NovelToon NovelToon
Pembalasan Dendam Nayra (Aku Yang Mereka Hina)

Pembalasan Dendam Nayra (Aku Yang Mereka Hina)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Kak_Hans

----
"Ugh ..."
Nayra tersentak bangun dari mimpi buruknya ... sebuah mimpi tentang seorang wanita yang di khianati oleh orang-orang terdekatnya.
Namun sialnya, mimpi buruk itu ternyata menimpa dirinya sendiri!
Dia di khianati oleh orang-orang terdekat yang dia percaya, termasuk suaminya sendiri.
Setelah dia mengalami keguguran dan kehilangan bayi yang ada di dalam kandungannya, dia bertekad untuk membalaskan semua rasa sakit yang dia terima.

"Kalian akan merasakan, apa yang aku rasakan! Tunggulah pembalasanku!"

Spin-off dari Novel : Tolong Rebut Suamiku Dan Ambil Takdirku.

Bagaimana mana kisahnya....
Yuk baca kisah lengkapnya....
Jangan lupa like, komen dan kasih rating 5.

Follow Ig : Hans_Sejin13.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak_Hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. KEJADIAN DI CLUB' MALAM

1 bulan setelah acara pemakaman Nayra.

Malam ini, Aqila dan keluarganya makan malam bersama di restoran A.

Aqila mengundang Ardiansyah untuk makan bersama dengan keluarganya. Meskipun ayahnya tidak suka dengan Ardiansyah, namun demi putri tercintanya ia terpaksa menuruti semua keinginan Aqila.

"Aqila! Kenapa kamu mengundang Ardiansyah makan bersama kita?" tanya sang ayah.

"Kenapa Pah! Papah gak suka?" Aqila balik bertanya.

"Papah' memang tidak suka kamu dekat dengan Ardiansyah!" menatap tajam Aqila. "Kamu dengar baik-baik perkataan papah Aqila .. Sampai kapanpun papah tidak setuju kamu bersama dengan Ardiansyah!"

"Pah! Cukup pah!" tutur Monica melerai.

"Pah! Please! Ini hidup ku, papah jangan ngatur-ngatur lah!" rajuk Aqila.

"Papah tidak selara makan!"

BRAKKK

Dharma menggebrak meja dan berdiri.

"Aqila '!!! Jangan membantah papah kali ini!!!" sambil menunjuk wajah Aqila.

"Pah! Apa yang papah lakukan?" tanya Monica kepada suaminya.

"Papah pergi dari sini!"

Tak ...

Tak ...

Tak ...

Sang ayah pergi dengan penuh kemarahan meninggalkan meja makan.

"Pah!!!" panggil Aqila.

"Aqila, kamu tenang dulu, Mamah coba bujuk papah! Kamu tunggu di sini."

Monica kemudian pergi menyusul suaminya, yang pergi begitu saja meninggalkan mereka berdua.

"Ha-is!!! Sial!! Dasar orang tidak berguna! Kenapa dia selalu melarang ku deka dengan Ardiansyah? Bukannya seharusnya dia senang, karena aku Ardiansyah tidak lagi menjadi musuhnya!"

Ceklekkk

Pintu masuk restoran terbuka.

Fadli kakak iparnya datang bersama dengan keluarganya, memenuhi undangan.

"Aqila, kenapa kamu sendiri?"

"Hmmm!" raut wajah Aqila cemberut dan ketus.

"Aqila! Mana papah dan mamah mu?" tanya Bu Sarah.

"Halah ..! Jangan banyak tanya!" Aqila bangkit dari tempat duduknya.

Aqila pergi meninggalkan mereka.

"Aqila! Kamu mau pergi kemana?" tanya Fadli.

Aqila menghiraukan pertanyaan kakak iparnya. Ia pergi begitu saja meninggalkan mereka yang baru sampai di restoran.

"Fadli '!!! Ada apa dengan keluarga itu, mereka mengudang kita datang kesini, tapi mereka pergi begitu saja!" tanya sang ayah.

"Aku juga tidak tahu pah!" jawab Fadli.

"Coba kamu susul Aqila kak!" ucap Karin. Melihat Aqila. "Sepertinya mereka ada masalah!"

"Cepat susul Aqila!" seru ibunya.

"He-yah! Ada apa lagi dengan mereka?"

