NovelToon NovelToon
Sistem Terkuat

Sistem Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Transmigrasi
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yann_Story

Ethan, seorang Assassin paling mematikan di Neo-Veridia, memilih akhir tak terduga di hidupnya. Tanpa dia sadari, takdir membawanya ke sebuah tempat yang jauh berbeda dari sebelumnya. petualangan yang seru dan menegangkan pun tak bisa dia hindari untuk menemukan jawaban bagaimana dirinya bisa terseret ke tempat misterius ini. Apa yang sebenarnya yang terjadi pada Ethan? Bisakah dia menemukan jawaban dari semua ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yann_Story, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eksekusi sang Rubah Tua

Dengan daya yang kembali penuh berkat energi formasi, Ethan tidak menyia-nyiakan satu detik pun. Ini adalah momen yang telah ia kalkulasi dengan matang.

Bzzzt!

Dalam satu hentakan kaki, Ethan mengaktifkan Langkah Bayangan. Kali ini, dengan suplai daya yang melimpah, tubuhnya benar-benar menghilang dari pandangan sekuler. Yang tersisa hanyalah kepulan debu dan suara desingan angin yang membelah alun-alun.

Tetua Feng yang kakinya masih terikat oleh gravitasi formasi mencoba melepaskan pelindung Qi berbentuk belati awan di sekeliling tubuhnya dengan panik. "Enyah kau, Iblis!"

Sring!

Sesosok bayangan hitam siber muncul tepat di atas kepala Tetua Feng. Ethan meluncur turun dengan posisi terbalik, bilah frekuensi tinggi di tangan kanannya memanjang dua kali lipat, memotong udara dengan dengungan ultrasonik yang mengerikan.

Blarrr!

Bilah siber Ethan menghantam pelindung Qi Tetua Feng. Benturan hebat terjadi, namun pelindung yang dibuat secara terburu-buru oleh Tetua Feng yang panik tidak mampu menahan ketajaman pisau pemotong molekul yang disokong oleh energi formasinya sendiri. Pelindung Qi itu pecah seperti kaca.

Sebelum Tetua Feng sempat merapalkan mantra lain atau melarikan diri, Ethan mendarat dengan mulus di belakang punggung sang Tetua. Tangan kiri Ethan yang kokoh mencengkeram erat bahu Tetua Feng, sementara tangan kanannya mengayunkan pisau siber dalam satu garis lurus yang bersih.

Sleb.

Udara di alun-alun seketika membeku.

Tetua Feng berdiri kaku. Sepasang matanya melotot menatap langit malam, sebelum akhirnya garis merah tipis muncul di lehernya. Tubuh dari ahli kuat Ranah Pemurnian Qi Tingkat 5 dari Sekte Pedang Awan itu ambruk ke tanah, mati dengan mata yang masih memancarkan ketidakpercayaan yang mendalam.

Di sudut alun-alun, Lin Hao yang menyaksikan kematian gurunya secara langsung, benar-benar kehilangan seluruh kewarasannya. Ia merangkak mundur dengan gemetar, air mata ketakutan mengalir di wajahnya. "T-tidak... jangan bunuh aku... jangan..."

Ethan berbalik perlahan, menatap Lin Hao dengan pandangan sedingin es dari balik visor birunya. Ia mengangkat tangannya, melepaskan sebuah panah mikro dari pergelangan tangannya. Puff. Panah itu menembus dahi Lin Hao, mengakhiri hidup sang pemuda sombong tanpa perlu membuang kata-kata.

[ Misi Utama Selesai: Hancurkan Aliansi Geng Serigala Hitam & Utusan Sekte Pedang Awan. ]

[ Mendapatkan: 1500 Poin Sistem, Pembukaan Toko Sistem Tingkat 2, dan Teknik Kultivasi: "Inti Magnetik Siber" (Panduan Mengubah Qi Menjadi Daya Elektromagnetik Mandiri). ]

[ Basis Kultivasi Meningkat: Ranah Pengumpulan Qi - Tingkat 6. ]

Aliran energi yang jauh lebih besar dan padat dari sebelumnya mengalir masuk ke dalam tubuh Ethan, memperkuat garis meridiannya dan membuat auranya kini terasa jauh lebih menakutkan, setara dengan para ahli pemurnian Qi meskipun ia secara teknis masih di ranah pengumpulan.

