NovelToon NovelToon
Simpanan Sang Aktor

Simpanan Sang Aktor

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Di depan layar dia adalah milik semua orang, tapi di belakang layar, dia hanya milikku. Kamila.

Seharusnya 3 tahun lalu, Kamila tidak mengambil keputusan ini. Menemui seorang aktor terkenal, memohon agar dia memberinya pekerjaan. Salahnya dia memilih untuk menyetujui perjanjian pada malam itu. Hingga akhirnya dia terjebak dengan Razka Aditama Fernandez, seorang aktor terkenal yang semua orang tahu.

Hanya menjadi seorang simpanan, apa yang bisa dia harapkan? Cinta? Hubungan serius? Apa itu mungkin dalam kehidupannya ini?

"Hubungan ini hanya sebatas saling menguntungkan antara aku dan kamu"

Kalimat itu menjadi pembatas atas perasaannya, seharusnya memang seperti itu. Tapi nyatanya, Kamila telah melewati batas dirinya sendiri. Hidup bersama selama 3 tahun, membuatnya perlahan melihat sisi lain dari Razka.

Tapi, apa mungkin Razka mempunyai perasaan yang sama atau dia tetap menganggapnya sebagai seorang simpanan saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semuanya Adalah Benar

Dengan wajah berseri, Victoria masuk ke dalam mobil Razka. Menatap pria itu dengan berbinar, dalam pikirannya mungkin Razka ingin lebih mengenal dirinya setelah perjodohan yang dilakukan oleh kedua orang tua mereka.

"Vicky, jujur saja aku minta maaf sama kamu. Tapi, aku tidak bisa melanjutkan perjodohan"

Tidak, ini tidak sesuai dengan harapannya. Victoria terdiam dengan wajah yang sangat terkejut. Satu kalimat yang di ucapkan Razka, benar-benar membuatnya sangat terkejut sampai tidak mampu berkata-kata.

"Aku sudah punya perempuan lain yang aku cintai. Aku mohon kau mengerti soal ini" ucap Razka lagi, menatap Victoria dengan lekat. "Jika perjodohan terus dilanjutkan, bahkan sampai kita menikah. Maka, selamanya kamu hanya akan tinggal dengan seorang pria yang tidak mencintaimu. Vik, cinta dan perasaan tidak bisa di paksa. Aku mohon, kamu bantu aku untuk membatalkan perjodohan ini"

Victoria melipat bibirnya ke dalam, masih sangat terkejut dengan ucapan Razka barusan. Bahkan hatinya masih tidak ingin percaya jika Razka yang mengucapkan itu. Matanya berkaca-kaca, hatinya sakit, dia terlanjur berharap pada pria yang menjadi pilihan orang tuanya. Tanpa dia tahu, jika Razka sudah mempunyai seseorang yang dia cintai.

"Jadi, foto yang tersebar itu, memang kekasihmu?"

"Ya, dia kekasihku. Satu-satunya perempuan yang aku cinta"

Victoria tersenyum miris, rasanya masih tidak rela jika mendengar ucapan Razka itu. "A-aku tidak yakin bisa membatalkannya. Karena orang tuaku sudah sepenuhnya setuju dengan pejodohan ini"

Razka mengangguk pelan, dia menatap Victoria dengan lekat. "Aku hanya meminta kamu membantuku, jika memang semuanya tetap sama, aku yang akan terus berusaha untuk membatalkan"

"Kamu yakin bisa?" tanya Victoria dengan tatapan yang sarkas. "Orang tua kita bukan orang tua yang menerima keputusan anaknya. Mereka hanya menekan anaknya untuk menuruti semua perintahnya. Dan, mungkin saja orang tuamu tidak akan bisa menerimanya"

Razka diam, sebenarnya hal yang paling dia takutkan bukan tidak bisa melawan orang tuanya, tapi jika dia melawan, bisa saja mereka malah mengancam Kamila. Keselamatan Kamila yang sekarang sedang Razka jaga, takut jika orang tuanya melakukan hal yang mencelakainya.