Fadli kemudian pergi menyusul Aqila. Ia mengikuti mobil Aqila dan berhenti di sebuah club malam.

"Aqila! Kenapa kamu selalu datang kesini setiap ada masalah! Kamu pasti akan membuat kekacauan di sana sama seperti sebelumnya."

Fadli masuk ke dalam club' malam itu. Ia mencari dimana keberadaan Aqila. Ia tahu betul bahwa Aqila pasti akan mabuk berat.

Itu adalah kebiasaan Aqila jika dia sedang stres, sebelumnya ia selalu menjaga Aqila setiap dia mabuk.

Itulah sebabnya ia selalu pulang malam dan kemeja yang ia pakai selalu ada bekas lipstik.

Walaupun ia masih kecewa dengan Aqila, namun jauh dari lubuk hatinya, ia masih mencintai Aqila.

...══════ஜ▲ஜ══════...

Flash Back.

"Aqila! Kamu kenapa?" tanya Fadli yang melihat Aqila mabuk berat.

"Hmmm! Mas Fadli!"

Aqila menyentuh wajah kakak iparnya.

"Mas! Hehehe ... Kenapa kamu ada disini?" tanya Aqila dalam keadaan mabuk.

"A-aku ... Akhhhh ... Hehehe!" Aqila tertawa dalam keadaan mabuk.

"Ayok kita pulang sekarang!"

Fadli membopong tubuh mungil Aqila kedalam mobilnya.

Krek

Bruk-

"Mas! Aku masih mau minum."

"Aqila! Kita pulang sekarang."

"No-no ... No! Aku tidak mau pulang sekarang! Pria tua itu pasti akan memarahi ku jika pulang sekarang.

"Aqila! Kita pulang sekarang." Fadli tegas menyuruh Aqila untuk pulang ke rumahnya.

"Tidak! Aku tidak mau pulang!"

Bruk-

Bruk-

Aqila menggebrak-gebrak pintu mobil.

"Aku tidak mau pulang ..."

Trek

Fadli menyalakan mobilnya dan langsung pergi membawa Aqila.

"Aqila! Kalau kamu tidak mau pulang ke rumah, bagaimana jika kamu menginap hotel saja?" tanya Fadli kepada Aqila yang sedang mabuk.

"Aku tidak peduli! Yang penting aku tidak melihat pria tua itu."

"Oke-oke! Kita ke hotel sekarang."

SRETTT!

Fadli berhenti di depan hotel berbintang lima. Ia membopong tubuh mungil Aqila masuk ke dalam hotel dan menyewa sebuah kamar.

"Aqila ' kita sudah sampai"

"Hmmm!" Aqila tertidur di saat Fadli membopong tubuhnya.

Ceklekkk

Bruggg

Tubuh mereka berdua jatuh diatas kasur secara bersamaan.

Saat itu Aqila membuka matanya.

"Mas! Aku merasa kamu hari ini sangat tampan!"; ucap Aqila sembari tangannya menyentuh lembut wajah kakak iparnya.

"Aq-Aqila! Apa yang kamu katakan."

Fadli melepaskan tangan Aqila yang sedang menyentuh lembut wajahnya.

Fadli kemudian berdiri dan membantu Aqila tidur di kamar hotel dengan posisi yang benar.

"Kamu mabuk berat! Jangan bicara sembarangan."

SRET --

Aqila menarik tangan kakak iparnya, dan wajah mereka menjadi sangat dekat, suara nafas yang memburu terdengar jelas di telinga mereka masing-masing.

"Mas! Bolehkah aku mencium mu?" tanya Aqila yang sedang mabuk.

Tangan Aqila menarik dan memutar dasi kakak iparnya dengan sangat kencang. Sambil memegang kerah baju kakak iparnya itu.

"Aku sangat ingin mencium mu, mas!"

"Aqila ' lepas ..."

Blum~~

Aqila langsung mencium bibir kakak iparnya tanpa memberikan aba-aba lagi.

Seketika wajah Fadli langsung terbelalak. Matanya terbuka lebar saat Aqila mencium paksa bibirnya.

Namun apa? Fadli justru menikmati sensasi ciuman yang Aqila lakukan kepadanya.

Muach --

Fadli membalas ciuman itu dengan sangat intens dan penuh gairah.

