NovelToon NovelToon
Pesona Duda

Pesona Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO
Popularitas:58.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mentari

Beby gadis berumur 21th yang bekerja sebagai OB disebuah perusahaan besar,banyak orang yang ingin bekerja di perusahaan tersebut meskipun hanya sebatas OB.



Dan sial nya Beby yang sedang mengendarai motornya ia hampir saja menabrak seorang anak laki-laki berumur 4thn,yang entah datang dari mana anak itu tiba-tiba ada didepan motor Beby.Membuat Beby mengerem mendadak dan ia jatuh,untung saja tidak menabrak bocah itu.



" Aauww " Pekik Beby yang merasakan kakinya sakit



" Siapa anak itu,kenapa bisa berkeliaran di jalan " Ucap Beby bangkit dan menghampiri bocah itu



" Sayang kamu tidak apa-apa" Tanya Beby dengan lembut ia berjongkok di depan bocah itu


" Momy " Ucap bocah itu membuat beby kaget karena dipanggil momy oleh bocah itu



Bagaimana tidak kaget Beby baru umur 21th dan ia belom menikah bahkan pacar pun tak punya, bagaimana Beby bisa mempunyai anak yang berumur 4thn.Dan herannya kenapa bocah itu memanggil nya dengan kata momy??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Hari terlalu banyak kejadian yang membuat Saga pusing sudah gitu jadwal Saga sangat padat sampai ia melupakan makan siang sangking sibuknya, Bram pun sama melewatkan makan siang.

Karena Saga harus mengurus tikus tikus kantor yang sudah merugikan perusahaan cukup banyak, seperti Saga harus lebih memperketat peraturan perusahaan dan ia harus merekrut pekerjaan yang benar benar professional.

Padahal untuk masuk ke perusahaan Wijaya sangat sudah karena terlalu banyak kriteria yang harus dipenuhi oleh pelamar kerja bahkan peraturan di perusahaan Wijaya sudah termaksud sangat ketat dan berbeda dari perusahaan lainya, tapi masih saja ada oknum yang bermain curang di perusahaannya.

Saga tidak akan segan-segan untuk dipecat karyawan yang tidak mematuhi peraturan perusahaan mereka menyadari jika dipecat dari perusahaan Wijaya tanpa terbongkar bisa dibagikan akan sulit untuk masuki dunia perusahaan,paling mereka akan mendapatkan pekerjaan dengan gaji dibawah UMR perusahaan Wijaya sangat berpengaruh dalam dunia bisnis.

Siapapun yang bersinggungan dengan Saga sudah dipastikan hidup tidak akan tenang,hampir semua pembisnis tidak berani membuat masalah dengan Wijaya Grup karena sangat beresiko.

Di tempat lain......

" Mommy " Teriak Sean

" Sudah selesai belajarnya " Tanya Baby

" Sudah Mom " Ucap Sean

" Sean tunggu Mommy disini sebentar yah, Mommy mau ke toilet" Ucap Baby ijin untuk pergi ke toilet

" Okey Mom " Jawab Sean

Sepeninggalan Baby tidak-tidak ada segerombolan anak anak yang menghampiri Sean.

" Hai anak yang tidak punya Ibu " Teriak salah sana anak laki-laki

Sean celingukan untuk mencari siapa yang di maksud oleh anak itu.

" Tidak perlu binggung,bukanya kau anak yang tidak punya ibu " Ucapnya lagi

" Sean punya Mommy ko " Jawab Sean masih santai

" Hahaha dia berhayal mempunyai Mommy " Ucap yang lain sembari mengejek Sean yang tidak mempunyai Mommy

Selama ini mereka tidak pernah melihat Sean diantar jemput oleh Mommy nya yang mereka tau Sean selalu diantar oleh seorang nenek-nenek,mereka juta tau jika Sean tidak memiliki ibu berkat salah satu guru yang tidak sudah dengan Sean.

" Sean tidak berkhayal Sean benar punya Mommy " Teriak Sean

" Dasar tukang halu " Ucap bocah itu mendorong Sean sangat keras membuat Sean terjatuh dan kelapanya terbentur ujung kursi membuat kepala Sean mengeluarkan cairan merah.