"Razka, kita bisa berpura-pura saja. Menikah sementara, setelah itu kita bisa cerai, dan kamu bisa kembali sama perempuan itu. Karena aku yakin, orang tua kita tidak akan pernah membiarkan perjodohan ini batal"

*

Kamila menunggu kedatangan Razka malam ini, benar-benar tidak membiarkan kesempatan untuk berbicara dengannya lagi seperti semalam. Nyatanya Kamila tetap butuh kejelasan tentang semua yang sedang terjadi.

Razka kembali dengan wajah lesu, lelah yang terlihat jelas. Namun, bukan lelah hanya karena pekerjaan saja, tapi juga lelah karena segala hal yang terjadi dalam hidupnya akhir-akhir ini. Ketika melihat Kamila, dia langsung tersenyum, menutupi rasa lelahnya.

"Kau sengaja menungguku ya? Apa kau rindu padaku?" tanya Razk sambil tersenyum, dia mengecup kening Kamila dan menariknya ke dalam pelukan. "Hah... Hari ini melelahkan sekali, tolong biarkan aku tetap seperti ini sebentar saja"

Tangan Kamila terangkat dengan ragu untuk mengelus pelan punggung Razka yang memeluknya. Dia sudah ingin bertanya tentang semuanya, namun melihat keadaan Razka yang seperti ini, membuatnya urung melakukannya. Membiarkan dulu Razka untuk tenang.

Setelah beberapa saat, pelukan itu terlepas. Razka duduk di sofa dengan menghembuskan napas panjang, dia bersandar di sandaran sofa. Matanya terpejam, mencoba menenangkan isi pikirannya yang bagaikan benang kusut sekarang.

Kamila menatapnya dengan ragu, perlahan berjalan mendekat dan duduk di sampingnya. Tangannya saling meremas di atas pangkuan, memberanikan diri untuk memulai pembicaraan. Entah akan berakhir dengan kejelasan, atau hanya akan berubah menjadi pertengkaran.

"Aku tahu apa yang ingin kamu tanyakan"

Sebelum sempat bibirnya terbuka dan mulutnya mengeluarkan suara, Razka sudah lebih dulu berbicara dan menebak isi pikiran Kamila.

Razka menghela napas, dia menoleh dan menatap Kamila dengan lekat. Melirik ke arah tangan gadis itu yang saling meremas di pangkuannya sendiri. Razka mengenggam lembut kedua tangan kekasih hatinya ini. Tatapannya lekat, memberikan kepastikan pada Kamila, jika yang sedang dia ucapkan saat ini adalah benar, tanpa kebohongan.

"Aku akan selesaikan semuanya, kamu hanya perlu di sini dan tetap disampingku"

Kamila terdiam, tangannya bergetar dengan mata yang mulai berkaca-kaca. Ternyata apa yang dia takutkan tentang jawaban Razka, adalah benar terjadi hari ini. Semua yang ada di konferensi pers itu adalah nyata, semuanya benar. Bukan sengaja di buat untuk popularitas artis dan film yang sedang mereka kerjakan. Semuanya nyata, termasuk tentang perjodohan yang di bahas managernya Victoria.

"Jadi, semuanya benar ya?" ucap Kamila dengan suara parau, berusaha menahan tangisan, tapi air mata sudah mendahului meluncur di pipinya. "Kalian akan menikah? Tentang perjodohan itu, semuanya benar"

Razka tidak bisa menjawab, dia malah menarik Kamila ke dalam pelukannya. Mengelus punggung wanitanya yang bergetar. Ternyata Kamila tidak bisa menahan tangisannya. Semuanya pecah saat Razka memeluknya sekarang.

"Hiks... Kenapa? Kenapa tidak bilang dari awal? Hiks... Kenapa... Hiks... Aku bisa mundur kok, aku sadar posisiku, aku bisa pergi dari hidup kamu. Tapi, kenapa aku harus tahu dari sebuah berita, bukan langsung dari mulutmu sendiri. Kenapa?"

Tangisan Kamila benar-benar pecah, dia memukul punggung Razka dengan penuh amarah, sedih, hancur dan terluka. Semuanya bercampur jadi satu dalam hatinya. Razka pun hanya diam, membiarkan Kamila melampiaskan segala marah padanya.

"Bahkan, sejak aku setuju menjadi seorang simpananmu, aku tahu akhirnya akan seperti apa. Aku tidak akan memaksakan diri untuk terus memilikimu, jika kamu tidak seharusnya jadi milikku. Hiks..."

