NovelToon NovelToon
Berpindah Kedalam Tubuh Gadis Menyedihkan

Berpindah Kedalam Tubuh Gadis Menyedihkan

Status: tamat
Genre:Ibu Tiri / Bullying dan Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: ririn dewi88

Tiba-tiba beralih ke tubuh seorang gadis tentu saja membuat Almira kaget. Yang Almira ingat adalah saat dirinya berperang dengan musuh Kakaknya dan dirinya tertembak beberapa kali, tentu saja tak mungkin hidup Almira pasti sudah mati.

Tapi kenyataannya Almira masih hidup, tapi bukan dalam tubuhnya. Wajahnya pun sangat berbeda ini sangat muda sedangkan Almira sudah 28 tahun.

Siapakah sebenarnya pemilik tubuh ini ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Binggung

"Kok rumah kayak gini sih, ini beneran rumah Anya" tanya Miranda pada Naura yang ada disampingnya.

"Iya, tadi Anya yang nyuruh kita dateng kesini. Apa mungkin dia salah ya " Naura menggaruk kepalanya yang tak gatal, dia juga binggung.

"Apa mungkin tebakan kita benar kalau Anya itu sekarang sudah ga punya apa-apa. Dia sudah miskin aku penasaran, kalau iya Anya sudah ga sebanding sama kita pokoknya pertemanan kita harus berakhir. Orang pembohong kayak dia dan ga punya apa-apa harus dijauhi " Miranda menarik tangan Naura dan mengetuk pintu.

Mereka menunggu cukup lama, Miranda yang tak sabaran kembali mengetuk pintu "Lama banget sih" kembali Miranda mengetuk pintu "Anya, Anya keluar"

Terdengar suara kunci pintu yang di putar dan pintu terbuka. Anya yang sudah mengantuk dan menguap tak melihat siapa yang datang dan main buka pintu saja.

"Ada keperluan apa malam-malam ke rumah, mengganggu saja tahu"

"Oh jadi selama ini kamu berbohong Anya pada kita. Kamu memang sudah tak punya apa-apa, kamu ini ya dasar pembohong " teriak Miranda yang tak terima selama ini di bohongi.

Anya yang tadinya mengantuk sekarang malah memelototkan matanya. Wajah Anya sudah pucat tak karuan.

"Aku bisa jelasin, mending kalian masuk yu" Anya menarik tangan teman-temannya, tapi malah di tepis begitu saja.

"Pantesan selama ini kamu tak memperbolehkan kami berdua untuk datang ke rumah mu, ternyata seperti ini ya" Naura melihat kearah dalam rumah Anya lalu bergidik jijik "Pokoknya kamu harus ganti uangku sekarang juga Anya. Aku tak sudi meminjamkan uang kalau tahu keadaan kamu seperti ini"

Anya menjawab dengan gugup, keringat dingin sudah bercucuran "Tolong jangan benci aku. Aku hanya tak mau kalian jauhi. Kita bicara ya baik-baik"

"Tak ada, kembalikan uang aku sekarang juga" kembali Naura menagih uangnya.

"Aku tak punya uang" Anya begitu malu mengakui itu, tapi memang pada kenyataannya seperti itu.

Anya masih saja menundukkan kepalanya. Tak tahu apa yang harus dirinya lakukan, lalu nanti disekolah pasti teman-temannya akan membully nya. Ini semua benar-benar mendadak Anya tak siap.

"Eh kalian datang kesini juga, masuk dong" Laura dengan ramah mempersilahkan teman-teman Anya untuk masuk.

"Ga level, rumah ini kotor dan kita berdua tak akan mau masuk. Yang ada tubuh aku ini akan gatal-gatal" jawab Naura dengan sinis.

"Aku baru dengar ada rumah yang bisa membuat gatal-gatal, apa kalian sudah gila "

"Laura keterlaluan ya kamu " Miranda mengayunkan tangannya untuk menampar Laura, tapi dengan sigap Laura menahan tangan itu meremasnya dengan kuat dan menyeringai "Sakit Laura lepaskan"

"Beneran sakit, tapi menurutku ini tak sakit. Mau tambah lagi "

Miranda yang menahan sakit menggelengkan kepalanya "Lepaskan, jangan macam-macam denganku Laura"

Tangan Miranda dilepaskan begitu saja oleh Laura "Jadi apakah kalian mau masuk ke rumah baruku ini" kembali Laura menawarkannya, tapi sekarang dengan tatapan yang cukup menakutkan untuk Naura dan juga Miranda.