Lidah mereka menari-nari saat ciuman yang penuh gairah dan berangsur sangat lama.

Saat tangan Aqila perlahan merayap dan meraba bagian bawah kakak iparnya. Fadli langsung menghentikan tangan Aqila.

GEPPP!!!

Fadli langsung tersadar dengan apa yang dia lakukan. Lalu berhenti di tengah-tengah suasana yang hangat dan intens serta perasaan yang memburu.

Setelah ciuman itu selesai Aqila langsung tertidur dan tidak mengingat apa yang telah terjadi.

Flash Back Off.

...══════ஜ▲ஜ══════...

"Aqila ... Aqila ..." panggil Fadli di dalam club' malam.

Mengingat kejadian saat itu, Fadli yakin bahwa Aqila pasti akan melakukan hal yang sama ketika Aqila mabuk.

Dan benar saja! Aqila memang sedang mabuk dan dikelilingi oleh banyak pria yang sedang mabuk bersama dengannya.

"Aqila!"

Fadli menarik tangan Aqila dan langsung membawanya keluar. Namun terus menepis tangannya. Tidak ingin keluar dari club' malam itu m

"Mas! Lepaskan aku mas!" Aqila berusaha melepaskan tangan kakak iparnya yang menarik -- keluar dirinya dari dalam club' malam.

"Aqila! Kenapa kamu selalu mabuk jika ada masalah? HAAA!" bentar Fadli kepada Aqila.

Namun saat itu Aqila melihat Fadli, di dalam penglihatannya itu, muncul wajah Ardiansyah.

"Ardiansyah." bisik Aqila pelan nyaris tak terdengar.

"Kita pulang sekarang.!"

Saat itu tiba-tiba saja Aqila langsung menyambar bibir kakak iparnya yang di dalam penglihatannya adalah Ardiansyah.

BLUM!

Fadli kembali di buat tertegun. Sebuah kecupan lembut menempel di bibirnya.

"Glekk .." Fadli menelan ludahnya.

...══════ஜ▲ஜ══════...

...𝐁𝐄𝐑𝐒𝐀𝐌𝐁𝐔𝐍𝐆...

...•...

1
Sandrina
hebatnya sekali tanam langsung jadi 😄
Tina
apakah ardiansyah nnti akan berlayar dgn nayra? 🤭
Tina
kenapa diam aja nay,, libaskan saja lehernya, jangan lehermu 😒
한스 HANS-SUZY: wow! ngeri
total 1 replies
Tina
emang maunya dia tuh
한스 HANS-SUZY: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Tina
oh pantes 😒
Tina
Wah, dia nulis dmna biar aku rujak thor 😂
한스 HANS-SUZY: anu di sebelah kiri anu lah ytta🤣🤣🤣
total 1 replies
Tina
Dih.. dimanjain makin ga tau diri 😒
한스 HANS-SUZY: seperti itu lah 😭
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Masukkan lah aku ke situ Hans, biar aku yg nampar😂
한스 HANS-SUZY: boleh ²
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Tunjang aja dia
Drian
bagus 👍
Drian
keguguran loooo
Drian
ternyata di culik si Ardiansyah,,,
Drian
bener,,, kejam othorrnya
Drian
biarin aja sih pak,,, udah gitu baru nyesel lagi sekarang,,,,,
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
gila sih, kok aku yang sakit hati.
baca nya
한스 HANS-SUZY: 😭😭😭 mengsedih ya Kak 😭😭😭😭
total 1 replies
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
dasar lelaki gx tau di untung.
kalau aku yang jadi istri mu, wes tak tinggal pergi
한스 HANS-SUZY: stujuuuu💃
total 1 replies
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
oh Aqila itu adik angkatnya kah?
한스 HANS-SUZY: ia! dia anak keluarga Atmadja... katanya?
total 1 replies
Sishrye
bener bener di buat metong ama othor nya😭
한스 HANS-SUZY: 😭😭😭😭 😭😭😭😭😭masih anu😭😭😭😭
total 1 replies
Alyaaa_Lryyy.
ada aja musibah yang dtg ke diaa🥺
stela aza
ceritanya g jelas ,,,
한스 HANS-SUZY: 🙏🙏🙏 kak! nanti ada kejelasannya di bab selanjutnya 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!