NovelToon NovelToon
I Love You My Boss

I Love You My Boss

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:19.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yes.im'emil

Suatu hari saat jam perkuliahan ku selesai, aku bertemu dengan seorang laki-laki yang lebih dewasa dariku.
Dia begitu tampan dengan memakai pakaian casualnya membuat aku jatuh cinta pada pandangan pertama. Setelah pertemuan itu aku selalu terbayang akan sosoknya, ingin selalu melihat dan ingin tau tentang dirinya. Namun itu hanya anganku saja, karena kita tidak pernah bertemu lagi. Sampai pada akhirnya setelah aku lulus kuliah, Tuhan mempertemukan kembali aku dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yes.im'emil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memberanikan Diri

Alvi masuk kedalam ruangannya dan di ikuti oleh Johan. Semantara Melliza hanya bengong dan kemudian duduk di kursinya.

"Astaga, kenapa malah ketemu sama dia lagi? Kenapa aku ga tau kalau dia itu anak yang punya perusahaan ini? Huuhff, gimana ini?"

kata Melliza dalam hati, sambil nunduk memegang kepalanya

Sedangkan Alvi kini menanyakan kepada Johan tentang sekretaris barunya itu.

"Jadi dia sekretaris pribadi ku?" tanya nya pada Johan

"Iyaa, memang nya kenapa? Gua ga bisa nemenin lu kalau ada meeting diluar, kan lu juga yang setuju buat nyari sekretaris pribadi"

Dulu Alvi merupakan adik kelas Johan. Johan selalu membantu Alvi ketika dalam masalah. Sehingga tak heran sekarang mereka memang sangat dekat, bahkan Alvin sudah menganggap Johan seperti Kakanya sendiri oleh sebab itu gaya berbicara mereka berbeda jika sedang berdua. Dan selain itu Johan pun merupakan orang kepercayaan Alvi.

"Hmm iyaa, tapi kenapa mesti dia?"ucap Alvi prustasi

Alvi memang membutuhkan sekretaris pribadi, karena Johan tidak bisa menemaninya untuk pergi keluar kota bahkan keluar negeri jika ada urusan bisnis. Itu semua karena Johan telah menikah dan saat ini istrinya sedang hamil muda dan selalu ingin dimanja olehnya.

"Memangnya kenapa kalau dia? Kalian ada masalah apa?" tanya Johan penasaran

"Tidak ada apa apa, tapi hanya saja.."

Alvi pun menceritakan kejadian di puncak dan di hotel xxx ketika mereka bertemu.

"Pantes ajalah lu di marahin di teriakin cowo songong, orang lu yang salah"

"Ya kan gua ga sengaja, lagian gua buru buru waktu itu. Makanya gua langsung kasih dia uang buat ganti pakaiannya yang kotor" bela Alvi

"Tapi lu tetep salah. Lu ga minta maaf lagi, terus lu ngasih uang ke dia. Ya dia pasti kesinggung lah"

"Hmmm sudahlah" ucap Allvi tidak mau membahasnya

"Yaudah, gua cabut ada kerjaan. Kalau lu mau apa apa panggil dia aja"

"Hmm ya, namanya Melliza Anantasya Vin" kata Johan sambil meninggalkan ruangan Alvi

Kemudian Johan pun keluar dari ruangan Alvi dan menghampiri Melliza

"Melliza apakah kamu sudah membaca buku yang saya berikan?"

"Sudah Pak"

"Kalau gitu pukul berapa Alvin ada rapat hari ini?"

"Pukul sepuluh di kantor, dan pukul tiga sore di hotel xx Pak"

"Segera beritau Alvin, jika tidak dia akan lupa, dan aah iya kamu sudah baca juga kan, apa yang harus dilakukan oleh seorang sekretaris pribadi?"

"Sudah Pak"

Melliza pun kini memberanikan diri untuk masuk kedalam ruangan Alvi walaupun dirinya merasa sangat gugup dan takut menghadapi Bossnya itu

Tok tokk tokk

"Masuk"

Terdengar Avi menjawab singkat, karena dia sedang fokus pada pekerjaan yang ia lakukan. Tangannya menatap pada sebuah kertas ditangan kirinya, sedangkan tangan kanannya memegang balpoint sambil dia putar putar.

