khumaira gadis sederhana yang harus menerima perjodohan antara dua keluarga, dia harus menikah dengan laki - laki yang sama sekali tidak di kenal nya.
sedangkan dia hanya seorang remaja yang masih mempunyai cita - cita yang sangat tinggi.
akan kah khumaira menerima perjodohan ini...?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanifah Anggraeni Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
liburan bersama 2
haiii readers...
maafkan autor ya yang lama updatenya, autornya kemaren sakit plus kedua anak juga ikut sakit jadi mohon pengertiannya ya..
tapi tenang sekarang kita lanjut lagi..
happy reading... 😘😘
♡♡♡♡♡♡♡♡
setelah beristirahat khumaira memutuskan untuk bersih - bersih setelah itu dia baru akan membangunkan alfa.
tidak butuh waktu lama bagi khumaira untuk bersih - bersih saat dia keluar kamar khumaira melihat alfa juga sudah bangun dan duduk di tempat tidur.
ya untuk pertama kalinya siang ini mereka tidur satu tempat tidur, karena di dalam kamar ini tidak ada sofa atau pun yang lainnya.
" ayo cepat mandi kita sholat.. " kata khumaira
alfa pun segera bangun dan masuk ke kamar mandi, sedangkan khumaira mulai menyiapkan perlengkapan untuk mereka sholat.
alfa keluar dari dalam kamar mandi dan melihat khumaira sudah siap dia segera memakai sarung serta koko yang sudah di siapkan oleh khumaira tidak lupa alfa juga memakai peci kesayangannya.
mereka pun mulai sholat, setelah selesai sholat khumaira mencium tangan alfa dan
alfa mencium kening khumaira sekilas.
khumaira segera membereskan peralatan sholat mereka, setelah itu mereka segera keluar kamar untuk ikut berkumpul dengan keluarga yang lainnya.
di ruang keluarga sudah berkumpul seluruh anggota keluarga yang lain termasuk anak - anak mang darma dan bi maya.
siapa lagi kalau bukan si kembar andra dan andri,
khumaira menyalami serta memeluk mereka satu persatu, dia sangat merindukan saudaranya ini.
tidak lupa khumaira juga memperkenalkan alfa kepada mereka.
mereka larut dalam obrolan yang panjang sambil sesekali memakan cemilan yang sudah di siapkan bi maya sebelumnya.
sore itu waktu pun berjalan dengan sangat cepat, mang darma mengajak para lelaki untuk sholat berjamaah di masjid, sedangkan bagi yang perempuan sholat berjamaah di rumah.
sepulang dari masjid alfa sudah di sambut oleh khumiara, khumaira segera mencium tangan suaminya itu dan alfa pun mencium kening khumaira.
mereka tidak memperdulikan beberapa pasang mata yang melihat ke arah mereka.
setelah berganti baju alfa pun ikut bergabung lagi bersama dengan yang lainnya untuk makan malam bersama.
walau pun makanannya sedarhana tapi tidak mengurangi kenikmatannya, khumaira bahagia keluarganya yang disini mau menerima alfa.
setelah selesai makan mereka lanjut mengobrol tapi tidak dengan nini, nini sudah lebih dulu masuk ke dalam kamar.
" kamu liburan disini berapa hari ra.. ? " tanya mang darma ketika mereka sedang berkumpul di ruang keluarga
" tiga harian mang.. alfa kan nggak bisa ninggalin kerjaannya lama - lama.. " jawab khumaira
mang darma pun melihat ke arah alfa dia masih tidak percaya khumaira menikah dengan laki - laki ingusan seperti ini.
" memang kamu kerja apa.. ? " kini giliran alfa yang dapat pertanyaan
" kebetulan saya kerja di salah satu bengkel yang ada di jakarta, ya bukan bengkel besar sih tapi cukuplah buat kami berdua.. " jawab alfa
" tapi kamu masih sekolah atau gimana.. ? " kini giliran bi maya yang bertanya
" saya masih sekolah bahkan satu kelas dengan khumaira, kan sekolah jauh lebih penting.. " jawab alfa lagi
" mamang heran sama orang tua kamu kenapa nikahin kaliannya nggak entar saja pas kalian sudah lulus sekolah kenapa harus buru - buru sih.. ? " kata mang darma.
jujur sebenarnya mang darma masih belum terima kalau khumaira sudah menikah di usia muda seperti ini apa lagi dia menikah dengan laki - laki yang sebaya dengannya.
mang darma hanya takut pernikahan mereka tidak bertahan lama.
" iya mungkin itu amanat nenek mang, dan apa salahnya menikah muda.. ira kan jadi ada yang jagain sekarang.. " jawab khumaira sambil tersenyum
" ya nggak ada salahnya juga sih tentang nikah mudanya tapi kan.... " belum mang darma selesai berbicara bi maya sudah memotongnya.
