NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Cintapertama
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Asha dijodohkan oleh keluarga dengan tuan muda dari keluarga Rahardi. Keluarga nomor satu di kota mereka. Pria itu tampan, mirip aktor luar negara, bahkan terlihat bak anime hidup. Hanya saja, itu saat ia tidak bergerak saja. Jika ia bergersk atau berbicara, dia berbeda dari yang kaum hawa harapkan. Pria itu gemulai, kemayu, pria bertulang lunak atau apapun lah itu sebutan untuk dia yang berbeda dari pria pada umumnya.

Perjodohan itu karena hutang budi papa Asha pada keluarga Irza. Namun, dibalik itu semua, ada hal tersembunyi yang Asha tidak ketahui. Apakah hal tersembunyi itu? Yuk! Ikuti kisah mereka sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps*22

"Ya Tuhan, cantik sekali."

"Iya. Bikin pangling banget calon manten nya."

"Benar. Cantiknya luar biasa."

"Maklum, anaknya memang udah dasar cantik. Didandani, lagi cantik."

"Iya. Dia sangat cantik. Tapi sayang, nikahnya sama pria yang gak bener."

"Ha'ah. Kasian amat. Dia malah menikah dengan pria lemah. Gak tau deh hidupnya setelah menikah kek gimana."

"Pastinya yah ... ngerti sendirilah."

"Gadis cantik yang malang."

"Tapi, calon suaminya juga ganteng kali," ucap yang lain ada yang membela Irza.

"Ganteng sih ganteng. Tapi gak bener. Gemulai. Bisa apa?"

"Eh ... mana tau itu nya nggak seperti yang kita bayangkan."

"Mana ada. Udah fisiknya gemulai. Tubuh gemulai, ya itunya juga ikutan gemulai kali."

"Hush. Berhenti ngomong yang nggak-nggak. Kalian ini lagi ngegosipin apa sih? Kita hadir di acara orang. Masa iya sibuk ngomongin orang yang ngeadain acaranya sih." Ada juga yang menjadi penengah di sini.

Namun, gosip itu tetap tidak mereda. Tapi Irza tidak perduli. Tatapan matanya tetap tidak berubah. Manik matanya tetap menatap Asha yang berjalan semakin mendekat menghampiri dirinya.

"Asha .... " Ucapnya lirih. Sangat pelan hampir seperti berbisik.

Manik mata Irza mulai berkaca-kaca ketika melihat Asha semakin dekat hingga berdiri di sampingnya. Sungguh, hal ini sebelumnya tidak pernah berani ia bayangkan. Sedikitpun tidak. Karena ia sadar, siapa dirinya. Sebesar apa kekurangan yang ia miliki. Tapi Tuhan sungguh sangat baik. Apa yang tidak berani ia bayangkan, malah diberikan padanya sekarang.

"Za ... jangan menangis." Bisik sang mama berusaha menyadarkan anaknya agar tidak menjatuhkan air mata.

Irza tidak menjawab dengan kata-kata. Tapi ia mendengarkan apa yang mamanya katakan dengan sangat baik. Sungguh, kebahagiaan itu membuatnya sangat terharu. Dia bisa menyaksikan wanita yang ia puja dan sangat dia cintai sejak lama dengan balutan kebaya putih, berdiri di sampingnya dengan jarak yang sangat dekat. Jika ini mimpi, maka ia rela dan sangat sanggup untuk tidak bangun selamanya. Dia siap untuk tetap tinggal di dalam mimpi itu sampai kapanpun.

"Za, ayo duduk. Pak penghulunya udah mau mulai."

Irza duduk secara perlahan. Suara pembawa acar lantang terdengar. Lalu, suara pak penghulu pula ikut menyusul. "Baiklah semuanya, kita bisa mulai sekarang."

"Nak Irza, apa kita bisa mulai sekarang?" Tanya pak penghulu itu pada Irza.

Pria itu mengangguk pelan. "Iy-- iya." Serangan gugup membuatnya gelagapan. Padahal, hanya menjawab satu pertanyaan dengan jawaban yang singkat. Tapi rasanya, seolah sedang ada di sebuah persidangan saja.