"Hmm permisi Pak, saya hanya ingin memberitau jika pukul sepuluh pagi, Bapak ada rapat di kantor dan dilanjutkan pukul tiga sore di hotel xx"

Setelah mendengarkan ucapak Melliza, Alvi menyimpan kertas ditangannya, dia berjalan menuju Melliza yang berapa di depannya.

Kini tubuh mereka semakin dekat, Alvi sengaja melakukan itu pada Melliza, karena dirinya tidak terima dikatai om om oleh Melliza pada waktu itu. Ya karena semua orang yang melihat Alvi tidak pernah mengucapkan begitu, mereka selalu bilang dirinya tampan dan sempurna, selain itu Alvi tersinggung apakalah dirinya terlihat tua padahal usianya belum dapat dikatakan sebagai om om.

Melliza sekerang sangat gugup ketika Alvi dengan sengaja semakin mendekat.

"Eeuu ada apa Pak?" kata Melliza gugup dan menatap wajah Alvi

"Kenapa memanggil ku Pak? bukannya waktu itu kamu memanggil aku Om hah?" kata Alvi semakin mendekatkan wajahnya

"Euu tidak! Saya minta maaf"

Ucap Melliza sambil menunduk, tidak berani menatap Alvi karena sorot mata Alvi yang begitu tajam melihatnya.

Tapi ekspresi Melliza yang seperti itu malah membuat Alvi semakin penasaran, dan dengan sengaja dia memegang dagu Melliza dan menganggkat wajah Melliza agar dia memandangnya.

"Coba liat! Apakah ada tampang om om dari wajahku?" kata Alvi

Melliza menatap Alvi, merekapun saling berpandangan. Jantung Melliza begitu kencang, dan pipinya mulai memerah.

"Ya ampun, kalau deket ginih bisa bisa rasa suka gua dua tahun lalu muncul lagi" lirih Melliza dalam hatinya

Alvi yang melihat Melliza bengong, kini melepaskan tangannya pada dagu Melliza

"Kenapa lu bengong?" kata Alvi menyadarkan Melliza dari lamunannya

"Euuh tidak! Baik, kalau gitu saya permisi dulu Pak" Melliza langsung terburu buru pergi meninggalkan ruangan Alvi

Swdangkan Alvi hanya tersenyum, melihat Melliza pergi dengan wajah merahnya.

.

.

.

.

.

nihh ruang kerja Alvin Sanjaya

Jangan lupa like dan komen

Terimakasih sudah membaca💛

1
Wirdah Naila
Kecewa
Leka Iman Sari
jangan di kasih untuk balikan thor buat alvi bucin sm sekretaris pribadi nya
HARTIN MARLIN
lanjut lagi thor ceritanya
HARTIN MARLIN
buang tu gengsinya lebih baik jujur aja sih kepada Melliza bahwa kamu cinta sama dia
HARTIN MARLIN
i.. h tambah penasaran aja nih
HARTIN MARLIN
itu lah di namakan cinta 💖💖💖💖
HARTIN MARLIN
lebih baik berbicara jujur deh dari pada terlambat Alvi
HARTIN MARLIN
katanya gak suka kenapa panas tu hati
HARTIN MARLIN
apa ya syaratnya 🤔🤔
HARTIN MARLIN
mulai ada getar-getar 💓💓cinta tu
HARTIN MARLIN
lo memandang Mel di luarnya aja Vi
HARTIN MARLIN
tetap semangat 💪💪 ya menulisnya
HARTIN MARLIN
seperinya Alvi mulai jatuh cinta sama Melliza
HARTIN MARLIN
kamu akan menyesal Alvi
HARTIN MARLIN
tu kan dia gak percaya apa yang di katakan sama kamu tentang Clara
HARTIN MARLIN
lanjut lagi thor ceritanya bikin penasaran
HARTIN MARLIN
gak usah biar dia melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kelakuan Clara di belakang Alvi
HARTIN MARLIN
seperti gak ada malunya,dia yang mutusin ini mau balik lagi
HARTIN MARLIN
lo gak percaya apa yang di katakan Melliza jadi pingsan kan dia
HARTIN MARLIN
nanti di tinggalkan Melliza kamu menyesal lo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!