Update ga nentu, disesuaikan dengan kebisaan author.
Di dunia ini, banyak sekali yang ingin mencapai puncak kultivasi, mereka berjuang mati-matian untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Seorang anak jenius dari keluarga Ling tiba-tiba menghilang, tiga tahun kemudian dia muncul dari sebuah portal ruang dengan luka dan noda darah di tubuhnya.
Tingkat kultivasinya yang tinggi tiba-tiba merosot dalam sekejap, dan ia sangat marah dengan niat membalas dendam yang kuat.
Dengan kejeniusannya yang tak tertandingi, dan Segel Nadi Pelahap di tubuhnya, dia memulai perjalanan untuk balas dendam.
Tapi, pada akhirnya, ia menemukan sebuah jawaban tentang ibunya...
"Jadi dia adalah..."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lin Kay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sosok Misterius
Ling Chen lalu mengambil teknik beladiri itu dan memasukkannya ke dalam cincin penyimpanan.
Setelah mengambil teknik beladiri, Ling Chen berbalik dan melihat ke arah sosok mayat.
Ling Chen berlutut di depan mayat dan memberi penghormatan. "Senior, maafkan saya karena lancang hingga memasuki tempat ini. Mohon izinkan saya untuk mengambil teknik ini..." Ucap Ling Chen.
Setelah mengatakan kata-kata itu, Ling Chen kembali berdiri dan berbalik, ia pun mulai melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam gua.
Saat ia baru mencapai dinding tempat ia memasuki ruangan tersebut, suara dari sosok pria paruh baya terdengar dari kekosongan.
"Tunggu anak muda..." Ucap sosok pria paruh baya.
Ling Chen menghentikan langkahnya, ia sangat terkejut setelah mendengar suara dari suatu sosok.
Ia melihat-lihat ke sekeliling ruangan dan tidak menemukan siapapun selain dirinya, dia lalu melihat ke arah mayat dan berjalan mendekatinya lagi.
"Senior, apakah anda yang berbicara?..." Ucap Ling Chen, ia sedikit merebahkan tubuhnya.
Saat Ling Chen mengatakan ini, seolah merespon pertanyaan Ling Chen, sosok mayat sedikit bergetar dan mengeluarkan cahaya putih yang menyilaukan.
Cahaya putih itu kemudian menyerap banyak sekali energi spiritual dari dalam tubuh Ling Chen.
Ling Chen begitu terkejut dengan kejadian itu, ia sangat ingin menghentikan itu tapi sama sekali tidak bisa ia hentikan.
Setelah sebagian besar energi spiritual Ling Chen telah terserap oleh sosok mayat, itu kemudian berhenti.
Saat cahaya telah menghilang, Ling Chen kembali melihat ke arah sosok mayat di depannya dan ia begitu kaget dengan sosok di depannya saat ini.
Ling Chen dapat melihat sosok pria paruh baya yang penampilannya hanya sedikit lebih tua dari ayahnya.
Tapi, aura yang ia pancarkan begitu tua, seperti seseorang yang telah hidup lebih dari lima ratus tahun.
Sosok itu memiliki rambut putih panjang dan mata merah yang terang, ia mengenakan pakaian serba putih, tubuhnya di kelilingi aura berwarna putih dan tubuhnya sendiri terlihat sedikit transparan.
Sosok itu tersenyum ke Ling Chen. "Akhirnya, setelah hampir seribu tahun, aku bisa keluar dari sini..." Ucap sosok arwah.
Ling Chen masih mengatur nafasnya yang terengah-engah karena kejadian sebelumnya.
"Siapa kau?..." Tanya Ling Chen.
Sosok arwah tersenyum. "Bukankah sudah jelas?..." Ucapnya singkat tapi penuh arti.
Ling Chen semakin terkejut dengan perkataan dari sosok arwah di depannya. Dia mengangkat tangannya dan menunjuk ke arah sosok arwah dengan jari telunjuknya yang bergetar.
"Maksudmu, Kau... Telah bangkit dari kematian?..." Ling Chen masih terkejut saat ia mengatakan kata-katanya.
Sosok arwah menggeleng. "Tidak, tidak ada yang namanya bangkit dari kematian. Aku hanya mengorbankan sebagian kultivasi ku untuk memisahkan roh dan tubuhku. Lalu, selama beberapa ratus tahun ini, aku telah mengorbankan banyak kekuatan ku, hingga aku yang sekarang hanya memiliki kekuatan penuh setingkat Raja Beladiri. Sebenarnya, aku juga tidak bisa bertahan lagi, tapi karena sedikit dari energi spiritual mu tadi, aku mungkin akan bertahan hingga beberapa bulan lagi. Lalu, kultivasiku tidak akan cukup dan aku akan menghilang dari dunia ini..." Ucapnya.