Pak penghulu itu mengulur tangannya. Irza menyambut dengan lembut namun tegas. Akad sakral itupun berlangsung. Awalnya, gugup bukan kepalang. Tapi ternyata, Irza mampu melewatinya dengan sangat baik. Bibirnya yang sebelumnya bergetar hebat, saat menjawab ijab kabul lancar tanpa hambatan.

"Bagaimana para saksi? Sah?"

"Sah!"

"Sah!"

"Sah .... "

Kata sah bergemuruh. Doa pun dilantunkan. Buliran bening Irza akhirnya tak terbendung lagi. Air mata bahagia itu jatuh melintasi pipinya yang mulus. Kebahagiaan yang sesungguhnya telah ia rasakan. Meski ia tahu, wanitanya terpaksa menikah dengannya. Tapi rasa bahagia itu tetap saja terasa begitu nyata.

Saat menyematkan cincin nikah emas murni dengan warna emas yang berkilau, Irza melakukannya dengan sangat baik sambil tersenyum bahagia. Sedangkan Asha, gadis itu hanya tersenyum kecil tapi tidak terlihat dipaksakan.

Kemudian, tentu saja ada adegan ciuman tangan lalu ciuman dahi. Itu juga berhasil mereka lewati dengan sangat baik. Kemudian, acara itupun berakhir dengan salam-salaman yang disertai dengan tangisan harus dan dekapan hangat dari pihak keluarga.

Acara pagi itu akhirnya usai. Resepsi pun dilanjutkan dengan mengganti pakaian dengan pakaian yang lain. Resepsi tetap diadakan di gedung tersebut. Acaranya dilangsungkan di ruangan yang berbeda.

Jika tadi nuansanya serba putih. Kali ini, nuansanya berubah jadi serba hijau dengan banyak bunga bak taman yang sedang bermekaran. Tentu saja, ruangan itu, Irza yang mengaturnya. Dia mengatur semuanya dengan sangat baik selama lebih dari dua hari.

Nuansa dari ruangan itu tentu saja Asha menyukainya. Semua terlihat sangat serasi di sana. Di tambah pula dengan gaun hijau tua yang Sha kenakan. Dia terlihat sangat anggun saat berdiri di depan pelaminan.

Wajah cantik Asha berdampingan dengan Irza yang terlihat tampan bak anime hidup itu sungguh terlihat sebagai pasangan yang serasi. Iya. Irza memang tampan. Dengan balutan stelan kemeja hitam, tubuhnya yang kurus dengan garis wajah yang tampan luar biasa, mana mungkin terlihat tidak cocok dengan Sha yang cantik jelita.

Di tambah lagi saat di depan pelaminan, Irza tidak banyak bergerak. Dia hanya diam sambil terus melirik Asha. Tentu saja kekurangan fisiknya langsung tidak terlihat lagi. Iya, gemulainya itu hanya akan terlihat saat dia bicara atau bergerak saja. Jika ia diam, dia adalah pria normal yang tidak punya kekurangan sedikitpun. Singkatnya, dia bisa disebut kesempurnaan wajah dari ciptaan Tuhan. Karena wajahnya itu, luar biasa tampannya. Para pengagum drama luar negara pasti menyukai wajah yang Irza miliki. Karena dia sama tampannya dengan para aktor di drama manca negara yang kaum hawa suka.

Yah, hanya saja, dia tidak punya perut dengan roti sobek. Dadanya tidak bidang. Tapi tubuhnya masih tergolong sangat indah. Kakinya jenjang, jari tangannya lentik. Dan, iya ... singkatnya, masih sangat ideal dengan tubuh agak kurus tapi tidak terlalu tinggi. Masih bisa jadi rebutan jika ia tidak bergerak atau bicara.

Sayangnya, gemulai itu adalah kekurangan Irza yang sesungguhnya. Yang membuat benak manusia berpikir ulang tentang dia. Yang membuatnya diragukan oleh dunia. Tapi, siapa yang tahu tentang dia yang sesungguhnya, bukan?

