NovelToon NovelToon
Sleeping Beauty Wants The Throne

Sleeping Beauty Wants The Throne

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Contest / Reinkarnasi / Chicklit / Tamat
Popularitas:311.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Pelangizigzag

Tepat di hari pernikahannya, Lovely sang penata rias senior tiba-tiba mendapatkan sebuah kutukan berupa tidur panjang dari seorang penyihir yang tidak terima cintanya ditolak mentah-mentah. Jiwa Lovely mengalami perjalanan ke sebuah negeri asing. Terlahir kembali sebagai putri kedua Marquis Thompsville, Lovely yang notabenenya tidak suka hidup miskin berusaha keras untuk mendapatkan pundi-pundi koin emas.

Seiring berjalannya waktu, obsesi Lovely berubah. Sering ditindas dan dianggap remeh, Lovely belajar banyak hal bahwa kedudukan adalah segala-galanya. Bukan uang apalagi perhiasan, Lovely menginginkan takhta ratu dan berambisi untuk memiliki Sormenia seutuhnya.

Tapi apakah Lovely bisa menuntaskan ambisi besarnya itu sementara Grand Duke dari Brighton tidak pernah sekalipun mau melepaskan dirinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pelangizigzag, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Pelajaran Untuk Orang yang Tidak Setia

"Aku ingin sebagian barang di kamar dipindahkan saja. Eh, tidak. Lebih baik dijual, kita tidak tahu akan terjadi sesuatu kedepannya. Aku tidak bisa terus mengandalkan Ochonner, Rose."

Rose manggut-manggut sambil mengingat perintah yang Luz berikan. Sebagian hadiah dari gentleman akan dijual entah uangnya untuk apa.

"Lalu untuk perab—"

"Selamat siang, lady."

Langkah Luz dan Rose yang menyusuri lorong terhenti. Gadis itu menoleh, di depannya berdiri seorang pria yang mungkin berusia sekitar pertengahan tiga puluh tahun sedang tersenyum tipis.

"Ya?"

"Lama tidak bertemu. Apa kabar." Achilles berjalan mendekat, ingin meraih tangan Luz untuk diciumnya sebelum Rose maju, menjadikan dirinya tameng dari si pria jelalatan.

"Maaf, My Lord. Lady sedang tidak menggunakan sarung tangan jadi Anda tidak bisa melakukannya."

Sesuai tradisi di Sormenia, setiap pria yang sudah memiliki pasangan tidak diperbolehkan untuk mencium punggung tangan wanita lain secara langsung dari kulit ke kulit. Begitu juga sebaliknya, wanita yang sudah bersuami tidak diperkenankan untuk membiarkan pria lain mengecup punggung tangannya tanpa pembatas kain apapun. Hal itu dianggap mencoreng moral dan tidak pernah dibenarkan.

"Huh? Apa maksudmu, budak. Tolong jangan sok tahu!"

"Rose tahu apa yang dia lakukan, My Lord. Lagipula, dia sudah saya anggap teman, tidak cocok jika Anda menyebutnya budak."

Rose terenyuh. "Nona...."

"Lupakan saja. Kedatanganku kemari tentu ingin menawarkan sesuatu," ucap Galilee langsung pada intinya.

Luz mengernyit. Dia tidak mengenal siapa dan dari mana pria ini berasal. "Maaf, apa kita pernah bertemu?"

"Jangan pura-pura tidak mengenali calon suamimu, lady!"

Ah, Luz mengerti sekarang. Pasti dialah penyebab kematian Odyssey yang asli. Marquis Galilee, Achilles da Beta.

Benar-benar tebal muka. Setelah mencampakkan wanita ini, dia dengan santainya ingin memiliki hubungan lagi? Cih.

"Maaf, sekarang aku sibuk." Luz tersenyum tipis. "Kalau begitu, aku permisi."

"Aku akan terus menunggumu, Odyssey!"

Baru tujuh langkah, Luz yang geram kembali menoleh. "Jangan mengganggu. Enyahlah dari sini!"

"Aku akan pergi asal kau bisa mengabulkan satu keinginanku."

Luz memutar kedua bola matanya kesal. "Cepat katakan."

Achilles memelankan suaranya. "Jadilah selingkuhan ku."

Rose terbelalak begitu juga dengan Luz yang langsung melotot horor. Tanpa basa-basi, Luz melepas sepatunya dan melemparkan benda berhak tinggi itu tepat mengenai hidung Achilles hingga dia mimisan. "Pria gila!"

