NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Tuan Tajir

Terpaksa Menikahi Tuan Tajir

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:35.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Wind Rahma

Rania adalah seorang gadis kelas 3 SMA, berusia 17 tahun. Ia di utus oleh abangnya meminjam uang untuk keselamatan ibu mereka yang saat itu sakit parah, kepada pria pemimpin di perusahaan tempat dirinya bekerja. Pria yang di katakannya baik itu ternyata memiliki sifat asli yang sombong dan kejam. Namum, di balik semua itu ada alasannya mengapa ia seperti itu.

Rania harus menikahi pria itu untuk melunasi hutangnya, bukan karena pria itu mencintainya. Tapi Bagas menjadikan pernikahannya untuk kepentingan dirinya sendiri. Rania rela berkorban demi keselamatan ibunya. Bahkan ia rela meninggalkan sekolahnya yang sudah ia pertahankan mati-matian sebelumnya, agar tidak pernah putus sekolah.

Ig: windyrahmawati26

Follow ya guys.

Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Orang Baru

Di ruang tamu, Arsilla dan Jesicca terus saja memaki Rania tanpa henti. Sedangkan Rania sudah pergi dari rumah itu menyusuri jalan untuk mencari angkutan umum. Padahal di rumah yang ia tinggali banyak mobil berjejer. Ada juga sopir yang siap mengantar kemanapun dia pergi. Tapi Rania masih saja memilih untuk naik angkutan umum.

Rania menyetop sebuah angkot, dan angkotpun berhenti. Ia memeriksa ke dalam mobil di pintu masuk, ada satu orang laki-laki di sana yang sedang duduk menyandar. Wajahnya di tutupi oleh majalah.

Tanpa pikir panjang, Rania langsung masuk ke dalam dan duduk di sebelah laki-laki itu dengan jarak yang tidak begitu dekat. Sang sopirpun mengemudi angkotnya kembali. Rania melirik ke laki-laki yang ada di sebelahnya.

Apa dia sedang tidur? gumam Rania.

Rania kembali melihat ke depan. Ia juga melakukan hal yang sama dengan laki-laki itu, menyandarkan tubuhnya ke kaca mobil. Rania menghela nafas panjang.

Sepanjang perjalanan, Rania duduk terdiam dan tenggelam dalam lamunannya. Air matanya mulai menetes membasahi pipi. Ia membayangkan kejadian-kejadian semenjak menikah dengan tuan Bagas. Yang terus di hina, di maki, tanpa membalas. Rania hanya bisa sabar, sabar dan sabar. Penderitaannya begitu berat. Dan ini bukan akhir dari segalanya, melainkan ini adalah awalnya.

Pasti akan ada penderitaan-penderitaan lain yang harus aku hadapi. Aku pasrah Ya Allah. Akan aku latih hatiku ini, siap menerima apa saja.

"Pria sialan! Kenapa kau harus memilih aku yang jadi istrimu? Kalau kau tidak menyukai aku kenapa kau menikahiku? Kenapa tidak wanita lain saja? Banyak wanita yang terobsesi denganmu, tapi kenapa harus aku? Kenapa? Hik. Hiks. Kenapa kau memberi penderitaan untukku. Tujuanmu menikahi aku sudah tercapai. Lalu, apalagi tujuanmu dengan cara memanfaatkan aku? Bukankah aku ini gadis bodoh seperti anggapanmu? Apa mau kau sebenarnya. Huuuuu." Suara tangisan dan makian semakin melemah.

"Ini semua karena bang Radit, bang Radit jahat. Kenapa waktu itu tidak dia saja yang meminjam uang pada Bossnya. Kenapa harus aku? Tapi tunggu, tetap tuan Bagas yang paling jahat. Kenapa dia memanfaatkan situsasi itu untuk mencapai tujuannya. Kau memang bukan manusia. Semoga Allah, seluruh alam dan seisinya melaknat kau. Aku membencimu wahai manusia jadi-jadian, benciku terhadapmu mengalir di darahku. Semoga saja kau tersandung saat berjalan!"

Haaacccimmm. Rania sampai bersin-bersin karena tangisan membuatnya sampai mengeluarkan ingus di hidung mancungnya. Nafas Rania terengah-engah. Kemudian ia mengatur nafasnya dan menghela nafas dalam.

"Ternyata aku merasa lega setelah mengeluarkan unek-unek pada pria kejam itu. Walaupun tidak secara langsung ke orangnya. Aku harap Allah benar-benar melaknatnya, tersandung saat ia berjalan."

Tiba-tiba ada sehelai tissu di tangan seseorang yang di sodorkan tepat di hadapan Rania. Rania terkejut, tangan itu milik laki-laki yang sedari tadi duduk di sampingnya. Laki-laki yang ia kira sedang tidur. Rania menatap tajam tubuh pria itu, yang wajahnya masih di tutupi majalah.

"Ambilah!" kata laki-laki itu, kemudian membuka majalah sehingga wajahnya kali ini terlihat jelas.

Siapa dia? Tampan juga, hehe.

