assalamualaikum temen-temen..
sebelumnya maaf ini karya pertama ku jadi mungkin banyak kesalahan dari penulisannya🙏
Grizella Abraham ada lah seorang gadis cantik,cerdas,ceria, dan ramah.
dia mempunya usaha sendiri yang tanpa di ketahui orang lain kecuali sahabat-sahabat nya.
Devan Rahardian Gavin adalah seorang CEO muda di perusahaan no 1 di dunia,
sifat nya yang arogan, dingin, dan kejam itu malah membuat banyak wanita yang mengagumi ketampanan CEO muda itu
suatu ketika dimana Zella dan Devan di jodohkan oleh kedua orang tua mereka
bagaimana jadinya jika pernikahan yang tanpa di dasari cinta?
dan juga bagaimana jika ternyata Devan masih berhubungan dengan kekasihnya?
dan apa yang akan terjadi setalah ini,
apakah pernikahan ini akan berlanjut? atau malah pernikahan mereka akan berakhir di tempat pengadilan
ikuti terus cerita ini, semoga kalian suka.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen, dan jangan lupa juga di vote ya🤗
salam manis dari author
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisa Hidayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 22
Setelah selesai makan siang, Zella pergi ke kamarnya.
dia duduk di sofa dan menghubungi seseorang, setelah selesai dia hanya bermain game di ponselnya.
tidak lama kemudian ada salah satu pelayan yang mengetuk pintu kamar nya
yok..tok..tok..
Zella bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pintu
ceklek...
"permisi nona muda, di luar ada salah satu pelayan dari mansion tuan Niko, untuk mengantarkan keperluan nona muda"
"baiklah saya akan kebawah"
Zella turun ke bawah untuk menemui mang Ucup yang diperintah Zella untuk mengambil keperluannya. Seperti leptop, dan berkas-berkas penting
"terimakasih mang, sudah mengantarkan semuanya. Mamang memang yang terbaik"
"iya neng sama-sama yaudah kalo misal ada yang perlu di ambil telpon mamang aja neng, pasti mah mamang akan selalu siap"
"haha mamang mah bisa aja"
"yaudah neng mamang balik ya"
"ya sudah hati-hati yang mang"
"iya neng"
setelah kepergian mang Ucup, Zella pergi menuju kamarnya.
dia akan memantau perkembangan hotelnya dari leptop nya.
Zella masih fokus berkutat dengan leptop nya, sampai dia tidak mendengar suara mobil Devan yang sudah pulang
Devan masuk, dilihatnya sekeliling tapi dia tidak menemukan Zella, jadi dia memutuskan untuk masuk ke dalam kamar nya karna mungkin Zella berada di kamar
ceklekk..
ketika pintu terbuka Zella langsung menoleh kearah Devan, Zella hanya diam dan kembali menatap leptop nya.
Devan yang melihat Zella tidak bergeming hanya mendengus kesal, pasalnya dari sekian banyak wanita hanya Zella lah yang berani mengacuhkannya, bahkan dia biasa saja saat melihat wajahnya.
berbeda dengan wanita lain yang jika melihat Devan langsung histeris
Devan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya. setelah selesai dia sudah melihat baju yang disiapkan di atas ranjang. Devan menoleh ke arah Zella yang masih fokus dengan leptop nya
"apa kau yang menyiapkan ini" tanya Devan
"iya" jawab Zella
"lain kali tidak perlu" ucap Devan
"walaupun aku tidak mencintai mu tapi aku akan tetap menjalankan tugas ku sebagai istri yang baik dan patuh" jawab Zella tanpa melihat Devan dan masih fokus dengan leptop nya
"hmm terimakasih" jawab Devan
"hmm"
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
kini magrib tiba, Zella pun bergegas mengambil wudhu dan menjalankan ibadah solat Maghrib.
tapi ketika Zella ingin solat, Devan menghalangi nya
"ada apa?"
"biar kan aku yang menjadi imam nya"
"baiklah"
setelah selesai solat Maghrib, Zella turun kebawah dan berjalan menuju dapur.
dia ingin memasak makan malam
"non biar bibi saja"
"tidak usah bi, tolong jangan larang Zella untuk memasak, jika Zella lagi sibuk baru entar bibi yang masak. bibi tau aku suka memasak, mama selalu mengajari ku katanya kalo anak gadis itu harus bisa memasak untuk keluarga nya kelak. jadi biarkan aku memasak ya bi, ku mohon jangan larang aku"
"baiklah non, jika itu kemauan nona, saya akan membantu nona"
dari kejauhan ada sepasang mata yang melihat itu, dia sedikit menyunggingkan senyum nya, ya dia adalah Devan. entah perasaan apa ini, tapi yang jelas Devan merasakan ketenangan di dalam dirinya
"itu lebih bagus bi, oh ya bi bibi siapa namanya, aku belum tau siapa aja penghuni mansion ini?" tanya Zella
"oh iya non saya lupa nama saya Hana, umur saya sudah 39 tahun nah yang tadi itu..." jawab bibi Hana terpotong
"sudah bi sudah walaupun bibi bilang aku tidak akan kenal karna mereka tidak ada, aku kan juga lupa bi wajahnya"
"hehe maaf non"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#halo semua gimana kabarnya?
semoga sehat semua ya dan semoga kalian selalu setia menunggu cerita selanjutnya 😘
oh iya maaf ya kalo masih banyak kesalahan dalam penulisan nya atau ada cerita yang agak sedikit kurang nyambung🙏
nah kalo kalian suka jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like komen dan kalo bisa di vote ya 🙏
FL: @aisahdynt_
emosi aku jadinya 😠