NovelToon NovelToon
Fantasy Wars

Fantasy Wars

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat
Popularitas:45.5k
Nilai: 4.5
Nama Author: A-Z Kurnia

Fantasy Wars berlatarkan sebuah dunia dimana semua orang memiliki sebuah kekuatan super yang disebut "trick". Mengkisahkan perjuangan sekelompok remaja untuk mempersatukan negeri mereka, Negeri Arasi.

Di sebuah negeri bernama negeri Arasi, terjadi banyak peperangan. Hal ini dikarenakan tidak adanya seorang pemimpin di negeri itu, sehingga banyak orang membentuk sebuah kelompok untuk berperang dan menjadi kaisar di negeri itu.

Zeyn, seorang remaja yang "trick"-nya tidak diketahui, bahkan diduga bahwa dia tidak memiliki "trick". Bercita-cita untuk menjadi kaisar dan mengakhiri peperangan di negeri Arasi. Sekaligus membalaskan dendamnya kepada pasukan Demon Warriors, pasukan yang telah menghancurkan desanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A-Z Kurnia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saatnya untuk Pergi

Kota San, daerah kekuasaan Demon Warriors.

Leo, Haku dan Eljey membawa Corna ke rumah sakit di kota ini.

Di rumah sakit.

"Maaf Tuan Leo, saya sudah memeriksa kondisi Tuan Corna. Dan hasil yang saya temukan, organ dalam Tuan Corna rusak parah," tutur salah seorang dokter di rumah sakit itu.

"Cih." Leo tersenyum kaku.

"Ya, rawat dia sebaik mungkin," kata Leo.

"Siap, Tuan." Dokter itu kembali lagi ke ruang perawatan Corna.

"Siapa sebenarnya si Zeyn itu? Seberapa kuat dirinya?" batin Haku.

"Hemm ... huhhh." Leo mengehela napas dan berbalik menghadap ke arah Haku dan Eljey.

"Komandan, bisakah anda jelaskan pada kami siapa sebenarnya si Zeyn itu? Dan ... seberapa kuat dirinya?" tanya Eljey.

"Ya, dan ... kalau memang dia sangat kuat. Kenapa selama ini namanya tidak pernah terdengar?" tanya Haku.

Leo tersenyum sejenak.

"Zeyn itu adalah orang yang luar bisa. Dia sangat kuat, bahkan dulu, dia hampir mengalahkan Althos sendirian," ujar Leo.

"Mengalahkan ... Jendral Althos?" Haku tak percaya.

"Empat tahun lalu, saat desaku, Mark, dan Zeyn diserang Demon Warriors, kami bertarung melawan Althos. Saat itu, tentu saja kami semua tidak bisa mengalahkannya," kata Leo.

"Sampai Zeyn membangkitkan trick-nya-" penjelasan Leo terpotong.

"Dia membangkitkan trick di usia dua belas tahun?" Haku tak percaya.

"Ya, dia membangkitkannya saat kami melawan Althos. Trick-nya sangat kuat, dan dia juga bertarung dengan sangat baik. Sampai-sampai dia memberikan luka pada Althos, yang terus membekas hingga saat ini," ujar Leo.

"Maksud Anda, luka pada sebagian mukanya itu?" tanya Eljey.

"Ya," jawab Leo.

"Zeyn hampir mengalahkan Althos saat itu. Namun, trick-nya itu ternyata juga memberinya luka. Sehingga makin lama, kekuatan dan daya tahan tubuhnya menurun. Althos lalu memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerang Zeyn. Dan akhirnya, Zeyn terbunuh oleh Alhtos," jelas Leo.

"Tapi ternyata, kami semua salah. Ternyata, entah bagaimana Zeyn masih hidup," sambung Leo.

"Kisahnya keren sekali," gumam Haku tertegun.

*******

3 hari kemudian. Di Kota Chusan.

Pagi hari, dengan langit cerah.