Achilles terduduk sambil mengelap hidungnya yang mengucurkan darah. Tidak banyak, tapi dia ingin Luz menoleh barang sekali ke arahnya. Menatapnya khawatir, seperti dulu. Manik Achilles membuntuti pergerakan Luz yang semakin jauh meninggalkan dirinya sendirian lorong.

"Aku gila karena dirimu, sayang!"

"Memang tidak waras," dumel Luz emosi. "Kemana dia saat Odyssey terpuruk. Bukannya membantu masyarakat supaya bungkam, dia justru memanaskan suasana dengan menikahi wanita lain. Tidak punya hati, andai aku di posisi Odyssey, mungkin sudah ku penggal lehernya sampai putus!"

Rose terbengong. "Nona membicarakan siapa?"

"Bukan siapa-siapa," putus Luz sebelum Rose kembali penasaran. "Ah, iya. Tolong ambilkan semua kiriman dari Putra Mahkota. Aku ingin membaca semuanya di perpustakaan."

Jika tidak dialihkan, Rose bisa-bisa terus bertanya dan menagih penjelasan yang tidak bisa Luz jelaskan. Tidak mungkin, kan, jika Luz menceritakan bahwa dirinya berasal dari dunia ratusan atau bahkan ribuan tahun lagi yang mengalami perjalanan waktu. Tidak-tidak, dia tidak akan memberitahu hal sekonyol itu kepada Rose.

"Ah, saya mengerti." Rose tersenyum jahil. "Anda dan putra mahkota ...."

"Jaga rahasia kita," peringat Luz cepat. "Menjadi pendampingnya itu sangat susah. Jika gagal, aku tidak tahu lagi bagaimana reaksi orang-orang terhadapku."

Luz menatapnya sendu, "Kau tahu, kan. Aku pernah gagal menikah."

"S-saya bersumpah tidak akan memberitahu siapa-siapa mengenai hubungan antara Anda dan putra mahkota!"

Gadis bersurai kristal itu melempar senyum tipis. "Baguslah. Sangat lega setelah mendengarnya."

"Kalau begitu saya akan mengambilkan surat-surat dan hadiah dari putra mahkota!" sahut Rose bersemangat. "Apa ada lagi yang perlu saya bawakan untuk Anda?"

"Jangan lupa kertas dan pena. Aku ingin menjawab semua pesan-pesannya sekarang." Luz menunjuk ke arah pohon apel rindang di pinggir lapangan hijau. "Aku akan menunggu di sana."

"Baik!"

Secepat Rose menjawab, sosoknya sudah menghilang di tikungan lorong yang bercabang. Luz menggeleng samar. Akhirnya sesuai kesepakatan, dia berjalan ke arah pohon dan duduk di bawahnya, tidak peduli jika gaun cantiknya kotor karena bersentuhan dengan tanah. Dibanding membalas pesan, sebenarnya tidur menjadi pilihan terbaik jika tidak mengingat bahwa yang tengah menunggu pesannya sekarang adalah putra mahkota.

"Kenapa di sini?"

Luz membuka matanya sedikit. Setelah tahu bahwa orang yang mengajaknya bicara adalah si tuan rumah, Luz kembali memejamkan mata.

Marquis Thompsville menghela napas. "Aku tengah berbicara padamu, Odyssey."

"Bicara saja," jawab Luz pendek masih senantiasa memejamkan mata.

Sungguh, dirinya enggan menatap wajah tua yang berkeriput itu. Jika dipikir-pikir, dalang di balik diskriminasi yang Odyssey alami pasti awalnya berasal dari kepala rumah tangga de Cera sendiri, Alfonso de Cera alias Marquis Thompsville yang kini menatapnya berang.

"Begini kah caramu berbicara pada yang tua?"

Marquis Thompsville marah. Tapi dia bukan tipe orang yang mudah meledak-ledak seperti Marchioness. Ucapannya lebih terasa ... mengintimidasi.

"Hm, aku belajar tata krama yang benar padamu dan juga Marchioness Thompsville."