Ling Chen tampak bersemangat dan tertarik dengan tingkat Raja Beladiri yang belum pernah ia dengar sebelumnya.
Ling Chen dengan semangat bertanya pada sosok arwah. "Senior, kalau boleh tahu, apa saja tingkat kultivasi di atas Setengah Alam Beladiri?..."
Sosok arwah menaikkan alisnya dan mengangguk. "Tentu saja. Tapi, sebelum itu..."
Sosok arwah menyipitkan matanya dan memandang Ling Chen secara mendalam, ia mungkin tertarik dengan apa yang ada dalam tubuh Ling Chen.
Sosok arwah lalu menunjukkan keterkejutan terhadap apa yang ia rasakan pada tubuh Ling Chen.
"Aura Kaisar Sejati? Aura Dewa Kuno? Bagaimana bisa, kedua aura kuno ini bisa menyatu dalam satu tubuh? Apakah anak ini adalah bagian dari keturunan utama dari guru?..." Pikir sosok arwah.
"Bocah, siapa namamu?..." Ucapnya dengan serius.
Ling Chen membungkuk dan memberi hormat. "Senior, nama saya adalah Ling Chen..." Ucapnya dengan hormat.
Sosok arwah menghembuskan nafas perlahan dan memejamkan matanya, terlihat juga sedikit anggukan dari kepalanya.
"Bermarga Ling? Ini memang benar keturunan guru..." Ucapnya dalam hati.
Sosok arwah lalu melihat ke arah Ling Chen lagi. "Bocah, siapa Ling Tian bagimu?..." Ucapnya dengan serius.
Ling Chen menggeleng. "Aku tidak tahu. Apa mungkin yang dimaksud oleh anda adalah Ling Tian Yi, pendiri dari keluarga Ling kami, dikota Yuanzhou?..." Ucap Ling Chen.
Sosok arwah menghela nafasnya. "Ya, kau benar. Dia juga termasuk..." Ucapnya dengan pelan.
Ia lalu melihat ke arah langit-langit gua. "Baguslah, ternyata saat itu guru telah memerintahkan anaknya untuk lari..." Ucapnya.
Saat sosok arwah masih termenung melihat ke arah langit-langit gua, Ling Chen memanggilnya dan menyadarkannya.
"Senior..." Panggil Ling Chen dan membuat sosok arwah melihat ke arahnya.
"Ada apa?..." Ucapnya penasaran.
Ling Chen menunjukkan wajah penuh harap dan sangat bersemangat. "Senior, kau belum menjawab ku, tingkat kultivasi di atas Setengah Alam Beladiri itu ada apa lagi?..." Ucapnya tak sabar.
Sosok arwah menghela nafasnya, ia mengangguk dan melihat ke arah Ling Chen.
"Di atas Setengah Alam Beladiri masih ada banyak tingkat lagi, bisa dibilang, bahwa itu hanyalah awal. Tingkat di atas Setengah Alam Beladiri itu adalah Raja Beladiri, Kaisar Beladiri, Leluhur Beladiri, Sembilan Kesengsaraan Nirvana, Penguasa Surgawi dan Leluhur Agung..." Ucapnya dengan serius.
Setelah mendengar semua itu, Ling Chen tampak semakin bersemangat. "Hahaha! Aku tak menyangka, bahwa tingkat kultivasi yang aku banggakan dulu juga hanyalah awal! Aku benar-benar tidak sabar untuk melihat dunia!..." Ucapnya dengan semangat.
Sosok arwah tersenyum melihat reaksi Ling Chen. "Bocah, apakah kau ingin aku membantumu mencapai tingkatan tertinggi. Walaupun aku tidak begitu hebat, tapi aku masihlah salah satu dari yang terhebat di daratan ini..." Ucapnya.
Ling Chen melihat ke arah sosok arwah dan berpikir sejenak, dalam pikirannya itu ia membenarkan perkataan Sosok di depannya.
Walaupun ia memiliki bakat yang hebat dan tubuh dewa kuno, tapi mungkin akan sangat sulit baginya untuk mencapai tingkat tertinggi dengan hanya dirinya sendiri tanpa adanya pengalaman.
Oleh karena itu, ia mungkin sangat membutuhkan seorang guru yang setidaknya pernah mencapai tingkat tersebut.
Ling Chen berlutut dan memberi hormat pada sosok arwah. "Ling Chen memberi hormat pada guru..." Ucapnya.