Keheningan yang mutlak menyelimuti Alun-Alun Kota Angin Puyuh. Ribuan pasang mata—termasuk para tetua Keluarga Mu—menatap pemuda berbaju besi hitam itu dengan rasa takut dan kagum yang tak terlukiskan. Hanya dalam satu hari, ia telah menghancurkan sebuah geng besar dan membunuh seorang tetua dari sekte papan atas.

Ethan menekan sensor di lehernya, membuat topengnya melipat ke dalam kerah. Wajah tampannya yang bersih dari noda darah terekspos kembali, memancarkan ketenangan yang luar biasa keren di tengah medan pertempuran yang hancur.

Mu Rong berlari turun dari panggung utama, mengabaikan protokol bangsawan, dan langsung berdiri di hadapan Ethan. Matanya yang indah berkaca-kaca saat melihat luka goresan di dada baju besi Ethan dan setetes darah di bibirnya.

"Tuan Ethan... Anda terluka," bisik Mu Rong, suaranya bergetar penuh kekhawatiran yang tulus. Ia mengeluarkan sehelai saputangan sutra putih miliknya, lalu dengan lembut menyeka sisa darah di sudut bibir Ethan.

Ethan menatap gadis di depannya. Kehangatan dari saputangan dan perhatian Mu Rong kembali memberikan perasaan aneh di dadanya—sebuah percikan emosi yang perlahan mulai mengisi kehampaan jiwanya yang dulu mati di Bumi.

"Aku baik-baik saja, Mu Rong," ucap Ethan, suaranya kini terdengar lebih lembut. "Badai kecil di kota ini sudah selesai."

Mu Tianbah berjalan mendekat dengan langkah berat, membungkuk dalam-dalam di hadapan Ethan. "Tuan Ethan, Keluarga Mu berutang budi seumur hidup padamu. Namun... kematian Tetua Feng pasti akan memicu kemarahan besar dari Master Sekte Pedang Awan. Mereka adalah sekte besar yang memiliki ahli di Ranah Pondasi Spiritual."

Ethan menatap ke arah cakrawala, ke arah pegunungan jauh di mana Sekte Pedang Awan berada. Alih-alih khawatir, sepasang mata kelamnya justru berkilat penuh antisipasi taktis. Dengan Toko Sistem Tingkat 2 yang baru saja terbuka dan teknik kultivasi baru yang ia dapatkan, Ethan tahu kekuatannya akan tumbuh dengan kecepatan yang tidak masuk akal bagi dunia ini.

"Biarkan mereka datang, Kepala Keluarga Mu," ucap Ethan dingin sembari memakai kembali topeng visor birunya dengan bunyi klik yang mantap. "Jika Sekte Pedang Awan ingin menjadi batu loncatanku untuk naik ke Langit Kedua... aku dengan senang hati akan meratakan gunung mereka."

Petualangan besar yang menegangkan di Benua Longyuan baru saja dimulai. Dengan baju besi siber yang tidak pernah lepas dari tubuhnya dan kecerdasan taktis yang dingin, Ethan siap melangkah menuju puncak tertinggi, menantang para dewa kultivasi sembari perlahan menemukan arti kebahagiaan dan cinta sejati yang selama ini hilang dari hidupnya.

Asap hitam dari sisa-sisa ledakan plasma masih membubung tipis di atas Alun-Alun Kota Angin Puyuh. Bau belerang, tanah yang hangus, dan sisa energi Qi yang terdistorsi menciptakan atmosfer yang mencekam. Warga kota yang sebelumnya bersembunyi di balik barikade bangunan mulai mengintip dengan tubuh gemetar, menatap tumpukan zirah merah Geng Serigala Hitam yang kini tak lebih dari sekadar monumen kekalahan.

Di tengah semua kekacauan itu, Ethan berdiri tak tergoyahkan. Pendar sirkuit Exo-Suit-nya perlahan berganti dari ungu pekat menjadi biru siber yang stabil, menandakan proses asimilasi energi dari peretasan formasi kota telah selesai sepenuhnya.

