NovelToon NovelToon
Petani Berkuasa

Petani Berkuasa

Status: tamat
Genre:Tamat / Reinkarnasi / Time Travel / Sistem / Fantasi Wanita
Popularitas:876k
Nilai: 4.9
Nama Author: Liyo Owi

Seorang gadis yang berasal dari masa depan bertransmigrasi pada masa lalu di tubuh gadis bodoh keluarga petani yang miskin.
Mereka sebenarnya adalah keluarga bangsawan yang dijebak dan diasingkan.

Bisakah gadis ini dengan sistem pertanian yang mengikutinya bertransmigrasi mengubahkan dan mengangkat kembali harkat dan martabat keluarga nya...
Atau musuh-musuh ayahnya justru akan menghalangi jalannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liyo Owi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amnesia

"Ugh, pusing".

Pria itu mengangkat kepalanya dan memandang wajah -wajah asing yang tidak dikenalnya.

"Kalian siapa dan aku ada dimana?.

Pria itu bertanya lagi. Joan memperhatikan wajah pria yang terlihat kebingungan itu. Dia perkirakan usianya masih sekitar 17 tahunan dan sungguh pria itu memiliki wajah yang dapat dikategorikan sangat... sangat tampan.

Tetapi Joan tidak terlalu perduli dengan ketampanan, yang dia jauh lebih perdulikan adalah karakter seseorang. Menurutnya pria tampan hanya dapat dijadikan teman tetapi suami akan menjadi sahabat seumur hidup.

Yang mau menerima dirinya dan keluarga nya apa adanya, membuatnya merasa aman dan nyaman di sisinya.

"Eh, kenapa kok melantur ke soal suami. He he he!"

Rupanya ketampanan pria itu cukup mempengaruhi imajinasinya.

Joan berhenti bermain dengan pikirannya.

"Kami adalah penduduk desa ini, namaku Joan. Ini mantri Sun yang telah merawatmu sejak engkau diketemukan oleh ku di pinggir hutan larangan. Siapa dirimu, mengapa kamu dikejar oleh para pembunuh".

"A...ku.... aku tidak tahu apa yang kau maksud, aku juga tidak tahu siapa aku dan mengapa aku di sini";

Pria itu menjawab dengan terbata bata.

Joan teringat seorang aktor bintang film laga yang menjadi idolanya di jamannya yaitu Andi Lau. Jadi dia memberikan nama aktor bintang film laga itu menjadi nama panggilan pria itu

"Baiklah kalau kamu belum bisa mengingat namamu, aku akan memanggilmu Andi saja. Ini namamu sementara ini. Kamu bisa tinggal di sini tapi kami tidak bisa memberimu tempat tanpa bayaran. Jadi kau harus berkerja keras untuk membantu kami disini. Bagaimana? apakah engkau setuju. Andi!".

Pria itu menganggukkan kepalanya seperti ayam yang mematuk beras

"Baiklah, namaku sekarang adalah Andi dan aku rasa aku cukup kuat, aku akan berkerja untuk kalian tapi aku sangat lapar. Bisakah aku mendapatkan sedikit makanan".

"Joan membawa laki-laki itu ke rumah mereka dan memberikan bubur yang dia masak pagi itu kepada Andi yang segera memakan bubur itu dengan lahap dan saat bubur itu sudah habis, dia masih terus menjilati sisa-sisa bubur di mangkok itu.

"Sudah taruh dulu mangkok bubur itu, aku akan menambahkannya untuk mu";

Joan yang melihat Andi masih lapar segera menambahkan bubur di mangkok itu tapi baru saja ditaruh sudah habis lagi dan Andi masih menyorongkan mangkok bubur itu kepada nya.

Akhirnya setelah habis 5 mangkok barulah Andi menghentikan nafsu makannya yang besar

Joan melihat itu dan menggelengkan kepalanya. Dia ingat kalau tuan muda yang makan buburnya, 5 mangkok itu akan menghasilkan 50 keping emas untuknya.