Razka mengecup puncak kepalanya dengan lama, memejamkan matanya saat mendengar setiap tangisan dari Kamila. Hatinya tersayat sakit mendengar isakannya.

"Maafkan aku, tapi aku benar-benar tidak ingin kehilanganmu. Percaya padaku jika semuanya akan aku selesaikan, kamu hanya perlu berada di sisiku"

Kamila semakin terisak, dia mendorong tubuh Razka untuk melepaskan pelukannya. Tapi pria itu malah semakin kencang memeluknya. "Lepaskan aku, kita tidak akan bisa selamanya bersama jika seperti ini. Lepaskan saja aku"

"Tidak Sayang, aku tidak akan pernah melepaskanmu!" tekan Razka, dia melerai pelukannya tapi masih memegang lengan Kamila. Seolah takut wanitanya akan pergi begitu dia melepaskan pelukannya. "Dengarkan aku! Tolong berikan aku waktu untuk menyelesaikan semuanya. Kamu harus tetap bersamaku, dan disampingku. Sayang, kamu yang aku cintai, bukan dia. Kamu yang harusnya bersamaku, bukan dia. Paham? Jadi, tolong berikan aku waktu untuk menyelesaikan semuanya"

Kamila hanya menangis, akhirnya dia kalah. Hatinya lemah melihat tatapan mata Razka yang penuh ketulusan, tidak ada kebohongan sama sekali dari sorot matanya saat mengatakan semua itu. Akhirnya Kamila kembali terjatuh dalam pelukan Razka. Menangis sejadi-jadinya dengan memukul dada Razka untuk melampiaskan rasa kesal, marah, dan sedih dalam dirinya.

Razka hanya mengelus kepala Kamila dengan lembut dengan sesekali mengecupnya. "Aku mencintaimu, dan aku akan berusaha untuk kita tetap bersama"

Kamila mendongak dan menatap Razka dengan matanya yang basah dan memerah. "Kamu yakin bisa?"

Bersambung

1
Naufal Affiq
aku takut kau sakit hati kamila,kalau razka gak pulang ke rumah di waktu kau hamil,apa lagi orang tua nya tidak merestui hubungan kalian
Naufal Affiq
makanya razka cari tau dulu tentang,apa masalah orang tuamu sama orang tua kamila,bukan diam aja
Naufal Affiq
semoga lancar segala masalah yang kau hadapi razka
Naufal Affiq
lanjut kak
@alfaton🤴
ceritanya bagus👍👍👍
@alfaton🤴
seandainya ortunya Razka tau untuk apa uang seratus juta yang Angga korupsi.......dan sudah dikembalikan....uang itu untuk biaya berobat anaknya Angga....Dena ....tuan.....masihkah ada belas kasih tuk anak anaknya yang sekarang yatim piatu 😭😭😭
@alfaton🤴
kenapa kamu ga pergi menjauh dari Razka La ......rejeki Allah yang mengatur La......dari pada hidup diantara orang tua yang membenci mu......sambil menguji Razka masih maukah dia mengejar cintanya
@alfaton🤴
hanya authornya yang tahu......mau dibawa kemana cinta kalian RaMila. 😭😭😅😅
Mia Camelia
huhuuu, yah dikit banget thor😂
Naufal Affiq
Ditunggu kelanjutannya kak
Naufal Affiq
semoga ada jalan keluar yang masuk akal untuk pernikahan mu razka,jangan ada tersakiti untuk hubungan kalian,
Naufal Affiq
Rencana aneh banget buat hati kamila sakit,kalau aku saran kan terus terang aja sama kamila razka,biar di satu pihak tidak terlalu lama berharap untuk bersama
Nanik Arifin
sepertinya papa Razka sebenarnya orang baik. Seandainya dia tahu alasan Angga korupsi untuk biaya pengobatan kanker anaknya, masihkah ada kebencian ??
Sastri Dalila
🤗🥳👍🥳🥳🤗
Sastri Dalila
🤗🤗🤗
Sastri Dalila
💪💪
Sastri Dalila
👍👍
Sastri Dalila
🥺🥺
Mia Camelia
semoga Kamila gak kaget, klo nanti CEO baru nya tuh razka🤭
Mia Camelia
Kamila pingin banget punya anak kaya nya🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!