[ Proses Integrasi Teknik: "Inti Magnetik Siber" Dimulai. ]

[ Menyelaraskan Garis Meridian dengan Generator Mikro Baju Besi... 25%... 60%... 100%. ]

[ Selamat. Sistem Anda kini mampu mengubah energi spiritual (Qi) yang diserap lingkungan menjadi daya elektromagnetik murni secara mandiri. Ketergantungan pada baterai fisik berkurang hingga 80%. ]

Ethan bisa merasakan perubahan drastis di dalam tubuhnya. Jika sebelumnya Qi terasa seperti cairan hangat yang mengalir pasif di pembuluh darahnya, kini energi itu bergerak seperti arus listrik frekuensi tinggi yang tunduk pada setiap perintah otaknya.

Basis kultivasi Ranah Pengumpulan Qi Tingkat 6 miliknya memberikan fondasi fisik yang jauh lebih kokoh. Garis rahangnya tampak semakin tegas, dan aura dingin yang memancar dari tubuh tegapnya kian mengintimidasi.

Mu Tianbah, yang berdiri beberapa langkah di belakang putrinya, menatap punggung Ethan dengan campur aduk antara rasa syukur dan kengerian. Sebagai pria yang telah memimpin Keluarga Mu selama puluhan tahun melalui berbagai krisis politik, ia tahu betul bahwa pemuda di hadapannya ini bukanlah sekadar "jenius tersembunyi". Dia adalah sebilah pedang iblis yang mampu memotong hukum dunia yang mereka ketahui.

"Tuan Ethan," Mu Tianbah melangkah maju, menjura dengan sangat hormat, melupakan statusnya sebagai Kepala Keluarga. "Kematian Gu Jue dan Tetua Feng akan mengubah peta kekuatan di wilayah perbatasan ini dalam semalam. Namun, Sekte Pedang Awan bukanlah organisasi kecil. Master Sekte mereka, Feng Wuhen, adalah seorang monster di Ranah Pondasi Spiritual Tahap Tengah. Begitu berita ini sampai ke telinganya, dia tidak akan tinggal diam."

Ethan perlahan membalikkan tubuhnya. Visor birunya berkedip sekali sebelum melipat masuk ke dalam kerah besi, menampilkan wajah tampannya yang tanpa ekspresi.

"Berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi sekte itu untuk menerima berita kematian ini dan mengirim pasukan baru?" tanya Ethan, suaranya terdengar datar namun menuntut akurasi.

"Sekte Pedang Awan terletak di puncak Gunung Awan Putih, sekitar tiga ratus mil dari sini," Tetua Lin yang baru saja tiba dengan langkah pincang ikut angkat bicara. "Mereka memiliki burung roh pengirim pesan. Paling lambat, besok siang Master Sekte mereka sudah akan mengetahui kejadian ini. Dan dalam tiga hari, pasukan elit mereka bisa sampai di gerbang kota."

Ethan terdiam, otak taktisnya langsung bekerja, menyusun garis waktu di dalam memorinya. Tiga hari. Baginya, itu adalah waktu yang lebih dari cukup untuk melakukan persiapan. Di duniaku yang lama, satu jam adalah waktu yang cukup untuk meruntuhkan satu dinasti korporat melalui serangan siber. Tiga hari di dunia ini adalah sebuah kemewahan.

"Tuan Ethan..." Mu Rong melangkah mendekat, sepasang mata indahnya menatap wajah Ethan dengan bumbu kecemasan yang mendalam. Jari-jarinya meremas saputangan sutra yang kini sedikit bernoda darah.

1
teguh andriyanto
tetap semangat Thor... semoga selalu sehat.💪
Yann_Story: siap, makasih🥰
total 1 replies
teguh andriyanto
cakep, ngga bertele2. ngga banyak jurus2 aneh. taktis ala assassin. mawar merekah dl buat author
Yann_Story: hehe🥰
total 1 replies
Panggil Zain Aja
boleh lah, rajin banget update pulak
Yann_Story: hehe🥰
total 1 replies
Bruce Fezz
keknya menarik nih buat di baca 🌚☕
Yann_Story: hehe🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!