NovelToon NovelToon
Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Epik Petualangan
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.

Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22: Resep Kuno Giok Salju & Sumpah Darah Keluarga Zhao

Di dalam perjalanan pulang dengan mobil Porsche Cayenne setelah mengantar Lin Xiaoya, suasana di dalam kabin terasa begitu hening.

Su Qingxue berkali-kali melirik ke arah profil samping wajah Ye Chen yang sedang menyetir dengan tenang di bawah sorot lampu jalanan Kota Jiangcheng. Pria yang duduk di sebelahnya ini masih mengenakan kemeja kasual biasa, namun bayangan saat Ye Chen menendang dua penjaga bertubuh raksasa dan bagaimana Bos Hu Biao bersujud ketakutan di hadapannya tadi masih terngiang jelas di benaknya.

"Ye Chen..." panggil Su Qingxue pelan dengan suara lembut. "Tadi di Klub Royal Gold, bagaimana kau bisa tahu di dalam jus jeruk itu ada obatnya? Dan kenapa tokoh mengerikan seperti Bos Hu Biao bisa begitu takut padamu, bahkan menyebut klub itu ada di bawah naunganmu?"

Ye Chen memutar kemudi dengan santai, lalu menoleh sekilas dan tersenyum hangat kepada istrinya.

"Soal jus jeruk itu, kakekku dulu mengajari ilmu pengobatan tradisional, jadi hidungku sangat peka terhadap bau bahan obat atau zat kimia," jawab Ye Chen tenang. "Sedangkan soal Bos Hu Biao... kau lupa kemarin malam aku menolong Kakek Song Tianming di rumah sakit? Kebetulan Klub Royal Gold itu berdiri di atas lahan sewa milik Keluarga Song, dan waktu di showroom Porsche pagi tadi, Direktur Zhou juga memberi tahu rekan-rekannya soal kartu hadiah yang diberikan Kakek Song kepadaku. Bos Hu hanya takut menyinggung tamu terhormat Keluarga Song."

Penjelasan itu tersusun begitu rapi dan logis hingga keraguan di hati Su Qingxue kembali mereda. Memang benar, Keluarga Song adalah salah satu raksasa tertua di Jiangcheng; jika Kakek Song memberikan kartu VIP tertinggi kepada Ye Chen sebagai balas budi nyawa, wajar saja bila para pengusaha lokal dan pemilik klub malam di bawah naungan mereka memperlakukan Ye Chen bak dewa!

"Begitu rupanya..." Su Qingxue menghela napas lega, namun kemudian kening indahnya kembali berkerut cemas. "Tapi Ye Chen, tadi kau mematahkan tangan Zhao Tianhao. Keluarga Zhao bukan seperti Su Haoran yang bisa digertak begitu saja. Paman kedua Zhao Tianhao benar-benar memiliki hubungan dekat dengan Harimau Hitam (Hei Hu), raja jalanan di dermaga selatan yang terkenal kejam dan membunuh orang tanpa berkedip. Aku takut mereka akan nekat membalas dendam padamu..."

"Qingxue, di dunia ini orang yang bisa mencelakai suamimu bahkan belum lahir," ucap Ye Chen sambil merogoh saku dalamnya dan mengeluarkan selembar kertas perkamen tua yang telah ia tulis ulang sore tadi, lalu menyerahkannya ke pangkuan Su Qingxue.

"Apa ini?" tanya Su Qingxue penasaran sambil membuka lipatan kertas tersebut.

"Itu adalah formula Salep Giok Salju (Bingtang Xueyu Gao) dari kitab medis kuno warisan leluhurku," jelas Ye Chen. "Meskipun sekarang kau sudah memegang 70% saham proyek Kota Baru Jiangnan, perusahaan konstruksi itu masih membawa nama Keluarga Su. Aku ingin kau mendirikan perusahaan milikmu sendiri yang seratus persen bebas dari bayang-bayang Nyonya Besar Su. Formula salep kecantikan ini mampu menghilangkan bekas luka dalam waktu tiga hari dan meremajakan kulit wajah dalam waktu seminggu menggunakan bahan-bahan herbal murni."

Mata Su Qingxue berbinar membaca komposisi herbal di kertas itu. Sebagai lulusan manajemen bisnis terbaik, ia tahu betul bahwa pasar perawatan kulit dan kosmetik wanita memiliki margin keuntungan berkali-kali lipat lebih besar daripada konstruksi properti! Jika khasiat salep ini benar-benar sehebat yang dikatakan Ye Chen, produk ini akan langsung meledak menjadi tambang emas!