Dua hari ini Joan sudah tidak lagi ke kota untuk memasak bagi tuan muda karena manajer mengatakan bahwa tuan mudanya masih pergi untuk suatu urusan dan manajer akan memanggilnya kembali saat tuan mudanya sudah pulang

Andi sudah berganti pakaian kerja yang sederhana tetapi meskipun begitu dia masih tetap terlihat tampan dan banyak gadis dan ibu-ibu yang terpesona oleh ketampanannya tetapi Andi terlihat tidak pernah memperdulikan pandangan dan perhatian para wanita itu.

Andi malah mengikuti Joan kemana-mana dan melakukan setiap hal yang Joan suruh lakukan. Memang Andi memiliki tenaga yang sangat kuat dan energi yang kelihatan tidak ada habisnya. Dia berkerja tanpa kenal lelah dan berhenti hanya saat Joan menghentikannya tetapi anehnya dia tidak pernah mau jauh dari Joan. Kalau Joan tidak terlihat olehnya, maka dia pasti akan berhenti dari pekerjaannya dan berdiri mematung.

Joan merasa bingung juga melihat hal itu tetapi mantri Sun punya pendapat lain

"Mungkin saat dia amnesia, wajah nona yang terakhir dia lihat, jadi dia hanya mengingat wajah nona Joan sebagai wajah tuannya".

Tentu saja Joan tidak mempercayai hal itu tetapi dia juga tidak menolak teori itu, jadi akhirnya dia mengijinkan Andi mengikuti kemana-mana untuk menjadi pengawal pribadi nya.

Ayah menempatkan Andi di kamar tamu di sebelah rumah mereka dan dia juga turut makan bersama keluarga, hanya anehnya dia tidak pernah mau makanan yang dimasak oleh orang lain kecuali oleh Joan saja.

Pernah Joan tidak memasak seharian karena kesibukannya dan Andi juga tidak makan seharian itu tetapi itu juga tidak mengurangi jam kerjanya. Dia hanya minum dari air mistis yang dibawakan Joan dalam botol untuknya.

Akhirnya Joan memasak khusus untuknya tetapi Andi tidak pernah memilih makanan dan tidak rewel, meskipun masakan Joan dibuat di pagi hari dan tidak dipanaskan kembali malam harinya, dia tetap memakannya dengan lahap.

Dalam rutinitas harian penduduk desa itu saat setiap pagi mereka memulai hari dengan berlatih bela diri. Andi pun juga mengikutinya. Meskipun dia melupakan namanya tetapi sepertinya dia tidak melupakan kemampuan bela dirinya.

Andi menjadi sparing partner yang bagus buat ayah dan terlihat kemampuannya memang di atas ayahnya. Jadi ayah meminta Andi untuk melatih anak-anak di desa itu dan terlihat Andi bisa menikmati perannya dengan baik. Anak-anak menyukainya bahkan ke tiga saudara Joan menjadikannya idola mereka.

Apalagi adik bungsu yang senang menunggangi Andi dengan duduk di bahu Andi yang kekar.

Keempat pembunuh bayaran yang sudah di cap jiwa di ruang dimensi saat ini sudah diperkerjakan untuk menjadi pengawal bayangan desa. Mereka tetap memiliki kesadaran diri sehingga mereka juga bisa mengingat siapa diri mereka dan asal usulnya, hanya sekarang di dalam hati mereka ada cap jiwa yang membuat mereka memiliki kepatuhan mutlak terhadap Joan dan tidak memiliki sedikitpun keberanian untuk memberontak.

Mereka adalah pembunuh bayaran yang dilatih dan dikembangkan oleh organisasi pembunuh bayaran "Bayangan hitam" yang memilih mereka dari sejak anak-anak yang berasal dari anak-anak yatim piatu yang tidak memiliki keluarga. Jadi selama ini mereka memiliki kesetiaan mutlak kepada organisasi. Mereka hanya tahu cara untuk membunuh atau dibunuh dan tidak pernah memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan mereka.

