Di jaman kerajaan, Putri Lexi adalah istri kesayangan kaisar Qin, karena kasih sayang kaisar Qin terhadap putri Lexi mumbuat para selir iri. Puncak kemarahan para selir adalah ketika putri Lexi akan di angkat menjadi permasuri. Dengan dendam yang membara para selir menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh putri Lexi. Pembunuhan pun terjadi namun jiwa putri Lexi time travel ke era modern dimana jiwanya masuk ke tubuh bernama Lexiani yang selalu di bully karena tubuhnya yang subur. Akan kah putri Lexi bisa bertahan di era modern ??
Kalo penasaran yuuuk simak novel ini ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cucu Nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pandangan Di Jaman Modern
Mereka asyik berbincang bincang, tanpa di sadari Jordan sedikit senang berteman dengan Dera. Dari cara Dera yang banyak membantu Lexi dan mengajarinya dengan sabar.
Tiba tiba Lexi histeris karena terkejut "aaaaakkkh" matanya melotot tangannya menunjuk ke sepasang kekasih.
Jordan dan Dera ikut terkejut dengan teriakan Lexi. Juga para pengawal sibuk mengawankan sotuasi kalo kalo terjadi sesuatu.
Dera + Jordan : ada apa ? dengan raut wajah yang bingung dan saling memandang.
Lexi : mereka berciuman di tempat umum, ucapnya sambil tangannya masih menunjuk nunjuk ke sepasang kekasih yang sedang mesra.
Salah satu pengawal bernama Dean dengan kesal berjalan menuju ke pasangan itu untuk menegurnya yang bermesraan, karena Lexi terkejut.
Dean tidak mau tuannya marah karena gadis pujaannya terkejut lagi. Dan akan berdampak buruk pada dia dan teman temannya.
Jordan dan Dera terkekeh, lalu tersenyum memandang Lexi. Sepertinya Lexi baru pertama kali melihat sepasang kekasih berciuman di tempat umum.
Jordan lalu menutup mata Lexi dengan tangannya, Lexi benar benar polos, sayang kalo matanya ternoda.
Jordan : kamu jangan terkejut, disini sudah biasa.
Dera hanya tepuk jidat, dia baru tahu kalo Lexi baru pertama melihat orang ciuman, ini uda jaman apa sampai Lexi tak tahu kalo ciuman itu sudah biasa.
Jordan hatinya semakin senang bertemu dengan gadis yang super duper polos. Dia merasakan keseruan selama berada dengan Lexi.
Tiba tiba suara panggilan untuk memasuki ruang bioskop terdengar. merekapun ikut berbaris dan memberikan karcis pada karyawan tersebut.
Merekapun duduk dengan rapih, sebelum Filmnya di mulai, Jordan memberikan Popcorn dan minuman pada Lexi dan Dera.
Jordan : biar asyiik kamu makan dan minum ini...
Lexi : oooh kamu memang hebat Jordan, terimakasih.
semua mendapatkan Pop corn namun Lexi melihat Jordan tak terbagi Pop cornnya. Lexi merasa tak tega, dia lalu memberikannya pada Jordan.
Lexi : ini buat kamu saja, karena kamu tak dapat Pop corn.
Jordan : buat kamu saja, aku tak apa apa...
Dera yang kesal melihat Lexi tak peka " aduuuh benar2 polos, padahal maksudnya biar kamu makannya berdua sama Jordan.
Lexi : ooooh begitu... baiklah ayoo tanganmu kemari ambil Pop cornnya hehehe..
Jordan : baiklah terimakasih Lexi... dengan wajah senangnya.
Lexi : sama sama ucapnya sambil terkekeh.
Jordan sangat senang, sesekali tangannya bersentuahan saat akan mengambil Pop cornya.
wajahnya semakin merah, untung sajah suasana bioskop gelap jadi tidak ada yang melihat wajah merahnya.
Usai film berakhir, merekapun keluar dari ruang bioskop.
Jordan : bagaimana filmnya baguskan kan ?
Lexi : hehehe filmnya bagus tapi banyak adegan romantis saya malu.
Jordan dan dera yang mendengarnya hanya bisa terkekeh ucapan Lexi yang polos.
Dera : baiklah kami pulang dulu...
Jordan : mau saya antar ?
Lexi : tidak usah, kamu juga pulang saja bersama badut badutmu, kami sudah terbiasa pulang pergi bareng.
Para pengawal yang mendengar Lexi memanggilnya badut merasa kesal apa yang kurang coba dari kami, badan tegap, wajah garang kenapa terlihat lucu oleh gadis kesukaan bos?? Ucapnya dalam hati.
Sepertinya nenek moyangku ada masalah dengan nenek moyang gadis kesukaan Bos sambil geleng geleng kepala.
Jordan : baiklah, kalo begitu eeeh tunggu sebentar.. berikan hpmu padaku. Ucapnya pada Lexi.
Lexi : buat apa ? Tanya nya bingung tp HPnya di berikan pada Jordan.
Jordan lalu memasukan no HP nya dan dia menyimpan namanya dengan sebutan si Gantengku. Lalu dia Miscall menggunakan HP Lexi ke HPnya.
Dia menyimpan nomer Lexi dengan nama si imutku. Jordan senyum senyum sendiri membuat para pengawal merasa terkejut, karena Bos dinginnya telah Lumer.
Merekapun saling berpamitan dan pulang kerumah masing masing.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa
Jangan lupa like dan comentnya...