"Laura sebaiknya kamu masuk. Aku ingin bicara dengan teman-temanku" Anya tak mau memperkeruh suasana dan membuat teman-temannya benar-benar menjauhinya.

"Kenapa, ini rumahku juga jadi aku berhak ada dimana saja. Kalau mau bicara dengan teman-temanmu silahkan aku akan ada disini " Laura melihat tangannya dan menyenderkan tubuhnya pada pintu.

Anya yang tak punya pilihan akhirnya berlutut di kaki teman-temannya " Tolong jangan kalian jauhi aku, jangan sebarkan tentang kehidupanku yang sekarang" Anya mendongakkan kepalanya dan menatap kedua temannya.

"Sudahlah Anya, kami tak mau berlama-lama denganmu. Pertemanan kita sudah sampai disini saja. Ingat bayar hutangmu itu aku akan tunggu. Jika sampai pagi kamu tak bisa membayar hutang mu itu, aku akan menyebarkan tentang hidupmu yang sudah berantakan ini. Ingat itu aku tunggu"

Naura segera menarik tangan Miranda dan pergi dari sana. Mereka juga menepuk-nepuk pakaian mereka seperti sedang membersihkan sesuatu.

Setelah teman-temannya pergi Anya kembali bangkit dan menatap Laura dengan marah " Pasti ini ulahmu kan"

"Mana buktinya"

"Tak perlu bukti, aku tahu pasti semua ini adalah ulahmu Laura"

"Tak ada bukti tak boleh menuduh. Aku mengantuk setelah melihat drama ini. Lebih baik aku tidur" Laura pura-pura menguap dan berjalan dengan semangat kearah kamarnya.

Rencananya berhasil, sekarang Anya yang akan hancur. Laura akan menyaksikan kehancuran itu dan orang yang akan paling bahagia adalah dirinya.

Setelah kepergian Laura. Anya menutup pintunya dengan kencang. Menghentak-hentakan kakinya bagaimana menganti uang itu, jumlahnya tak sedikit punya uang dari mana dirinya.

Anya yang sudah tak tahu harus bagaimana dan mendapatkan uang dari mana, segera menyelinap masuk ke kamar orangan tuanya. Saat pintu dibuka orang tuanya sudah tertidur.

Dengan langkah perlahan Anya masuk, lalu membuka lemari dan mencari apapun yang bisa Anya jual dan mengembalikan uang Naura kembali. Anya tak mau sampai nanti semuanya ketahuan dan semua orang yang ada disekolah akan merundungnya. Anya tak akan siap.

Saat menarik pakaian Ayahnya ada uang yang cukup banyak. Anya tanpa pikir panjang langsung mengambil uang itu dan keluar dari kamar orang tuanya.

Anya mengunci pintunya dan segera menghitung uangnya hanya ada 3 juta ini masih kurang. Harus kemana lagi Anya mencari uang.

"Emm, apakah aku juga harus mencuri uang Laura. Tapi Laura begitu pintar menyembunyikan uang nya"

Anya mondar mandir seperti setrikaan, hari ini Anya tak akan bisa tidur sebelum mendapatkan uang.

"Aduh pusing banget. Apakah Andi punya simpanan, bodoh deh cek dulu saja"

Saat pintu dibuka ternyata Andi belum tidur dan menatapnya dengan binggung.

Anya berdecak kesal dan masuk kedalam kamar adiknya. Sepertinya Anya harus meminjam dan tidak mencuri.

"Punya uang ga "

"Ada "

"Pinjem dong "

"Buat apa Anya"

Anya berbaring dan memeluk guling " Aku punya hutang pada Naura"

"Hutang apa, jangan tambah masalah Anya" kesal Andi.

"Aku pengen tas dan Naura nawarin. Ya sudah aku ambil saja pinjaman itu. Bantu aku Andi, pada siapa aku harus meminta bantuan"

"Ga ada "

"Kamu tega kalau aku di permalukan disekolah"

"Itu salahmu sendiri, cepetan keluar dari kamar. Aku mau tidur"

"Ga mau, sebelum kamu kasih uang itu aku akan tetap disini "

Andi yang tak peduli menarik tangan Anya dan mendorongnya keluar dari kamar. Lalu terdengar suara pintu dikunci.

"Dasar adik sialan, ga sayang sama Kakak sendiri. Awas saja aku adukan besok sama Mama" Anya malah mengomel.

Kalau misalnya uang itu tak ada apakah Anya lebih baik keluar saja dari sekolah, tapi tanggung tinggal sebentar lagi. Anya juga tak sanggup kalau harus di permalukan nantinya.