" Aaa,kenapa kau mendorong ku " Ucap Sean marah dan ia bangkit dan berdiri berkaca pinggang

" Memang kenapa,apa kau tidak terima haa" Bocah itu

" Kau sudah berani mendorong ku" Ucap Sean marah dan ia mendorong balik bocah itu dan ia pun terjungkal belakang tepat saat bocah itu jatuh keluarlah guru yang tidak sudah dengan Sean.

" Astaga apa yang kau lakukan Sean " Teriak ibu guru itu melihat Sean saat mendorong bocah itu

" Aku tidak melakukan apapun,aku hanya membalasnya " Ucap Sean dengan santai

" Memang kau sangat nakal karena kau tidak mempunyai ibu,jadi kau tidak mempunyai etika " Ucap Bu guru itu kedapa Sean membuat Sean semakin marah

Baby yang baru saja keluar dari kamar mandi mendengar ada keributan dan itu adalah tempat dimana Sean menunggu dengan cepat Baby menghampirnya kerumunan.

Betapa terkejutnya Baby saat melihat Sean yang dikerumuni banyak orang,bahkan Baby melihat ada cair merah yang mengalir di kepala Sean dengan panik Baby menghampiri Sean.

" Ya ampun Sean kamu kenapa,terus kenapa kepala kamu berdarah apa yang terjadi ini " Ucap Baby meminta penjelasan dari guru yang ada disana

" Oh jadi kau pengasuh baru bocah nakal ini " Ucap guru tersebut

Baby memilih diam Baby tidak menjawab pertanyaan guru tersebut.

" Dia telah mendorongku sampai ikut ku memar " Ucap bocah itu menunjukkan sikutnya yang sedikit memar

" Apa benar Sean mendorongnya " Tanya Baby dengan lembut dengan cepat Sean menggelengkan kepalanya bertanda Sean tidak melakukan itu

" Tidak dia yang memulainya dulu mom,dia yang mendorong Sean sampai terjatuh dan membuat kepala Seana berdarah bahkan dia mengejek Sean tidak mempunyai Mommy " Ucap Sean dengan wajah sedihnya

Baby terkejut dengan cerita Sean,Baby bisa melihat kesedihan di mata Sean ia merasa sakit mendengar Sean di kata-katain.

" Aku tidak mendorong nya dia berbohong,kalau tidak percaya tanya saja sama mereka " Ucap Bocah kecil itu menunjuk ketemanya

" Benar Sean dulu yang mendorong Iwan " Ucap salah satu bocah itu

Sean kembali menggelengkan kepalanya,Baby percaya dengan San ia tidak mungkin melukai temannya sendiri.

" Tidak Sean tidak melakukan itu Mom " Ucap Sean menatap Baby dengan mata berkaca-kaca

" Mommy percaya ko sama Sean " Ucap Baby dengan lembut dan membelai pipi Sean

" Aku tidak percaya jika Sean melakukannya" Ucap Baby dengan tegas

" Ada apa ini " Teriak seorang ibu-ibu dengan penampilan Hedon

" Mama,hiks..hiks dia mendorong Iwan " Tangis bocah itu mengadu ke mama sangat licik sekali bocah itu membalikan fakta

" Apa benar itu Bu Lia " Tanya Mama Iwan

" Benar nyonya,Sean sudah mendorong Iwan " Jawab Bu Lia

" Dasar anak kurang ajar berani-berani kau mendorong anak kesayanganku " Ucap Bu Iwan yang akan menampar Sean dengan siga Baby menghalangi denga tubuhnya dan akhirnya Baby lah yang mendapatkan tamparan dari Bu Iwan

" Jangan berani-berannya kau menyentuh anak ku " Ucap Baby dengan lantang

" Hahaha anak mu setau ku bocah itu tidak memiliki ibu " Ucap Bu Iwan

" Aku adalah Mommy jadi jangan coba-coba menyentuh anak ku sehelai rambut pun tak ku ijinkan " Ucap Baby dengan penuh emosi yang meledak-ledak

Sean menatap punggung Baby yang sedang melindunginya Pak Joni yang sudah lama menunggu diparkiran tak kunjung melihat Sean dan Baby akhirnya ia memutuskan untuk masuk kedalam, betapa terkejutnya Pak Joni mendapatkan Baby ditampar oleh ibu-ibu dah melihat Sean dibalik punggung Baby.