Ia menghela napas. "Aku tidak ingin berdebat dengan wanita sombong sepertimu," tuding Alfonso de Cera namun ia cepat-cepat menambahkan sebelum Luz membantah ucapannya. "Langsung saja ku katakan. Sejujurnya aku tidak suka saat melihatmu terlalu dekat dengan Ochonner. Kalian terlihat seperti ... permata dan batu krikil. Dia berbakat, tolong jangan halangi jalannya untuk sukses karena kebodohanmu itu seperti penyakit menular. Jika gagal, cukup dirimu saja dan tidak perlu membawa-bawa saudaramu yang lain."

Luz menatapnya tajam.

"Sampai di sini paham?" tandas Marquis Thompsville terakhir.

"Saudara, ya?" Luz manggut-manggut. "Tapi aku tidak pernah merasa punya saudara apalagi orang tua seperti kalian."

Marquis Thompsville tercekat.

"Apa kau lupa? Ups, sepertinya kau benar-benar tua sampai sudah melupakan satu hal," seloroh Luz yang tidak mengenal takut. "Siapa yang membiarkan aku hidup dalam kebodohan? Itu perbuatan kalian. Saat Ochonner pergi ke akademi dan Athene mendapat guru privat yang kompeten setiap hari, aku malah dibiarkan hidup dalam rasa iri kepada mereka berdua!"

"Jangan membantah, kau tidak tahu apa-apa dan yang ku lakukan sudah benar."

"Aku hanya bisa menangis diam saat perayaan kelulusan Athene yang meriah di kediaman ini. Dan hal itu terjadi lagi saat Ochonner yang mendapatkan posisi penting di pemerintahan!" Luz tersenyum tipis. "Katakan, Marquis. Siapa yang salah atas penyakit kebodohan yang ku alami saat ini?"

Marquis terdiam.

"Dan apa tadi, kebodohan ku bisa menular?" Luz tertawa hambar. "Tapi maaf saja, seluruh kebodohan ku sudah diserap habis oleh Athene si putri kesayanganmu itu."

Odyssey berbalik lalu pergi dengan rasa puas. Tapi terlepas dari itu, Luz merasa aneh sendiri saat dia membahas masa lalu Odyssey dengan ayahnya.

Itu masa kecil Odyssey. Bagaimana Luz bisa tahu dengan detail perihal kejadian yang tidak pernah dilaluinya?

1
Endang Sulistia
keren..
Endang Sulistia
ternyata Conner pengen di bujuk...
Endang Sulistia
Conner tantrum 🤣🤣🤣
Endang Sulistia
pada sakit semua sepupu si alister
Endang Sulistia
🤦🤦ya ampun..si Connor jadi kelinci percobaan...pasti dia jadi cantik🤪🤪🤪
Endang Sulistia
bro...🤣🤣🤣🤣
Endang Sulistia
🤣🤣🤣🤣👍👍
Qian Lin
hidih, ngarep banget si buaya buntung nih/Frown/
Mdede91
cerita yg menarik..aku sukaaa.berkisar tentang bangsawan dan raja2.petualangan Luz ke Sormenia pda zaman dahulu.Akhirnya mereka bersatu kembali d masa depan/Kiss/
Dede Mila
mulai...
Ambar Kis Wani
Luar biasa
alluna
waaaaa cerita nya bagus bgt thor .. bahasa ny juga bagus , serru bgt .. bikin ketagihan pengen baca trus .. alur ny lain daripada yg lain .. luv luv 😍😍
Jasmine Flow
bikin cerita fantasi seperti ini malah lebih membangkitkan mood .sebab cerita yg bukan fantasi pasti alurnya bisa ketebak.klu ak lebih suka yg genre fantasi barat seperti ini Thor....bikin LG yg banyak Thor...biar nggak bosen.
Jasmine Flow
mungkin Cornelius yg berkhianat..
Jasmine Flow
mantap thor...ak jadi tambah suka nih fantasi yg jelas kyk gini.si author pinter banget dah...lanjut thor...ak suka genre fantasi barat ini....soalnya ak penggemar princess.
Jasmine Flow
suka banget genre fantasi barat...lanjut thor...
Abhyta Wilanda
bagus dan seru, jadi penasaran untuk terus membacanya. Terimakasih atas karyanya Thor 🙏🙏
Wiski zoe
luz tdk di lanjutkan lg thor😖
Wiski zoe: 😭😭😭 dimana tu thor...

sesuka itu sama luz❤
total 3 replies
Wiski zoe
ayo thor setidaknya 15 sampai 20 bab ektra part🙏 semangat💪
Wiski zoe
waah enak ya lagu ny..? aku jd penasaran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!