"Ini adalah novel khairin yang ke tiga ya,
Sempatkan juga baca novel khairin yang pertama yang berjudul" ( sang penakluk)
-"Dan novel khairin yang ke dua yang berjudul" ( putri yang kesepian) di tunggu ya kritik dan saran & juga jangan lupa beri bintang lima, serta tingalkan like dan komen ya terima kasih
Nama ku keyla Hans berusia 17 tahun terlahir di keluarga bangsawan namun karna sebuah kesalahan! membuat ku harus menikahi CEO play boy bernama Martin Kwang. . yang selalu berganti wanita tiap satu mingu sekali awalnya aku sangat membencinya tapi seiring berjalanya waktu aku malah jatuh hati padanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bau yang menyengat
Martin pun tak menduga jika bau boneka yang sedang berada di tangannya tersebut, sangat lah menyengat hingga menusuk Indra penciumannya, dan membuat kepala nya pusing seketika. Martin segera melempar dengan kasar boneka kelinci tersebut ke lantai. terlihat Martin sampai mengeluarkan keringat dari dahinya dan berlahan menetes ke pipinya, Martin pun merasa perutnya seakan di aduk aduk. terlihat Martin menggembungkan mulutnya dan segera berlari kembali ke dalam kamar mandi,
Tap. . tap. . tap. . suara panjang langkah Martin bergegas masuk ke kamar mandi dan melangkah terburu buru menuju wastafel. setelah tiba di wastafel Martin pun tanpa sungkan mengeluarkan semua makanan yang tadi pagi di makan nya. dan bergumam
"dasar gadis bodoh itu, bisa bisanya dia pelihara boneka berbau busuk seperti itu" ucap Martin lirih sembari membasahi wajahnya dengan air dan melipat kemeja berwarna hitam miliknya hingga ke siku, agar tak terkenal air dengan masih menyandarkan punggungnya di wastafel. Martin pun mengeluarkan ponsel yang berbeda di saku celana nya, dan seperti hendak menghubungi seseorang. ternyata tak lain ialah supir pribadinya
"masuk lah ke kamar Keyla, dan jangan lupa bawa paper bag" ucap Martin dengan tatapan datar. supir tersebut pun langsung mengikuti perintah majikannya tersebut. dan dengan sekejap pak Hendro sudah berada di kamar Keyla.
Martin pun langsung menghampiri pak Hendro sembari berkata
"masukkan Boneka kelinci itu ke dalam paper bag, dan suruh pelayan rumah untuk mencuci sampai bersih. ucap Martin sembari menunjuk ke arah boneka yang tergeletak di atas lantai.
Dan ingat jika masih tersisah bau yang masih menyengat. aku akan pecat semua pelayan" imbuh Martin dengan suara lirih karna tak ingin membangunkan Keyla yang masih tidur pulas
"baik tuan, akan saya perhatikan" ucap pak Hendro sembari menundukkan pandangan nya, dan segera melangkah pergi.
Tak lama kemudian Martin pun ikut keluar dari kamar Keyla dan berjalan menuju ruang tamu untuk bergabung dengan Sinta dan Jordan. terlihat Jordan dan Sinta diam tanpa berkata, dengan menatap ke langit langit rumah dengan tatapan kosong
Martin pun langsung menjatuhkan tubuhnya di sofa sembari berkata
"kalian sedang memikirkan apa. . ?tanya Martin sembari menyandarkan punggungnya di sofa. Sinta dan Jordan pun segera menatap ke arah suara yang tak asing di telinga mereka
"kami sangat menyesal dan meminta maaf atas perlakuan kasar putri kami terhadap tuan Martin" ucap Jordan dengan raut wajah kelihatan menahan rasa takut nya. karna Martin memang terkenal orang yang sangat kejam dan tak memiliki sedikitpun belas kasih
"jika Keyla sudah sadar aku akan segera memberinya pelajaran, agar tak bertindak tidak sopan dan kasar kepada tuan" imbuh Jordan dengan mengatupkan ke dua tangannya. Martin pun segera menjawab permintaan maaf yang terdengar tulus tersebut
"dengarkan aku. . ! jangan sampai Keyla tau siapa aku yang sebenarnya. biarkan Keyla tau dengan sendirinya nya, siapa aku, dan apa status ku" ucap Martin
Jordan pun seakan tak percaya dengan apa yang telah di ucapkan oleh Martin,
"terimakasih tuan, saya akan menasehati Keyla " ucap Sinta sembari menatap Martin.
Martin pun balik bertanya pada Sinta
"kenapa saya lihat tadi Keyla memeluk boneka kelinci kecil" ucap Martin pura pura tak tau. namun jika terlihat dari raut wajah Martin, kelihatan sekali dia mencoba menahan rasa mual nya. jika mengingat bau dari boneka tersebut. Sinta pun segera menjawab pertanyaan Martin
"hehe. . hehe. .itu boneka ke sayangan Keyla, dan itu boneka pertama yang kami berikan untuknya. namun tak di duga Keyla malah menganggap boneka tersebut sahabat baiknya selain Resni. Keyla sangatlah menyayangi boneka kelinci kecil itu. .! boneka tersebut lah yang biasa menemani Keyla" tutur Sinta menjelaskan Nya pada Martin
"Bonek Kelinci itu memang hanya 5 kali di cuci, jadi tak heran jika bau dari boneka tersebut memang bisa membuat mual orang yang menciumnya " imbuh Sinta
Namun setelah mendengar ucapan Sinta Martin pun segera beranjak berdiri dan mencari toilet. setelah mengetahui di mana letak toilet tersebut Martin pun berjalan cepat. karna merasa mual jika kembali mengingat bau dari boneka tersebut.
Jordan dan Sinta pun hanya menatap Martin dengan wajah kebingungan. karna mereka tak tau jika Martin sudah mencium boneka kesayangan Keyla tersebut. tak lama kemudian Martin kembali ke ruang tamu dan berpamitan pergi
"aku akan pulang"ucap Martin kepada Jordan dan Sinta dengan wajah arogan, angkuh namun penuh wibawa. dan sangat kelihatan mempesona setiap mata yang menatapnya
Sinta dan Jordan pun segera menarik tubuhnya dari sofa, dan mengantar Martin sampai ke depan pintu. terlihat di sana sudah ada pak Hendro yang sedari tadi menunggu di dalam mobil. Jordan pun segera berjalan mendahului Martin dan membukakan pintu mobil mewah tersebut.
Dengan gaya khas nya, Martin masuk ke dalam mobil. Jordan pun segera menutup pintu mobil tersebut
Sinta dan Jordan pun membungkuk badan nya sampai mobil mewah yang di tumpangi Martin perlaha pergi meninggalkan halaman rumahnya.