NovelToon NovelToon
TANGISAN ISTRIKU

TANGISAN ISTRIKU

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:260.5k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Arip

Aku tak menyangka setelah membawa istriku ke rumah ibu, aku tak tahu jika banyak tekanan yang Sari hadapi saat itu. Dimana sifat ibu yang tadinya baik berubah derastis, ia memperlihatkan sifat aslinya.
Setiap malam Sari sering menangis, membelakangi tubuhku, mengabaikan aku. Setiap kali aku bertanya, ia tak pernah menjawab selalu terlelap tidur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Arip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22 Terkejut Pov Raka.

"Anda belum bayar. "

Perkataan wanita tua itu, membuat aku malu.

"Saya lupa, " Merogoh saku celana, mengambil uang lembaran berwarna biru pada sang pemilik warung nasi. 

"Gitu dong. "

Wanita tua itu pergi dari hadapanku, dimana aku berteriak, " Kembaliannya buat emak saja."

Tersenyum dan berkata, " Terima kasih, anda baik sekali. "

Sari hanya menggelengkan kepala, lalu berkata,"sudah marahnya. "

"Mm. Siapa yang marah. "

"Itu apa?"

Malu dengan perkataan Sari, membuat aku pergi dari hadapannya. 

"Mas."

Melangkahkan kaki begitu cepat, entah kenapa api cemburu ini semakin meluap luap pada hati. Membuat otak tak bisa terkontrol lagi, serasa ingin meledak saat itu juga. 

Seorang suster datang menghampiriku, ia memperlihatkan raut wajah gelisahnya. " Pak Riki, maaf sebelumnya, saya ingin memberitahu jika ibu anda sedang mengamuk, ia terus menangis dan tak mau minum obat."

Mendengar hal itu membuat aku berlari, melihat keadaan ibu. 

"Ibu, kenapa?"

"I-b-u. M a-u ber-t-e-m-u d-eng-an P-u-j-a!"

"Sabar ya bu, besok Riki temui Puja, agar menemui ibu. "

Wanita tua itu diam, setelah aku berjanji padanya akan membawa Puja besok. 

"Mas."

Panggilan Sari membuat aku menatap ke arahnya, " Kenapa?"

"Bagaimana kalau besok kita pulang saja ke rumah, supaya ibu biar aku urus, kasihan kalau di rumah sakit, ibu kaya tertekan gitu!"

"Benar juga, tapi ibu terus meminta bertemu  dengan Puja. "

"Ya sudah besok saja, di rumah. Nanti pulang kerja kamu bawa Puja ke rumah. "

"Kamu tidak keberatan."

"Ini demi kesembuhan ibu. "

"Sari, kalau begini. Hati kamu akan terluka. "

"Sudah jangan pikirkan perasaanku, sekarang kita pikirkan kesembuhan ibu. "

"Ya sudah kalau begitu. "

Karena semua keinginan  Sari, pada akhirnya aku menurut. 

"Semoga ibu, bisa sembuh setelah bertemu dengan Puja. "

Setelah diskusi demi kebaikan ibu, aku meminta pada pihak rumah sakit untuk membawa ibu pulang, dan untungnya pihak rumah sakit memperbolehkan. 

"Ki-t-a m-a-u ke-m-a-na?"

"Kita mau pulang bu, katanya ibu ingin bertemu dengan Puja!"

Ibu berusaha melebarkan senyuman, walau sebelah bibir, melihatnya begitu bahagia. 

Dalam perjalanan pulang. 

Terlihat ibu lebih tenang, dan tak mengamuk seperti di rumah sakit, aku bernapas lega dan pikiranku sekarang lebih tenang. 

Sampai di rumah. 

Ibu melirik kesana kemari, ia kini bertanya padaku, " Ke-ma-na Pu-j-a?"

"Puja, ee. Besok saja ya kita ketemu Pujanya. "

Memberi penjelasan pada ibu, akhirnya wanita tua yang menjadi ibuku kini menganggukkan kepala. 

"Biar Sari saja yang mengurus ibu dulu ya. " Ucap Sari, dimana tatapan ibu terlihat tak senang pada istriku. 