"Sha ... kamu capek?" Irza berbisik di dekat Asha, dengan nada lembut tentunya.

"Iya. Jangan ditanya, tentu saja aku capek. Sangat capek malahan. Para tamu undangan ini rasanya seolah tidak berkurang sedikitpun." Asha ngomel dengan pelan.

Irza tersenyum hangat. "Sabar, bentar lagi juga berkurang."

"Bentar? Keburu encok pinggang ku tau gak sih?"

"Kamu capek, nanti kalo sudah selesai, aku pijitin yah."

Sontak, Sha yang sedari tadi hanya melihat ke depan tanpa menoleh, langsung menoleh dengan cepat. "Apa? Pijit?"

Irza mengangguk pelan dengan yakin.

"Iya."

Asha langsung menaikkan sudut kiri bibir atasnya. "He .... "

Sungguh, benaknya langsung berselancar hanya gara-gara kata pijitin yang baru saja Irza ucap. Maklum, dia adalah manusia yang masih sangat labil. Satu kata pijit saja bisa bikin benaknya berpikir ke arah yang berbeda dari apa yang Irza maksudkan. Karena sejujurnya, Irza bicara benar tanpa ada maksud yang berbeda dari kata yang ia ucapkan.

'Astaga, Sha ... mikir apa sih kamu ini? Lupa dengan manusia yang seperti apa yang sedang menikahi kamu? Ya gak bakalan adalah malam pertama di antara kalian. Secara, pria yang menikahi kamu itu adalah makhluk yang berbeda dari pria pada umumnya,' ucap Sha dalam hati.

1
partini
secara what hah ?aihhhh gemulai gitu kalian pikir gemulai si Otong juga ikut lunglai CK CK CK
ga salah juga ya Thor secara melambai 🤭🤭😂
Kar Genjreng
siap siap tempur ya Sha Jangan ngira Suami gemulai lantas tidak punya senjata Kamu salah BESAR. coba sekali Kamu Ok,, langsung di exekusi oleh si gemulai hingga loyo ,,,nnt terheran mengapa si gemulai senjatanya mirip jagung bakar jumbo hahaha

🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan
sah sahhhhh👏👏👏👏
Kar Genjreng
suka suka kamu lah Asha. cuma jangan keseringan di perlakukan seperti itu tidak baik juga buat suami jadi ga punya harga diri karena selalu ngalah,,, begitu di masalh ada pas di rumah , tetapi bila di luar kamulah yang bisa menghargai,,,👍
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
Kok kasian sama irza ya
Hari Dunddung
Aku yakin ujung² nya Sha akan bucin sama Irza🥰🥰
vania larasati
lanjut kak
Kar Genjreng
selamat ya Irza dan Ashanty semoga menjadi pasangan shikinah mawadah warahmah hingga menua bersama banyak anak memperbaiki keturunan agar tidak seperti orang tuanya ,,hanya anak satu satu Nya,,,👍👍lope lope sekebon bunga' 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Kar Genjreng
Asha jg ga meragukan suaminya jangan kaget nanti kena serangan beronde ronde hingga serangan fajar ha 🤣 kapok Lo nanti jalan nya kaya bebek geol geol karena abis di serang benda tumpul super jimbo jagung bakar Afrika,,besarrrrr,,!!!!!!!! pokonya Marem lah merem melek nanti malam,,,siap siap 😂😂
Kar Genjreng
emang mulut orang ga bisa di prediksi kasian kenapa wong pria beneran ko bukan bengkok cuma polahnya saja,,, tetapi biarlah bagaikan anjing menggonggong kafilah berlalu,,, gitu hidup hidup mereka dan tidak menyakiti orang orang itu terlebih lagi mereka bahagia,,,bagi Asha mungkin belum karena belum terbukti semua desas desusnya nanti hanya Asha yang akan merasakan rasanya ga beda dengan yang merasa jantan justru Irza lebih dari itu,,✌️
partini
sehhh apa suami mu alien welehhh😂
visualnya pas jadi manten itu kaya pemuda jepang jaman now yg jadi temennya Ani" kesepian
Thor pernah lihat dokumentasi ga Thor cowok jepang jaman now
Kar Genjreng
sikat cepat dan lugas wis ga pakai ini ono tinggal rebesss berea beres dan tanggung josss 😇ga usah ikut mikirin malah tambah pusing apa lagi seandainya ikutan keluar fulus tambah pusing tujuh turunan dan tujuh puluh tanjakan gunung kale ye 🤣 orang mau nikah dua minggu sudah menunggu sepuluh tahun ga kebayang kan seandainya Gatot Irza bisa melajang seumur hidup,,✌️👍
Rani: ha ha ha🤣🤣🤣
ah, ya sudahlah. eh tapi tenang, othormu gak jahat2 amat kok. percaya deh.
total 1 replies
partini
dua Minggu yah udah sah jadi suami istri nanti kalau udah MP mungkin cara pandang udah beda 🤭🤭🤭
ga gemulai lagi
Rani: Ho ho ho😂😂😂😂
nunggunya harus sabar. soalnya, masih sepuluhan bab lagi. Kisaran di bab 30 an deh.
total 3 replies
Kar Genjreng
tidak pernah melawan sekali nya balas juga suaranya keren,,, biarlah orang mau bilang apa ya Za biarlah siapa tau nanti ada terkena tuai nya sendiri sudah berani menghina mentah mentah,,, hidup hidup gw orang mau bilang apa sebodo Amir ya Irza,,
Rani: Iya-iya, benar juga. ah tapi gak semudah itu. aish ya sudahlah😅
total 1 replies
Kar Genjreng
mulut mulutnya pada jahat seandainya ada di antara Mereka keluarga nya ada yang gemulai bahkan suka sesama jenis bagaimana,,,bisa pada mencela padahal belum tentu dirinya sendiri sempurna,,, karena mereka hanya bermulut besar tong kosong bunyinya nyaring,, makanya cepat buktikan nikah ga lama Asha hamil kembar' sekalian biar yang menghina pada melongo,, Salam waras,
Rani: Eh ... tau aja kamu apa yang aku pikirkan yah.
total 1 replies
Kar Genjreng
Dimas memang si mungkin banyak laki laki yang mengidolakan tetapi kan kalian semua tidak tau kronologi nya mengapa Asha di jodohkan,,,ga perlu tau kalian lah rahasia keluarga,,, Irza gemulai tetapi senjata ga lebih buruk dari kalian buktikan saja nanti ya,,,Asha cantik Irza ganteng kinclong Anak Anak nya nanti pasti ganteng dan cantik bibirnya unggul gemulai bukan ngondek lah 😂😂
Rani: 😂😂😂😂
ah sudah. tolong, main senjata lagi. ini otor mu nih yang bisa guling2 kalo gini ceritanya. kelen pada bahas senjata mulu dah. ampun .....
total 1 replies
Kar Genjreng
tapi benar Irza sudah berjanji mau membahagiakan Arshanty dan gemulai bukan dari lahir kan sudah di jelaskan,, jadi aman masalah didikan orang tua baik memang tidak sombong siap ya di lamar dan di nikahin jangan lama-lama pokonya
Rani: hohoho .... uhuk! Aku batuk eh.
total 1 replies
partini
kesabaran kamu tuh harus luas seluas samudra Hindia Atlantik dan seluruh planet lah sha bersuamikan irza si raja gemulai 😂😂🤭
Rani: kah kah kah ha ha ha.
🤣🤣🤣🤣
gak segalaksi sekalian kah?
total 2 replies
Kar Genjreng
terpenting sudah mau ya di jodohkan dengan Irza,,,tapi asha sejelek apapun laki laki lebih jauh langkah nya ketimbang kita wanita jadi jangan merendah fisik irza karena bila nanti memang jodohmu kamulah yang akan ketakutan suaminya di gaet wanita lain,,
Rani: uwuuuuu .... Jadi mikir, Irza tahan godaan gak ya? 😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!