NovelToon NovelToon
Sistem Lempar Dadu Monopoly

Sistem Lempar Dadu Monopoly

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Budi, seorang karyawan kantor biasa yang gaji bulanannya selalu numpang lewat karena harus melunasi utang warisan orang tuanya, tiba-tiba mendapatkan sebuah sistem aneh bernama 'System Lempar Dadu Monopoly'.

Sistem ini menampilkan papan permainan hologram mirip Monopoli lengkap dengan avatar chibi dirinya di atasnya, di mana setiap lemparan dadu bisa memberikannya reward uang dan item ajaib, atau hukuman memalukan yang harus ia jalani di dunia nyata.

Kini, hidup Budi berubah drastis menjadi sebuah pertaruhan harian di mana setiap petak yang ia injak perlahan-lahan mengangkatnya dari kemiskinan, asalkan ia bisa bertahan dari "kejutan" konyol yang disiapkan oleh sistem tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Budi berjalan keluar dari ruangan kaca itu dengan map merah dalam genggamannya.

Begitu dia duduk kembali di kursinya, Reno langsung mencondongkan badannya ke arah Budi.

"Ada apa Bud, tumben sekali bos sialan itu bersikap manis padamu."

"Dia memberikan tugas penting padaku Ren, menyetor dokumen pengajuan dana operasional."

Reno mengerutkan alisnya dan terlihat sangat curiga.

"Hati hati Bud, itu kan biasanya itu tugas Siska."

"Jangan sampai kau dijebak kalau ada angka yang salah di dokumen itu."

"Tenang saja Ren, aku akan mengecek semuanya dengan sangat teliti sebelum aku tanda tangani."

Budi membuka map merah itu dan mulai membaca deretan angka di dalamnya.

Ingatannya langsung kembali pada salinan pengajuan lama yang dia pinjam dari Reno kemarin.

Dugaannya benar seratus persen.

Angka pengadaan barang fiktif di dokumen baru ini dinaikkan hampir tiga puluh persen dari harga normal.

Selisih uangnya pasti akan masuk langsung ke rekening bayangan milik Pak Anton.

'Aku akan menyerahkan dokumen ini siang nanti, tapi aku tidak akan memakai tanda tanganku yang asli.'

'Aku juga akan memfotokopi seluruh halaman ini sebagai bukti tambahan bahwa dia memaksaku menjadi pemohon.'

Budi bekerja dengan sangat tenang seolah olah dia adalah mangsa yang patuh.

Siska beberapa kali melirik ke arah meja Budi dengan tatapan penasaran yang kentara.

Waktu istirahat siang akhirnya tiba.

Budi menyimpan dokumen itu ke dalam laci dan menguncinya dengan rapat.

"Ren, ayo kita makan siang sekarang."

Budi menepuk pundak Reno yang sedang merenggangkan badannya.

"Ayo Bud, kita makan di kantin biasa saja kan."

"Tidak Ren, hari ini kita tidak makan di kantin kantor."

Budi mengambil tas selempangnya dan tersenyum lebar.

"Kita makan di restoran daging panggang yang ada di mal seberang jalan."

Reno langsung terbelalak kaget dan menatap Budi dari atas sampai bawah.

"Gila kau Bud, makan di sana berdua bisa habis tiga ratus ribu lebih."

"Jangan mentang mentang baru gajian kau langsung foya foya begitu, ingat sisa utangmu."

"Sudah kubilang urusan utangku udah aman Ren, anggap saja ini syukuran karena beban utangku sudah diringankan."

Budi menarik lengan Reno dengan paksa.

"Ayo cepat, nanti keburu ramai restorannya."

Reno akhirnya menurut meskipun wajahnya masih diliputi keraguan.

Mereka berdua berjalan keluar dari gedung kantor dan menyeberang menuju mal besar di seberangnya.

Aroma daging sapi yang sedang dipanggang langsung menyambut mereka begitu memasuki restoran tersebut.

Sreng sreng.

Suara daging yang menyentuh pelat besi panas terdengar sangat menggugah selera.

Budi memesan paket makan sepuasnya untuk dua orang dengan pilihan daging sapi premium.

Reno menelan ludahnya melihat pelayan mengantarkan berpuluh puluh piring kecil berisi daging segar.

"Astaga Bud, kau ini benar benar sedang banyak uang ya."

Reno mulai memanggang daging itu dengan sangat antusias.

"Makan saja yang banyak Ren, kau sudah terlalu sering membantuku di kantor."

Budi menyumpit sepotong daging matang dan memasukkannya ke dalam mulut.

Nyam.

Rasa gurih daging sapi dan bumbu perendamnya langsung meledak di lidah Budi.

Ini adalah pertama kalinya seumur hidup Budi bisa makan makanan semewah ini tanpa harus pusing memikirkan harganya.

