Alana Rainne, Gadis Cantik dan Manis yang terlahir sebagai anak bungsu, dan harus terpisah dari keluarganya.
Penolakan yang terjadi berulang kali terhadap dirinya sejak kecil, menjadikannya sosok yang tangguh dalam perjalanan hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22.
Plaaakkkkk....!!! tamparan keras lagi lagi menghampiri pipi mulus Alana. "Dasar bocah nggak tau di untung, bukannya sekolah yang bener, malah setiap hari bikin ulah saja kerjaanmu, " cerocos Sarti dengan wajah emosi nya.
"Aku hanya membela diri Oma, " protes Alana dengan wajah yang sangat memerah.
"Nggak usah banyak bicara, bocah pembawa sial, merepotkan, sangat memalukan, ini baru beberapa hari sekolah kerjaan mu bikin ulah, emang kamu itu persis banget sama ibumu Rosa, nggak tau di untung, " potong Sarti sambil menunjuk nunjuk wajah Alana, dengan teriakan menghakimi.
"Maaf Bu, ini bukan seratus persen kesalahan Alana, dan Alana sudah menjalani hukuman nya, " Saut Cakrawala mencoba membela Alana.
"Heh bocah, nggak usah ikut urusan keluarga ku, tau apa kamu tentang bocah tengik ini hah, " jawab Sarti yang semakin memuncak. Dan Alana langsung menggelengkan Kepalanya dan menatap Cakrawala, saat Cakrawala mau menentang lagi, sebagai kode untuk tidak ikut campur, dan Cakrawala langsung diam. "Mana kunci motornya, kamu nggak usah mengunakan fasilitas apapun selama banyak tingkah, " todong Sarti sambil meminta kunci motor, dan Alana langsung memberikan nya. "Kali ini jika kamu bikin masalah lagi, Oma akan pecat Jumi, " ancamannya kali ini membuat Alana langsung tertegun, dan Sarti langsung pergi bersama sopir untuk pulang.
"Lo gapapa? " tanya Cakrawala dengan ekpresi prihatin nya.
"Kenapa, Lo kasian sama gue? " tanya Alana balik.
Cakrawala langsung menggelengkan kepalanya, "Bukan begitu maksudku Alana, " jawab Cakrawala bingung harus bersikap seperti apa kepada Alana.
"Lo tau kan Kak, dua hari di sekolah ini gue dapat kasus seperti ini dari para fans Lo, jadi gue harap Lo ngerti tanpa gue mohon, " ucap Alana dengan pandangan kosongnya yang menatap lurus kedepan. "Di dunia ini gue cuma punya Bik Jumi kak, jadi gue mohon, bilang sama fans Lo itu, " imbuhnya lagi, yang membuat Cakrawala semakin merasa bersalah.
"Lo boleh pulang Al, ini udah sore, " ucap Cakrawala lalu meninggalkan Alana, yang masih berdiri di tengah lapangan.
"Sorry Al, jika dampaknya seperti ini, " Batinnya dengan hati yang sesak, tetapi dia tidak mau menunjukkan di hadapan Alana.
...****************...
"Bik....!!! sapa Alana dengan muka berkaca kaca, lalu berhambur ke pelukannya.
"Non, ada apa? " tanya Jumi sambil mengelus punggung Alana dengan lembut, yang membuat tangis Alana semakin pecah.
"Jangan pernah tinggalkan Alana ya bik, " mohon Alana dengan muka melasnya. "Aku di sini cuma punya bibik, " ucapnya dengan jujur, yang membuat Jumi ikut menangis haru.
"Bibik Janji, Bibik nggak bakal tingalkan Non Alana apapun yang terjadi, apa Non dapat perundungan lagi, kenapa badan Non bau? " tanya Jumi dengan lembut dan Alana langsung menganggukan kepalanya. " Di marahi Oma lagi? " imbuhnya dan lagi Alana hanya menganggukan kepalanya, yang membuat hati Jumi ikut sakit, seperti tercabik-cabik.
"Kalau aku nggak di inginkan, kenapa dilahirkan ya bik? " tanya Alana dalam tangisnya.
"Non, nggak boleh berburuk sangka yaa, Siapa tau Non terlahir memang untuk bertemu dengan bik Jumi, semenjak Bibik kerja di sini, Bibik punya semangat hidup, punya tujuan hidup juga Non, Bibik seperti berjumpa lagi dengan putri bibik yang sudah berpulang ke rumah Tuhan duluan, bibik bahagia punya Non Alana, " ucap Jumi dengan haru, sambil memeluk tubuh rapuh Alana, menciumi puncak kepalanya untuk menyalurkan rasa sayangnya untuk Alana.
......................
Bantu Support karya ku dengan Like, komen, dan Vote 🙏.