NovelToon NovelToon
Menikah Karena Hutang

Menikah Karena Hutang

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:513.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: senja.21

Cerita ini menceritakan tentang. Seorang lelaki yang selalu disuruh agar cepat mencari pendamping di umurnya yang hampir mengajak ke 29tahun.

Bagaimana kah kisah selanjutnya!

apakah dia bisa mencari seorang wanita idaman keluarganya?

Atau justru dia harus menerima perjodohan dari keluarganya?

Semakin aku sering bersamanya.
Maka semakin besar rasa cinta yang ku berikan kepadanya.

Semakin besar cintaku padanya.Maka akan semakin besar pula rasa sakit yang akan kurasakan nantinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja.21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Suga.

Ini adalah hari kedua Xiodi menginap di rumah Ayahnya.

Drtd.. Drtd.. Bunyi ponsel Xiodi.

Xiodi mengambil ponselnya di laci.Dan melihat siapa nama yang tertera di ponselnya. Bibirnya tersenyum saat melihat nama yang tertera di ponselnya. Adit yang melihat hal itupun tak suka. Karena Xiodi mengacuhkannya.

Panggilan tersambung!

"Halo." jawab Xiodi yang duduk di kasur.

"Apa kabar mu baby." ucap orang yang ada di sambung telepon.

"Baik." jawab Xiodi sambil melirik kearah suaminya.

"Besok kita bertemu di cafe, depan mini market dekat salon kamu, aku merindukan mu baby." ucap pria itu.

"Sama, Odi juga rindu." ucap Xiodi yang di dengar Adit yang ada di sampingnya.

Siapa orang yang ada dalam telepon itu, Kenapa dia sangat bahagia saat membaca nama orang yang ada di dalam ponselnya, cih wanita ini benar-benar. Batin Adit melirik kearah istrinya.

"Baiklah selamat malam." ucap orang yang ada di telepon.

"Malam juga." jawab Xiodi .

Panggilan terputus! .

Xiodi pun menaruh ponselnya ke laci kembali.

"Ayo kita turun Pak, kita makan malam dulu." ajak Xiodi kepada suaminya.

Adit pun menyetujui ucapan istrinya.

Setelah sampai di ruang makan. Adit melihat anaknya.

"Daddy." panggil Aldi.

"Iya Al, apa Al sudah makan?." tanya Adit kepada anaknya, sambil duduk di kursi meja makan.

"Elum." jawab Aldi.

"Emmomy, anti Al au tidul cama Tatak Dila." Kata Aldi kepada Xiodi yang sedang mengambilkan makan untuk suaminya.

"Kenapa Al mau tidur sama Kak Zila." Tanya Xiodi kepada anaknya.

"Tata Tatak Dila, kalo Al tidul ama Tak Dila Al akal unya dedek." ucap Aldi, entah apa yang Zila katakan sama Aldi.

"Uhuk.. Uhuk...Uhuk...Uhuk" adit tersedak makan karena ucapannya Aldi.

"Minum dulu Pak." ucap Xiodi memberi minuman kepada Adit.

"Itu enggak benar sayang, Al nanti malam tidur sama Emmomy Cimoal ya sayang." ucap Xiodi sambil mengelus kepala anaknya.

"Al endak mau." jawab Aldi.

"Ya sudah enggak apa-apa, tapi cuma malam ini saja ya." ucap Xiodi.

"Ia." jawab Al.

"Oh ya Al, tadi malam kamu kok bisa keluar kamar gimana caranya." tanya Xiodi sambil makan. Aldi hanya menunjuk kearah Zila.

"Zil." panggil Xiodi, Zila yang tahu kalau Xiodi menginginkan penjelasan dirinya ia hanya bilang.

"Maaf." ucap Zila cengengesan.

Setelah makan malam semua sudah ada di kamar masing-masing.

Malam ini adalah malam pertama bagi Xiodi dan Adit tidur bersama, karena setelah menikah mereka tidak pernah tidur berdua, karena selalu ada Aldi yang ada di tengah-tengah mereka.

Adit sudah merebahkan tubuhnya di kasur. Namun ada yang berbeda dari Adit dia tidak memakai baju. Karena biasanya dia selalu tidur pakai kaus entahlah hanya dia dan Tuhan yang tahu. Xiodi yang melihat hal itupun sedikit merinding, mengapa suaminya itu tidak pakai baju. Xiodi berjalan mendekati ranjang kemudian ia naik ke atas ranjang.

"Kenapa enggak pakai baju." tanya Xiodi.

"Enggak boleh." jawab Adit.

"Bukan enggak boleh, tapi enggak seperti biasanya saja lepas baju." jawab Xiodi.

"Masa." ucap Adit.

"Iya." jawab Xiodi.

"Saya mau tidur dulu." ucap Adit.

"Pakai dulu kausnya." ucap Xiodi.

"Enggak saya, gerah." balas Adit, yang hanya selimutan sampai perut saja. Membuat Xiodi sedikit negeri.

Xiodi pun tidak bisa apa-apa jika Adit bilang begitu. Xiodi memilih untuk membaringkan badannya sedikit ke tepian ranjang, dia takut jika ia akan tidur berpelukan seperti tadi pagi.

Jam menunjukkan pukul 01:00.

Xiodi yang tadinya ada di tepian ranjang kini dia sudah ada di tengah ranjang. Dengan tidak sadarkan diri Xiodi mencari bantal guling, namun bantal yang dia cari jatuh karena di tendang Adit saat tidur. Xiodi meraba-raba kasurnya untuk mencari bantal guling. Namun dia menemukan sesuatu yang bisa ia peluk tapi tak bisa di geser oleh Xiodi.