1
Cheng Nyo
👍
Aquarius26
kerenn
Adi Sahputra
Luar biasa
Memyr 67
𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺 𝖻𝖾𝗀𝗂𝗍𝗎 𝖽𝗂𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗁𝖺𝗇𝗄𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇. 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗉𝖾𝗇𝖺𝗄𝗎𝗍
Memyr 67
𝖺𝗇𝖽𝗂 𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁. 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗍𝗎 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗄𝖾𝗋𝖺𝗌 𝗄𝖾𝗉𝖺𝗅𝖺. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀.
Memyr 67
𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖺𝗆𝖺𝗍, 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗒𝖺𝗁. 𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗋𝖾𝗐𝖾𝗅, 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗄𝖾𝗌𝖺𝗅. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺, 𝖽𝗂𝗁𝖺𝗃𝖺𝗋 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗂𝗄𝗎𝗋𝗎𝗇𝗀 𝖽𝗂 𝗄𝖺𝗆𝖺𝗋 𝗆𝖺𝗇𝖽𝗂 𝗀𝖾𝗅𝖺𝗉. 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖺𝗒𝖺𝗁. 𝗍𝖺𝗄𝗎𝗍 𝖽𝗂𝗆𝖺𝗋𝖺𝗁𝗂 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂? 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗉𝖾𝗆𝖻𝖺𝗇𝗀𝗄𝖺𝗇𝗀 𝗆𝗈𝖽𝖾𝗅 𝗆𝖺𝗐𝖺𝗋 𝖺𝗃𝖺 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗄𝗎𝗍𝗂. 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇.
Memyr 67
𝖺𝖽𝗂𝗄 𝖽𝗎𝗋𝗃𝖺𝗇𝖺. 𝗉𝗈𝗇𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝖽𝗂𝗌𝗂𝗄𝗌𝖺 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝖻𝗈𝗅𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄 𝗆𝖺𝗌𝗎𝗄 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝗌𝖺𝗄𝗂𝗍. 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗌𝗂𝗁, 𝗇𝖺𝖽𝗂𝗇𝖾 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖺𝖽𝗂𝗄 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺.
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗅𝖾𝖻𝗂𝗁 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗅𝖺𝗁𝗂𝗋 𝖽𝖺𝗋𝗂𝗉𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗁𝗂𝗋 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗆𝗈𝗇𝗌𝗍𝖾𝗋 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇.
Syilvi Hesty
iya betul seharusnya kan jiwa alhmira yg melayang karna arwah Laura udh pegi duluan GK jelas ne authornya
Syilvi Hesty
emang Andi ne saudara laknat juga giliran Laura dulu di buliyy dia cuek dan diam aj ajd penonton dan GK pernah juga ngerangkul Laura tapi giliran Anya baru sedikit dibuly aj langsung di rangkul di Adan dikasihi, moga aj Laura juga kasih Andi pelajean sakit ht aku,
zz
💪💪💪💪👍👍👍
zz
kalau alam nyata ada ayah macam ni,terbuat dari apa hatinya
Ria Gazali Dapson
baru tau ada sekolah sadistis , kejam , pembullyan , besar²an , berarti sekolah yg pencetak para algojo², ngeri, kompak banget yaa , kejahatan nya , tapi yg aneh ko guru nya g da yg tau dn peduli
Ria Gazali Dapson
itu ayah nya orang ato syaitonirozhim
pelangi jingga
keren sekali kak karyanya, alurnya ga bikin bosen. semangat selalu ya kak semoga makin banyak karya karya barunya
Sisilia Hernianti
sebenarx thor jangan buat laura masuk club krn masih sma..mls bca
echa purin
👍🏻
Priskha
ini sklh atau sarang mafia sih kok isinya kekerasan semua 🤭🤭🤭
Endang Werdiningsih
apakah almira jago beladiri karena bisa menyelamatkan Bima
Ani Maryani
ternyata Rayan juga jahat jangan terjebak Laura cepat selidiki c Rayan
🦋⃞⃟𝓬🧸 Muffin🧚🏻‍♀️: Hai sahabat pembaca!
Aku baru aja rilis cerita baru berjudul “Menjebak Cucu Presdir” ✨

Cleona hanya ingin menyelamatkan ibunya dari penyakit mematikan, tapi sebuah kesalahan membawanya ke kamar Batara, CEO muda yang dingin dan penuh rahasia. Kini, hidupnya terjerat antara bahaya, rahasia, dan perasaan yang tak pernah ia duga. Apakah ini awal kehancuran… atau takdir yang menunggu?

🔥 Jangan lupa mampir dan ikuti kisahnya yaa~
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!