NovelToon NovelToon
Model Kesayangan Sang Mafia

Model Kesayangan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:762.1k
Nilai: 5
Nama Author: Lyaliaa

--Model Kesayangan Sang Mafia


Dengan begitu banyak kerumitan dalam percintaan membuat nya menyatu dalam sebuah persahabatan, pengkhianatan dan penyesalan.

bagaimana mereka bisa mempertahankan arti sebuah cinta dalam dunia mafia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lyaliaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.23

Lampu besar dengan ribuan permata putih tergantung dengan begitu kokoh di langit langit. Permata itu memantulkan cahaya indah ke segala penjuru ruangan yang hanya ditempati oleh seorang lelaki. Dia sedang enaknya menikmati harumnya secangkir kopi hangat yang berada di atas meja sambil memegangi iPad di tangannya.

Dengan kacamata yang digerakkan turun naik olehnya. Terkadang mengusap lembut matanya, terasa perih melihat layar yang menyala terlalu lama.

Bam.

Pintu di banting. Seorang pria dengan penuh amarah memasuki ruangan itu, ia memegang secarik map berwarna kuning kecoklatan di tangannya.

"Apa arti semua ini?" Edgar melemparkan secarik map ke atas meja. Membuat air yang mengisi cangkir kopi yang terletak di sana menjadi bergetar.

"Apa ini? Begini kah kamu berbicara pada ayahmu?"

Jerome Stevenson. Dia meletakkan iPad nya di atas meja dan melepaskan kacamatanya. Perlahan matanya tertuju pada map yang terletak di depannya. Dia mengambilnya dan langsung membuka apa isi dari map itu yang membuat anaknya begitu emosional.

"Ayah. Aku butuh penjelasan," Edgar berusaha tenang dan menarik nafasnya dalam dengan duduk di sofa empuk yang berada di seberang tempat ayahnya.

"Dari mana kamu mendapatkannya?" Tanya Jerome sambil meletakkan kembali map itu di atas meja.

"Itu tidak penting. Apa ini benar?" Edgar menatap ayah nya tanpa berkedip menunggu jawaban.

"Sudah seperti ini. Memang sebaiknya aku memberitahukannya padamu. Ini memang benar, Olivia memang putri Hans," jawab Jerome yang kemudian beralih santai dengan menikmati seteguk kopi hangat yang sudah menemaninya sebelum Edgar datang.

"Apa!? Lalu kenapa tidak ada yang memberitahukannya pada ku?" Dengan kesal Edgar menaikkan sedikit nada bicaranya. Membuat suaranya menggema, "Bahkan menyembunyikannya dari ku."

"Ini permintaan Hans. Sejak kembali saat itu dia menjadi marah besar, malahan dia hampir memutuskan pertemanan kami," Jerome menjelaskan, "Dia menganggap bahwa apa yang terjadi pada putrinya adalah karena kamu."

"Aku? Bagaimana bisa. Apa yang terjadi pada Olivia?" Raut wajah Edgar langsung berubah menjadi kelam. Sedangkan Jerome berusaha menyembunyikan sesuatu, "Ayah..," Edgar melemah.

"Hmm. Baiklah," sebelum melanjutkan Jerome meminum seteguk kopi terlebih dulu, "jadi saat kembali dari sana, kalian berdua sudah tidak sadarkan diri. Kamu kritis dan juga gadis itu, jika terlambat sedikit saja. Mungkin kalian berdua sudah mati disana. Setelah sampai di rumah sakit, gadis itu dibawa ke ruang operasi. Semuanya gelisah, namun besoknya Hans memindahkan putri nya ke rumah sakit lain."

"Kenapa?" Edgar bertanya sangat penasaran.

"Aku tidak tahu. Kami bahkan tidak bertemu, hanya berbicara melalui telepon. Dia tiba tiba marah besar dan menyalahkan mu. Dia juga meminta padaku untuk merahasiakan semuanya darimu."

"Jadi yang membuat kode itu hanya Mr Hans?"