Xiodi yang tak sadarkan diri ia menggeser tubuhnya agar bisa memeluk benda itu. Xiodi membenamkan wajahnya di dada bidang Adit.

Malam telah berganti pagi. Setiap manusia akan terbangun dari tidur lelapnya, sama halnya seperti Adit dia membuka mata perlahan, dia merasakan seperti ada tangan yang melingkar ke tubuhnya.

Perlahan mata itu melihat sosok wanita cantik yang membenamkan wajahnya di dada miliknya. Adit perlahan memegang tangan yang ada di perutnya dan menurunkan secara perlahan, kemudian ia menjauhkan wajah istrinya yang ada di dadanya, secara perlahan, takut jika orang yang memeluknya terbangun. Adit memutuskan untuk mandi karena jam sudah menunjukkan pukul 06:00 sudah hampir 30 menit setelah Adit bangun, namun istrinya tak kunjung membuka matanya. Adit yang sudah selesai berpakaian rapi ia menghampiri istrinya yang masih tertidur pulas.

Xiodi mulai membuka matanya. Dia melihat suaminya yang sudah rapi.

"Sudah bangun." tanya Adit sambil memakai jam tangan dan bercermin di meja rias istrinya.

"Maaf Pak." ucap Xiodi meminta maaf karena bangun ke siangan.

"Kenapa minta maaf, saya bosan anda selalu minta maaf kepada saya." ucap Adit.

"Oh ya saya akan pinjam motor mu lagi." ucap Adit yang sudah kecanduan dengan motor Xiodi.

"Tapi saya mau keluar, Pak." jawab Xiodi, Adit menatap tajam Xiodi.

"Baiklah." ucap Xiodi yang takut jika Adit seperti itu.

Setelah Adit berangkat ke kantor Xiodi membereskan kamarnya. Xiodi mengambil bantal guling yang ada di lantai.

Kenapa guling nya ada di lantai, bukankah tadi malam aku memeluk guling, lalu jika tidak guling siapa yang aku peluk, apa aku memeluk.

Batin Xiodi sambil menggelengkan kepalanya.

Hari ini Xiodi akan bertemu seseorang di cafe.

Dan disini lah Xiodi sekarang, dia sudah ada di cafe buat menunggu seseorang. Xiodi sendirian karena Aldi di rumah bersama Abuela.

"Sudah lama nunggu." tanya orang itu.

"Iya duduklah." ucap Xiodi.

"Enggak kangen sama Abang." tanya orang itu adalah Suga.

"Kangen lah." ucap Xiodi sambil tersenyum.

"Gimana sudah ada perubahan belum." tanya kepada Xiodi.

"Lumayan." jawab Xiodi.

"Baguslah kalau begitu." ucap Suga.

"Ya gitu lah." jawab Xiodi.

"Abang yakin sama kamu yang penting itu satu, Odi harus komitmen, seperti apa yang Abang katakan sebelumnya." ucap Suga.

"Aku akan melakukan apa yang Abang katakan kepada Odi. " ucap Xiodi.

"Oh, mau minum apa bang." Tanya Xiodi .

"Kopi aja lah." ucap Suga

"Baiklah." jawab Xiodi.

Namun tak disadari oleh keduanya, bahwa ada sepasang mata yang mengawasinya dari tadi.

Tangan yang ada didalam saku celana itu mengepal.Pertanda orang itu sangat marah.Orang itu pun memutuskan untuk keluar dari cafe, dengan emosi yang ada di dalam dirinya.

1
Yati Yati
si Adit aneh utang mo di byr lunas gk mau mlh ngehina odi alat penebus hutang dasar kutukupret
Suari Suari
istri sendiri panggil tuan
Jeankoeh Tuuk
puji Tuhan
ceritanya bagus
walau tidak selurus jalan raya
terima kasih untuk author
yang sudah buat cerita nya bagus
dan agak dikit lain.
🙏🙏
sukses selalu buat authornya
Tuhan memberkati selalu🙏
Firman Riski
bagus
Meiske Akay
Seru banget ceritanya.
Elvin: Kak mampir di pena baru yuk. Pena Senja 21 tidak bisa masuk.
total 1 replies
Putri Auren
ga suka sifat nya Adit... ga ada menghargai odi
Putri Auren
mampir thooorrr.
salam kenal 🙏
Citra Ayu
suka critanya tidak terlalu melebar dalam menyampaikan crita, apalagi diakhir cerita...happy ending... good job ....
Elyana Elyana
awal baca udh keliatan nih bakalan seru😍
Elyana Elyana
Aku mampir nih ya thor🤗
Kartika Sari
2 tahun tp ngmongnya lncr bgitu ya ci al..
Kartika Sari
msh penasaran aja sbenernya,adit cerai sm isteri sblmnya knpa ya
Kartika Sari
kirain td belah duren na uttk spasang kekasih gt
Elvin: Kak mampir di pena baru yuk. Pena Senja 21 tidak bisa masuk.
total 1 replies
Kas Gpl
semangat terus kak..
Sephiamu Sephiamu
sukses trus
Hujan: Thanks Kaka
total 1 replies
alvalest
ok nanti mampir thor aq
Hujan: Sehat terus Ka
total 1 replies
nobita
aduh aq nd muak baca sikapnya Adit.. yg galak dan berkata kasar.. huff
Hujan: Hehehe sabar disayang Tuhan plus Bunda
total 1 replies
nobita
awal yg menarik.
Wulan cueexx...😉😉
Thor udah jauh kok aq belum tau ya ibunya al tu siapa...!?!?😅😅😅
Wulan cueexx...😉😉
Adit jngan galak"nanti kalo udah bucin malu maluin looo.....😂😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!