Semua orang yang terluka sudah sembuh, dan puing-puing bangunan yang roboh pun sudah dibersihkan. Beberapa bangunan yang memang harus dibangun pun sudah dibangun kembali.

Zeyn dan timnya sedang duduk di sebuah tempat penginapan yang baru dibangun setelah pertempuran 4 hari yang lalu.

"Baiklah, Kai, Rill, Troy, kita akan melanjutkan perjalanan kita hari ini," kata Zeyn.

"Oh ya, Troy. Kalau bisa, kau ajak si Vins itu bergabung dengan kita, dong," pinta Zeyn.

"Tidak perlu dipinta." Tiba-tiba Vincent datang dari belakang mereka berempat.

"Hah?" Zeyn, terkejut dan langsung menghadap ke belakang.

"Oh kau, yah. Huhh." Zeyn menghela napas.

"Memangnya kenapa kalau aku?!" Vincent kesal dan mengacungkan tinju pada Zeyn.

"Hehe," kekeh Zeyn.

"Apa kau yakin, Vins? Padahal penduduk kota ini baru saja mengakuimu, loh," tanya Troy.

"Bukankah inilah yang kau inginkan? Kau ingin diakui oleh penduduk Kota Chusan, kan?" sambung Troy.

"Ya, aku sebenarnya juga masih tidak ingin meninggalkan kota ini," ujar Vincent.

"Tapi ... aku juga harus berkembang dan menjadi lebih baik lagi. Dan saat aku kembali nanti, aku telah mejadi The Big Hero bagi mereka!" lantang Vincent.

"Apalagi setelah aku melihat kerja sama kalian, itu sungguh luar biasa." Mata Vincent berbinar-binar.

Mendengar ucapan Vincent, Zeyn dan yang lainnya pun tersenyum.

"Yah, dan aku juga yakin jika kau bergabung dengan tim kami, maka tim kita akan lebih kuat lagi." Zeyn bersemangat.

"Yah aku tahu, aku tahu. Kalian memang membutuhkan diriku, kan?" Vincent bersikap sombong.

"Vins, dasar kau!" Troy berdiri dan bersiap menghajar Vincent.

"Hahaha. Aku bercanda aku bercanda!" teriak Vincent kabur dari sana.

"Em ... Rill," panggil Zeyn.

"Ada apa?" tanya Rill.

"Gunakan jurusmu untuk mengirim surat ini ke desa kita." Zeyn memberi secarik kertas pada Rill.

"Ohh, baiklah." Rill mengambil surat dari Zeyn.

"Gelembung pengantar pesan." Rill mengeluarkan jurus gelembungnya yang mampu terhang untuk mengantar pesan ke tempat tujuan.

Surat tadi sudah berada di dalam gelembung itu. Lalu, gelembung itu melayang ke atas dan akan menuju Desa Golden Sparrow.

"Aku mau juga, dong," pinta Khaira.

"Aku juga." Troy langsung duduk bersila dan tidak meladeni Vincent lagi.

"Ya, cepat tulis suratnya," kata Rill.

Troy dan Khaira pun menulis surat untuk dikirim ke kota mereka masing-masing.

"Ehh, kalian sedang apa?" tanya Vincent sambil berjalan menghampiri mereka berempat.

"Menulis surat, untuk dikirim ke kota kami," jawab Khaira.

"Wahh, mau juga, dong." Vincent langsung duduk bersila.

"Hah, boodoh. Kotamu itu di sini, buat apa ngirim surat. Lebih baik sekarang kau memberi tahu penduduk kota ini bahwa kau akan pergi bersama kami," ujar Zeyn.

"Ohh benar, kau cerdas sekali," Vincent berdiri.

"Yah, aku tahu cerdas," sombong Zeyn.

Vincent lalu pergi untuk memberi tahu penduduk kota bahwa dirinya akan pergi meninggalkan Kota Chusan, dan berpetualang bersama Zeyn dan yang lainnya.

"Hmm ... huhh." Vincent menghela napas beberapa kali.

"Oi! Semuanya! Bisakah kalian mendengarku?!" teriak Vincent.

