang lama setelah Li Xuan menutup mata dan tertidur, Li Yueru ikut menguap dan menyusul putranya ke dalam mimpi

Pasangan ibu dan anak itu seolah saling memberikan ketenangan dan keamanan kepada satu sama lain sehingga keduanya dengan mudah jatuh ke dalam mimpi indah

***

"Kau terlihat lebih segar dari biasanya"

Zhou Yu membuka percakapan dengan santai saat melihat kedatangan Li Xuan

Mendengar pernyataan tersebut, Li Xuan tertegun sejenak

Saat terbangun pagi tadi, ia memang menyadari bahwa tubuhnya terasa lebih nyaman dari biasanya

Namun Li Xuan tidak menduga pria bertopeng didepannya bisa melihat perbedaan tersebut hanya dalam satu lirikan

Setelah terdiam sejenak, Li Xuan kemudian berkata dengan ragu

"Mungkin karena aku tidur lebih awal semalam"

"Masuk akal"

Zhou Yu mengangguk setuju dan berkata "Kau harus mempertahankan ritme ini, tubuh adalah fondasi, meskipun kau masih muda dan kuat, jika kau tidak menjaganya dengan baik, cepat atau lambat tubuhmu pasti akan runtuh"

Tanpa menunggu Li Xuan membalas, pria bertopeng tersebut kemudian bertanya

"Apa kau sudah makan ?"

Li Xuan menggelengkan kepalanya dengan jujur sebagai jawaban

Setelah kembali menyuapi ibunya tadi pagi

Pemuda tersebut bergegas menuju taman bunga untuk memenuhi janjinya dengan Zhou Yu tanpa sempat mengisi perutnya

Karena itu, perutnya masih kosong dan terlihat rata

Mendengar hal itu, Zhou Yu mengangguk santai dan menunjuk makanan yang ada di atas meja

"Kalau begitu makanlah terlebih dahulu, kebetulan aku membeli banyak pagi ini"

"Aah...tidak perlu Tuan Zhou"

Li Xuan buru-buru menolak dan berkata "Aku tidak terbiasa sarapan, karena itu aku tidak lapar"

Selain membantunya lepas dari cengkraman Cheng Mo di awal

Pria bertopeng didepannya juga menolak menerima biaya pengobatan ibunya, termasuk biaya untuk makanan yang disediakan tiga kali sehari oleh Aula Obat Yu

Di tambah dengan bantuan yang akan dilakukan hari ini dan satu bulan ke depan

Li Xuan sudah berhutang terlalu banyak kepada pria bertopeng tersebut sehingga membuatnya terlalu malu untuk menerima kebaikannya lagi

Karena itu, ketika ditawari makanan tersebut

Li Xuan menyadari kesalahannya dan buru-buru menolak dengan putus asa

Namun seolah mengharapkan penolakan Li Xuan, pria bertopeng tersebut tiba-tiba bertanya

"Saat berbicara dengan ibumu, beliau pernah mengatakan bahwa kemampuan memasakmu sangat hebat, apakah itu benar ?"

"Ibu terlalu memujiku, masakanku sebenarnya hanya rata-rata"

Li Xuan terlihat bingung dan menjawab dengan dengan rendah hati

Mendengar hal itu, Zhou Yu menaikkan alisnya dan bertanya dengan ragu "Benarkah ? Ibumu terlihat sangat percaya diri saat memperkenalkan kemampuan memasak mu kepadaku"

Sebelum Li Xuan sempat membalas, pria bertopeng tersebut kemudian kembali bersuara

"Bagaimana dengan ini ? Setelah selesai latihan, kau buatkan aku makanan"

"Buatkan makanan ?"

Li Xuan terlihat semakin tidak mengerti

Disisi lain, pria bertopeng tersebut mengangguk dan menjelaskan alasannya

Menurut pria bertopeng tersebut, meskipun Aula Obat Yu juga memiliki seorang juru masak

Namun juru masak tersebut di pekerjakan untuk membuat makanan pasien di Aula Obat Yu

Meskipun rasanya cukup enak, namun sebagai orang yang sehat, makanan tersebut sangat pucat dan membosankan

Oleh sebab itu, Zhou Yu selalu membeli makanan dari luar untuk makanan sehari-harinya yang sangat merepotkan

Karenanya setelah mendengar bahwa kemampuan memasak Li Xuan sangat hebat

Pria bertopeng tersebut berpikir untuk memperkerjakan Li Xuan sebagai juru masak

Mendengar hal itu, Li Xuan menaikan alisnya dan terdiam

Setelah beberapa saat, ia kemudian mengangguk tegas dan menyetujui permintaan pria bertopeng di depannya

Zhou Yu tersenyum melihat hal itu dan berkata sambil menepuk bahunya

"Kalo begitu makanlah terlebih dahulu, kau tidak akan memiliki kekuatan untuk berlatih dan memasak jika perutmu keroncongan"

***

1
Nanik S
Lanjut dan Gas Poooool Tor🙏🙏
Nanik S
Racunnya malah menguntungkan Li Xuan🤣🤣🤣
Nanik S
Gas Poooool🙏🙏🙏
Nanik S
Siapa Wanita Cantik yang bertarung dg Li Xuan
Nanik S
Sikap Li Xuan tegas menolak bantuan
Nanik S
Ternyata Tuang Wang adalah seorang Raja
Nanik S
Untunglah Li Xuan ada dipihak pendekar Wang
Nanik S
Gaaaaas Poooool
Nanik S
Makasih sudah Up Tot🙏
Nanik S
👍👍👍💪💪💪💪
Nanik S
Li Xuan cepat selamatkan Anak Nyonya Wang
Nanik S
Makasih sudah Up Lagi dan jangan pakai lama Tor
Nanik S
Li Xuan.. siapa Nyonya Wang....
Nanik S
Makasih Tor sudah up Lagi
Nanik S
Li Xuan... bantulah sepasang keluarga Wang
Nanik S
💪💪💪💪💪💪
Nanik S
Li Xuan jangan diam saja
Nanik S
Gaaaas Poooool
Nanik S
Mau melawan Zhou Yu.... cari mati saja mereka
Nanik S
ternyata Penginapan iditempati Zhou Yu markas pembunuh bayaran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!