"Ngomong ngomong Bud, dari mana kau dapat tambahan uang untuk melunasi utang utangmu itu."

Reno bertanya di sela sela kunyahannya.

"Aku sekarang mengambil pekerjaan sampingan menjadi tenaga pembukuan lepas Ren."

"Kebetulan kemarin aku membantu menyusun laporan keuangan sebuah kedai yang sangat ramai, jadi bayarannya lumayan besar."

Budi menjawab dengan kebohongan yang sangat rapi dan logis.

"Wah hebat kau Bud, pantas saja kau santai sekali menyalin nota dari Pak Anton waktu itu."

"Ternyata kemampuan aslimu memang setingkat akuntan profesional."

Budi hanya tertawa pelan dan terus menikmati makan siangnya yang memuaskan.

Setelah selesai makan, Budi membayar tagihan sebesar tiga ratus lima puluh ribu rupiah secara tunai.

Dia sama sekali tidak merasa sayang mengeluarkan uang fisik dari gajinya karena saldo sistemnya masih menumpuk utuh.

"Ren, sebelum kembali ke kantor temani aku ke toko baju di lantai atas sebentar ya."

"Mau beli apa lagi kau Bud, jas mahal."

"Cuma mau beli kemeja kerja baru Ren, kemejaku yang ini kerahnya sudah menguning dan tipis."

Mereka berdua naik ke lantai dua mal dan memasuki sebuah toko pakaian pria bermerek menengah.

Budi langsung memilih tiga potong kemeja lengan panjang dengan warna cerah dan bahan yang tebal.

Dia juga membeli dua celana bahan berwarna hitam pekat yang ukurannya pas di badannya.

"Semuanya jadi delapan ratus ribu rupiah Kak."

Kasir toko itu menyebutkan total belanjaan Budi dengan ramah.

Tit tit.

Budi kembali mengeluarkan uang fisik dari dompetnya dan membayarnya dengan lunas.

Reno hanya bisa geleng geleng kepala melihat gaya belanja sahabatnya hari ini.

"Kau benar benar berubah total hari ini Bud."

"Kau terlihat seperti orang yang baru saja menang undian berhadiah."

Budi menepuk pundak Reno sambil menenteng kantong belanjanya.

"Ini namanya investasi penampilan Ren, supaya orang seperti Siska tidak merendahkan kita terus."

Mereka berdua kembali ke kantor tepat sebelum jam istirahat siang berakhir.

Budi meletakkan kantong belanjanya di bawah meja lalu mengambil map merah pengajuan dana.

Dia pergi ke ruang mesin fotokopi dan menyalin seluruh isi dokumen tersebut dengan sangat cepat.

Setelah memastikan salinannya aman di dalam tas, Budi berjalan menuju loket bagian keuangan.

Dia menyerahkan dokumen asli itu kepada petugas loket dan membubuhkan tanda tangan palsu di kolom pemohon.

Semuanya berjalan sangat lancar dan sesuai dengan rencana rahasianya.

1
Rickielessta
baguss...lanjutkan...semangat yaaa thoorr
Just Nokk
semangat 💪
irena
lanjut thor
Gege
baru juga 100jt kurang sebulan bud... masih belom milyarder namanya...🤣🤭 buka saja usaha sesuai kemampuan. misal bikin aplikasi kasir menengan kebawah tidak mahal tapi lengkap dan mudah via bahasa Excel. target 1 juta UMKM yang pakai beli..omset prediksi milyaran sebulannya...contoh lho bud...Yen cocok.
Ahmadi 241215: itu orang kantoran apa supir kantor murah apa gajihnya🤣
total 2 replies
Wega Luna
hidupnya berputar disitu saja ,kerja, supermarket,nasi goreng,kost ,main sistem🤭.GK ada suasana yang lain kah
Just Nokk
mangat Thor
Yui: makasih kak😊
total 1 replies
Gege
disini kesalahan othor. jelas jelas semalam dapat pengetahuannya, Eeh mengklaim nya kemarin siang...🤭🤣
Yui: terimakasih atas koreksinya/Applaud/
total 1 replies
adib
dua vote meluncur efek hari ni update banyak
Yui: Terimakasih kak🤭
total 1 replies
Gege
kita....othor aja kalee😄🤣🤭
Yui: Kita/Smile/
total 1 replies
Gege
kereen Thor.. dibawa ringan santai ceritanya... Yoo mas Budi lemparan dadu kedua dapat semilyar..🤣🤣
Gege
asik ringan ngalir ceritanya
Gege
gass lagi thorrr 10k kata
Gege
laah sisa 200k + 500k dibelanjakan 40k.. sisanya yaa 660k doong bud... sekolah engga ini..😄🤭
Alarycs: waduh
total 2 replies
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!