Mereka tahu bahwa tidak mudah untuk melepaskan diri dari organisasi dan organisasi akan melacak keberadaan mereka dan akan membunuh mereka kalau mereka berkhianat. Jadi mereka menyampaikan hal itu kepada Joan dan Joan hanya menjawab singkat saja;

"EGP...... Emang Gue Pikirin".

"Yah udah karena boss berkata begitu, kita juga EGP dah".

"Siap nona".

Mereka tidak lagi memikirkan hal itu, mereka orang-orang yang tidak takut mati, jadi hal itu juga tidak menjadi beban pikiran mereka.

Meskipun mereka bingung, kenapa mereka kok jadi patuh terhadap nona yang kelihatannya lemah itu tetapi mereka senang karena hidup mereka tidak lagi merasa tertekan dan mereka tidak lagi menjalani kehidupan yang begitu ketat dan keras.

Hari-hari di desa itu mereka bisa jalani dengan menyenangkan, apalagi Joan sangat memperhatikan kebutuhan mereka dan membayar gaji mereka dengan layak.

Kekaguman mereka terhadap Joan lebih menjadi-jadi saat Joan membawakan badak bercula tiga untuk menjadi binatang tunggangan mereka.

Mereka tahu kesulitan untuk menangkap binatang monster itu, apalagi menjinakkannya karena binatang itu begitu buas, memiliki tenaga yang luar biasa yang bisa menumbangkan pohon besar dengan mudah dan bahkan bisa menyemburkan api yang bisa membunuh mereka dengan sekejap.

Ketiga orang yang sebelumnya menangkap badak bercula tiga itu saja harus menunggu berhari-hari untuk menjebak badak itu, memancing untuk memisahkannya dari kelompoknya dan hari itu mereka beruntung mendapatkan badak bercula tiga betina yang sedang hamil jadi badak itu tidak dalam keadaan yang kuat sehingga mereka lebih mudah mendapatkannya. Sayangnya, mereka tidak mendapatkan apa-apa, Justru Joan yang mendapatkan untung.

"Surga".

"Ini bukan satu ekor badak bercula tiga tetapi ada berapa puluh badak bercula tiga yang ada di desa itu".

Badak-badak itu sebagian besar diperbantukan untuk membantu menumbangkan pohon-pohon yang besar dan itu sangat membantu para pekerja dan juga digunakan untuk mengangkat kayu-kayu gelondongan dari hutan ke desa.

Selain badak bercula tiga, Joan juga mendapatkan Serigala perak bersurai baja dan harimau putih berekor petir yang merupakan hewan roh tingkat delapan.

Hewan-hewan yang sudah dikloning itu menjadi hewan roh para penjaga bayangan.

1
Mary Randaging
pemilik kalung memberi sesuatu yg memperkuatkn kekuatan joan
Mary Randaging
joan menemui pemilik kalungmya
LaRisA26
1 bab tp ceritanya bercabang kmna²,, jdi ggal paham sama inti ceritanya
Nanda Akbar
Luar biasa
Murni Dewita
😭😭😭
Aruna
Keluarkan aura julid mu Tuang Lung!
Yayuk Hartini Baharuddin
banyak narasi
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
joan dapat binatang mistis
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
kopi☕
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
Luar biasa
Minote 105g
rasa8n sekarang? emank dia sadar saat ditarik ke dimensi?
Nabila Zahra
ojo ojo iki wong jowo lah enek desa krikilan kalibaru karo desa genteng
genteng wetan opo genteng kulon
Minote 105g
busyet, q yg jawa asli malah tidak paham 🤔🤔🤔
Minote 105g
bantu juga penulis novel ini jika ada lebihan walau receh, benar gak thor? 😂😂
Minote 105g
titip sendal yang beda warna bisa? nganggur dirumah ini 😂🤣🤣🤣😀
Minote 105g
desa edan aslinya cuma author takut digunjing pembaca setianya 🤣🤣🤣
Minote 105g
beberapa bukan berapa... malas nambahin huruf ya thor 🤣🤣🤣
Sanja Amel
Luar biasa
Santi.can
apa ini baru episode 1 sudah mengandung bawang😭
Maya Ratnasari
mungkin maksudnya loyal (setia), bukan royal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!