"Mas, aku bawa ibu ke kamarnya ya, " Izin Sari kepadaku. " Ya. " Aku melemparkan sebuah senyuman di depan istriku, kedua tangannya mulai mendorong kursi roda ibu. 

Berharap sekali, jika Sari dapat mengambil hati ibu, dan mereka kembali akur. 

Aku yang merasa lelah, kini berniat untuk beristirahat di dalam kamar. Sampai dimana. 

Prakkk ….

Baru saja kaki  melangkah ke arah pintu kamar suara teriakan dan juga piring pecah terdengar begitu jelas. Aku segera berlari takut terjadi sesuatu pada ibu dan juga Sari. 

Sampai  di depan pintu kamar ibu, kedua mataku membulat, saat tangan ibu yang masih kuat untuk bergerak, menjambak rambut istriku. 

"Ibu."

1
kalea rizuky
kok tolol ya ana kecil lo ini di kasih ke bapaknya yg bodoh
Mutiara 123
tobat tomat itu namanya,, kmbali ke sifat aslinya lg
Mutiara 123
bayi usia baru 3 bln katanya, tp kok bisa ngomong ma- ma ,, ajaib tu baby
Farida Rida
Yang goblok yg nulis cerita, masa di kantor polisi g ada yg tahu g msk akal cerita ini, makanya aq g mau like
Evy
pasti drama ibunya...
Eli Elieboy Eboy
𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 𝚐𝚊𝚔 𝚗𝚢𝚊𝚖𝚋𝚞𝚗𝚐 𝚗𝚢𝚊 𝚗𝚎 𝚌𝚛𝚒𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚖𝙺𝚒𝚗 𝚔𝚎 𝚜𝚒𝚗𝚒
Eli Elieboy Eboy
𝚍𝚊𝚖𝚊𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛 𝚍𝚘𝚊𝚗𝚔
Eli Elieboy Eboy
𝚝𝚎𝚛𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚜𝚒 𝚎𝚖𝚊𝚔 𝚌𝚞𝚖𝚊 𝚝𝚘𝚋𝚊𝚝 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚎𝚕 𝚍𝚘𝚊𝚗𝚔
Eli Elieboy Eboy
𝚊𝚚𝚞 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚒𝚛 𝚍𝚒 𝚜𝚒𝚗𝚒 𝚔𝚊𝚔
𝚜𝚘𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒 𝚏𝚋 𝚐𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚊𝚜 𝚗𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚐𝚛𝚎𝚐𝚎𝚝𝚗𝚢𝚊
fitri arip: wah, Terima kasih banyak banyak kak cantik. sehat selalu. makasih banget udah mampir.
total 1 replies
Eli Elieboy Eboy
𝚔𝚖𝚗 𝚖𝚒𝚔𝚞𝚝 𝚜𝚘𝚖𝚋𝚘𝚗𝚐 𝚖𝚞 𝚜𝚕𝚖𝚊 𝚗𝚎 𝚢𝚐 𝚜𝚕𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚗𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚊𝚌𝚒 𝚖𝚊𝚔𝚒 𝚜𝚊𝚛𝚒, 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚗𝚝𝚞 𝚢𝚐 𝚙𝚕𝚒𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚕𝚞𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚒𝚔𝚑𝚕𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚠𝚊𝚝 𝚖𝚞
Siti Julaeha
Uda gila Susi ingat masa lalu jd melampiaskan kesari
Rilda Ummi ZhubaiRahmat
penulis sdh bisa membuat kita emosi, baca sj terus..😅
fitri arip: 🤣🤣🤣 sabar kak.
total 1 replies
Siti Julaeha
Luar biasa
Siti Julaeha
bagus Riri hrs ths buat jera daniel
Siti Julaeha
dasar bego Riri di bohongin mau aja jadi gembel
Siti Julaeha
rasain Lo Riri jaga mulut selalu hina sari
Siti Julaeha
hebat drama nya puja
Siti Julaeha
kasihan sari
JUw!T@ H∆t!
👍
Handayani sutani
sari ko baik banget yaaa padahal ibu mertuanyaa jahat banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!