"Ya. Kau pikir aku ikut membuatnya? Hah. Jika aku yang membuatnya pasti kau sudah bisa membuka nya sejak dulu."

"Bagaimana dengan Olivia? Apa dia baik baik saja?" Pertanyaan yang selalu bersemayam dalam pikiran nya.

"Entah lah. Tidak ada yang tahu."

Jerome mengangkat pendek bahunya. Ia kembali mengambil iPad nya dan mulai sibuk sendiri. Edgar berjalan keluar dari ruangan itu dengan sangat frustasi. Dia mengkhawatirkan Olivia.

'Kenapa kau selalu mengganggu pikiran ku. Bahkan setelah aku menemukan penggantimu, aku tetap tidak bisa melupakanmu,' batin Edgar.

Esok hari, Perusahaan modeling terbaik di kota S.

Edgar memasuki perusahaan nya dengan begitu gagah, dengan kacamata yang bertengger di hidungnya. Pakaian rapi dengan jas hitam di badannya. Membuatnya menjadi sangat berkarisma.

"Apa dia ada pemotretan hari ini?" Edgar memasuki lift yang kemudian disusul oleh seorang wanita di belakangnya.

"Tidak tuan. Nona Rossi sudah membatalkan semua jadwalnya dan juga membatalkan kontrak dengan perusahaan," jawabnya.

"Apa maksudmu? Dia tidak ada di sini? Dan dia memutuskan kontrak begitu saja," Edgar melepaskan kacamatanya. Raut wajah nya langsung berubah.

"Ya Tuan, kami bahkan sudah mengunjungi rumahnya, tapi rumah itu terlihat sudah kosong. Tidak ada orang," lanjut wanita itu.

Mendengar hal itu Edgar bergegas kembali ke mobilnya dan melaju dengan kecepatan tinggi menuju Mension nya di tepi pantai.

Setiba di sana, dia disambut seperti biasa. Namun melihat Willy berada di antara jajaran itu membuat amarahnya meledak.

Edgar langsung memukuli Willy tanpa ampun. Membuat pria itu menjadi tak berdaya dan mengeluarkan darah dari mulutnya. Tak ada perlawanan. Willy tau kesalahannya dan dia harus menerima akibat dari keteledorannya itu. Semua orang hanya diam tak berani menghentikannya.

"Edgar. Hei. Apa yang kau lakukan, dia bisa mati. Lepaskan dia!" Jeck muncul dari ambang pintu dan bergegas menjauhkan Edgar dari pria yang sudah hampir mati. Jeck menyuruh orang untuk membawa Willy pergi dari sana.

"Hah!" Edgar langsung terduduk di sofa, tangannya berdarah. Bercampur darah orang yang dipukuli dengan yang berasal dari goresan di tangannya.

"Tenang lah. Markas sedang mencari keberadaannya. Kau tidak bisa seperti ini." Jeck berusaha menenangkannya.

Tiba tiba terdengar tepukan tangan dari arah pintu.

"Haha. Aku disambut dengan pertunjukkan yang menyenangkan," Seorang pria berkemeja putih berjalan masuk mendekati Edgar dan Jeck.

"Joshua," Jeck terkejut melihatnya, "kenapa kamu bisa ada disini?"

Tiga serangkai yang dulu sangat populer sejak kecil.

"Aku hanya ingin memberikan selamat atas pertunangan teman lama. Tapi sepertinya tidak akan ada pertunangan disini, yah berarti sia sia aku kesini."

"Kau!" Edgar tiba tiba mencengkram kerah baju Joshua dengan cepat. Dan hanya di balas dengan senyum di wajah Joshua.

"Bisakah kalian berdua tidak selalu bertengkar jika bertemu," Jeck memisahkan keduanya. Dan menyuruh semua orang yang berada di sana pergi meninggalkan mereka.

Joshua merapikan kembali kemeja nya.

"Kau tau kenapa dia menghilang?" Joshua mendekatkan wajahnya pada Edgar. Menatap tajam pada sahabatnya itu, "karena kau tidak berhak bahagia."