" sudah - sudah kok jadi ngelantur gini ngomongnya, ira ajak suami kamu untuk istirahat ini sudah malam.. dia pasti lelah, bukannya kalian besok masih mau jalan - jalan ya.. ? "
" iya bi, kalau gitu ira sama alfa ke kamar dulu ya.. " kata khumaira lalu berdiri meninggalkan yang lainnya.
" al maafin sikap mang darma ya dia aslinya baik ko, dia belum kenal saja sama kamu makannya bersikap kaya gitu.. " kata khumaira setelah mereka berada di dalam kamar.
" iya nhgak apa - apa ra, aku ngerti ko.. sebaiknya kita segera tidur besokkan kita harus bangun pagi - pagi.. " kata alfa sambil tersenyum
" makasih ya kamu mau ngerti.. hhmm.. al... "
" kenapa ra.. ? "
" malam ini kan kita tidur satu tempat tidur, hmmm.. kamu nhgak apa - apa.. ? " tanya khumiara ragu
alfa tersenyum mendengar perkataan khumaira, di elusnya pipi mulus khumiara
" aku nggak apa - apa ko.. " kata alfa
" ya sudah sebaiknya kita tidur.. " tambah alfa
mereka pun akhirnya naik ke atas tempat tidur, alfa melihat khumira tidak membuka hijabnya, selama mereka menikah alfa belum pernah melihat khumaira tanpa hijab.
" kamu bisa buka kerudung kamu ini ra, kitakan sudah halal, jadi nggak apa - apa juga kalau aku lihat rambut kamu.. " kata alfa
khumaira pun menuruti permintaan alfa di bukanya kerudung yang menutupi rambutnya dan terlihat rambut panjang hitam milik khumaira.
alfa sampai terpesona melihatnya
" cantik.. " satu kata yang keluar dari mulut alfa dan itu sudah cukup membuat khumaira tersipu malu
" al aku pake lagi aja ya kerudungnya.. ? "kata khumaira ragu
" jangan sudah gini aja, terima kasih kamu sudah menjaga aurat kamu ini dan rambut indah kamu ini hanya aku yang boleh lihat.. "
khumaira hanya tersenyum, mereka pun mulai merebahkan tubuh mereka di atas kasur yang empuk.
alfa mendekat kearah khumaira dan memeluknya dari arah depan, tidak ada jarak di antara mereka.
" kamu nggak keberatankan kalau kita tidur seperti ini.. ? " tanya alfa
khumaira menggelengkan kepala nya sebagai jawaban, khumaira pun mulai membalas pelukan alfa dan mereka akhirnya terlelap.
♡♡♡♡
hari ini mereka akan pergi wisata kuliner, mereka di antar oleh si kembar andra dan andri.
mereka sengaja berangkat siang untuk sekalian makan siang di luar.
mereka pun mulai membeli makanan di pinggir jalan khumaira membeli seblak ceker sedangkan alfa dia membeli pisang keju.
sedangkan si kembar jangan di tanya mereka sudah banyak membeli makanan.
mereka pun memakan makanan mereka di dalam mobil.
" al kamu mau nyobain nggak seblaknya enak banget loh.. " tawar khumaira sambil memberikan sendok berisi seblak ke arah alfa
alfa pun dengan senang hati membuka mulutnya, khumaira menyuapkan seblak yang sedang di pegangnya itu.
" gimana enak kan.. ? " tanya khumaira sambil tersenyum
" iya enak banget, nih kamu mau cobain punya aku.. " kini giliran alfa yang menyuapi khumaira
" aduh kalian kalau mau mesra - mesraan tahu tempat dong ada kita nih yang masih jomblo.. " protes andri
khumira melihat ke arah saudaranya itu dan tersenyum.
" makanya kalian harus segera cari pasangan masa kalah sama aku.. " kata khumaira sambil menjulurkan lidah kearah mereka.
" kita bukannya nggak mau tapi belum ada yang cocok aja.. " kini giliran andra yang ikut bersuara
♡♡♡♡♡♡♡
tidak terasa waktu pun berjalan dengan cepat waktu libur yang hanya tiga hari di habiskan alfa dan khumaira dengan penuh kebahagiaan.
mereka sudah mengelilingi semua tempat yang ada disini, hampir semua makanan pun mereka sudah cicipi termasuk moci makanan khas sukabumi.
tidak lupa mereka juga membeli beberapa bungkus moci untuk mereka bawa pulang.
pagi ini supir yang mengantarkan khumaira waktu itu sudah datang untuk menjemput. setelah pamit kepada seluruh keluarga khumaira dan alfa pun segera pulang.
sebenarnya khumaira masih ingin berlama - lama disini tapi mau bagai mana lagi, dia juga tidak mungkin membiarkan alfa pulang sendiri.
tapi dia berjanji saat liburan nanti dia akan datang lagi kemari.
perjalanan yang jauh dan macet menjadi alasan untuk khumaira tertidur, khumaira tidur dengan bersandar di pundak alfa.
alfa tersenyum melihat kekasih halalnya ini terlelap, di lingkarkan tangan alfa ke pinggang khumaira dan akhirnya dia pun ikut tertidur selama perjalanan.
sukses sllu