"Hem, yah Vins! Suaramu terdengar sangat jelas!" jawab seorang warga dengan lantang.

"Ada apa?!" orang-orang langsung berjalan menghampiri Vincent.

"Yahhh begini. Mulai sekarang, kota ini akan menjadi lebih aman, tentram, dan damai. Karena aku, Sang Monster dan pembuat masalah akan segera pergi dari kota ini," ujar Vincent.

"Hemh. Vincent, kami semua benar-benar minta maaf, kami semua telah bersikap buruk padamu. Dan, kau itu bukanlah monster, kau adalah pahlawan Kota Chusan," kata salah seorang warga sambil berjalan dan memeluk Vincent.

"Ek." Vincent terkejut, dan kemudian ia membalas pelukan orang itu.

Melihat itu, Zeyn dan Rill pun tersenyum. Sedangkan Khaira dan Troy sibuk menulis surat untuk dikirim ke kota mereka masing-masing.

"Ya, kau adalah pahlawan Kota Chusan. Kami semua membutuhkan keberadaanmu. Tapi, jika kau mau pergi, silahkan. Mungkin itulah yang terbaik untukmu, apalagi kami sudah bersikap buruk padamu," kata seseorang yang lain.

"Kau pasti sangat marah pada kami semua. Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk tetap menahanmu di kota ini," sambung orang itu.

"Oh tidak, kok. Aku ingin pergi bukan karena aku marah pada kalian," ujar Vincent.

"Aku ingin pergi adalah agar aku bisa menjadi lebih kuat dan lebih berguna lagi, agar aku bisa menjadi pahlawan yang bisa kalian banggakan!" lantang Vincent.

"Hemh, syukurlah. Kalau begitu kau juga harus tetap hidup dan jangan lupa untuk pulang ke sini. Karena percuma saja jika kami hanya membanggakan orang yang telah meninggal," kata warga yang tadi.

"Ya! Kalian tenang saja, aku tidak akan mati semudah itu. Apalagi, aku akan pergi bersama orang-orang yang kuat dan hebat." Vincent menunjuk ke arah Zeyn dan teman-temannya.

"Dan ... aku juga ... pasti akan kembali ...," Vincent menangis.

"Ya, tidak usah menangis. Kami berjanji, di saat kau kembali ke kota ini, kami semua akan memberikan sambutan terbaik untukmu." Semua warga kota mengerumuni Vincent, dan memeluk dirinya.

1
Ferdian yuda
jdjak
💋ShasaVinta💋
aku mampir Thor . nanti aku lanjuti lagi bc dan likenya . saling support yab thor . tks 😉
Diana
kak, kok cuman sampai eps HILANGNYA TROY sih kak? apa eps barunya belum muncul?
farway
trick? hmm... trickters! bentar, kalau dia yang pertama tidak memiliki trick berarti semua orang punya trick dong? kalau cuma sebagian yang punya bisa di panggil trickters tapi kalau semuanya punya trick... yang ga punya trick disebut apa ya? hmmm...
Protocetus
main juga ke novelku min
anggita
4 like tertinggal👌
anggita
gun gumy.,
Yisa
Boomlike mendarat, Thor.

hehe, abis baca marathon✌🏻
Ganbatte, ditunggu up nya😆
Yisa
Mungkin emang lagi musim Corona. Baca corna jadi corona🤣😭
anggita
Zeyn👍💪
anggita
💪💪👍
anggita
trik gelembung... gun gummy
anggita
like yg trtinggal👍
Loli bunting
masih gw pantau kelanjutannya kang
anggita
👌👌👍👍
anggita
negeri.arasi👏
Hesti Heryanti
semangat selalu.kak
karya mu semakin keren


Salam Mengintip Jodohku
nazaruddin thamrin
Fresh nazar mendukungmu Thor. Ditunggu like dan komenmu ke HOT MAN ON CAMPUS dan BABY MY LOVE. Kita saling support terus ya
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
semangat kak
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
yuhuuuu.. like lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!