Edgar terlihat sangat geram. Ingin rasanya dia memukul pria yang berdiri di hadapannya.

"Kenapa? Ayo pukul aku seperti yang telah kau lakukan tadi," Joshua menantang Edgar. Namun Edgar tidak akan memukulnya. Ia sadar maksud dari ucapan itu. Dan terakhir kali pukulan nya tiga tahun yang lalu membuat mereka bertengkar hebat.

Mereka bertengkar terkait dengan Olivia. Joshua marah besar saat mengetahui Olivia, wanita yang sudah lama dia sukai hampir mati karena Edgar. Itu lah yang dia ketahui.

Dengan terpaksa dia sudah merelakan wanita itu untuk bersama dengan Edgar sahabatnya. Agar Olivia bahagia bersama dengan orang yang dia cintai, tapi tak di sangka yang Joshua dapatkan adalah berita mengenai insiden yang terjadi tiga tahun lalu, membuatnya tidak bisa melihat wanita itu lagi. Bahkan sebelumnya dia rela menjauh dan pergi ke Los Angeles untuk melupakannya.

"Aku tidak ada waktu untuk mengurus mu," Edgar berjalan menjauh dari mereka dan menaiki tangga.

"Jo. Kenapa kamu masih tidak mengerti. Aku sudah menjelaskannya padamu," Jeck menghampirinya, "apa itu tidak cukup bagimu?"

"Tidak. Aku tidak butuh itu, aku hanya ingin melihatnya lagi. Selama aku belum melihatnya, aku tidak akan pernah memaafkan pria itu." Joshua berjalan menjauh dari Jeck dan pergi meninggalkan mansion itu.

--***

1
INdah🌹
505
GuGuGaGa_90
Luar biasa
Tiana
mampir
YouTube: hofi adawiyah
ceritanya sangat bagus 😍
YouTube: hofi adawiyah
baca sambil nyemil
love: bagi dungg👀
total 1 replies
YouTube: hofi adawiyah
bagus ceritanya 😍
❣️My Boo💕
oke thorr siyapp...kisah deon dan natalie gimana?
love: Sepertinya kisah mereka di simpan duluu🥹🥀
total 1 replies
❣️My Boo💕
kok blm up thorrr??
Cherry🍒
wait Julian? bukan itu nama tengah Edgar hmmm
❣️My Boo💕
ikutan seneng dehhh🥰🥰
❣️My Boo💕
ahh nyesekkk banget sih hubungan ayah anak satu ini... edgar tuh sayang sama natalyne cuman dia blm bisa berdamai dg kematian rossi🥺🥺🥺
Ismi Sigadiess Virgo
hmmmm baru tau saya baca ini.... natliya teryataaaa...
❣️My Boo💕
ga sabar thorrr ingin lihat kebersamaan edgar dan Natalyne sebagai ayah dan anak
❣️My Boo💕
akhh akhirnya sampai juga di part ini....nangis lagiiii kannn....edgar ayolahhh akui natalyne...jangan sampai menyesal...25 tahun kamu gak disampingnyaaa🥺🥺🥺
❣️My Boo💕
kasihan banget natalyne...dia hanya berharap ayahnya mengakui...ayolah edgar... natalyne itu satu2 nya yg ditinggalkan rossi untuk kamu 😭😭😭
❣️My Boo💕
akhirnya edgar muncul...
kasihan natalyne🥺🥺
❣️My Boo💕
haha lucu banget natalyne dan farel... selalu nyesek kalau inget edgar dan rossi...semoga edgar segera sadar dan berkumpul bersama natalyne yaaa
❣️My Boo💕
aduh nanggung thorr...up lagi yukk
❣️My Boo💕
lanjuttt thorrr....suka banget deon dan natalyne saling memiliki dan saling memenuhi satu sama lain...edgar pleaseee temuin natalyne yaaa
❣️My Boo💕
lanjut thorrrrr kangen banget sama kisah sad natalyne ini 🥺😊😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!