"Terima kasih, Ye Chen! Besok aku akan meminta laboratorium farmasi milik teman kuliahku untuk menguji sampel pertamanya!" ucap Su Qingxue dengan mata berbinar bahagia.

Sementara itu, pada saat yang sama di Kediaman Megah Keluarga Zhao di bagian barat Kota Jiangcheng.

Suasana di ruang utama kediaman itu dipenuhi dengan raungan kesakitan dan amarah yang mengguncang atap!

Di atas sofa, Zhao Tianhao terbaring pucat dengan tangan kanan yang sudah dibalut gips tebal akibat remuknya lima tulang jari dan pergelangan tangannya.

Di hadapannya, kepala Keluarga Zhao—Zhao Kang, seorang pria berusia lima puluh tahun dengan tatapan mata licik bagaikan serigala—membanting vas porselen antik bernilai ratusan ribu yuan hingga hancur berkeping-keping di lantai!

"Kurang ajar!! Seorang menantu sampah yatim piatu dari Keluarga Su berani meremukkan tangan putra tunggal Keluarga Zhao-ku, bahkan menyuruh Hu Biao menyampaikan pesan agar aku berlutut meminta maaf dalam tiga hari?!" raung Zhao Kang dengan wajah merah padam dan urat leher menonjol. "Hu Biao itu cuma anjing peliharaan Keluarga Song di bagian utara kota! Dia pikir Keluarga Zhao kita takut padanya?!"

"Ayah! Tangan kananku kata dokter hampir cacat permanen!" jerit Zhao Tianhao sambil menangis penuh dendam. "Ayah harus menangkap Ye Chen malam ini juga! Aku ingin memotong kedua tangan dan kakinya dengan tanganku sendiri di depan mata Su Qingxue, lalu menyiksa Su Qingxue sampai dia memohon mati!"

Di sudut ruangan, seorang pria kekar berkulit gelap dengan bekas luka bacokan parang yang melintang dari dahi hingga ke dagu sedang duduk sambil membersihkan belati militernya. Di belakang pria itu berdiri empat pengawal berwajah dingin yang memancarkan hawa pembunuh pekat.

Pria berluka parang itu adalah Harimau Hitam (Hei Hu)—raja dunia bawah tanah dermaga selatan Jiangcheng yang membawahi lebih dari tiga ratus preman pelabuhan dan penyelundup, sekaligus seorang petarung tingkat Master Tenaga Dalam (Anjing) yang pernah berguru di perguruan bela diri provinsi!

"Kakak Zhao," suara Harimau Hitam terdengar berat dan serak seperti gesekan besi berkarat. "Hu Biao dari Klub Royal Gold itu memang belakangan ini menjadi pengecut sejak bergabung dengan bisnis legal. Bocah bernama Ye Chen itu paling-paling hanya menang karena mengandalkan nama Grup Shengshi atau Keluarga Song di tempat terang. Tapi di dunia gelap malam hari... hukum milik siapa yang berlaku di Jiangcheng?"

Mata Zhao Kang langsung menyala kejam mendengar ucapan Harimau Hitam.

"Adik Hei Hu benar!" Zhao Kang langsung mengeluarkan buku ceknya, menuliskan angka 50.000.000 Yuan (Lima Puluh Juta Yuan), lalu menyerahkannya kepada Harimau Hitam.

"Hei Hu! Lima puluh juta yuan ini adalah bayaran tunai untukmu!" kata Zhao Kang dengan nada membunuh. "Besok sore, cegat mobil Su Qingxue saat dia pulang dari lokasi proyek dan bawa wanita itu ke Gudang Dermaga Tua Nomor Empat milikmu! Paksa Ye Chen datang seorang diri ke sana tanpa membawa pengawal Keluarga Song atau polisi! Begitu dia masuk ke gudang dermaga, cincang tubuhnya dan buang mayatnya ke dasar sungai untuk makanan ikan!"

Harimau Hitam menjilat bilah belatinya sambil menyeringai buas. "Lima puluh juta yuan hanya untuk membereskan satu bocah ingusan? Kakak Zhao tenang saja. Besok malam pukul delapan, aku jamin bocah bernama Ye Chen itu akan berubah menjadi mayat tak bernama di dermaga selatan!"

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍
Fajar Fathur rizky
cepat hancur keluarga murong
Fajar Fathur rizky
cepat bantai keluarga zhao
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!