Dengan cepat Pak Joni menghubungi Asisten Bram.

" Halo Pak ada apa " Tanya Bram

" Halo pak seperti terjadi sesuatu dengan Taun muda dan nyonya Baby " Ucap Pak Joni

" Apa yang terjadi pak " Tanya Bram

Saga menatap ke Bram karena betulan Bram sedang berada diruangan Saga dengn cepat Saga menyambar ponsel Bram.

" Nyonya Baby ditempat seorang wanita Pak dan nyonya Baby melindungi Den Sean dibalik punggungnya" Ucap Pak Joni

Saga yang mendengar laporan dari Pak Joni tersulit emosi Saga langsung mematikan sambung telfon tanpa menunggu jawaban.

" Kita ke sekolahan Sean sekarang " Ucap Saga dengan tegas ia langsung keluar dari ruangan dengan buru-buru karena ia takut terjadi sesuatu dengan Sean dan Baby

" Siapa yang berani mengusik anak ku " Ucap Saga dengan geram

Bram mengendari mobilnya dengan kecepatan penuh.

" Wanita dari mana kau mengaku-ngaku menjadi mommy dari bocah nakal itu " Ucap Bu Iwan

" Sudah ku bilang aku adalah Mommy nya, apa kau belum paham juga haa " Ucap Baby emosi

" Beraninya kau membentak ku " Ucap Bu Iwan yana kan memukul Baby tapi Sean langsung kedepan dan menginjak kaki Bu Iwan dengan keras

" Ahh dasar bocah sialan " Ucap Bu Iwan dengan reflek mendorong tubuh Sean dengan sangat keras membuat Sean terjatuh dan Baby sangat panik saat melihat Sean terjatuh

" Sean sayang " Ucap Baby panik menghampiri Sean

" Mommy Sean takut " Ucap Sean ketakutan bahkan Sean sudah mengeluarkan air mata

" Sean tidak usah takut ada Mommy disini,apa kepala Sean sakit " Tanya Baby panik melihat darah yang masih mengalir di kepala Sean

" Kepala Sean pusing Mom" Ucap Sean dengan air mata

Dengan sigap Baby mengangkat tubuh Sean ia akan membawa Sean ke rumahnya sakit baru saja Baby belangkan rambutnya dijambak dari belakang.

" Aaa" Teriak Baby kesakitan

" Jangan coba-coba kau pergi dari sini wanita sialan " Ucap Bu Iwan dengan marah dan menjambak rambut Baby sangat keras membuat kepala Baby mendongak ke atas

" Lepaskan tangan kotor mu darinya " Suara bariton Saga membuat semua orang menatap ke sumber suara

1
Nety Dina Andriyani
lanjut kak 😍
Febriana Saputri
semangat update terus kalo bisa double dong🤭
Cek Lin
semangat
Nety Dina Andriyani
smangat kak
slalu menunggumu
😍
Febriana Saputri
semangat update terus kak
Lisa
Gpp Kak..yg penting update..
Mentari
Pagi-sore author kerja nggak ada waktu senggang, besok insyaallah bakalan up 3-5 bab,sewot author nggak bisa up malm² lagi
Mentari
maaf yah author binggung bisa up kalau malam sedangkan malem nggak bisa up😭
Lasmin Alif nur sejati
padahal saya nungguin up nya loh😄
Lasmin Alif nur sejati
kak author kenapa jarang up?
Cek Lin
lanjut
Cek Lin
semangat dan lanjut
Cek Lin: lanjut
total 1 replies
Lasmin Alif nur sejati
gemes lihatnya 🤭
Lisa
Saga mulai manja sama Baby jg nih 😊
Lisa
Semangat y Kak 💪😊
Nety Dina Andriyani
smangat kak
😍
Lasmin Alif nur sejati
ssmangat terus thorr💪💐💐
Cek Lin
up. saya suka
Elen Gunarti
double up Thor 👍
Nety Dina Andriyani
aku suka aku suka
up banyak2 kak
😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!