Rania belum mengambil tissu yang sedari dari di sodorkan, ia menatap wajah laki-laki yang umurnya kira-kira beda 3 tahunan dari umurnya saat ini. Ya sekitar 20 tahunan.

"Ambilah!" laki-laki itu mengulang kalimatnya.

"Eh, iya. Terima kasih." ucap Rania menerima tissu yang laki-laki itu berikan.

Rania segera menyeka air matanya yang mengalir deras di pipinya. Kemudian.

SROOTTT.. SROOTTT.

Tidak tanggung-tanggung Rania juga membuang lendir dari dalam hidungnya menggunakan tissu itu tanpa mengenal kata malu di hadapan laki-laki yang tidak ia kenal.

Laki-laki itu mengangkat sudut kanan bibirnya, tersenyum samar melihat yang baru saja Rania lakukan.

Rania baru menyadari, laki-laki itu memandanginya ketika ia membuang lendir dalam hidungnya, ketika ia melihat laki-laki itu dari ujung matanya.

Ya ampun, kenapa aku melakukan hal sebodoh itu di depan laki-laki setampan dia. Eh, astagfirullaah. Hampir saja aku melupakan statusku sebagai istri. Walaupun aku membenci orang yang menjadi suamiku.

"Eh, maafkan aku jika aku menjijikan." ucap tangannya ia telungkupkan sebagai tanda permintaan maaf.

"Tidak apa-apa. Aku suka wanita yang sepertimu. Yang tidak terlalu menjaga image di hadapan orang lain."

Ah kamu. Selain tampan, baik juga ternyata. Ini ni, tipe idaman para wanita. Eh, astagfirullaah. Aku melupakan statusku sebagai istri untuk kedua kalinya.

Rania memberikan senyuman ramah kepada laki-laki itu. Laki-laki itu mengulurkan tangannya.

"Perkenalkan! Nama saya Reyhan."

Nama yang indah, dan mudah untuk di ingat.

Rania menerima uluran tangan itu dan memperkenalkan diri juga.

"Rania." ucap Rania memperkenalkan diri.

Rania segera melepaskan tangannya, karena ia ingat laki-laki itu bukan muhrimnya. Ia harus bisa menjaga jarak.

Situasi saat ini sangat jauh berbeda ketika Rania bersama Bagas. Yang cuma bikin para readers kesal, dan kasihan terhadap Rania. Tapi ada juga yang bikin lucu. Iya kan? Pasti iya, hehe.

Anehnya, saat itu sang sopir tidak menemukan penumpang lagi selain Rania dan Reyhan. Sang sopir mengemudi mobilnya seakan-akan mengerti dengan situasi yang terjadi pada penumpangnya.

Bersambung...

#CUAP-CUAP_AUTHOR

Hallo.. Selamat pagi readers setia TUAN TAJIR. Terima kasih telah membaca karya saya sampai saat ini. Maaf ya gak bisa update setiap hari. Karena ada kesibukan juga, maaf ya. Semoga up hari ini bisa mengobati kerinduan kalian terhadap Rania dan Bagas.

Jangan lupa like, vote, dan komen ya.

Mohon dukungannya😊🙏

1
kalea rizuky
kok mirip saga dania/Slight/ moga cm awalan aja
nayla shaliha
selamat menempuh hidup baru
nayla shaliha
demi seorang ibu
nayla shaliha
apa mungkin rania bukan anak kandungnya
nayla shaliha
ketika harta mulai berbicara
nayla shaliha
cerita yang bagus
Rafanda 2018
nanggis aja terus
Rafanda 2018
orang kaya memang sombong.semaunya
Zulkarnael Tamppubolon
Luar biasa
anypuji
Abang sama ayah nya jahat bnget..harus nya bisa melindungi rania.tp mlh menjadikan Rania terpuruk
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
Selamat ya Bagas, Rania. Kalian akan jadi Orangtua baru. Jaga baik² baby kalian ya. Ciieee calon Daddy and Mommy baru. 😘😍😍
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Duo absurd and somplak
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
aaaa aku suka visual pemainnya kak windy.. thanks ❤💋
yang visual cowoknya hampir mirip Eza Gionino artis indo ya. 🤭😂
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
setuju sekali aku kak.. cocok Frans dan Nadira. sma² dewasa. 🤗🤗❤
Tiorida Rajagukguk
baru mampir,hi thor
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
semoga bahagia ini tidak cepat berlalu dan semoga keromantisan ini juga tidak cepat berlalu..
jangan biarkan pelakor merusaknya. Kak Wind ntar hempaskan pelakornya ya.
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ngakak aku
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
oh so sweet nya.. mau dong Bagas jadi istrimu.. 🤩🤣
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
siapa sih?? aku kok gk kenal banget. 🤔
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
Duh sayang sekali.. kasihannya dan malang sekali nasib meja itu. gk tahu apa² eh dianiaya sama Arshilla. Sabar ya meja. tabahkanlah hatimu..
Ginjalku bergetar thor, saat Arshilla menggebrak meja itu. kaget cuuyy.. 😱🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!